Mencuri Hidupmu Untuk Aku Dan Anakku 2

Mencuri Hidupmu Untuk Aku Dan Anakku 2
Menemui Orangtua Mikha


__ADS_3

"Hubunganku dengan Damian..kami adalah saudara kembar Mikha seperti dugaanmu, kau benar kalau kami adalah saudara kembar." ucap Derrel penuh keyakinan...


"Saudara kembar."? ulang Mikha sungguh terkejut...


"Yah..dan seperti yang kau tau jika Dion adalah anak dari Damian..."


"Lalu...dimana Damian, mengapa waktu pernikahan kita ia tidak datang dan mengapa aku malah menikahinya, bukan namamu yang menjadi suamiku."?


Derrell menajamkan tatapannya, ia mendekati Mikha...


"Aku seorang mafia, identitasku rahasia Mikha, aku tidak bisa menunjukan ke semua orang jika aku telah menikah karna itu, aku meminjam data Damian...."ucapnya menjelaskan...


Mikha memijit dahinya yang terasa nyeri, hidupnya sungguh penuh kejutan.....


"Kau mengorbankan Damian demi egomu Derrell."?


"Ini hanya perjanjian antar saudara Mikha....tak ada yang perlu kau khawatirkan..kami berdua adalah satu..." desah Derrell mendekat....


"Itu artinya secara tidak langsung aku menikahi kalian berdua begitu."?


"Kau pintar sayang."


Mikha mulai panik bergerak menjauh dari Derrell yang terlihat lapar....jassnya mulai di buka di ikuti dasinya yang terlepas, menyisakan kemeja yang sebentar lagi akan berpindah tempat.....


"Derrell...."


"Aku ingin menyentuhmu sayang..kau istriku..."


"Aku mengerti tapi kemarin..."


"Aku tak pernah bosan denganmu Mikha tidak...setiap di dekatmu selalu membuatku gila...aku...ingin terus memasukimu dan menyatu denganmu..."


"Derrell sudah hampir sebulan....aku ingin kita mengunjungi orangtuaku." pinta Mikha mengalihkan pembicaraan....


"Permintaanmu terlalu banyak sayang." desis Derrell meraih sebelah tangan Mikha hingga dengan mudah istri cantiknya berpindah tempat ke dalam pelukan Derell. keduanya saling menatap tajam........


Jemari Derrell mulai naik dan menyentuh ujung gaun Mikha,tubuhnya yang harum karna baru selesai perawatan membuat Derrell tidak sabar.....


"Mikha sayang....aku mencintaimu..."


"Aku mohon....aku akan menurut jika kau mengabulkan keinginanku ini Derrell." ucap Mikha dengan ekspresi sedih...


"Baiklah...besok kita akan pergi mengunjungi orangtuamu.." desah Derrell menyentuh bibir Mikha dengan bibirnya...


"Membawa Dion..."? ucapan Mikha membuat Derrell gerah..


Diraihnya tubuh Mikha dan menghempaskannya ke ranjang luas di hadapannya, lalu iapun menaiki tubuh Mikha yang pasrah di bawahnya....


"Aku ingin kau berhenti memikirkan orang lain dan hanya aku ketika kita bersama dan itu kewajiban untukmu sayang."


Derrelll seketik melum** bibir Mikha dengan sedikit kasar sementara jemarinya naik dan menyentuh sesuatu yang membuat Mikha mendesah....dalam sekejap tubuh Mikha polos dan dengan cepat gairah Derrell bangkit,


"Kabulkan keinginanku Derrell bukankah itu akan menjadi adil."? balas Mika menantang...

__ADS_1


"Bagus...kau sangat pintar Mikha....tapi ingat, jangan pernah membiarkan siapapun menyentuhmu selain aku..." desis Derrell penuh arti...


Mikha ingin menjawab namun sekejap saja..Derell menghentakan tubuhnya dalam-dalam memasuki Mikha dengan kekuatan penuh....hingga Mikha mengerang karna Derrell benar-benar licik......


"Puaskan aku sayangku..." desis Derrell bergerak dengan suaranya yang parau di bakar gairah...


πŸ’–πŸ’–


"Dion..."? desah Mikha seakan tidak percaya melihat Dion berdiri di hadapannya dengan senyuman kecil, sambil memegang koper..


"Ibu...."


Dion menunduk hormat apalagi melihat disisih Mikha Derrell menatapnya tajam....


Mikha mendekati Dion dan sedikit menunduk.....memegang kedua bahu Dion dengan airmata haru yang menguar....


"Apa kabarmu sayang..."?


Dion menatap Derrell yang menatapnya tak terbaca..lalu menurunkan pandangan pada Mikha...


"Aku....baik-baik saja Ibu, aku senang berada di asrama...aku.."


"Jangan bicara tentang asrama lagi Dion..itu sangat mengerikan bagi ibu nak...ibu sudah bicara pada papa dan kau tidak perlu ke asrama lagi." ucap Mikha tersenyum...


Ingin rasanya Dion melompat dan menjerit, ingin rasanya ia mengatakan semua yang ia tau, terlalu berat apa yang ia tanggung..rahasia besar yang ingin sekali ia ucapkan pada Mikha tapi tidak pernah bisa ia katakan, atau papa akan marah...dan membunuh ayah hingga tak bisa bangun lagi...


"Aku suka di asrama Ibu...disana..,aku punya teman." ucap Dion membela....


Mikha terdiam....


Derrell meraih Mikha....dan menatapnya...


"Hanya 3 hari kita disana kau...jangan pernah mau jika aku memintamu bercinta."ucap Derrell penuh peringatan...


Mikha mengerutkan dahinya bingung...


"Apa maksudmu."?


Derrell meraih Mikha...memeluknya dengan erat,


"Aku sangat lelah bercinta jadi selama 3 hari kita disana, walau betapa inginnya aku menyentuhmu...jangan pernah mau Mikha..carilah alasan agar aku bisa memadamkan gairahku sendiri.."


"Tapi bagaimana mungkin..."?


"Lakukan saja Mikha..jika aku melakukannya tubuhku akan menjadi lelah..jangan pernah melakukannya di rumah orangtuamu kau tau kan jika aku pria yang kuat dan aku juga akan membuatmu lelah jika bercinta akibatnya kau kehilangan waktu bersama keluargamu dan waktu sangat mahal Mikha.."


Mikha hanya mengangguk walau rasanya semakin lama sikap Derrell semakin aneh saja...terlalu misterius,


"Baiklah,.aku akan menguncimu di kamar jika kau ingin menyentuhku..tapi kau tidak marah kan."? tatap Mikha menenangkan Derrell yang terlihat gelisah..


"Aku tidak akan marah sayang..." ucap Derrell tersenyum senang..lalu mendekatkan wajahnya...


Meraih Miikha masuk kedalam kamar......

__ADS_1


πŸ’—πŸ’—


Mikha dan Dion sudah siap menunggu Derrell keluar kamar, Mikha melirik jam di tangannya tak sabar, sementara Dion hanya menggenggam jemari Mikha dengan kuat, seolah menyalurkan kerinduan yang besar......


Seelah menunggu beberapa menit, pria itu tampak keluar dengan senyuman ramahnya, di sampingnya ada Wilson yang mendampingi, tidak tampak Lukas yang biasanya menemani Derrell dan tidak pernah jauh...


Derrell sangat aneh..sebentar ia bersama Wilson lalu bersama Lukas...mengapa begitu.?


"Ayah...."? jerit Dion melompat, dan menghampiri Derrell,


Derrell tampak menggendongnya layaknya ayah dan anak... dan hal ini akan semakin membuat Mikha bingung...


Ada apa dengan keluarga ini...termasuk Dion juga bersikap aneh...


"Apa kabar sayang, aku merindukanmu.." ucap Damian memeluk Mikha..


"Derrell..."?


"Panggill aku Damian sayang, karna aku memakai identitas Damian jadi jangan pernah menyebut nama Derrell atau orangtuamu akan menjadi semakin bingung..." bisik Damian mendekat dan mengecup kening Mikha dengan lembut dan menuntun mereka masuk ke dalam mobil....


Dion tampak bahagia sambil menatap Ayahnya dan ibunya Mikha, ia ingin terus seperti ini, dan tidak mengharap papa Derrell yang kejam kembali muncul dan menebar ketakutan..


Damian menatap Mikha yang sedang memeluk Dion, lalu memandang keluar jendela..


#FlasbackOn#


"Jangan pernah menyentuh istriku selama berada di sana Damian."?


"Istrimu Derrell..apa kau lupa jika aku yang menikahinya..."?


"Diam...."


"Aku masih sabar ketika kau membunuh istriku Celine, Derrell...tapi aku tidak menyangka kau mau menyingkirkan putraku juga dengan menjauhkannya dari Mikha...aku tidak menyentuh Mikha karna aku..menghargainya.."


"Aku melihat mata Celine di mata Dion dan aku membencinya..."


"Dia anakku Derrell.."


"Aku tidak perduli.." tatap Derrell tajam...


"Baiklah...aku juga tidak perduli lagi, Mikha juga menjadi milikku aku berhak...menyentuhnya..." senyum Damian yang penuh kemenangan....aku akan menyentuhnya setiap kali aku terbangun Derrell..."


"Aku akan membunuhmu Damian....."


"Coba saja...dan kita akan mati bersama." tawa Damian memenuhi ruangan.....sebelum tubuhnya jatuh dan tidak sadarkan diri..


#FlashbackOff#


Damian tersenyum ke arah Mikha yang kebetulan melihatnya....


"Mengapa menatapku seperti itu Derrell."?


"Damian...aku Damian Russ, mulai sekarang kau harus bisa membedakannya Mikhayla...." desis Damian dengan penuh penekanan...

__ADS_1


Mikha membeku.....apa maksud kata-kata Derrell.?


__ADS_2