Menikahi Dokter Dingin

Menikahi Dokter Dingin
57. MDD : Akankah Bertemu?


__ADS_3

< Budayakan Like episode ini sebelum membaca agar bisa menambah semangat author dalam berkarya dan bila kamu menyukai novel ini silakan masukkan ke daftar favorite kamu agar kamu yang pertama menerima notifikasi ketika author update episode terbaru (~_^) >


"Apakah kalau aku rindu harus mengumumkan pada semua orang? Tidak kan? Jadi apa hak ku menjawab," ucap Andrew memotong kata kata Wisnu.


"Hmmm, aku paham," ucap Wisnu menganggukkan kepalanya.


"Bagus kalau kau paham," ucap Andrew menepuk pundak sahabatnya itu.


Wisnu kemudian menperlambat laju mobilnya saat memasuki jalan menuju ke sebuah taman, sesampainya di sana Wisnu segera memarkirkan mobilnya dan mengajak Andrew turun, Andrew tak begitu memperhatikan tempat itu karena ia tampak fokus dengan ponselnya.


"Kita sudah sampai!" ucap Wisnu setengah berteriak.


"Iya aku tahu," ucap Andrew menyimpan ponselnya dan melihat tempat ini.


Seketika Andrew tertawa dan membulatkan mata sempurna antara senang bisa berada disini dan mengingat masa lalunya.


Wisnu sudah berhasil membuat Andrew keluar dari rumah dan hanya perlu membuatnya tinggal lebih lama lagi.


Sementara di bandara Nissa sendiri tampak sibuk mencari Ay di antara kerumunan orang baru saja keluar dari pesawat.


"Dimana sih?" ucap Nissa kesal.


Nissa tak putus asa ia terus mencari di mana Ay berada walaupun dengan perut yang sangat buncit itu.


"Aduh, dimana sih anak itu? Sampe ketemu ku jambak jambakan rambutnya," ucap Nissa kesal.


"Nissa!" ucap Ay dari belakang Nissa dengan kereta bayi di tangannya dan koper yang ia bawah.


Ay tampak beda dengan dulu, perasaan waktu dia pergi perutnya sangat besar namun kali ini ia sudah sangat langsing, sebentar dulu kan dia hamil? Ya sudah lupakan.


Nissa tampak sumringah melihat sahabatnya ada di depannya, Nissa berjalan bertatih tatih menuju ke tempat Ay dan langsung memeluknya erat untuk melepas rindu.


"Kemana aja kau? Aku rindu tau," ucap Nissa dengan air mata berlinang.


"Gak kemana mana kok, kau aja yang gak melihatku," ucap Ay melepas pelukannya.


"Kau memang tak berubah," ucap Nissa melirik ke pada putri Ay. "Eh jadi ini yang namanya Dela?"


"Iya Nis, kenalin namanya Dela cantik kan?" ucap Ay pada NIssa.


"Iya cantik!" ucap Nissa pada Ay.


"Oh, terima kasih!" ucap Ay senang.


"Woy, anaknya yang cantik bukan maknya, kalau maknya mah dah bukan cantik lagi tapi dah di pakein pengawet," ucap Nissa berdiri dari posisinya.

__ADS_1


"Nis! Aku boleh ngomong sesuatu gak?" ucap Ay dengan wajah serius.


"Apa?"


"Aku ragu Nis," ucap Ay dengan wajah ragu.


"Ada apa?" tanya Nissa penasaran.


"Aku ... Aku laper," ucap Ay menggaruk bagian kepalanya yang tidak gatal.


"Apa!?" ucap Nissa kesal. "Hanya ingin berkata itu kau harus ragu?"


Nissa sangat kesal dengan tingkah laku Ay dan ingin sekali menginjak kakinya kesal namun ia berusaha sabar dan menjaga imagenya yang emang udah jelek.


"Yaudah yuk!" ucap Nissa mengajak Ay masuk ke dalam taksi pesanannya.


"Kemana?"


"Kemana lagi kau lapar kan?" ucap Nissa menahan kesal.


"Oh iya terima kasih," ucap Ay menyusul Nissa memasuki mobil tersebut.


---


"Kita sudah sampai!" ucap Wisnu setengah berteriak.


"Iya aku tahu," ucap Andrew menyimpan ponselnya dan melihat tempat ini.


Seketika Andrew tertawa dan membulatkan mata sempurna antara senang bisa berada disini dan mengingat masa lalunya.


Seketika Andrew teringat akan mimpinya tempo hari lalu yang bertempat sangat mirip di taman ini dan bangku itu dia sangat ingat dan sangat jelas di kepalanya.


• Flashback On.


"Ay?" ucap Andrew yang tengah duduk menggendong anaknya.


"Iya mas?" ucap Ay yang sedang duduk disampingnya.


"Anak kita cantik yah," ucap Andrew mengelus pipi Dela anaknya.


"Iya kayak aku kan?" ucap Ay menghadap antusias ke Andrew.


Andrew tersenyum lalu menggelengkan kepalanya dan menatap ke arah Ay.


"Siapa bilang kayak kamu?" ucap Andrew mengalihkan pandangannya kembali ke arah sang putri.

__ADS_1


"Apa?"


Ay tampak kesal dengan ucapan suaminya dan mengerucutkan bibirnya hingga beberapa centi ke depan yang membuat Andrew tersenyum geli. Ay kemudian menginjak kaki suaminya dengan sekuat tenaga akibat kesal pada suaminya.


"Aw!" keluh andrew kesakitan ketika diinjak kakinya oleh Ay.


"Kenapa sakit?" ucap Ay kesal.


"Gak!" jawab Andrew berusaha bersikap biasa.


Mendengar penuturan suaminya Ay semakin kesal dan ingin sekali menginjak keras kaki suaminya itu namun bukan itu yang ia lakukan dan malah menunjukkan wajah cemberut serta bibir yang dikerucutkan sehingga membuat Andrew tersenyum sembari menggelengkan kepalanya.


"Masih ngambek yah?" tanya Andrew pada Ay.


"Gak tau!" jawab Ay ketus.


Andrew kemudian tersenyum dan mendekatkan wajahnya ke pipi Ay dan cup, sebuah kecupan jatuh di pipi Ay yang membuat Ay terperanjat kaget.


"Kalau gini masih ngambek gak?" ucap Andrew kembali.


Seketika pipi Ay memerah tak karuan dan tersenyum tersipu malu akibat perlakuan suaminya.


"Apaan sih mas," ucap Ay pada Andrew.


Ay kemudian menjauhkan wajah dari Andrew dan melipat kedua tangannya untuk menahan malu kepada Andrew, sedangkan Andrew mengelus pili Dela dan tersenyum sembari melirik kearah istrinya.


"Yaudah sini," ucap Andrew menarik kepala Ay kedalam pelukannya dan masih tetap menggendong Dela.


"Hmmm, aku udah gak ngambek lagi kok," ucap Ay memeluk Andrew.


• Flashback Off.


"Bukankah ini hanya mimpiku?" tanya Andrew tak percaya.


"Kenapa harus jadi mimpi jika ini bisa jadi kenyataan," ucap Wisnu berjalan ke depan Andrew.


Andrew tampak tersenyum dan berlari menuju satu bangku taman yang sangat ia ingat dan disini ia bertemu Ay dalam mimpinya juga awal pernikahan mereka.


Andrew duduk di kursi itu dengan pandangan kosong dan raut wajah senang kini berubah sedih.


"Andaikan Ay ada disini," ucap Andrew murung. " Tapi itu hanya mimpiku,"


"Kenapa kau harus bermimpi jika bisa jadi kenyataan?" ucap Ay dari belakang Andrew.


"Ay?"

__ADS_1


< Halo Happy Reading yah, gimana episodenya? Wah Andrew ketemu sama Ay bakalan makin sweet gak yah? Kalau author mah gimana mau sweet pacar aja kagak ada 😅 eith sebelum scroll kebawah jangan lupa dong likenya dan juga tinggalkan koment positifnya terima kasih (~_^) >


__ADS_2