Mencuri Hidupmu Untuk Aku Dan Anakku 2

Mencuri Hidupmu Untuk Aku Dan Anakku 2
Salah Paham


__ADS_3

Alexa melangkah pelan mendekati mobilnya, airmatanya menetes di wajahnya...sungguh, ia tak suka perasaan ini...mengapa hatinya sakit sekali...mengapa..bayangan ciuman Dion dan Sania membekas di ingatannya hingga Alexa meraxa hancur seperti ini...?


Gadis itu meraih gagang pintu mobil dan hendak membukanya, ia harus segera pergi dari sini....


Namun Alexa terkejut ketika seseorang menutup pintu mobilnya kembali.....ia menoleh dan menemukan Dion menatapnya tajam.....


"Kau menangis....."?ucap Dion mengerutkan dahi tak suka....


Mengapa...Alexa menangis, ada apa....apakah sesuatu di luar kendalinya terjadi dan menyakiti Alexa......


"Tidak....." ucap Alexa menghapus dengan kasar airmatanya....


"Tidak..."?ulang Dion mendekat....


"Yah....aku tidak menangis....sudahlah, aku mau pulang saja..."


Alexa membalikan tubuhnya kembali dan ingin cepat pergi dari sini...atau Dion akan tau perasaannya, tidak........


Alexa membuka pintu mobil sekali lagi namun kali ini Dion menutupnya dengan keras, tak hanya itu...Dion meraih kedua tangan Alexa dan menyandarkannya di mobil...pria itu mndekat menghimpitnya agar Alexa tidak lari darinya...


Mata bening itu meneteskan airmata...dan itu menyakiti Dion,...


"Apa aku menyakitimu.....katakan Alexa...."?


"Tidak....."


"Lalu mengapa kau memilih pulang, padahal kita belum makan apapun..."


"Aku sudah makan...."


"Kau pembohong yang payah Alexa.."desis Dion menatap mata Alexa yang begitu menghipnotisnya.....


"Aku memang sudah makan, jadi karna aku menunggumu terlalu lama jadi aku......"


"Pelayan bilang....awalnya kau datang dengan penuh senyum, tapi dari cctv aku tau...kau mengecek ponsel dan tiba-tiba menangis....ada apa Alexa..."? desak Dion semakin tak sabar...


Alexa menatap mata Dion dan tertawa kesal...


"Jadi kau memataiku yah...." ucap Alexa berusaha menahan emosi....


"Aku sedikit pintar.." ucap Dion tersenyum....


"Yah...kau sangat pintar..."ucap Alexa mendorong tubuh Dion menjauh.......


Dion menghela nafas........


"Kau terlalu pintar hingga aku sangat bingung membedakan antara licik dan pintar...."


Alexa membuka pintu mobil dan segera masuk kedalam....dan sesaat kemudian mobil itu meluncur meninggalkan parkiran restoran..meninggalkan Dion yang semakin bingung...apa yang terjadi padanya...???


Dion segera menatap restoran...ia harus mencari tau apa yang terjadi sebenarnya....


pria itu menyipitkan matanya.....

__ADS_1


πŸ’–πŸ’–


Kevala keluar dari dalam kamarnya dan berlari menuruni tangga, ia ingin menemui Kevin..ini sungguh aneh baginya....


"Kakak......kakak...."


Kevin yang sedang memberi makan ikan di kolam menoleh ke arah suara Kevala yang keras....


"Ada apa Kevala..."?


"Apakah kakak merusak lukisanku..."? jerit Kevala dengan mata berkaca-kaca..."


"Lukisanmu.."?


"Yah...aku melukisnya semalam, itu adalah tugas sekolahku.....guruku akan menghukumku..."tangis Kevala pecah saat itu juga hingga tak ada yang bisa mendiamkannya....


Kevin merasa aneh...siapa yang berani merusak lukisan Kevala....?para pelayan tidak mungkin......


Kevin mendekati Kevala dan memeluk adiknya dan menenangkannya...


"Kakak akan menggambarkannya untukmu jangan kawatir..bagaimana kalau kita memasang cctv di kamar...dengan begitu..kita tau siapa yang masuk ke kamarmu.."seru Kevin memberi solusi...


"Baiklah kakak..." desah Kevala lalu menghentikan tangisnya......


πŸ’–πŸ’–πŸ’–


Alexa mengikuti pembekalan untuk kegiatan Lintas Alam di perusahaan milik Darrell group, dan Dion sebagai Direkturnya, Alexa ingin sekali cepat selesai dari kegiatannya dan pergi dari tempat ini..alasannya adalah ia tak mau melihat Dion, apalagi harus bertemu dengannya...


"Jadi 3 hari lagi kita akan berangkat..." ucap seorang pembina di depan mereka...


Seorang senior kampus bernama Mark, mendekati Alexa dan duduk di hadapannya, Mark berkebangsaan Amerika yang bersekolah di negara ini.. ia sangat tampan dengan mata hijau lumutnya yang pekat..ia berada di jurusan kedokteran....namun memilih ikut Lintas Alam yang menjadi hobinya...sudah lama ia menyukai seorang Alexa..siapa yang tidak suka Alexa..dengan mata coklat terang, rambut hitam yang panjang sampai punggungnya, sikap yang anggun dan tubuh yang tinggi dan padat di segala sisi....


Mark tersenyum.....


"Alexa...apakah kau sudah membeli perlengkapan untuk pergi lusa.."?


"Aku belum menyiapkan apapun Mark.."ucap Alexa merapikan tasnya...


"Bagaimaman kalau kita pergi bersama..kau bisa membantuku memilih jaket tebal..dan aku akan membantumu menilai jaket yang kau pilih..."?tawar Mark..


Alexa tersenyum....


"Baiklah ide bagus....kebetulan aku tak punya teman untuk kesana...."


"Aku sangat beruntung..."ucap Mark berdiri...


Alexa lalu meraih tasnya dan melangkah bersama Mark menuju pintu keluar...namun belum sampai di pintu sosok Dion masuk dan menatap keduanya tajam...


"Aku ingin bicara padamu Alexa..."


"Maaf pak Dion, tapi...aku akan pergi dengan Mark....jika memang pak Dion ada perlu maka kau bisa menefon atau mengirim pesan..bagaimana.."?ucap Alexa dngan nada dingin...


Dion menggeleng...dadanya terasa panas mendapat penolakan telak dari Alexa...dan pria ini....terlihat cukup tampan dan punya tekat kuat.....

__ADS_1


"Maaf tapi aku ingin kita bicara sekarang...."


Alexa menggeleng...


"Maaf..aku tak punya waktu..."


Alexa meraih tangan Mark untuk ikut dengannya, dan itu sangat menyakitkan untuk Dion...ia mengepalkan tangannya....


Dion sudah tau mengapa....Alexa marah padanya, semua karna ciuman yang di lakukan Sania kepadanya..gadis itu harus di beri pelajaran karna sudah berani menghancurkan hubungannya dengan Alexa....


Dion melangkah menuju pintu keluar dan berpapasan dengan papanya Darrell....


"Ada apa dengan wajahmu itu..."?


Dion menggeleng berusaha menyembunyikan apa yang terjadi..ia tak ingin papanya tau..lagipula ia akan mengurus sendiri masalahnya...


"Apa ini mengenai Sania..."?


Dion membalikan tubuhnya dan menatap sang papa.....


"Papa tau..."?


"Tentu...apa yang terjadi denban keluarga papa...pasti papa tau..."


Dion mengepalkan tangannya...


"Papa tau...dia menjebakku dengan ciuman dan mengirimkannya pada Alexa...dan saat ini...dia marah padaku..."


Derrell tertawa pelan..hal itu membuat Dion semakinn bingung...


"Dion..apa hubungannmu dengan Alexa..."?


Dion menunduk sebentar.....


"Itu...aku...tidak ada...aku baru saja ingin mengungkapkan perasaanku padanya namun...Alexa menjadi sangat marah karna ia melihat ciuman itu papa..."


Derrell mendekati sang putra dan menepuk pundaknya....mereka saling bertatapan...


"Apakah Alexa sedang cemburu.."?


"Apa maksud papa..dia cemburu pada ciumanku dan Sania..."?


"Yah...tentu saja anakku...itu berarti dia juga menyukaimu." Derrell mengedipkan matanya...


Dion menganggukan kepala dengan senyuman kemenangan...


"Apakah hatimu sudah lega sekarang.."?


"Yah...aku akan mendapatkan hati Alexa papa..."


"Tentu...dan jangan khawatir mengenai Sania...biarkan dia melakukan apa yang dia mau sampai puas...papa sendiri yang akan memberinya pelajaran nanti..."


"Aku tak tau mengapa dia sangat licik papa..."

__ADS_1


"Dia akan menerima ganjarannya...masa lalunya akan mengejar dan membuatnya jera..."


Dion mengangguk Lega...


__ADS_2