MENJADI ISTRI TUAN ZEN

MENJADI ISTRI TUAN ZEN
Season 2 eps 11


__ADS_3

Aqilla berjalan menuju apartemen, hari ini dia merasa sangat bahagia. Selain bertemu dengan Roni ayahnya, ia juga bisa mengunjungi makam sang bunda, dimana sudah lama sekali Aqilla tak kesana bersama sang ayah menjenguk makam Lisa.


Saat memasuki apartemen, terlihat masih gelap. Aqilla berpikir Aidan masih belum pulang.


Diliriknya jam tangan yang dipakai sudah pukul 9 malam, apa Aidan masih belum pulang ??? batin Aqilla.


"Baru sampai ????" Tanya Aidan yang ternyata sudah menunggu Aqilla disofa ruang tengah dalam keadaan gelap gulita.


"Ehh, iya kak" jawab Aqilla yang sedikit terkejut.


"Ya sudah, segera makan dan bersihkan badan lalu tidurlah" ucap Aidan kemudian berdiri memasuki kamarnya membuat Aqilla tercenggang.


"Ada apa dengan kak Aidan???" batin Aqilla yang sedikit merasa senang karena Aidan menunggunya pulang.


...


Pagi hari Aqilla sudah selesai menyiapkan sarapan dimeja makan, diliriknya jam dinding sudah pukul setengah 7, tapi Aidan belum keluar kamarnya.


Sedikit heran karena biasanya pukul 6 Aidan sudah keluar dari kamar.


Sebelum mandi, Qilla nampak menyempatkan mengetuk kamar Aidan lebih dahulu untuk membangunkanya.


"Kak..., sarapan udah siap, kakak udah bangun kan???" tanya Aqilla sambl mengetuk pintu kamar Aidan.


Cukup lama Aqilla mengetuk tapi tak mendapatkan respon, akhirnya Aqilla berhenti karena berpikir Aidan mungkin sedang mandi.


Aqilla segera memasuki kamarnya untuk mandi dan bersiap siap ke kampus.


Selesai mandi, Aqilla nampak sudah siap dengan penampilan sederhana nya untuk ke kampus.


Meskipun kini Aqilla sudah menjadi istri orang kaya tak lantas membuat Aqilla merubah penampilan nya, ia selalu berdandan sederhana tapi terlihat sopan meskipun suaminya sendiri memberikan uang belanja yang banyak hanya untuk sekedar shoping membeli baju baju mahal, tetapi Aqilla malah mengunakan uang belanja dari Aidan untuk kebutuhan sehari hari dan juga ditabung.


Karena kita tak tahu apa yang akan terjadi dimasa depan, itulah yang selalu dipikirkan oleh Aqilla.


Aqilla sudah kembali ke meja makan untuk sarapan bersama Aidan namun Aidan masih belum nampak juga.

__ADS_1


Apa kak Aidan belum bangun??? batin Aqilla.


Segera Aqilla berjalan menuju kamar Aidan, disana Aqilla masih mengetuk dan berusaha memanggil Aidan namun sayang nya ia sama sekali tak mendapatkan respon.


Aqilla kemudian memberanikan diri membuka pintu kamar dan beruntung bagi Aqilla karena kamar Aidan tak dikunci dari dalam.


Ini pertama kalinya bagi Aqilla memasuki kamar Aidan yang bercorak abu hitam.


Kamar Aidan terlihat elegan dan mewah serta sangat rapi.


Aqilla terkejut karena melihat Aidan masih meringkuk dalam selimut.


Dengan keberanian yang sangat besar Aqilla mendekati Aidan, ia tak peduli jika Aidan nantinya marah karena Aqilla berani memasuki kamar nya.


"Kak,... bangun!!! sudah jam 7, apa kakak enggak kerja ???" tanya Aqilla takut takut.


Aqilla sama sekali tak mendapat respon dari Aidan, dengan keberanian extra akhirnya Aqilla mendekati Aidan dan cukup terkejut karena melihat Aidan yang masih memejamkan mata namun bibirnya terlihat bergetar pucat.


Aqilla memberanikan diri memegang dahi Aidan yang ternyata panas tinggi.


"Kakak sakit !!!!" ucap Aqilla spontan sesaat setelah memegang dahi Aidan.


"Kakak sakit ??? kok nggak manggil Qilla??" ucap Aqilla nampak sedih.


"Kakak, cuma ngerasa demam aja" ucap Aidan lirih dan ia mencoba membuka matanya , terlihat sekali pucat.


Segera Aqilla keluar untuk mengambil air dingin yang akan ia gunakan untuk mengompres dahi Aidan yang panas tinggi.


"Kamu kuliah aja nggak apa apa, kakak nggak apa apa kok" ucap Aidan sesaat setelah Aqilla mengompres Aidan.


"Aku ngelibur dulu nggak apa apa kak, lagian hari ini nggak ada mapel yang begitu penting banget" jelas Aqilla sambil membenarkan selimut Aidan.


"Kakak, istirahat dulu, Qilla bikinin teh madu sama bubur buat sarapan" ucap Qilla kemudian keluar dari kamar Aidan.


Sepeninggalnya Aqilla, Aidan nampak merenung , ia merasa sangat beruntung memiliki istri yang sangat perhatian seperti Aqilla.

__ADS_1


Benar kata bunda nya jika istrinya memang wanita yang sangat baik.


Diluar Aqilla nampak memencet nomor telepon dokter pribadi keluarga zen, ia sangat hafal karena disaat ada yang sakit pasti Aqilla yang disuruh menelepon dokter pribadi mereka.


Selesai menelepon dokter, sambil menunggu dokter datang Aqilla nampak kembali sibuk berkutat didapur membuatkan bubur dan teh madu untuk Aidan agar nanti jika dokter sudah datang dan memberikan resep obatnya ia bisa segera menebus diapotik dan bisa segera diminum oleh Aidan.


Setengah jam setelah menelepon akhirnya dokter yang ia tunggu sudah datang.


Dokter Vano, dokter yang seumuran tuan Zen ayah mertuanya itu terlihat masih sangat tampan dan gagah .(Yang dulu memeriksa Anna sewaktu pertama kali hamil Aidan)


"Jadi sudah berapa lama Aidan sakit ???" tanya dokter Vano sesaat setelah Aqilla membuka kan pintu.


"Baru pagi ini dok, " ucap Aqilla.


"Siapkan air dingin untuk mengompres" ucap dokter Vano.


"Sudah dok" jelas Aqilla.


"Wow... cepat tanggap sekali" puji dokter Vano sambil tersenyum membuat Aqilla tersipu malu.


"Ya sudah biar kuperiksa dulu," ucap dokter Vano memasuki kamar Aidan.


Aqilla segera kembali kedapur untuk menyiapkan bubur Aidan yang sudah matang dan juga membuatkan teh untuk tamu mereka pagi ini, dokter Vano.


Setelah siap Aqilla membawa satu nampan yang berisi semangkuk bubur dan 2 cangkir teh madu untuk Aidan dan dokter Vano.


Saat ingin memasuki kamar Aidan ia tak sengaja mendengar percakapan dokter Vano dan Aidan.


"Untuk apa kamu masih menunggunya hingga membuatmu sakit seperti ini ??? Lupakan saja dia bahkan kamu sekarang memiliki istri pengganti yang lebih cantik dan baik, segera buka hatimu untuknya agar kamu tak menyesal nantinya" ucap dokter Vano yang membuat dada Aqilla sedikit sesak.


Jadi Aidan sakit karena terlalu memikirkan Allea ??? mantan tunanganya batin Aqilla didepan kamar Aidan.


**Bersambung.....


Hay hay... maaf baru bisa update karena dari kemarin pulang kerja capek dan jam 7 udah ketiduran bikin ngggak bisa ngetik deh....

__ADS_1


jangan lupa like vote dan komen yaa ...


mkaasih buat yang masih setia baca dan menunggu up nya 😁**


__ADS_2