
Riko menatap pembagian warisan oleh orangtua Stela kepadanya, matanya bersinar tajam...tuan Aksana membagi warisan dengan tidak adil pada Stela, mereka mempunyai perusahaan besar bergerak di bidang perhotelan dan juga properti yang mencapai triliunan, belum lagi jumlah anak perusahaan yang tak terhitung tersebar di dalam dan di luar negri.
Tuan Aksana seorang pengusaha besar yang sukses, menjadikannya sebagai sosok yang mempunyai jumlah kekayaan tak habis, namun sungguh di luar dugaan..Riko membayangkan akan menjadi kaya raya dengan pembagian 50% kekayaan milik tuan aksana jatuh kepadanya karna tuan Aksana hanya punya dua putri..otomatis warisan akan di bagi dua..
Namun..tak pernah ia sangka jika semua hanyalah omongkosong, dari 100% kekayaan tuan Aksana..bagian Stela hanya 30% dari seluruhnya, bahkan tidak sampai setengah bagian..
Hal ini membuat Riko terbakar amarah, tentu saja..ia sangat mengutuk pria tua itu yang terlalu menyayangi Mikha dan membagi hartanya untuk putrinya Mikha...
''Sial.'' teriak Riko dengan mata memerah tidak terima,
Stela yang ada di ruangan bersamanya hanya mampu menghela nafas, ia sudah sakit-sakitan, karna tertekan batin, oleh perbuatan Riko yang hanya berfoya-foya, mereka sudah punya satu putri namun kehidupannya liar dan tak terkendali, Stela kini hanya mampu hidup dalam penyesalan.
''Riko..beruntung orangtuaku memberi kita 30% itu sangat banyak.''
Riko menatap dengan murka, mendekati Stela dan mencengkran tubuh lemah wanita malang itu..
''Bodoh....kau pikir aku akan menikahimu dan membuang waktuku bersamamu hanya untuk mendapatkan 30%?''
Airmata Stela menetes, sungguh ia tak menduga bahwa suaminya sendiri mampu menyakitinya sedalam ini...
''Apa maksudmu.''
''Kau sudah ternoda bahkan dimalam pertama kita, berapa banyak kau tidur dengan lelaki sebelum kita menikah..kau wanita hina yang terpaksa aku nikahi..''
''Riko.....''tangis Stela dengan hati yang hancur, sekuat tenaga ia menghempaskan cengkraman Riko darinya, sungguh ia tak menyangka bahwa pria ini sangat jahat.
''Diam.......atau aku akan membunuhmu Stela.....''ancam Riko dengan mata membara...
''Sania..aku yakin dia bukan putriku bukan.''?
''Kau menuduhku...? Sania putrimu.''tangis Stela sedih..
Tanpa mereka duga Sania mendengar semuanya di balik pintu dan mengerang marah...ia menatap tajam kepada Stela dan Riko dengan penuh dendam.......lalu meninggalkan rumah besar itu dengan emosi yang meluap..
Riko tertawa mengejek...
''Yah...terserah kau Stela, tapi aku tetap tidak percaya bahwa dia putriku.''
__ADS_1
''Riko sadarlah......kau sudah dibutakan harta, kau pikir kau bisa mendapatkan segalanya...sisanya adlah milik Mikha, dia berhak mendapatkannya.''
''Untuk sementara Stela, karna aku...tak akan membiarkan Mikha menguasai semuanya...''
Stela memberanikan diri mendekati Riko dengan sisa kekuatan yang ada ia mencengkram lengan Riko..
''Jangan pernah menyakiti adikku Riko. kau tau...tuan Derrell tak akan mengampunimu..''
''Ahhhh..kau pikir aku bodoh yah, aku akan bermain cantik dan halus.....Mulai sekarang kau tidur di kamar lain, aku..tak sudi bersama dengan wanita penyakitan seperti dirimu..aku harus mencari cara untuk mendapatkan semua harta warisan itu..setelah aku mendapatkannya...maka dunia akan menjadi milikku.''
Riko tertawa keras, jiwa serakahnya begitu mendominasi hatinya, segera ia meninggalkan ruangan itu, meninggalkan Stela yang hanya mampu menangisi takdirnya, ia kemudian merindukan adiknya Mikha...semoga Mikha akan baik-baik saja.........
>>>>>>>>>>>>>><<<<<<<<<<<<<<<
Dion memandang dari dalam mobil pada sosok seorang gadis yang sedang bertengkar dengan kekasihnya, ia tersenyum dingin....
''Tuan Dion...apakah kita akan melakukannya sekarang.''? tanya Lukas menatapnya melalui kaca mobil...
Dion menaikan sudut bibirnya......
''Pria bodoh itu yang ingin menghalangi jalanku yah, aku tak akan pernah membiarkan dirinya bahagia...dia akan hancur di tanganku Lukas, dan aku tak akan menundanya....hancurkan perusahaanya, buat skandal dan pastikan....dia tak mampu menatap mata orang lain....''
>>>>>>>>>>>><<<<<<<<<<<<
''Lepaskan aku Luis.''
''Alexa, percayalah..apa yang kau lihat tidak seprti yang kau pikirkan...''
''Astaga aku memang masih terlalu muda dan polos Luis, aku bahkan tidak menyadari bahwa kau sedang mempermainkanku.''
Alexa meraih tas tangannya dan bersiap melangkah namun ia trkejut ketika tangannya di cekal...
''Apalagi.''?
''Kau tau aku..tidak begitu, aku tidak mengenal gadis itu...''Luis mencoba membujuk. demi apapun juga kalau dia sudah jatuh cinta pada Alexa dan tak pernah berniat menduakan Alexa....
Alexa bersedekap, sementara gadis itu sudah melenggang pergi tanpa rasa bersalah...
__ADS_1
Luis menahan lengan Alexa agar tidak pergi..namun gadis itu tetap ingin pergi darisana...
''Mungkin..kita tak perlu bertemu lagi Luis, maafkan aku.'' Alexa kemudian melepaskan pegangan Luis dan melangkah keluar...
Astaga..dia adalah gadis yang cantik, punya tubuh yang tinggi dan seksi, ia juga pintar rambutnya panjang,....hidungnya mancung dan mata yang besar...sembari berjalan, Alexa tak berhenti berpikir...apa yang menjadi kekurangannya..? mengapa para pria tidak menyukainya, dan tidak menjadikan dirinya sebagai tipe mereka.?
Hal ini membuatnya mengingat Dion, astaga pria itu bahkan menolaknya Alexa di depan para orangtua, dan sejak saat itu Alexa membuktikan bahwa dia bisa mendapatkan kekasih yang tampan dan baik, namun sekali lagi..ia harus menelan kecewa..Luis bahkan sudah memeluk gadis lain di depannya....
Alexa sampai di trotoar dan menatap ke segala arah, namun ia tak menemukan mobilnya..dimanakah.?
''Alexa..tunggu.'' teriak Luis di belakangnya...
Alexa menoleh.....
''Aku sedang kesal jadi bisakah kau pergi saja.''?
Pada saat bersamaan sebuah mobil mewah berhenti tepat di depan Alexa, kaca mobil di turunkan...
Alexa membulatkan matanya tidak percaya..
''Dion.''? desahnya terkejut...
Dion begitu tampan dengan setelan jass tiga potong yang terlihat pas untuknya, memakai kacamata hitam menambah kesan misterius padanya....
''Aku akan mengantarmu pulang Alexa...ayo masuk.''ucap Dion tajam..
Alexa bersedekap, ia masih mengingat kata terakhir Dion bahwa dia bukan tipenya..dan saat ini Dion malah ingin mengantarnya.? tidak...Alexa tak akan memberi kesempatan.
Alexa memandang Luis yang tampak begitu sedih dan menimbang, mungkin benar jika Luis tidak sengaja memeluk gadis di cafe tadi......bisa saja gadis itu yang sengaja ingin menjebak Luis yang tampan, yah...gadis jaman sekarang terlalu berani..seharusnya Alexa berpikir luas.....
Alexa menatap Dion dan tersenyum dengan sangat manis,
''Maafkan aku kak Dion....aku bersama dengan kekasihku, kau bisa pulang saja, jangan kawatirkan aku.''ucap Alexa dengan suara lembut yang dibuat-buat...
Dion mencengkram stir mobil dengan kuat, sesaat kemudian ia membuka kacamatanya dan menatap Alexa dengan begitu tajam...
Menakutkan......
__ADS_1
Itulah yang dirasakan Alexa ketika melihat Dion......dengan cepat ia mengalihkan pandangan dan melangkah ke arah Luis dengan langkah yang berat...
''Tunggu Alexa...kau..tak bisa pergi.''ucap Dion dengan suara yang dingin.......