Mencuri Hidupmu Untuk Aku Dan Anakku 2

Mencuri Hidupmu Untuk Aku Dan Anakku 2
Mengejar Alexa


__ADS_3

Alexa turun dari mobil dan melangkah menuju halaman kampus, namun belum sampai ke gerbang, sebuah mobil berwarna biru pekat membunyikan klakson tepat di belakangnya...Alexa sontak menoleh dan mengerutkan dahi..siapa yang berani melakukannya...?


Sosok pria tampan keluar dari sisi kanan mobil dan menatapnya tajam, Alexa menghela nafas lalu menghentikan langkah......entah mengapa melihat pria yang sedang melangkah ke arahnya membuat harinya seperti mendung....


"Kau harus ikut aku sekarang Alexa..."


"Tidak untuk apa aku mengikutimu Dion..."?ucap Alexa memalingkan wajahnya ke arah lain..


Dion memberikan sebuah buku panduan Lintas Alam kepadanya...Alexa hanya melirik sedikit,...


"Ada pengarahan dari perusahaanku tentang keadaan disana..kau mewakili kampus untuk ikut..."


"Mengapa aku saja..bukankah selluruh peserta harus ikut....? protes Alexa....berikan semuanya...berikan 10 buku padaku..." Alexa mengulurkan tangan...


Namun ia terkejut ketika kesempatan itu di manfaatksn Dion dengan baik, tangannya di tarik hingga tubuh Alexa menjadi goyah.....dan mau tak mau jatuh ke pelukan Dion mereka saling menatap..


"Mengapa kau menjadi gadis yang paling keras kepala Alexa, jika aku bulang hanya kau yang ikut maka itu berarti hanya kau dan bukan yang lain..."desis Dion mendekatkan wajahnya...


"Lepaskan aku Dion..kita sedang di kampus sekarang...tekan-temanku akan membuat gosip..."


"Aku tidak perduli...."


"Yah...bukankah kau yang keras kepala sekarang...."? jerit Alexa jengkel....


Dion menaikan alisnya....


"Masuk ke mobilku sekarang...."


Alexa memutar bola matanya kesal karna ia tak mampu melawan Dion.....dengan langkah berat ia melangkah menuju mobil Dion.....


Dion hanya tersenyum dengan ekpresi kemenangan yang terlihat di wajahnya....namun ia langsung memasang wajah dingin ketika ia membalikan tubuhnya menatap ke arah Alexa yang sudah memasuki mobil.....


Sepanjang perjalanan Alexa hanya diam saja sambil memainkan ponselnya dengan wajah cemberut...


"Ehm......Alexa...aku ingin mengatakan sesuatu padamu..."


"Mengatakan apa..."?


"Bagaimana kalau kita makan malam..."?tawar Dion penub harap.....


Alexa menoleh dan menyipitkan matanya....apakah Dion akan mengerjainya...


"Kau tidak punya rencana apapun kan..."?ucap Alexa curiga....


Dion menggeleng, tentu saja...tidak, malam ini ia akan menyatakan cinta pada keturunan Rusell Wins yang cantik ini......Dion merasa berbunga-bunga..


"Aku akan menjemputmu tepat jam 7 malam nanti...."


"Benarkah......jangan kecewakan aku ya..sebenarnya nanti malam aku akan menghadiri acara ulang tahun sahabatku..."ucap Alexa mencoba bersikap baik...


Tak ada salahnya...mungkin Dion mau minta maaf padanya karna perlakuan tidak menyenangkannya selama ini....Alexa menatap Dion dengan tatapan tak terbaca..,Dion terlihat seperti paman Derrell tentu saja mereka ayah dan anak..namun...ada sesuatu yang membuat Dion terlihat sangat tampan..ketika dia tersenyum...

__ADS_1


Alexa menggelengkan kepala, apa yang di pikirkannya..astaga..pesona Dion sungguh membiusnya....


πŸ’–πŸ’–


Dion turun dari tangga...ia sahgat tampan dengan setelan jassnya, ramhutnya rapi dan Dion terlihat sangat gugup.....


Menuruni tangga Dion sesekali melirik jam di tangannya, hampir jam 7 dan ia harus cepat.....kalau tidak Alexa akan mengomel sepanjang malam...


Rumah sedang sepi karna orang tuanya berserta adiknya sedang kerumah kakek dan neneknya, mereka sedang sakit.....


Ketika hampir sampai di pintu langkah Dion terhenti...


"Kakak...."


Dion mengangkat muka dan menemukan Sania tersenyum,..dahi Dion mengerut melihat gadis 18 tahun itu sangat berani memakai lingerie dewasa yang memperlihatkan bentuk tubuhnya......


Dion sampai membalikan tubuhnya karna malu sendiri melohat penampilan Sania......


"Apa yang kau lakukan Sania...cepat ganti pakaianmu.."ucap Dion kesal....


"Aku....bisakah kakak membantuku..."? Sania mengulurkan tangannya dan menelusuri jass Dion yang begitu pas di tubuhnya..


Namun tanpa di duga Sania, Dion mencengkram tangan Sania dan mendorongnya menjauh...


Pria itu mengepalkan tangannya dengan kuat mendekati Sania dengan tatapan hina....


"Dari awal aku sudah mencurigaimu Sania...tidakkah kau malu dengan apa yang kau lakukan ini...? kau bisa membuat ibu terluka....jika tau segalanya..."


"Maka kakak...jangan memberitau ibu tentang semua ini......bisakan...? Sania kembali mendekat....kali ini sedikit menggoyakan pakaiannya hingga daerah sensitifnya terlihat......


Dion menaikan sudut bibirnya.....


"Apa kau sudah biasa melakukannya....kau pikir semua pria akan takluk dengan tubuhmu....? Dion menggeleng.......kau akan semakin di pandang rendah...." ucap Dion kesal...


"Mengapa.....mengapa kalau aku sudah biasa melakukannya, bukankah ini yang di inginkan seorang pria...."tatap Sania tajam.....


"Bagaimana kalau kau jadi pelac*r saja...disana kau akan merasa puas jiwa dan ragamu....Sania...kau sangat menjijikan di mataku sekarang....."


Dion berbalik dan melangkah namun......


Sania dengan cepat menggapai pria itu hingga mau tak mau Dion membalikan tubuhnya....dengan cepat Sania memeluk pria itu dan mendaratkan ciuman di bibir Dion dengan paksa.....


Dion tak sempat menghindar dan ciuman itu terjadi diluar kehendaknya hingga membuat Dion meradang....sesaat kemudian....


Paccckkk.....


Sania begitu terkejut mendapat tamparan keras dari Dion..,,,tubuhnya di dorong hingga membentur lantai yang keras.....


Dion yang di liputi kemarahan lalu meraih Sania dan membawanya berdiri....


"Jika kau bukan anak bibi Stela..maka aku pasti sudah melenyapkanmu...bukan itu saja...aku akan meleparkan tubuh hinamu pada anj*ng peliharaanku...."

__ADS_1


Wajah Sania berubah pucat...ia menggeleng merasa terkejut..ia menangis histeris...


"Aku mohon ampuni aku kakak..astaga aku sudah gila..aku mohon ampuni aku...."jerit Sania memohon....


Dion mengerang kesal...lalu menghempaskan tubuh Sania menjauh....


"Jangan pernah muncul di hadapanku mengerti...atau aku benar-benar akan menghukummu...." ucap Dion lalu meninggalkan rumah itu dengan kemarahan yang tersisa....


Sania membeku....menunggu mobil Dion meninggalkan rumah....


Sania kemudian tertawa seketika...dan melompat kesenangan.....seorang pelayan mendatanginya dan menyerahkan ponsel kepadanya....Sania tersenyum puas......


"Apa kau mendapat gambar yang bagus..."? desis Sania tajam.....


"Yah nona Sania...sesuai permintaan nona..." ucap pelayan itu ketakutan...


"Bagus...sekarang pergilah...."


Pelayan itu meninggalkan Sania sendirian...gadis itu menatap ke sekeliling ruangan dan tertawa dengan keras.....


"Kalian semua.....akan menjadi milikku.....aku akan menjadi menantu dirumah ini....dan menjadi kesayangan semua orang....." jerit Sania tertawa keras........


πŸ’”πŸ’”


Alexa memandang ponselnya dengan airmata yang menetes....mengapa ia menangis disini..mengapa....?bukankah mereka tidak ada hubungan apa-apa...?


Haruskah dia marah...haruskah di cemburu....? isakan Alexa semakin terdengar pilu di depan meja restoran yang telah di pesan Dion....


Mungkin sekarang Dion masih lelah karna percintaannya.......


Alexa menghapus air matanya dan berdiri...hendak meninggalkan meja makan itu, dan saat itulah...Dion sampai....mereka saling bertatapan......


"Alexa...."?


"Kau baru datang......"? desah Alexa dengan nada lemah.....


"Apakah aku terlambat...."?


Alexa tersenyum....


"Maaf...aku baru saja selesai makan..aku harus pulang...."


"Pulang..."?ulang Dion membeku...


Pria itu masih terkejut ketika Alexa melangkah melewatinya begitu saja menuju pintu......


"Jangan pergi...Alexa...." ucap Dion yang merasa janggal...


Mereka tadi baik-baik saja....


"Maaf..tapi aku lelah....."balas Alexa membuka pintu dan meninggalkan Dion dalam kebekuan.......

__ADS_1


__ADS_2