
"Apa kamu tau zen kemana papa sama mama pindah??? "Tanya anna lagi pada zen.
"Aku nggak tau!??" ucap zen dingin.
Kamu nggak boleh tau sekarang anna , enggak boleh tau sampai kapanpun ,batin zen.
"Kamu nggak sedang bohongin aku kan zen ???" tanya anna.
"Enggak , aku enggak tau" ucap zen dengan nada kesal.
"Aku harap kamu enggak bohongin aku zen" ucap anna lirih .
"Udah nggak perlu khawatir, aku bakalan bantuin nyari keberadaan mereka hmm" ucap zen mencoba menenangkan istrinya, agar anna tak curiga padanya.
Dan benar saja senyuman lebar langsung terbit dibibir anna.
"Makasih sayang " ucap anna girang langsung memeluk zen.
"Ahhh iya kamu seharian kemana , kok aku tadi kekantor katanya kamu nggak masuk" ucap anna membuat zen terkejut .
Degggg.. Jantung zen berdetak cepat, anna nggak boleh tau kalau seharian ini zen kerumah sakit menemani tania.
"Emm berangkat kok , cuma habis meeting tadi aku ada kerjaan di lapangan jadi ya nggak ditempat" ucap zen membohongi anna.
"Ohh gitu, ohh ya tadi pagi ada cewek telpon diponsel kamu , namanya siapa ya tadi , ahh tania , iya tania "ucap anna sambil mengingat ingat.
"Maaf kalau aku lancang angkat telpon nya "ucap anna lirih, takut zen marah.
"Hmm nggak apa apa , bukan orang penting jugakan" ucap zen kemudian memeluk istrinya.
Bukan orang penting tapi kamu pernah ninggalin aku setelah dapet telpon dari dia zen batin anna dipelukan zen.
🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸
"Wahhh ada apa dengan jalangku inii ????" ucap kai kemudian mendekati ranjang tania.
Tania hanya diam membisu tak menggubris ocehan suaminya yang baru datang menjenguknya, ya menjenguknya bukan untuk merawat ataupun menunggunya yang sedang sakit.
Padahal seingat tania , ia tak memberi tahu suaminya jika ia sedang sakit jadi dari mana suaminya tau batin tania.
"Sayang sekali jalangku sedang sakit , padahal besok akan ada pertemuan dengan pengusaha asing" ucap kai yang membuat dada tania terasa sesak.
"Usahakan besok kamu sudah kembali pulih, dan ingat jangan pernah punya pikiran untuk bunuh diri karena kamu tau hidup mati keluargamu ada ditanganmu tania sayang" ucap kai ditelingga tania.
Tubuh tania bergetar , dada nya sesak , menyakitkan sekali.
"Pergii" ucap tania lirih.
"Oke , aku juga cuma mau ngasih tau itu, jangan lupa besok aku tunggu, bye sayang, lekaslah sembuh, perusahaan sangat sangat membutuhkanmu " ucap kai terkekeh kemudian meninggalkan ruang rawat tania.
Tania menangis sejadi jadinya setelah kai keluar dari ruangan rawat inap nya.
Kenapa hidupnya seburuk ini, kenapa ia harus mempunyai pengalaman menyakitkan seperti ini.
Bukan hidup seperti ini yang tania inginkan.
__ADS_1
Bukan ... Dia terlahir dari keluarga bangsawan , terbiasa hidup mewah dan dimanjakan harta oleh orangtua nya , hanya karena orang tuanya bangkrut bisa merubah hidup bahagia milik tania.
Wanita yang dulu sangat diagung agungkan para pria, dipuja banyak pria kini hanya menjadi budak sex para pria hidung belang.
Salah nya , salah tania ia tak menjaga kesucianya untuk suaminya.
Ia terlalu terlena mencintai kekasihnya semasa kuliah , kekasih yang merenggut keperawanan nya dan pergi meninggalkan tania hanya karena hubungan mereka tidak direstui keluarga, membuat tania terpuruk hingga ia bertemu dengan zen , laki laki yang bisa menerima segala kekurangan zen.
Tapi tindakan bodoh tania meninggalkan zen hanya untuk menjadi nyonya kai membuatnya harus menjalani hidup yang kelam seperti ini, yang tidak pernah ia duga sebelumnya.
🐭🐭🐭🐭🐭🐭🐭🐭
Anna tak henti hentinya memandangi wajah lelah suaminya yang sudah terlelap.
Setelah makan malam tadi memang zen langsung mengajaknya tidur padahal biasanya zen sibuk dengan urusan kantornya dan menghabiskan waktu diruang kerjanya tapi tidak malam ini.
Anna menyentuh pipi hangat milik zen , menyentuh hidung mancung zen hingga ia terkejut saat tangan zen mencekal nya.
"Menggoda ku nona hmmm???" tanya zen menatap tajam anna.
"Maafkan aku , aku tidak bermaksud mengganggu mu tidur" ucap anna merasa tak enak karena ketauan, ia pikir zen sudah terlelap.
"Sepertinya satu ronde akan menyenangkan" bisik zen ditelingga anna membuat jantung anna mendesir.
Tanpa menunggu jawaban anna, memulai aksinya memainkan satu rondenya yang ternyata masih kurang , entah berapa ronde hingga akhirnya anna kelelahan dan terlelap.
Zen mengecup kening istrinya melihat istrinya sudah terlelap ia pun ikut terlelap disamping anna.
🐥🐥🐥🐥🐥🐥🐥
"Anu kak , saya mau keluar minimarket sebentar untuk membeli cemilan" ucap lisa tampak gugup.
"Alesan kan loo!!?? Bilang saja mau pacaran.!!" ucap susi galak
"Engh enggak kok kak , saya keluar sebentar ya kak " ucap lisa sedikit takut.
"Awas kalau sampai tengah malam, jangan harap kamu bisa masuk !!?" ucap susi ketus.
"Baik kak" ucap lisa girang kemudian berjalan melewati susi.
"Huhh dasar sok berkuasa, bilang aja iri nggak ada yang ngajak jalan" gerutu lisa sambil terus berjalan.
Didepan mansion lisa celinggak celingguk hingga matanya tertuju pada mobil sedan berwarna hitam yang ia kenali.
Segera lisa berjalan mendekati mobil itu dan memasukinya.
"Maaf ya kak sedikit lama " ucap lisa pada roni.
Yaa semenjak kejadian kemarin memang lisa menjadi dekat dengan roni dan roni juga sering menghubungi nya lewat ponsel.
"Aku juga baru dateng kok , trus kita mau kemana???" tanya roni sambil mengelusi rambut lisa yang membuat jantung lisa berdegup kencang.
"Emm terserah kakak saja " ucap lisa tertunduk malu.
"Lho kok terserah sih , hmm ya udah nih kalau terserah nggak boleh protes ya entar kalau mau aku ajak kemana pun" goda roni pada lisa.
__ADS_1
"Yang ngajak kan kakak, lisa pikir udah ada tempat tujuan nya " ucap lisa.
"ya emang udah ada tempat tujuanya" ucap roni sedikit terkekeh.
"Ihhh kakakkkk" ucap lisa kesal karena dikerjain oleh roni.
Roni pun terkekeh kemudian melajukan mobilnya .
Dalam perjalanan hanya ada keheningan hingga pertanyaan roni memudarkan lamunan lisa.
"Emm ada yang mau aku tanyain" ucap roni lirih.
"Tanya apa kak ???" jawab lisa.
"Apa kamu sudah siap jika ada yang mengajak menikah???" tanya roni ragu.
"Hahaha ya siap sih siap kak, cuma calon nya yang belum siap" ucap lisa sambil terkekeh.
"trus kalau ada calonya berarti udah siap donk???" tanya roni lagi.
Dan lisa pun mengangguk menanggapi roni.
"Nikah yukkk" ucap roni yang seketika mengejutkan lisa.
"Iyaa nikah , mau nggak???" tanya roni memperjelas.
"Secepet ini kak???" tanya lisa.
"Kenapa nggak??? Aku udah nyaman banget sama kamu" ucap roni tenang.
Wajah lisa langsung memerah malu.
"Gimana???terima nggak nih lamaran aku" desak roni .
"Emm iya kak aku mau" ucap lisa sedikit menunduk dan seketika roni menghentikan mobilnya membuat lisa kaget.
"Seriussss???!!!" tanya roni sambil memegang tangan lisa.
Lisa hanya mengangguk malu dan roni pun seketika memeluk lisa.
"Makasih yaa sayang, aku janji bakalan jadi suami yang baik buat kamu" ucap roni menyakinkan.
Lisa tak mampu berkata kata lagi, selama ini memang ia tak lernah dekat dengan siapapun.
Siapa sangka hukuman dari tuan zen malah mempertemukan jodohnya.
Entah ini awal kebahagiaan lisa atau awal penderitaan lisa, lisa hanya merasa sangat bahagia.
Bersambung......
yang abis baca komen donk, ceritanya ngefeel nggak sih buat dibaca???
ohh iyaa jangan lupa like dan vote nya yess...
makasih readersss.....
__ADS_1