Mencuri Hidupmu Untuk Aku Dan Anakku 2

Mencuri Hidupmu Untuk Aku Dan Anakku 2
Liburan Yang Kelabu


__ADS_3

Kevala sungguh ketakutan dan menjadi kaku di tempatnya airmatanya menetes pasrah,,....


Disaat bersamaan Kevin sampai di tempat yang sama..keduanya saling menatap.....Kevala semakin menangis,ia tau Kevin dendam padanya..dan pasti akan meninggalkannya disini..Kevala semakin terisak...


Kevin membeku melihat wajah ketakutan sang adik, Kevala yang selama ini terlihat angkuh, keras kepala dan pemberontak bersikap semaunya, egois..kini menyerah di depan seekor ular..?


Bagaimana kalau Kevin pergi saja...dengan begitu kemungkinan terburuknya Kevala akan mat*..dan ia akan menjadi satu-satunya kesayangan orangtuanya...semua perhatian akan tertuju kepadanya...pikiran jahat Kevin mengambil alih....


Jika menolong Kevala sama saja melepaskan harimau, yang jika ia terlepas..maka harimau itu akan selalu menghantui hidupnya, mengintainya..menakutinya dan menyakitinya..Kevin terdiam, dengan pikirannya sendiri....


Kevala menoleh lemas...pada kakaknya yang berdiri dan menatapnya yang sedang tak berdaya, jika ia bergerak sedikit saja maka ular itu akan mematuknya dan ia akan terb*nuh dalam hitungan menit...keringat masih membanjiri wajahnya..ia sangat ketakutan....


"Bagaimana perasaanmu Kevala.."? ucap Kevin bersedekap.........ia memandang ular yang sementara mengintai Kevala dan enggan pergi sebelum mematuk gadis itu..


"Aku rasa..aku akan mat*...aku sangat takut..."jerit Kevala akhirnya pertahanannya runtuh di hadapan Kevin......ia meneteskan airmata...


Kevin membeku...tak pernah ia melihat wajah putus asa Kevala yang ia tunjukan selama ini...Kevin tersenyum..


"Apa kau sekarang sadar bahwa kau...membutuhkan orang lain...bahwa tak ada artinya sikap sombong dan angkuh...apalagi dengan saudaramu sendiri."ucap Kevin tajam...


Kevala menganggukan kepalanya, dengan penuh penyesalan..apakah ini hukuman untuknya..? saat ini dia di ambang kematian...oh betapa takutnya dia sekarang...


"Aku hanya ingin minta maaf Kevin..maafkan aku,..aku adik yang jahat, aku menyakitimu dengan sangat dalam...aku.....minta maaf...kau senang bukan kalau aku akan mat*.."? rintih Kevala menangis....


Kevin tersenyum...


"Ada kata-kata terakhir... Kevala...? ular itu mulai mendekat...."desis Kevin tajam...


"Maafkan aku Kevin,...aku tak bisa jadi adik yang baik untukmu..aku..jahat...semoga kau bahagia dan tolong jaga ayah dan ibu.....juga..papa...." tangis Kevala pecah saat itu juga....


Gadis 13 tahun itu sampai gemetar karna ketakutan...yah..ia sangat ketakutan sekarang.....sementara Kevin menatap ular itu dengan penuh perhitungan..


"Kau tau Kevala...aku kakakmu meski kau jahat...aku tak sampai hati melihatmu terluka..."


"Apa.."? desah Kevala menaikan alisnya....


Sesaat kemudian..tanpa di duga Kevala, Kevin melompat ke arahnya dan menendang ular itu sekuat tenaganya....dan ular itu pun terlempar di hadapannya.....mereka berrdua saling menatap tajam...


"Kevin...." seru Kevala sembari memeluk tubuh kakaknya dena sayang..


"Kevala, kau tidak apa-apa."? ucap Kevin memeluk adiknya dengan erat, ini pertama kalinya mereka berpelukan selama hidup mereka..yah rasanya bahagia..sungguh bahagia....Kevin tak akan pernah membiarkan Kevala terluka..tidak...Kevala adalah seorang putri mahkota di hati keluarganya dan juga hati Kevin tentunya...sebenarnya Kevin hanya kesal pada sifat Kevala bukan diri Kevala,...


"Terimakasih kakak..." bisik Kevala semakin mengeratkan pelukannya...

__ADS_1


Namun kebahagiaan mereka tak lama karna sesaat kemudian Kevin menjerit ketika ular itu tak menyerah dan mematuk kakinya.....Kevin mengerang kesakitan..hingga tubunya goyah..Kevin terjatuh ke tanah.....


"Ohh tidak......" tangis Kevala pecah saat itu juga....


Ular itu cukup bsar dan terlihat ganas, namun Kevaala tidak diam saja...matanya mencari-cari alat dan menemukan kayu besar di sekitar dedaunan itu, dengan penuh amarah ia mengambil kayu besar dan memukul kepala ular itu hingga mat*.......Kevala berkali kali memukul dengan emosi..


"Mat*lah kau....."


"Aarrgggghhhhhh............." jerit Kevin keras,....


Kevala menghampir Kevin dan terkejut melihat saudara kembarnya sudah memucat...


"Kevin,..aku mohon bertahanlah.....aku akan memanggil ayah..."


Kevin hanya menganggukan kepala.....sambil menahan kesakitan.....


Kevala berlari pulang dan menangis sepanjang jalan, tak berapa lama kemudian Dion dan ayahnya menemukan dirinya...mereka terkejut melihat tangisan Kevala......


"Kevala....kami mencarimu." ucap Dion mengeraskan rahangnya...


Kevala gemetar sampai tak bisa mengeluarkan suara, ia menangis keras.....


"Ada apa Kevala...ada apa.."? tanya Damian begitu cemas...


"Ayah...kakak...tolong kak Kevin...dia digigit ular...aku takut sekali ayah...aku mohon..."jerit Kevala histeris....


"Apa...."?


Damian segera berlari dan benar saja...ia menemukan tubuh Kevin di tanah dan sedang kesakitan.....


πŸ’”πŸ’”πŸ’”


Kevala menjerit penuh tangis ketika melihat tubuh Kevin terangkat ke udara....yah..ayahnya memutuskan membawa tubuh Kevin dengan helikopter karna kondisinya yang sudah parah....ibu dan ayahnya pergi bersama helikopter karna ibu juga pingsan....sementara ia dan kak Dion serta kak Alexa menunggu helikopter berikutnya...


Alexa menghampiri Kevala dan memeluk dirinya, menenangkannya dari tangisannya yang secari tadi tidak berhenti.......


"Kevala...sudahlah jangan menangis sayang...Kevin akan baik-baik saja...."bisik Alexa cemas....


"Tidak kak...ini...ini kesalahanku..aku penyebabnya,....aku.....aku bersalah...aku bersalah..." Kevala semakin menggila ia meronta tak terkendali dan membuat Alexa kewalahan..


Dion segera masuk kekamar dan terkejut melihat Kevala menjerit histeris, ia mendekati adiknya dan memegang kedua bahu Kevala..


"Kevala sadarlah....jika kau seperti ini Kevin tak akan membaik..justru ia akan semakin sedih..."teriak Dion yang langsung membuat Kevala terdiam...

__ADS_1


Nafas Kevala masih memburu dengan isakan sedih,....


"Aku takut sekali kak...aku takut.....bagaimana jika terjadi sesuatu kepadanya bagaimana jika Kevin....."


"Bukankah kau harus berdoa Kevala...itu kan yang ibu ajarkan jika kita mengalami sesuatu yang buruk."ucap Dion denban mata yang basah.....


Kevala membeku....untuk sesaat ia merenung......


JIKA KAU MENGALAMI MASALAH YANG MEMBUATMU RASANYA INGIN MAT SAJA..MAKA BERDOALAH, TUHAN** AKAN MENOLONGMU***...


Kevala tersungkur di tempat duduk, segala nasihat ibunya lalu lalang di kepalanya hinga ia merasa sangat menyesal..


yah...ia harus berdoa...ia harus meminta agar Tuhan...menolongnya kali ini.....


Kevala mengangguk ke arah kakaknya......


πŸ’”πŸ’”


Mikha terbangun dan langsung menjerit memanggil nama Kevin ia begitu histeris dan meronta........Damian yang menjaganya langsung mendekati tubuh istrinya dan memeluknya....


"Sayang...aku mohon...tenanglah.."


"Kevin...dimana anakku..Kevin...dimana dia,..oh..Tuhan....aku mohon.." rintih Mikha gemetar,..


"Mikha tenanglah...aku mohon..kau harus tenang..."


Mikha tidak perduli apapun lagi, ia bangkit dari ranjang walau masih merasa pusing luar biasa.....tubuhnya goyah dan terjatuh lagi....


"Kevin...aku harus menemuinya...aku harus..."


"Kevin sedang di operasi Mikha...kau harus tenang.."


Mikha membeku...operasi....putra yang paling baik, manis dan begitu ia cintai itu sedang berjuang di ruang operasi...? suara Mikah terckat di tenggorokannya...ie amnuyup wajahnya dengan tangan...


"Kevin....dia pasti butuh aku..aku ingin kesana......aku ingin melihatnya...."Tangis Mikha meronta.....


Namun belum sampai mereka ke ruang operasi, pintu terbuka dan seorang perawat menundukan kepala pada Mikha dan Damian...


"Tuan Damian dan Nyonya....."


"Kevin,..bagaimana keadaan putraku."?tanya Mikha dengan tatapan penuh harap....


"Nyonya Mikha....."perawat itu membeku di tempatnya......

__ADS_1


__ADS_2