MENJADI ISTRI TUAN ZEN

MENJADI ISTRI TUAN ZEN
Season 2 eps 1


__ADS_3

Aidan berjalan menuruni tangga mansion, sudah rapi dengan setelan kantornya.


Hari ini memang hari pertama bagi aidan untuk mengantikan posisi sang papa sebagai direktur diperusahaan papanya.


Setelah menyelesaikan pendidikan nya di negeri paman sam, aidan memang sudah memutuskan untuk mengantikan posisi sang papah agar sang papah pensiun dan menikmati hari tua bersama mamanya.


"Pagi pa, ma" ucap aidan menyapa papa dan mama nya yang kini tengah duduk dimeja makan.


"Pagi sayang... Duh emang bener bener ganteng anak mama" puji anna pada putranya itu.


"Ganteng lah, keturunan dari papanya itu" ucap zen tampak menyahuti .


"Papa mama bisa aja deh bikin kepala aidan tambah besar" ucap aidan sambil mengigit roti bakar yang telah disiapkan anna.


"Gimana ?? Kamu bener bener udah siap kan buat hari ini??" tanya zen pada aidan.


"Siapp dong pa, mulai sekarang papa sama mama menikmati masa tua berdua engga usah mikirin perusahaan lagi, aidan bakalan kerja keras biar bisa bikin papa sama mama bangga" ucap aidan .


"Ya harus dong, anak papa harus semangat trus, pokonya papa percayakan semua sama kamu" ucap zen.


"Trus kapan kamu nikah ?? Mama udah pengen punya cucu" ucap anna .


"Iya kapan kamu nikah sama allea?? Bukankah kalian sudah lama pacaran dan juga udah saling mencintai jadi mau nunggu apa lagi??" tanya zen.


"Papa sama mama tenang aja , pokonya segera bakalan aidan resmiin" ucap aidan.


"Papa sama mama doain aidan ya" ucap aidan lagi.


"Nggak perlu aidan minta, pasti papa sama mama bakalan doain aidan" ucap anna sambil mengelus rambut putranya yang tak terasa sudah berumur 27 tahun itu.


"Pokonya apapun yang membuat aidan bahagia selama itu baik, papa sama mama bakalan dukung terus" ucap zen menambahi.


"Makasih pah , ma" ucap aidan.


Aidan bersyukur sekali memiliki keluarga yang menyanyangginya dan selalu mendukung apapun yang ingin dia lakukan.


Dan kebahagiaan aidan bertambah ketika ia bisa memiliki pacar yang selama ini sudah ia sukai sejak lama.


Allea Nana kaisar, wanita cantik, pintar dan juga seorang wanita karir yang sudah lama ia kagumi dan sekarang bisa ia miliki sebagai pacarnya.


Allea adalah anak dari rekan bisnis snag papah, karena seringnya bertemu saat pertemuan antar orangtua mereka membuat mereka jatuh cinta saatu sama lain.


Meskipun sempat Ldr beberapa tahun karena aidan harus menyelesaikan pendidikanya dinegeri paman sam tak membuat cinta keduanya berkurang.


Sesekali allea mengujungi aidan untuk melepas rindu satu sama lain.


Dan kini mereka lebih banyak waktu bersama karena memang dekat dan juga mereka sudah bertunangan , serta merencanakan pernikahan diwaktu dekat.


"Lhoo aqilla ... sudah mau berangkat juga??" tanya aidan pada aqilla.


Aqilla adalah anak dari lisa dan roni, setelah lisa meninggal beberapa tahun lalu karena sakit paru paru, roni memang menjadi orang tua tunggal dan kini putrinya tumbuh menjadi gadis yang cantik dan pintar.

__ADS_1


Karena aqilla sering ditinggal tugas oleh sang papah yang menjadi suruhan tuan zen, maka aqillla sering dititipkan dimansion zen karena jarak mansion dengan kampus aqilla juga sangat dekat.


Anna bahkan sudah menganggap aqilla sebagai putrinya sendiri karena setelah sempat dulu anna keguguran mengandung janin keduanya dan terpaksa rahimnya diangkat karena tumor yang tumbuh dirahimnya hingga membuat anna dan zen tak bisa memiliki anak lagi.


Itulah yang membuat anna memaksa aqilla tinggak disana menemaninya jika zen dan aidan sibuk dengan kegiatanya.


"Iya kak, soalnya ada ujian praktek" ucap aqilla sopan.


"Ya udah bareng aku aja yukk, searah juga kan??" ajak aidan.


"Nggak usah kak, aku udah mau pesan ojek online nihh" ucap aqilla menolak.


"Udah dibatalin aja, kan lumayan juga ngirit" ucap aidan.


"Ya udah kak, " ucap aqilla.


"Nahh gitu donk " ucap aidan senang.


Keduanya pun berangkat bersama mengunakan mobil aidan.


Memang aqilla dan aidan tak dekat karena mereka hanya bertemu beberapa kali sebelum aidan kembali dari sekolahnya.


Itulah yang membuat aqilla sering tak enak jika ditawari sesuatu oleh aidan seperti pagi ini ia terpaksa berangkat bersama karena memang aidan yang memaksanya.


Sesekali aqilla mencuri pandangan pada aidan yang sedang fokus menyetir mobil.


Sosok aidan yang tampan dan menganggumkan bagi aqilla.


Baginya aidan sosok yang hangat dan ramah tetapi aqilla juga sadar dirri kalau ia hanyalah anak pembantu, meskipun sekarang aqilla kuliah dan mengambil jurusan kedokteran tetapi aqilla cukup sadar diri akan posisinya.


Apalagi melihat aidan yang telah memiliki allea yang jauh memiliki segalanya dari aqilla membuat nyali aqilla untuk mendekati aidan menciut.


Hanya inilah yang bisa aqilla lakukan, memandang aidan dari jauh sudah membuatnya bahagia.


"Wajahku keliatan kusam yaa??" tanya aidan tiba tiba.


"Enggak kok kak, kenapa emangnya?" tanya aqilla binggung.


"Nggak kok, kayaknya dari tadi kamu ngeliatin aku terus, aku pikir wajah aku kotor apa gimana" ucap aidan membuat aqilla malu setengah mati karena ia ketahuan memandang aidan.


Aidan hanya terkekeh melihat wajah aqilla yang seketika berubah malu.


"Udah sampai, bener sini kan??" tanya aidan pada aqilla.


"Iya kak, makasih ya kak" ucap aqilla pada aidan.


"Iya sama sama , " jawab aidan sambil tersenyum.


Mobil aidan melaju meninggalkan jalanan kampus aqilla.


....

__ADS_1


"Sayang, kamu udah lama nunggunya???" tanya aidan saat memasuki ruanganya dan melihat allea sudah duduk disofa ruanganya.


"I miss youu" ucap allea sambil memeluk aidan.


"Miss you too sayang... kok nggak ngabarin dulu kalau mau kesini??" tanya aidan sambil mengelus rambut allea manja.


"Kan sureprise" ucap allea nyengir.


"Hmm ... bikin tambah sayang" goda aidan.


"Wajib itu dong... aku sempet sempetin kesini karena kangen sama kamu padahal nanti jam 10 aku ada meeting sama klien" ucap allea.


"Iya sayang, maaf ya kalau akhir akhir ini aku sibuk karena emang persiapan buat gantiin papa itu riweuh banget sampai nggak sempet datengin kamu" ucap aidan .


"Hmm , jadi aku dinomer duain nihh" protes allea.


"Enggak dong sayang, "Gitu aja ngambek sih, sini cium" goda aidan.


"Apaan sih, genit banget" ucap allea sambil tertawa.


"Genit genit gini sayang kan???" tanya aidan.


"Enggak..." ucap allea.


"Ohh gitu..."


"Enggak salah maksudnya sayang..., gitu aja ngambek" ucap aidan.


Keduanya tertawa bersama, ponsel allea yang berdering membuyarkan candaan mereka.


"Siapa sayang??" tanya aidan pada allea yang tampak mematikan panggilanya.


"Nggak tau tuh nomer baru , enggak kenal " ucap allea tampak sedikit gugup.


"kamu nggak selingkuh kan sayang??" tanya aidan membuat jantung allea berdegup kencang.


BERSAMBUNG....


HALo semuanya....


Balik lagi nihh sama tuan zen tapi versi anak anak mereka...


Gini readersss...


akutu binggung , harus bikin judul baru apa aku sumpelin disini aja ya ceritanya ???...


yukkkm komen....


dibikin judul baru apa lanjutin disini aja... authormu binggung readersss... 😪😪😪


makasih buat yang mau ngasih saran ... lope you all.... 😘😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2