MENJADI ISTRI TUAN ZEN

MENJADI ISTRI TUAN ZEN
Season 2 eps 34


__ADS_3

Aidan nampak gelisah ditempat duduknya, Aidan memang sedang mengikuti meeting yang diadakan klienya namun pikiranya entah ia tidak fokus pada pembahasan proyek terbarunya malah memikirkan keadaan Aqilla.


Tentu saja ia sangat khawatir karna Aidan tak ingin Aqilla salah paham dengan apa yang terjadi sewaktu dibandara.


Allea memang membuatnya geram, ya ia sangat marah dengan Allea karena telah menimbulkan kesalahpahaman dihubungan Aidan dan Aqilla.


Jujur Aidan sangat binggung dengan maksud Allea yang bersikap seperti itu. Bukankah semuanya sudah selesai ???? Allea yang meninggalkan Aidan lalu kenapaa sekarang Allea kembali dan seperti ingin merusak rumah tangga Aidan dan Aqilla.


Benar benar tak bisa dibiarkan ini semua, entah mengapa ia sangat kesal dengan sikap Allea, apa mungkin sekarang ia benar benar sudah move on dari Allea ?? ya tentu saja Aidan harus.


Lagipula untuk apa Aidan masih memikirkan wanita seperti Allea bahkan Aqilla istrinya justru lebih baik dari Allea.


Pikiran Aidan melayang kemana manan hingga ia tak sabar ingin segera usai meeting dan ingin segera menghubungi Aqilla agar Aidan tahu apakah Aqilla marah atau tidak denganya.


"Jadi bagaimana dengan Mr Aidan apakah setuju dengan rancanga kita tadi ???" tanya salah satu client yang mengikuti meeting.


"Apakah itu akan menguntungkan untuk ku ???" tanya Aidan yang sebenarnya ia tak mengikuti pembahasan meeting karena pikiranya tengah sesak memikirkan Aqilla seorang.


"Tentu saja Mr... bukankah tadi sudah saya beritahu segala keuntunganya" ucap Client itu sedikit heran pasalnya ia sudah menjelaskan segala nya tadi dan kini Aidan malah menanyakanya.


"Oke ... lanjutkan proyeknya.." ucap Aidan.


"Baikalah, terimakasih atass kepercayaan Mr Aidan pada perusahaan kami, sebagai imbalan Anda bisa memilih wanita penghibur yang sudah kami siapkan untuk tamu istimewa seperti Mr Aidan " ucap client nya nampak menawarkan wanita penghibur miliknya.


"Maafkan saya , tetapi saya sudah menikah dan saya tidak ingin mengkhianati istri saya jadi jika sudah selesai saya akan kembali kehotel" ucap Aidan yang nampak memamerkan cincin pernikahan pada Client nya itu.


"Maafkan saya Mr, saya sungguh tak mengetahui jika Anda tidak menyukai itu semua, sekali lagi maafkan saya.." ucap Client itu merasa tak enak hati.


"Tak masalah, kalau begitu saya permisi..." ucap Aidan sopan kemudian meninggalkan ruangan meeting untuk segera kembali ke kamarnya.


...


Dikamarnya Aidan segera menyambar ponselnya dan mendial nomer Aqilla. hampir 5 menit namun Aqilla tak juga mendapatkan jawaban dari Aqilla, hingga berulang ulang Aidan mencoba menelepon ponsel Aqilla namun tak kunjung mendapatkan respon, akhirnya Aidan membanting ponselnya diranjang dan ambruk di ranjangnya karena kesal sendiri Aqilla tak menjawab panggilanya.


Entah sedang sibuk apa Aqilla hingga tak menganggkat teleponya padahal ini sudah malam hari harusnya Aqilla sudah berada dirumah kan ??? batin Aidan kesal.


Sementara itu Aqilla tampak sibuk mengiris buah buahan untuk salad buah, entah mengapa malam malam Aqilla menginginkam salad buah buatan Mama Anna dan kesempatan bagi Aqilla karena malam ini Aqilla memang menginap dirumah mama Anna sesuai keinginan Aidan kemarin.

__ADS_1


"Tinggal dikasih keju deh.." ucap Anna terlihat mengaduk aduk buah yang sudah diiris dengan mayonaise dan susu kental manis.


"Aqilla udah nggak sabar mah...mau ngicip.." ucap Aqilla nampak tak sabar melihat salad buah yang terlihat menyegarkan itu.


"Duh cucu mamah udah nggak sabar nihh... bentar ya sayang, abis ini boleh deh dihabisin" ucap Anna yang membuat Aqilla terkekeh malu.


"Dah jadi deh... yuk kita makan sambil nonton film.." ajak Anna.


Aqilla pun menurut mengikuti Anna sambil membawa semangkuk bessar salad buah buatan Mamah mertuanya itu.


"Gimana ... enakkk nggak ??" tanya Anna yang melihat Aqilla tengah lahap memasukan salad buah kemulutnya hingga tak bisa menjawab dan hanya menganggukan kepala tanda jika salad buatan Mama Anna terasa nikmat.


"Syukur deh kalau enak, habisin aja sayang nanti kalau mau lagi mama bikinin" ucap Mama Anna dan Aqilla mengangguk senang.


Selesai menghabiskan salad buah dan menemani Anna menonton film, Aqilla pun beranjak memasuki kamarnya karena seharian ini memang ia juga belum istirahat.


Sebelum rebahan, Aqilla tak lupa mengecek ponselnya dan sedikit terkejut karena banyaknya panggilan tak terjawab dari Aidan.


Ia memang benar benar lupa untuk menghubungi Aidan sejak tadi pagi Aqilla mengantarkan Aidan.


Setelah pulang dari kampus Aqilla memang sibuk dengan Anna hingga membuat lupa mengabari Aidan dan Aqilla juga tak ingin menganggu Aidan yang tengah bekerja juga.


"Kemana aja sih ..." tanya Aidan langsung ketus membuat Aqilla terkekeh.


"Maaf sayang, sepulang kampus malah sibuk sama Mama jadi lupa mau ngabarin " ucap Aqilla masih terkekeh .


"Jadi nginep Dimansion???" tanya Aidan .


"Jadi sayang.. tadi pulang kampus juga udah dijemput sama sopirnya mama langsung deh ke mansion" ucap Aqilla.


"Emang pulang jam berapa tadi ?" tanya Aidan.


"Pulang jam 4 kok, " jawab Aqilla.


"Video call dong sayang, aku kangen" ucap Aidan dan Aqilla langsung mematikan panggilan dan langsung mengalihkan panggilan ke video call..


"Cantik banget deh istriku. " ucap Aidan ketika melihat wajah istrinya yang tersenyum pada layar ponselnya.

__ADS_1


"Gombal banget dehh" ucap Aqilla masih terkekeh.


"Seriusan... bikin tambah kangen.." ucap Aidan.


"Makanya cepetan pulang !!" ucap Aqilla.


"Besok ya sayang, kamu juga udah kangen kan hayoo ngaku.." goda Aidan.


"Enggak... wleeee" ucap Aqilla sambil menjulurkan lidah mengejek.


"Ooo gitu, eh btw kamu pake baju siapa sih kayaknya aku belum pernah lihat " ucap Aidan .


"Ya iyalah, orang ini tadi dikasih Mama ". cenggir Aqilla.


"Mama tau banget deh kalau baju yang model kayak ginian bikin betah dirumah" Goda Aidan lagi.


"Apa sih bee" ucap Aqilla malu pasalnya Anna membelikan Aqilla dress satin yang sedikit tipis karena Anna tak ingin Aqilla gerah dengan cuaca yang memang sudah musim panas.


"Bikin pengen tau nggak sih sayang, " ucap Aidan.


"Makanya pulang " ucap Aqilla..


"Iya iya... besok pulang " ucap Aidan sambil terkekeh.


Cukup lama mereka melepas rindu melalui video call akhirnya Aidan mematikan panggilanyan karena sudah larut dan waktunya untuk Aqilla istirahat.


Sedikit lega untuk Aidan karena kenyataanya Aqilla baik baik saja tak marah denganya.


Terakhir sebelum memutuskan panggilan, Aqilla sempat mengucapkan "Kamu jaga mata jaga hati disana "


Hanya itulah ucapan Aqilla yang bisa membuat Aidan sedikit lega karena Aqilla tak marah denganya karena kejadian di Bandara.


Aqilla mempercayainya dan Aidan juga harus menjaga kepercayaan Aqilla.


Bersambung...


Jangan lupa like vote dan komen yaa...

__ADS_1


makasih buat yang masih setia nunggu cerita ini update...


__ADS_2