MENJADI ISTRI TUAN ZEN

MENJADI ISTRI TUAN ZEN
Season 2 eps 37


__ADS_3

Tania melajukan mobilnya cukup pelan, pikiranya sedang kacau memikirkan pengakuan dari putrinya semalam.


Ya pagi ini Tania sudah pergi menuju tempat dimana ia akan menemui seseorang yang tak hanya merusak masa depannya tapi juga masa depan putrinya, siapa lagi jika bukan ibunya tercinta.


Tania pikir setelah keluar dari penjara, ibunya bisa berubah namun sayangnya tidak, ibunya malah menjadi lebih parah dan mengumpankan putrinya untuk balas dendam.


Sungguh tak bisa dibiarkan, kali ini Tania harus menghentikan semuanya sebelum terlambat walaupun memang sudah terlambat karena putrinya gagal menikah dengan kekasihnya yang tak lain adalah Aidan anak dari Zen, seseorang yang membuat Ibunya memiliki dendam walaupun sebenarnya semua ini memang kesalahan ibu Tania sendiri.


Tania nampak memarkirkan mobil mewahnya didepan rumah sederhana yang kini ditinggali oleh Ibunya.


"Tania..." ucap sang ibu yang keluar dari dalam rumah dan sedikit terkejut melihat kedatangan putrinya itu.


"Apa maksud ibu ???!!!" ucap Tania tanpa basa basi.


"Maksud kamu apa, ibu tak mengerti" ucap sang ibu pada Tania.


"Apa maksud Ibu mempengaruhi Allea untuk meninggalkan Aidan !!" ucap Tania sedikit emosi.


"Ohhh jadi kamu kesini cuma mau menanyakan itu???, Ibu pikir kamu merindukan Ibu makanya kamu pagi pagi sudah datang kesini" ucap Ibu Tania nampak tenang.


"Apa ibu masih belum puas merusak ku ? merusak masa depanku ??? kenapa ibu juga harus merusak Allea cucu ibu sendiri!!!" ucap Tania tak tahan akhirnya mengeluarkan air matanya.


"Ibu nggak merasa merusak masa depan Allea, Ibu hanya menceritakan kebenaran dan Allea memilih jalanya sendiri" ucap Sang ibu masih dengan nada santai.


"Karena Allea tak tau jika apa yang diceritakan oleh ibu segalanya kebohongan makanya ia lebih memilih ibu dari pada pria yang dicintainya, dan sekarang apa ??? setelah Allea mengetahui segalanya ia menyesal bu, Ibu sudah merusak masa depan Allea bu!!!?" ucap Tania dengan isak tangis.


"Kebohongan kamu bilang .??? Gara gara Zen ayahmu meninggal dipenjara Tania !!! Sadarlahhhh ??!!!!!" ucap sang Ibu nampak mengertak Tania.


"Ayah meninggal karena sakit bu, dan jika kalian dipenjara itu karena ulah kalian sendiri dimasa lalu... Apa ibu lupa ???" tanya Tania sedikit mereda.


"Kami melakukan itu semua demi kamu Tania dan sekarang kamu malah menyalahkan kami???' ucap Sang Ibu sinis.


"Bukan karena aku, tapi karena Obsesi kalian ingin menjadi kaya , jika karena aku, tak mungkin ayah dan ibu mengorbankan aku untuk menikah dengan Kai, laki laki yang tak pernah kucintai !!!" ucap Tania masih meneteskan air matanya.


"Kamu menyalahkan kami lagi. ??? itu semua demi kamu sendiri Tania agar bisa mendapatkan hidup yang lebih layak, dengan menjadi Nyonya Kai" ucap sang ibu.

__ADS_1


"Layak ibu bilang ??? bahkan ayah dan ibu tak pernah tau apa saja yang sudah ku alami karena menikah dengan Kai, sudahlah bu... aku lelah berdebat!!! aku hanya ingin mengingatkan ibu jangan lagi meracuni pikiran Allea dan Tania juga tak akan lupa dengan kewajiban Tania sebagai anak akan selalu mengirimi ibu uang seperti yang ibu inginkan" ucap Tania kemudian pergi tanpa mengucap salam pada sang Ibu.


Sedangkan Ibu Tania nampak masih berdiri sambil memandangi Tania yang berlalu meninggalkan pekarangan rumah miliknya, tanganya mengepal emosi.


"Jadi ini penyebab Allea tiba tiba kabur dari rumah, ternyata dia sudah mengetahui segalanya, Sialan !!!" batin nya.


....


Aqilla memasuki apartemen dengan keadaan lesu dan malas, bagaimana tidak lesu jika semalaman saja Aidan tak memghiraukanya bahkan Aidan tidur diruang kerjanya padahal Aqilla sudah menunggu semalaman dikamar mereka.


Aqilla sedikit terkejut karena lampu sudah menyala. Apa Aidan sudah pulang ??? batin Aqilla namun Aqilla segera menggeleng, Mana mungkin Aidan sudah pulang, bukankah ia sedang marah denganya, sudah pasti Aidan tak akan pulang malam ini batin Aqilla .


Aqilla berjalan lemas menuju kamarnya namun tiba tiba tangan nya ditarik oleh seseorang yang tak lain adalah Aidan suaminya.


"Bee..." ucap Aqilla senang.


"Aku punya kejutan buat kamu" ucap Aidan yang kini tersenyum hangat padanya membuat Aqilla bertanya tanya apakah Aidan sudah tak marah lagi denganya.


"Apa ???" tanya Aqilla penasaran.


"Apa sih, bikin penasaran" ucap Aqilla yang kini sudah berjalan mengikuti arahan Aidan.


"Udah... aku buka yaaa " ucap Aidan yang membuka tutup mata Aqilla dan betapa terkejutnya Aqilla ternyata Aidan sudah menyiapkan makan malam romantis ala restoran yang ditata begitu tapi dan tak lupa lilin lilin kecil yang menyala.


Mata Aqilla tertuju pada sebucket bunga mawar merah, kemudian diambilnya bunga itu yang terdapat tulisan, I'm Sorry My Wife tulis ucapan dibucket bunga itu.


"Ini maksudnya apa Bee??" Tanya Aqilla pada Aidan.


"Aku mau minta maaf sayang, udah salah paham sama kamu masalah foto itu sampe sampe aku nyuekin kamu semaleman dan sebagai tanda permintaan maaf aku, aku nyiapin ini semua buat kamu," ucap Aidan nampak menyesal.


"Ya ampun bee..." ucap Aqilla yang langsung menghambur kepelukan suaminya itu karena tak menyangka suaminya akan seromatis ini.


"Kamu mau kan maafin aku sayang ???" ucap Aidan tulus.


"Iya aku maafin kamu... aku aja malah nggak marah sama kamu nggak ngerasa gimana gimana" ucap Aqilla.

__ADS_1


"Tadi pagi aku ngeliat mata kamu sembab bikin aku ngerasa tambah bersalah" ucap Aidan .


"Itu karena aku nungguin kamu semaleman nggak bisa tidur jadi bikin mata aku bengkak, padahal udah tak kasih conceler tapi ternyata masih kelihatan yaa" ucap Aqilla sedikit terkekeh.


"Maafin aku sayang, aku nggak tau kamu sampai nungguin aku" ucap Aidan tambah merasa bersalah.


"Iya iya... udah nggak apa apa sayang, jadi sekarang mulai dinnernya apa masih mau berdiri gini sambil pelukan terus??"tanya Aqilla membuat Aidan terkekeh.


"Sampai lupa kan ... ya udah yukk makan sayang" ucap Aidan dab keduanya kini sudah duduk berhadapan.


"Sayang ini yang bikin kamu semua??!" tanya Aqilla yang melihat steak sedikit gosong dan juga spaghetti yang terlalu merah karena mungkin kebanyakan saos.


"Iyaa aku tadi yang bikin ini semua, tenang aja sayang aku tadi udah liat resep nya di youtube jadi aku pastikan ini makananya aman dan enak untuk dikonsumsi" ucap Aidan dengan bangganya.


"Ohh oke..." ucap Aqilla yang kini mulai mengiris daging dengan pisau.


Daging yang masih alot terlihat belum matang.


"Gimana sayang enak nggak ??" tanya Aidan melihat Aqilla sudah mengunyah sepotong steak dimulutnya.


"Hmmm enak kok." ucap Aqilla datar.


"Yang bener... ??? ya udah habisin ya sayang nanti kalau mau nambah aku bakalan bikinin lagi . " ucap Aidan .


"Kok kamu nggak makan juga ???" protes Aqilla.


"Tadi sebelum pulang aku sudah makan sama klien aku dan berhubung dikulkas cuma ada sepotong daging ya udah akunya ngalah nggak makan lagi , bikin khusu buat kamu sayang" ucap Aidan yang membuat Aqilla sampai batuk .


"Pelan pelan sayang nya... nggak enak yaa ??" tanya Aidan sambil memberikan segelas air putih pada Aqilla.


"Enggak kok enak banget.. ini mau aku habisin " ucap Aqilla memaksakan senyumnya .


Ya ampun ini steak kenapa masih mentah gini udah gitu asin banget lagi tapi mau gimana lagi , kak Aidan udah capek capek masakin semua masak iya nggak aku makan batin Aqilla kemudian kembali.memasukan potongan steak ke mulutnya.


Bersambung...

__ADS_1


jangan lupa like vote dan komen 🤗🤗🤗


__ADS_2