Menikahi Dokter Dingin

Menikahi Dokter Dingin
55. MDD : Pagi Bersamamu


__ADS_3

Selamat Membaca ♡


---


"Apa!?" ucap Nissa kaget. "Bikin anak lagi?"


"Iya," ucap Wisnu singkat.


Nissa membulatkan mata sempurna sedangkan Wisnu hanya menyengir kuda melihat ekspresi istrinya.


"Kamu bisa kan?" ucap Wisnu kembali menggoda.


"Kamu kira aku apa?" ucap Nissa menjauhkan wajah suaminya.


"Manusia lah, emang kamu alien?" ucap Wisnu mengangkat dagu Nissa untuk menatapnya.


"Gak mau!" ucap Nissa ketus.


"Terserah sih, tapi aku bisa memaksa jika aku mau," ucap Wisnu menarik selimut dan merebahkan badannya.


Nissa terdiam akibat kata kata suaminya terbayang di kepalanya semua itu sehingga membuat ia terus memikirnya sedangkan Wisnu tersenyum puas lalu memejamkan matanya.


"Hmmm, kalau gitu aku ngikut aja deh," ucap Nissa pada Wisnu. "Mas?".


Nissa memanggil nama suaminya namun tak kunjung ada jawaban dari suaminya yang telah tertidur pulas.


"Mas?" ucap Nissa memanggil nama suaminya kembali. "Aku sekarang nurut sama kamu karena aku sadar bahwa aku tak bisa kalau gak ada kamu mas,"


"Lah kau tidur mas!" ucap Nissa kesal.


Nissa sangat kesal kepada suaminya karena sedari tadi dan Wisnu sedari tadi tertidur dengan sangat pulasnya, ingin sekali Nissa mencubit hidung mancung suaminya itu, namun tak tega rasanya melihat suaminya sudah tertidur dengan pulas dan penuh kedamaian dalam tidurnya.


"Kamu lucu banget sih kalau tidur," ucap Nissa mencium pipi suaminya dan menyelimuti badan Wisnu.


Nissa tersenyum lalu mulai merebahkan badannya dan memeluk suaminya dan tertidur di dada bidang Wisnu yang tampak sangat nyaman baginya.


"Selamat malam sayang," ucap Wisnu mengelus lembut pipi Nissa dan mulai larut dalam mimpi indahnya.


---


Pagi telah tiba dan matahari sudah memperlihatkan sinarnya di ufuk timur.


Wisnu sedang duduk di ruang tamu sambil menonton acara pagi, ia dan Nissa baru saja menyelesaikan sholat subuh berjamaah dan memulai aktifitas pagi masing masing.


Sedangkan di dapur sudah ada Nissa yang sedang sibuk menyiapkan sarapan untuk suaminya itu dan juga tentu untuk dirinya.

__ADS_1


"Mas? Makanan dah siap yuk makan," ucap Nissa memanggil Wisnu.


"Iya bentar!"


Wisnu mematikan tv lalu berjalan menuju meja makan yang sudah tersedia berbagai macam makanan.


"Yuk mas dimakan ini aku masak Fire Bread With Choco," ucap Nissa sambil bergaya seperti seorang peserta masterchef dengan Wisnu sebagai jurinya.


"Hah? Apa itu?" tanya Wisnu bingung dan dengan ekspresi datarnya.


"Ini lo, Roti bakar selai coklat," ucap Nissa sambil memamerkan senyum pepsodentnya.


"Aneh betul namanya," ucap Wisnu bingung.


"Yaudah makan aja mas," ucap Wisnu menyuapkan roti ke mulut Wisnu.


Wisnu lalu memakan roti tersebut dan tampak tersenyum mengeleng gelengkan kepalanya lalu mulai menyantap sarapannya.


"Rencana kamu kemarin gimana sayang?" ucap Wisnu bertanya.


"Hmmmm, mas bawa aja Andrew jalan jalan buat dia sibuk, biar aku yang siapin semuanya dan jemput Ay di bandara bagaimana?" ucap Nissa menjelaskan.


"Hmmm, oke!" ucap Wisnu setuju.


Tok! Tok! Tok!


"Assalamualaikum," ucap bu Darsih mengetuk pintu dengan Amri yang ada di genggamannya.


"Waalaikumsalam," ucap Wisnu membuka pintu. "Bu!"


Wisnu mengambil tangan bu Darsih dan mencium punggung tangannya dan mempersilakan bu Darsih masuk bersama Amri yang masih bersembunyi di belakang neneknya.


"Amri?" ucap Wisnu pada putranya. "Ini papah nak!"


Wisnu tampak merenggangkan tangannya ingin memeluk Amri namun Amri tampak takut dengan Wisnu dan tidak berani keluar dari samping neneknya dan terus mendesak untuk duduk di pangkuan neneknya.


"Amri takut yah sama papah?" ucap Wisnu lesu lalu berdiri dan menatap putranya.


Amri tidak menjawab dan hanya terdiam seribu bahasa.


"Maafin papah yah?" ucap Wisnu berjalan masuk kedalam kamarnya meninggalkan Nissa dan bu Darsih di ruang tamu.


"Papah!" ucap Amri berlari kecil memeluk papahnya.


Amri tampak memeluk erat papahnya dan menangis di pelukan papahnya dan menatap bingung Wisnu.

__ADS_1


"Ini papah Amri kan?" ucap Amri meraba wajah Wisnu.


"Iya sayang, ini papah Amri," ucap Wisnu mengangkat Amri dan menggendongnya.


"Papah jangan tinggalin Amri lagi yah?" ucap Amri memeluk papahnya dengan air mata yang sudah menetes.


"Iya sayang papah janji," ucap Wisnu memeluk erat tubuh anaknya.


Nissa dan bu Darsih nampak berlinang air mata menatap kebahagian Wisnu bertemu dengan anaknya dan tampak bahagia sekali dengan pertemuan ini.


---


Hari sudah siang dan bu Darsih sudah sedari tadi pamit untuk pulang ke rumahnya, Wisnu sudah rapi dengan setelah kaos lengan panjang berwarna biru dengan kacamata hiasan untuk menambah ketampanannya, sedangkan Nissa sedang mencuci piring di dapur.


"Yaudah mas berangkat yah!" ucap Wisnu pamit kepada Nissa.


"Amri? Papah pergi dulu yah nak? Kamu baik baik disini," ucap Wisnu mengacak ngacak rambut anaknya.


"Oke pah!" ucap Amri yang fokus dengan mainannya.


"Yaudah Nis, aku berangkat lagi nih?" ucap Wisnu pamit.


"Iya mas hati hati yah!" ucap Nissa sambil mencium punggung tangan suaminya itu.


Nissa melihat dari pintu depan suaminya berangkat menggunakan mobilnya dan perlahan menghilang dari pandangan.


Nissa pun beranjak masuk ke dalam rumah dan menutup pintunya.


Sementara Wisnu segera menjalankan mobilnya untuk menemui Andrew agar bisa sibuk dan Nissa bisa mempersiapkan semuanya untuk kejutan yang sangat spesial bagi Andrew.


Wisnu kemudian mengambil ponsel dari sakunya dan menelepon Andrew.


"Halo?" ucap Wisnu pada sambungan telpon.


"Halo ada apa?" ucap Andrew pada Wisnu.


"Aku akan segera kesana dan kita bisa gunakan waktu ini untuk refreshing bukan?"


"Oh iya, maaf aku lupa," ucap Andrew menatap jam di pergelangan tangannya.


"Oke kamu siap siap, aku akan segera menjemput kesana," ucap Wisnu pada Andrew.


"Oke kalau gitu aku siap siap yah?" ucap Andrew pada Wisnu.


"Oke," ucap Wisnu mematikan telpon sepihak.

__ADS_1


Wisnu kemudian meletakkan ponselnya di dalam sakunya kemudian kembali fokus menyetir dan mempercepat laju kendaraannya agar bisa sampai ke tempat Andrew.


Happy Reading ♡


__ADS_2