MENJADI ISTRI TUAN ZEN

MENJADI ISTRI TUAN ZEN
Season 2 eps 33


__ADS_3

Aqilla nampak sibuk mempersiapkan sarapam untuk Aidan, ya pagi ini Aidan akan pergi keluar kota beberapa hari untuk menemui klienya.


Setelah dirasa siap, Aqilla bergegas membangunkan Aidan yang masih terlelap.


Memasuki kamar, Aidan terlihat sudah tak ada diranjanganya.


"Mungkin sedang mandi.." Batin Aqilla.


Aqilla kembali ke meja makan dan menunggu Aidan dimeja makan, Ia memang sudah mandi pagi pagi sekali karena setelah mengantar Aidan kebandara, Aqilla langsung pergi kekampus jadi ia juga ikut bersiap siap.


"Sayang... kok udah rapi banget??" tanya Aidan yang baru saja keluar dari kamar dan sudah rapi dengan setelanya.


"Kan aku mau nganter ke bandara " ucap Aqilla dengan senyum semangat.


"Nggak apa apa emang ??? nanti kamu telat lagi ke kampusnya " ucap Aidan terlihat menyeruput kopi hangatnya.


"Nggak kok, kan kelas aku mulainya masih jam 9 nanti.." ucap Aqilla yang kini sibuk mengambilkan sarapan untuk Aidan.


"Nanti kamu langsung ke mansion mama kan ??" tanya Aidan.


"Iya nanti pulang kuliah aku langsung kesana" ucap Aqilla.


"Ini nanti juga dianter sama sopirnya mama, aku tadi udah telfon mama dan mulai nanti sopir nya mama yang akan anter jemput kemana pun kamu pergi" jelas Aidan dan Aqilla hanya mengangguk paham.


Selesai sarapan keduanya berangkat bersama dan terlihat Aidan mengandeng tangan Aqilla dengan tangan kanan dan tangan kirinya menyeret koper.


Sopir mama Anna sudah stand by di depan gedung Apartemen Aqilla. Melihat tuan nya keluar, sang sopir dengan sigap membukakan pintu untuk keduanya tak lupa memasukan koper milik Aidan.


Dalam perjalanan menuju bandara, Aqilla dan Aidan nampak bercanda tawa sesekali Aidan mencubit pipi merah milik Aqilla membuat Aqilla semakin memerah pipinya.


Sesampainya dibandara, Aidan masih saja terus mengandeng tangan Aqilla seakan tak ingin melepaskan Aqilla untuk jauh darinya.

__ADS_1


"Harusnya kamu ikut sayang..." ucap Aidan manja.


"Maaf sayang nggak bisa nemenin soalnya ujian ini juga penting banget buat aku " jawab Aqilla.


"Iya nggak apa apa , yang penting kamu disini jaga kesehatan dan juga NGGAK BOLEH NAKAL" ucap Aaidan nampak memperjelas kalimat terakhirnya membuat Aqilla terkekeh.


"Emang aku anak kecil apa nakal ??!" ucap Aqilla masih terkekeh.


"Hay Aidan kok kamu disini.." ucap seseorang yang membuyarkan obrolan pasangan suami istri itu.


Seketika Aidan dan Aqilla menengok kearah suara itu dan benar saja siapa orang nya, Allea yang terlihat menyeret sebuah koper tak lupa kaca mata hitam yang bertengger menutupi matanya.


Aidan hanya mengangguk saja sedangkan Aqilla sedikit gugup bertemu dengan mantan rivalnya itu.


"Mau kemana emang nya ???" tanya Allea yang nampak mengabaikan keberadaan Aqilla.


"Mau kekota xx buat nemuin klien aku" ucap Aidan dingin dan tangan Aidan masih mengenggam tangan Aqilla meskipun Aidan merasakan Aqilla nampak mencoba melepaskan genggaman Aidan.


"Aku berangkat dulu ya sayang, kamu hati hati disini.. aku nitip anak aku" ucap Aidan yang tak memperdulikan ucapan Aqilla dan malah mengelusi perut Aqilla.


"Sayang jagain mama yaa... nggak boleh nakal, Papa kerja dulu.." ucap Aidan yang nampak mennciumi perut Aqilla.


"Kamu hati hati ya bee" ucap Aqilla dengan suara berbeda sedikit serak membuat Aidan sedikit khawatir karena Aidan cukup paham pastilah Aqilla merasakan cemburu.


"Peecaya sama aku, aku nggak bakalan macem macem dibelakang kamu.." ucap Aidan membisiki ditelingga Aqilla kemudian memeluk Aqilla dan mengecup kening Aqilla sedangkan Aqilla hanya mengangguk mengerti.


Allea yang melihat pemandang itu nampak jengah dan sedikit terkejut karena ia juga mendengar jika Aqilla sedang mengandung membuat Allea sedikit ingin menyerah.


Aidan nampak menyeret kopernya dan terlihat Allea juga ikut menyeret kopernya berjalan dibelakang Aidan tak memperdulikan perasaan Aqilla yang tersenyum padanya.


Aqilla nampak memandanggi Aidan dan Allea dari kejauhan, dari lubuk hatinya yang paling dalam Ia sungguh tak rela jika Aidan kembali pada Allea tapi jika suatu saat Aidan meminta dan bisa membuat Aidan bahagia muñgkin ia akan melepaskan Aidan. jika Aidan meminta.. Tapi Aqilla berharap Aidan tak akan pernah meminta nya dan bahagia selalu bersamanya apalagi sekarang sudah tumbuh benih dirahimnya. Aqilla sungguh tak bisa membayangkan jika ia sampai ditinggalkan Aidan, bagaimana nasibnya dan calon anaknya kelak ??? karena kini ia tak mempunyai siapa siapa selain Aidan, Mama Anna dan Papah Zen.

__ADS_1


Aqilla mengenyahkan pikiran buruknya dan mencoba berfikir positif thingking. Aidan akan setia dengan nya, Aidan tak akan mengkhianatinya, itulah yang harus dipikirkan Aqilla.


Aqilla berjalan keluar dari bandara setelah Aidan dan Allea tak terlihat lagi. Karena ia harus kembali ke kampus untuk mengikuti ujianya sebelum ia mengambil cuti.


...


Sesampainya dikampus, Aqilla masih memiliki waktu 1 jam sebelum ujianya dimulai, Aqilla memilih duduk dibawah pohon tempat kesukaanya sambil membaca buku tak lupa cemilan coklat kesukaanya.


"Pagi tuan putrii...." sapa Seorang pria yang tak lain adalah Tomy.


"Hay tom..." jawab Aqilla sambil tersenyum.


"Kok tumben jam segini belum masuk kelas" ucap Tomy.


"Iya soalnya aku kesini cuma mau ujian dan dimulainya masih nanti jam 9 " jelas Aqilla yang sebenarnya risih melihat ada Tomy disampinngnya.


"Ohh gitu.. ehh ini kok ada kotoran dirambut kamu" ucap Tomy yang nampak berusaha mengambil sesuatu dirambut Aqilla membuat keduanya sedikit dekat dan terlihat seperti orang yang sedang berpelukan.


"Masa sihh..." tanya Aqilla yang reflek mendekatkan rambutnya pada Tomy.


"Ini lho cuma daun kering, mungkin kejatuhan dari atas" jelas Tomy yang memberikannya pada Aqilla.


" Makasih, eh aku duluan yaa " ucap Aqilla yang nampak berdiri dan sedikit terburu buru pergi menghindari Tomy karena Aqilla tak inginn ada kesalahpahaman jika ada yang melihat ia dekat dengan Tomi menginggat statusnya sudah menjadi istri orang sekarang.


Tomi nampak mendengus kesal melihat Aqilla yang sengaja menjauhinya dan tanpa mereka sadari ada yang mengabadikan momen mereka berdua sambil terlihat senang karena mendapatkan hasil gambar yang bagus.


**Bersambung....


Jangan lupa like vote dan komen yhaaa ...


oh iya ..

__ADS_1


Selamat hari raya idul adha bagi siapa saja yang merayakannya**.


__ADS_2