MENJADI ISTRI TUAN ZEN

MENJADI ISTRI TUAN ZEN
Season 2 eps 24


__ADS_3

Mobil Aidan nampak berhenti didepan mansion dan terlihat sepi sekali, membuat Aqilla sedikit binggung dengan alasan Aidan yang tiba tiba mengajaknya ke mansion, apa terjadi sesuatu batin Aqilla karena sedari tadi ia bertanya pada Aidan tak menjawab.


"Yukkk keluar ..."ucap Aidan cuek dan langsung keluar tanpa menunggu jawaban dari Aidan.


Sedikit lesu akhirnya Aqilla keluar dan membuntuti Aidan memasuki mansion Zen.


Dan benar benar diluar dugaan Aqilla kala memasuki mansion ruangan mansion terlihat sangat gelap sekali membuat Aqilla semakin binggung hingga tak berapa lama lampu menyala dan Taraaa......


"Happy brithday Aqilla...." Suara yang keluar secara bersamaaan disana .. dimana Aqilla bisa melihat Roni ayahnya , Mama Anna , Papa Zen dan juga beberapa asisten rumah tangga ditempat Zen yang membuat pesta ulang tahun sederhana untuk Aqilla.


Spechleesss... itulah yang dirasakan Aqilla saat ini dimana ia tadi merasa penasaran dengan Aidan yang tiba tiba menjemputnya dikampus dan membawanya pulang hanya untuk sureprize yang dibuat oleh keluarganya.


"Happy brithday sayang" ucap Aidan yang memeluk Aqilla dari belakang membuat tangis haru Aqilla pecah, bagaimana tidak ?? ia pikir tak ada yang ingat hari spesialnya itu dimana tadi pagi Aqilla sudah menunggu ucapan suaminya itu tapi nyatanya suaminya malah bersikap cuek.


Sedangkan sang ayah yang biasanya setiap Aqilla ulang tahun tak pernah absen mengucapkan doa doa terbaiknya tapi malah membuatnya khawatir dengan pesan yang dikirimkan dan tak bisa dihubungi setelahnya.


"Makasih sayang..."ucap Aqilla yang kemudian berhambur ke pelukan Roni sang ayah.


"Ayah... Aqilla kangen" ucap Aqilla sambil seesegukan.


"Haappy brithday sayang.. maaf baru bisa pulang sekarang .. udah jangan nangis lagi lah nanti putri ayah nggak cantik lagi kalau nangis" ucap Roni nampak mengusap Air mata putrinya itu.


"Abis Aqilla khwatir semalam tiba tiba nggak bisa dihubungi... maafin Qilla yah akhir akhir ini jarang hubungin Ayah" ucap Aqilla nampak menyesal.


"Iya sayangnya ayah... nggak apa apa, ayab tau kok kalau Aqilla lagi menikmati kebahagiaan sebagai seorang istri dan Ayah bisa ngerti" ucap Roni nampak menenangkan dan terlihat Aidan, Mamah Anna serta Papah Zen melihat kearah Aqilla dan Roni menjadi ikut terharu melihat sepasang anak dan ayah yang saling melepas rindu itu.


"Tapi kan nggak seharusnya Aqilla ngelupain buat ngehubungin Ayah" ucap Aqill ayang sudah mulai reda menangisnya.


"Ayah nggak apa apa sayang, lagian kemariin itu ayah juga cuma ngerjain Qilla aja kan emang udah rencana sama Aidan buat bikin sureprise ulang tahun kamu" ucap Roni pada putrinya itu.


"Qilla pikir ayah lupa kalau sekarang ulang tahun nya Qilla" ucap Aqilla.

__ADS_1


"Mana mungkin Ayah lupa sama hari spesialnya putri ayah ini, Dah ah sedihnya, sekarang tiup lilin dulu" ucap Roni dan terlihat Aidan sudah mendekat kearah Aqilla sambil membawa kue ulang tahun bertuliskan Happy brithday my wife dan dibawahnya masih ada lagi tulisan Happy brithday my son my beloved lovely.


Kue ulang tahun yang dipesan oleh suami, Ayah dan mertuanya untuk Aqilla.


Memang tanggal lahir Aqilla dan Aidan berjarak tak jauh hanya selang beberapa hari saja dan memang ini semua sudah direncanakan oleh Aidan beberapa waktu yang lalu agar ulang tahun istrinya menjadi berkesan seperti ulang tahun nya kemarin dimana ia mendapatkan sureprise dari sang istri dan juga kado terindah dari sang istri.


"Make a wish dulu sayang" ucap Aidan yang kemudian Aqilla memejamkan mata untuk membuat harapan.


Huffttttttt... seketika tiga buah lilin yang tadinya menyala kini sudah padam.


"Yeyyyy..."tepukan tangan dari Anna dan beberapa Asisten rumah tangga membuat acara kecil kecilan itu menjadi riuhh...


"Selamat ulang tahun yaa sayang..." ucap Anna yang memberikan pelukan sebagai seorang ibu dan nampak Zen ikut mengelus rambut menantunya itu.


Setelah sureprise dilanjutkan makan siang bersama dengan keluarga Zen dan Ayah Roni, nampak terlihat seperti keluarga bahagia dan juga ada canda tawa disela sela makan siang.


Selesai makan siang, Aqilla dan Ayah Roni nampak bersiap karena ingin mengunjungi makam sang bunda yang berada dikampung, sedangkan Aidan sengaja tak ikut karena tak ingin menganggu Quality time Aqilla dan ayahnya.


"Eunghhhh... udah sampai yah ?? kok Qilla nggak dibangunin??" tanya Aqilla yang terlihat mengucek kedua matanya itu.


"Ayah nggak tega ngeliat kamu kayaknya capek banget" ucap Roni yang diberikan senyuman hangat oleh Aqilla.


"Qilla nggak capek kok yah, emang sekarang bawaanya ngantuk banget kalau dimobil" Alasan Aqilla agar sang ayah tak mengkhawatirnya.


Keduanya pun keluar dari mobil dan berjalan menuju makam Lisa sang Bunda.


"Bunda apa kabar ??? hari ini Aqilla ulang tahun lhooo... Bunda bahagia ya disana... disini Ayah sama Aqilla juga bahagia dan selalu doain Bunda" ucap Aqilla yang terlihat tegar itu.


"Iya sayang... disini Aku sama Aqilla bahagia dan selalu doain kamu ... "Ucap Roni yang terlihat jelas raut kesedihanya.


Aqilla dan Ayah Roni nampak membacakan doa untuk Almarhumah Bunda Lisa dan membersihkan area makam Bunda Lisa. cukup lama hingga keduanya memutuskan untuk segera pulang karena hari sudah mulai gelap.

__ADS_1


"Sayang.. Ayaah perhatiin kamu semakin seneng akhir akhir ini... Apaa Aidan memperlakukan mu dengan baik sekarang???" tanya Roni yang sebenarnya sudah tau jika kini Aidan sudah bisa menerima putrinya sebagai seorang istri.


"Iya ayah... udah Ayah nggak perlu khawatirin Aqilla, Qilla bahagia kok, harusnya ayah itu sekarang udah nggak usah kerja kerja lagi...harusnya ayah sekarang udah pensiun" ucap Aqilla memprotes sang ayah karean ia sering meminta Ayahnya untuk pensiun tapi nyatanya sang ayah masih belum mau.


"Iya iya.. putrinya ayah yang paling cantik.. bentar lagi Ayah bakalan pensiun tapi ada syaratnya..." ucap Roni terputus.


"Apa yah. ???" Tanya Aqilla.


"Ya Ayah harus punya cucu lah biar enggak bosen dirumah" ucap Roni cengengesan membuat Aqilla sedikit malu karena Ayahnya juga meminta hal yang sama seperti mertuanya .. Cucu..


"Iya ayah... Doain Aqilla cepeet hamil biar bisa ngabulin keinginan Ayah , Mama dan Papa zen" Ucap Aqilla dan Roni hanya mengangguk.


Sepanjang perjalanan mereka berbincang bincang hingga tak sadar kini mereka sudah berada didepan Apartemen Aidan.


"Ayah yakin nggak mau nginep???" tanya Aqilla pada sang ayah.


"Enggak lah... kapan kapan aja... Ayah barusan ada urusan mendadak" ucap Roni yang kini sudah memeluk Aqilla penuh sayang.


"Kamu jaga diri baik baik, jaga kesehatan jagan telat makan" nasehat Roni dan Aqilla hanya mengangguk saja.


"Ayab juga ya... dan jangan lupa buat pengnduran diri pensiunya" ucap Aqilla yang dibalas kekehan oleh Roni.


Aqilla pun keluar dari mobil dan berjalan memasuki Apartemen..


Bersambung.....


Gimana nihhh part ini... ??? ada yang nyangka nggak sih kalau ceritanya bakal kayak gini 😁


jangan lupa like vote dan komen yaa ...


maaaciwww ...

__ADS_1


__ADS_2