
Mikha berteriak sekeras mungkin ketika tubuhnya di bawa keluar dari mobil, matanya di tutup dan dan kedua tangannya di ikat di belakang punggungnya...ia terus meronta walau tau jika ia tak bisa mengubah keadaan..ia tetap berusaha melawan walau ia tau tidak akan berhasil....
"Diam..."bentak Riko menyeret tubuh Mikha dengan sangat kasar....
"Riko...sakit...lepaskan aku."
Namun Mikha menjerit kesakia ketika rambutnya di tarik dengan kuat, hingga ia menangis keras....
"Diam...atau kau akan mendapatkan hal yang lebih dari ini.."
Mikha akhirnya mengalah dan menurut ketika tubuhnya di tarik dengan sangat kasar, tangisannya tumpah mengingat anak-anaknya..
Bagaimana kalau dia terbun*h di tangan Riko..bagaimana kalau ia tidak akan bertemu dengan anak-anaknya lagi....dan
Derrell...entah mengapa di saat seperti ini ia merindukan Derrell disisihnya, jika Derrell terbangun nanti..mungkin Mikha sudah tak ada lagi, ia sudah kehilangan kesempatan....Derrell tidak akan bertemu dengannya lagi......bayin Mikha begitu nyeri...
Pintu terbuka dan tubuh Mikha di dorong keras hingga membentur tanah berdebu di bawahnya, Mikha terbatuk-batuk ketika debu tanah itu masuk ke paru-parunya....
"Uhugg..uhug....." desah Mikha dengan suara yang bergetar.....
Ia mendengar langkah kaki mendekat dan seseorang membuka matanya, ia menaikan wajahnya....
Mikha sangat terkejut melihat ia tak sendiri di ruangan pengap itu namun ada sosok lain yang membuat hatinya hancur......tak jauh dari tempatnya Stela kakaknya juga di sekap di sebuah kursi dengan kaki dan tangan terikat...juga ada putrinya yang juga di ikat tak jauh darinya...
Airmata Mikha menetes....
"Kakak......"? desahnya sedikit kuat hingga Riko tertawa keras..........
Pria itu mendekati Mikha dan mencengkram wajahnya dengan kekeuatan penuh...
"Dia baru saja di tidurkan Mikha.....dia akan bangun mungkin beberapa jam dari sekarang, dia dan juga putri haramnya itu..sedang tertidur...."
"Bajingan...kau bukan manusia...kau jahat kau...."
Paccckkkkkk.....
Sebuah tamparan keras menghancurkan bibir indah Mikha...pecah dan darah menetes dari mulutnya....terlalu keras tamparan seorang Riko yang membuat tubuh Mikha membentur tanah.......
"Aku memang bukan manusia Mikha....aku...akan membuatmu merasakan yang sama seperti saudaramu itu...hahahahha..."
"Tidak akan pernah terjadi Riko....kau..tidak akan pernah berhasil dengan niat jahatmu....." tangis Mikha geram....
"Ow...yah..aku tidak berani....."?
__ADS_1
Riko meraih suntikan yang di berikan anak buahnya kepadanya dan mendekati Mikha....ia tertawa puas.....menundukan tubuhnya agar sejajar dengan tubuh Mikha ia...membelai wajah cantik Mikha dan mengusapnya dengan kasar....
"Kau sangat cantik Mikha....tubuhmu indah..dan kau...bagaimana kalau kau menjadi istriku saja...ceraikan Damian dan..kita bisa bersama selamanya...."bujuk Riko mendekatkan wajahnya....
"Cih....kau menjijikan..kau pikir aku..akan segila itu, kau bajingan dan kau akan menerima hukuman dari Tuhan...." jerit mikha meronta, tak ingin jemari Riko menyentuhnya sedikitpun........
"Diam......sebelum itu semua terjadi,aku ingin kau mendengarku Mikha..kau dan kakakmu akan mati...disini...kau telah menolakku berkali-kali...dan itu sangat melukai harga diriku...."
"Kau pikir aku takut padamu.....lebih baik aku mati secara terhormat dari pada bersama pria menjijikan sepertimu..."
"Arrrgggh......"
Mikha menjerit ketika Riko kembali menampar wajahnya, tubuh Mikha terlempar ke tanah dan merasa begitu kesakitan...
Riko mengangkat suntikan itu dan kemudian menyuntikan cairan asing itu di tubuh Mikha hingga Mikha Ia menjadi Lemah dan tertidur lelap.........
Riko tertawa senang ketika ia melihat para korbannya pingsan dan tidak berdaya hatinya menjadi puas,dan bahagia.....
"Tuan....selanjutnya apa yang kita lakukan.."?
Riko menoleh.....ia tersenyum nakall...
"Aku masih ingin bermain-main dengan mereka, setelah puas maka aku..akan membunuh mereka semua..."ucap Riko dengan tajam...
β€π
Mikha terbangun setelah wajahnya di tepuk sedikit kuat, matanya terbuka dan terkejut melihat Stela menatapnya tajam.......tubuh kak Stela terlihat kurus dan pucat, tak ada lagi perawatan mahal, bajunya lusuh dan sangat kotor, hal yang sama terjadi dengan putrinya Sania, mereka terlihat memprihatinkan....
Hati Mikha seperti di remas dengan kuat....
Apa yang di lakukan Riko, mengapa Riko tega menyiksa istri dan anakknya, mereka di sekap dan di sebunyikan, tidak Mikha tak bisa membiarkan ini semua, kakaknya terlihat seperti wanita yang telah kehilangan pikirannya, ia seperti di buat gila oleh suaminya sendiri...
Apa tujuan Riko sebenarnya...mengapa dia sangat kejam...?
"Kakak...kak Stela...." desah Mikha begitu senang dan langusng menghambur kepelukan kakaknya....
Namun..aneh...tidak ada ekspresi dari wajah Stela,...yang ada hanya tatapan kosong seperti zombie...Mikha sungguh merasa sedih..
"Siapa kau..."ucap Stela dengan suara yang nyaring..."
"Kakak...."ucap Mikha sangat terkejut, Stela mendorong tubuhnya dengan kuat hingga ia terhempas.....
"Aku bukan kakakmu." tegas Stela dengan mata tajamnya.....
__ADS_1
Sania yang menatap mata sang ibu lalu memeluk tubuh ibunya....
"Ma.....ini tante Mikha..adik mama...mama tidak mengingat apapun..."?isak Sania dengan wajah sedih..
Gadis berambut panjang itu kembali memeluk Stela dengan tangisan kesedihan yang memilukan hingga Mikha membeku, mengapa kakaknya menjadi seperti ini..mengapa tidak mengenalnya, mengapa sorot matanya terlihat penuh kebencian.......
"Ohh...Tuhan apa yang terjadi pada kakakku..." Mikha menutup wajahnya dengan tangan dan menangis kencang.....
"Apa yang terjadi padamu kak..apa yang terjadi...." tangis Mikha pecah di kamar kotor itu, tak ada apapun di tempat ini...bagaimana bisa kakak menghabiskan waktu disini...bagaimana makannya, bagaimanapun tempat ini sangat tidak layak untuk tinggal....ia sedang sakit..mengapa Riko menyiksa mereka.....
"Tante.....ayah menyiksa kami disini...ayah menyiksa kami.... tangis Sania pecah sambil memeluk Stela....
Mikha mengepalkan tangannya, matanya mencari-cari jalan keluar dan menghela nafas......ruangan ini tertutup rapat, tidak ada jendela dan hanya satu pintu yang di kunci...sedangkan udara sangat sedikit disini...
"Sania....mengapa ayahmu melakukan ini.."? Mikha menatap Sania....
Sania mengepalkan tangannya dengan kuat......
"Ayah ingin menguasai harta mama..dan tante, karna itu jalan satu-satunya adalah membunuh mama dan tante...."ucap Xania tercekat...
"Apa......"? desah Mikha sangat terkejut......
ππ
Dion mendapat kabar ibunya di culik dan memutuskan Pulang lebih cepat, mobilnya menyusuri jalanan dengan terburu-buru untuk sampai dirumah..
Disaat yang sama beberapa mobil milik Derrel hendak keluar dari kawasan mansion...
Mobil Dion menghalangi jalan Derrell hingga terpaksa mobil milik Derrell berhenti....
Dion keluar dari mobilnya berlari keluar, dan mendekati mobil sang ayah yang ia kira Damian...
"Ayah....buka pintunya ayah..." Dion mengetuk kaca mobil Derrell hingga sesaat kemudian.....
Kaca mobil terbuka.....
Derrell menatap Dion dengan tajam hingga Dion melebarkan matanya......
"Papa...."? teriak Dion senang....
"Masuklah putraku, ayo...kita selamatkan ibumu..."Derrell tersenyum.....
"Aku tak sabar lagi...ingin menghancurkan pria brengsek itu....aku akan menghancurkannya papa..." ucap Dion mengepalkan tangannya...
__ADS_1
Derrell mengangguk.....