Mencuri Hidupmu Untuk Aku Dan Anakku 2

Mencuri Hidupmu Untuk Aku Dan Anakku 2
Kehamilan Yang Di Sembunyikan


__ADS_3

Dion masih membeku melihat hasil tespek di dalam genggamannya..ia menatap Alexa sekali lagi untuk meyakinkan kebenaran....airmatanya sampai menetes di wajahnya.....


"Kau..benar-benar hamil anakku.."? ucap Dion dengan ekspresi tidak menyangka...


"Aku hamil Dion...aku benar-benar hamil sekarang..apa yang harus aku lakukan..."? Alexa begitu ketakutan hingga ia menutup wajahnya dengan tangan hingga Dion menatapnya...


Meraih kedua pundak Alexa dan memintanya menatap Dion...


"Mengapa kau takut...seharusnya kau senang sayang, kau hamil...kita akan menikah dan kita akan menjadi orangtua.."ucap Dion..


Alexa menggeleng takut.....bagaimana kalau orangtuanya tau, mereka akan marah...dan juga bagaimana jika ia berubah menjadi jelek...ia akan semakin membesar dan tidak terkendali...juga bagaimana kehamilan itu sebenwrnya Qlexa sangat takut...hingga ia terus menangis walau Dion sudah menenangkan dirinya...


"Alexa..."


"Mengapa aku hamil sekarang..bagaimana kalau orangtuaku tau..mereka akan marah." tangis Alexa semakin kencang...


"Aku akan jujur pada mereka saja...lalu kita akan segera menikah...aku akan memina maaf pada orangtuamu Alexa."


Ucapan Dion membuat Alexa jengkel, ia segera memukul lengan Dion dengan kesal...


"Kau mau membunuhku ya..."


"Alexa..."


"Aku tidak ingin siapaun tau tentang kehamilanku Dion aku mohon..."rengek Alexa...


Dion kemudian mengangguk menurut...


"Baik..tapi hentikan dulu tangismu sayang, kau akan membuat anak kita sedih...."


Alexa mengangguk lalu menghela nafas dan mulai tenang....ia menatap Dion...pria itu mulai membelai wajah Alexa dengan lembut....


"Selain kau takut orangtua kita akan tau..apalagi yang membuatmu menangis..."?tanya Dion hati-hati..


Alexa menatap Dion dengan wajah yang memerah...ia terlihat malu...


"Bagaimana kalau tubuhku berubah menjadi wanita yang besar dan jelek...aku merasa kesal sekali...aku selama ini sangat bangga pada tubuhku tapi...sebentar lagi...aku akan berubah Dion...dan semua itu akan membuatku stres..." ucap Alexa mengeluarkan isi hatinya....


Dion terkekeh...ia mengecup bibir Alexa lembut dan menggenggam jemarinya...


"Kau tau jika aku mencintaimu..kau tak perlu malu dengan bentuk tubuhmu nanti...bukankah kau mendandani tubuhmu untuk aku..."?


"Yah..."

__ADS_1


"Lalu mengapa kau harus stres jika aku menyukai perubahanmu sayang..lagipula kau sedang mengandung anakku disini...aku lebih mencintaimu dari sebelumnya Alexa...aku sungguh mencintaimu.."


Senyum Alexa mengembang di bibirnya, rona merah terlihat di wajahnya yang cerah....


"Baiklah...jangan menggodaku kalau suatu saat tubuhku berubah menjadi besar dan aku tidak cantik lagi.."? desah Alexa pelan...


"Kau sangat cantik..kau Alexaku yang manis dan menggemaskan..."


Alexa tertawa ketika tubuhnya berpindah tempat dan jatuh di dalam pelukan Dion yang posesif..pria itu memeluk Alexa dengan penuh rasa cinta dan bangga...di depan matanya sudah terbayang bagaimana Alexa akan menjadi istrinya dan mereka akan punya anak yang lucu entah laki-laki atau perempuan...mereka akan menjadi sumber kebahagiaan bagi Dion....


Terus menghujani Alexa dengan cumbuan dan ciuman, hingga Alexa merasa gerah...


"Bagaimana kalaipu kita pergi dari tempat ini untuk mencari makanan....aku sangat lapar..." bisik Alexa melingkarkan kedua tangannya di leher kokoh Dion...


"Baiklah...setelah makan kita akan ke dokter sayang..."


"Baiklah aku akan ikut denganmu Dion.." bisik Alexa tersenyum...


πŸ’–πŸ’–


Mikha menatap tak percaya ketika Damian kembali hadir...airmatanya menetes dan penuh haru..memeluk Damian yang tampak begitu merindukannya....


"Mikha....."desah Damian memeluk tubuh Mikha dengan erat...


"Aku merindukanmu Damian...."


Pelukan itu terlepas dan menyisakan isakan dari Mikha...


"Semua sudah berlalu Damian..bagaimana bisa kau terbangun..Derrell apakah dia..."


Damian tersenyum sembari mengecup punggung tangan Mikha..membayangkan percintaan mereka semalam membuatnya semakin mencintai Mikha....


"Kami berdua memutuskan berdamai..."


Mikha menajamkan tatapannya...


"Berdamai.....? Derrell merelakanmu untuk bangun...Derrell melakukan itu...? kukira dia marah Damian...dia bahkan tidak bicara padaku.."


Damian terkekeh....


"Dia hanya ingin memberimu kejutan Mikha....dan ternyata kau terkejut.."


Mikha mengaku kalau ia terkejut, seorang Derrell merelakan dirinya adalah hal yang sangat mustahil.....tapi Derrell mampu melakukannya jadi...Mikha sangat kagum....

__ADS_1


"Apa yang kalan sepakati...Damian..."


Damian mendekati Mikha dan menggenggam jemari istrinya dengan erat....


"Sebelum kau menanyakan itu semua...maukah kau menjawab pertanyaanku.."?


Mikha menghela nafas......


"Yah...aku akan melakukannya..katakan saja Damian.."?


Damian mengangguk...


"Apakah kau benar-benar mencintai kami berdua dengan pribadi yang berbeda dan tentunya tak mudah Mikha...apakah kau, merelakan dirimu untuk menerima alter egoku..apa kau sanggup Mikhayla Russ.." suara Damian terdengar berat...


Mikha mengangguk dengan mata berkaca-kaca..ia menggenggam jemari Damian erat....


"Aku tau jika mungkin Derrell juga sedang merasakanku....aku mencintai kalian berdua sama besarnya, aku mnerima semua yang telah terjadi kemarin, hari ini dan mungkin hari yang akan datang....aku istimewa Damian...disaat Derrell menyakitiku, kau hadir dan mengobati lukaku,dan senaliknya di saat kau membuatku kecewa,..Derrell hadir dan menguatkanku....aku bahagia....kau dan Derrell akan selamanya tetap ada..dan aku ingin kalian berdua tau jika aku..mencintai kalian...."


Damian mengangguk, sampai akhirnya ia menjatuhkan airmatanya..karna rasa haru dan ucapan terimakasih..Mikha mau menerima kekurangannya, dan tetap setia menjalani pernikahan sampai batas usia....


"Aku tak punya kata-kata lagi yang bisa membuatmu senang Mikha...aku hanya ingin kau tau jika....kami berdua sama-sama jatuh cinta padamu di hari pertama kami melihatmu Mikha...dan terimakasih atas segalanya....kami mencintaimu..."ucap Damian....


"Tentu saja kalian harus mencintaiku..."ucap Mikha tertawa...


Sekali lagi mereka saling melempar senyuman hingga Damian merasa lega.....kini dendam itu sudah hilang antara dirinya dan Derrell..


"Jadi bagaimana pengaturan kalian..maksudku..pembagian waktu..."?


"Jika aku sedang lelah maka aku akan meminta Derrell menggantikanku begitu juga sebaliknya....mungkin beberapa bulan..."ucap Damian tak ingin melepaskan genggaman tangannya dari Mikha...mereka sedang berada di taman sekarang...


"Itu bagus....anak-anak akan senang dan tidak akan rindu pada kalian berdua lagi...mereka akan punya waktu bertemu yang rutin..."


Damian tersenyum..


"Bagaimana anak-anak....Dion...aku dengar dia sedang mengincar keturunan Rusell Wins....


"Mereka akan menikah sebentar lagi Damian, jadi mulai dari sekarang kalian harus bertaruh...siapa yang akan menghadiri pernikahan anak pertama kita.."ucap Mikha tersenyum....


Damian mengangguk.....


"Sayang..bisakah kita mengadakan dua kali resepsi..."?


Mikha menoleh dan kehilangan kata, sesaat kemudian ia tertawa bangga..lihatlah bahkan Damian masih memikirkan Derrell artinya dua-duanya harus hadir....

__ADS_1


"Tentu saja...kalian berdua akan punya kexempayan untuk mendampingi putra kita..."


"Hahahahaha...terimakasih sayang." Damian mengedipkan matanya.....


__ADS_2