MENJADI ISTRI TUAN ZEN

MENJADI ISTRI TUAN ZEN
BONCHAP.....


__ADS_3

Oekkkkk....


Oeekkkkkkk.....


Tangisan baby aidan boy leonardo tampak mengema keseluruh mansion ditengah malam.


Anna yang tertidur akhirnya bangun dan mendekati ranjang baby aidan dan memastikan keadaan baby aidan.


"Sayang pup ya... cup cup sini mamah gantiin popoknya" ucap anna dengan telaten mengganti popok baby aidan yang sudah dipenuhi pup baby aidan.


"Ada apa hmm??" tanya zen nampak memeluk anna dari belakang.


"Baby pup papah, " ucap anna sambil terus membersihkan baby aidan yang tampak tersenyum karena sang mamah mengerti ketidaknyamanan yang dirasakan baby aidan.


Selesai mengantikan popok, anna mengangkat baby aidan dan membawa keranjang untuk ia berikan asi.


Tampak baby aidan menyedot asi miliknya dengan semangat membuat zen dan anna yang melihatnya gemas.


"Uuhh baby nya papah laperrr yaaa, ??? jangan dihabisin ya dek nanti papah dikasih" canda zen membuat anna mencubit lengan zen sambil tertawa.


"Apa sih sayang, emang papahnya mau kok" ucap zen pada anna yang nampak terkekeh.


Selesai memberikan asi dan baby aidan nampak kembali terlelap, dengan hati hati anna kembali menidurkan baby aidan diranjangnya.


"Good night sayang" ucap zen pada baby aidan dan tampak mencium pipi chubby baby aidan.


Anna nampak tersenyum melihat tingkah suaminya yang terlihat begitu menyanyanggi putra mereka.


Ya semenjak anna melahirkan baby aidan, zen memang memberikan perhatian penuh pada anna dan baby zen.


Bahkan setiap malam saat baby aidan bangun, zen selalu menemani anna seperti yang terjadi malam ini.


"Udah ya sama baby aidan, kan udah bobo.. sekarang gantian papahnya donk yang diurusin" ucap zen nampak manja memeluk anna dari belakang yang sedari tadi masih memandangi wajah lelap baby aidan.


"Ooo jadi baby besarnya juga mau diurusin, digantiin popok nih" goda anna membuat zen gemas kemudian mencium pipi anna.


"Baby besarnya mau diurusin diranjang" bisik zen dengan nada sensual.

__ADS_1


Anna hanya terkekeh mengerti apa yang di inginkan zen.


Sudah hampir 40 hari zen menahan dan sekarang memang waktunya zen sudah tak bisa menahan lagi hasratnya.


Mereka tampak menikamati malam penuh cinta.


....


Hari ini zen pulang lebih awal, karena memang tak ada yang perlu dikerjakan lagi dikantor maka dari itu ia memutuskan untuk pulang lebih awal.


Zen juga sudah sangat merindukan keluarga kecilnya.


"Anna dimana???" tanya zen saat memasuki mansion.


"Diatas tuan, sedang memandikan baby aidan" ucap lisa yang nampak membersihkan ruang tamu.


Segera zen menaiki tangga dan menuju kamarnya.


Dilihatnya anna sedang memakaikan baju untuk baby aidan.


Segera zen memeluk anna dari belakang.


"Kok udah pulang??" tanya anna heran karena masih sore sekali.


"Kenapa ??? engga boleh???" tanya zen ketus membuat anna terkekeh.


"Ya boleh dong, seneng banget kita ya dek liat papah pulang awal" ucap anna membuat zen tersenyum.


Terlihat zen ingin mencubit pipi baby aidan tapi ditahan oleh anna.


"Cuci tangan dulu papah hmmm" ucap anna menginggatkan.


"Siap nona" ucap zen sambil terkekeh kemudian ia berdiri menuju wastafel kamar mandi untuk mencuci tanganya.


Anna hanya menggelengkan kepalanya.


"Kamu belum mandi sayang??" tanya zen saat keluar dari wastafel dan melihat penampilan anna yang masih berantakan.

__ADS_1


"Belum sempet" ucap anna sambil nyengir.


"Kenapa kita nggak nyarii babysitter aja buat bantuin kamu ngurus baby aidan ??? aku nggak mau kamu sampe kecapekan!!" ucap zen.


"Enggak perlu zen, aku malah seneng kayak gini bisa ngurus baby aidan sendiri" ucap anna.


"Tapi kan kamu juga harus nerusin kuliah kamu yang ketunda sayang" ucap zen menginggatkan.


"Ya sudah mungkin nanti saja kalau baby aidan sudah umur 6bulan" ucap anna.


"Iya setidaknya ada yang bantuin kamu ngurusin baby aidan, jadi kamu juga bisa ngurusin diri sendiri juga kan sayang??" ucap zen menjelaskan.


Anna hanya mengangguk, memang benar ucapan zen karena semenjak anna melahirkan baby zen dan sibuk mengurus segala keperluan baby zen, ia jadi lupa mengurus dan merawat dirinya sendiri.


Padahal banyak maid dimansionya tapi ia merasa enggan meminta bantuan karena mereka sudah memiliki tugas masing masing dimansion itu.


Anna bahkan lupa jika ia harus melanjutkan kuliahnya jika ia tak di ingatkan oleh zen.


Memang beruntung sekali anna memiliki suami yang perhatian dan pengertian pada anna.


BYE.....


Kok BYE engga Bersambung????


karena belum tau besok masih ada bonchap lagi apa engga 😁


Tapi tetep adalah ya... karena aku juga mau ngasih bonchap tentang kai juga yang udah lama engga kelihatan hihihi...


Ohh iyaa...


Minal aidin wal faizin readerss...


selamat merayakan hari raya idul fitri baginya merayakanπŸ€—πŸ€—πŸ€—


Semoga dibulan yag baik ini pandemi corona segera berakhir agar kehidupan kembali berjalan normal.


Aamiiinnn...

__ADS_1


See you next time readersss 😘😘😘😘


__ADS_2