MENJADI ISTRI TUAN ZEN

MENJADI ISTRI TUAN ZEN
Season 2 eps 19


__ADS_3

Aidan pulang dari kantor, memasuki apartmen, keadaan apartemen nya masih gelap dan sepi, kemana Aqilla ??? batin Aidan.


Aidan segera menyalakan lampu dan melihat sepatu yang tadi pagi dipakai oleh Aqilla sudah tergeletak dilantai.


Aqilla sudah pulang batin Aidan sumringah.


Segera Aidan mencari Aqilla dan ia terhenti di meja makan yang sudah tersedia makan malam yang terlihat masih hangat.


"Aqilla sudah menyiapkanya , berarty Aqilla sudah pulang" ucap Aidan kemudian ia men


coba membuka kamar Aqilla tapi sayangnya pintunya terkunci, apa ia sudah tertidur batin Aidan lagi.


Hingga ia melihat secarik kertas dimeja makan.


"Kak... Aqilla makan malam dulu soalnya capek pengen cepet tidur" itulah isi secarik kertas yang Aqilla letakan dimeja makan.


Seketika lesu, setelah membaca isi surat yang ditinggalkan Aqilla dimeja makan. Aidan sebenarnya malas untuk memakan makan malam nya tapi mau bagaimana lagi demi menghargai istrinya yang sudah susah payah membuatkan nya, akhirnya ia menghabiskan makanan tanpa sisa, tak lupa membersihkan meja makan dan mencuci piring setelah selesai makan malamnya.


Selesai makan, Aidan segera membersihkan tubuhnya dan segera merebahkan tubuh lelahnya diranjang nya.


....


Pukul 12 malam Aidan merasakan ada seseorang yang bernyanyi disampingnya, entah itu mimpi atau nyata, ia merasa sepertinya itu suara Aqilla, ya itu Aqilla dengan mata yang masih berat, Aidan mencoba membuka matanya.


"Happy brithday to you... haappy brithday ... happy brithday kak Aidan" suara serak Aqilla menyanyikan lagu khas ulang tahun beserta kue ulang tahun yang kini dibawa nya.


"Sayang..." ucap Aidan sambil mengucek kedua mata yang masih terlihat mengantuk.


"Happy brithday kak Aidan" ucap Aqilla sambil tersenyum.


"Makasih Aqilla, .." ucap Aidan yang sudah mengumpulkan nyawanya dan sudah melihat jelas didepanya ada Aqilla sambil membawa kue ulang tahun yang bertuliskan happy brithday my husband, kak Aidan.


"Make a wish dong kak trus tiup lilinya deh " ucap Aqilla yang kemudian diangguki oleh Aidan.


Aidan nampak berdoa memejamkan matanya dan kemudian membuka mata dan meniup lilin dikue tart nya.


"Yeee..." ucap Aqilla bersorak gembira.


Aqilla nampak meletakan kue tart dimeja dan mengeluarkan sebuah kotak hadiah.

__ADS_1


"Aqilla nggak tau kak Aidan suka nggak, semoga kak Aidan suka " ucap Aqilla sambil menyerahkan kotak hadiah yang tidak terlalu besar itu kepada Aidan.


"Makasih sayang" ucap Aidan menerima kotam hadiah itu .


"Dibuka boleh nggak nihhh???' tanya Aidan yang langsunh diangguki senang oleh Aqilla.


Aidan membuka kotak hadiah dan disana terdapat jam tangan mewah yang belum sempat dibeli Aidan karena kehabisan melihat jam tangan itu yang diproduksi tak banyak dan termasuk dalam jam tangan yang limited edition.


"Astaga... ini yang dulu kakak pengen tapi udah kehabisan itu kan, kok kamu bisa dapetin ini sih ??" ucap Aidan sumringah.


"Syukur kalau kak Aidan suka" ucap Aqilla senang.


"Suka banget sayang... makasih sayang" ucap Aidan nampak memeluk Aqilla.


"Aku masih penasaran kok kamu bisa sih ngedapetin jam tangan ini ??" Tanya Aidan masih memeluk Aqilla.


"Itu Qilla udah lama kak dapetnya, pas waktu pertama kali ada di mall, Qilla ikut antre deh dan yahh dapet" ucap Aqilla menjelaskan.


"Kamu kok tau kalau kak Aidan pengen jam ini???" selidik Aidan.


"Iya tau , waktu itu nggak sengaja denger pembicaraan mama sama kak Aidan tentang jam ini" jelas Aqilla.


"Emm Aqilla...." ucap Aidan nampak melepaskan pelukan Aqilla.


"Kenapa kak ??" tanya Aqilla.


"Kakak mau minta maaf buat segalanya, selama ini kakak nggak pernah perhatian sama kamu sebagai istri, kakak selalu mentingin diri kakak sendiri, sejak kamu marah sama kaka masalah kemarin, kakqk baru sadar kalau kamu itu berarti banget buat hidup kakak yang sekarang, jadi ... " ucapan Aidan terjeda.


"Jadi ???" tanya Aqilla yang sudah dag dig dug der mendengar ungkapan hati Aidan yang tak ia sangka sebelumnya.


"Jadi mulai sekarang boleh nggak kakak nganggep kamu Istri kakak bukan Adik lagi ??" Tanya Aidan tanpa ragu.


"Kakak yakin ??? , kalau emang berat nggak apa apa kak, nggak usah dipaksain" ucap Aqilla takut takut.


"Kakak bener bener udah yakin, kakak pengen jadi suami yang baik buat Aqila, kakak sayang kamu Qilla, jangan marah lagi sama kakak, jangan pergi pergi lagi dan jangan cuekin kaka, karena kakak enggak bisa kamu gituin" ucap Aidan tulus.


"Makasih kak..." ucap Aqilla senang bukan main, bagaimana tidak penantian dan kesabaranya selama ini akhirnya terbayarkan.


"Lhoo... kok malah nangis sih sayang??" tanya Aidan sambil mengusap Air mata Aqilla.

__ADS_1


"Aqilla seneng aja kak, maaf kalau buat kakak khawatir" ucap Aqilla.


"Iya nggak apa apa sayang, yang lalu biarlah berlalu yang penting sekarang sama sama mulai dari awal lagi yaa dan juga mulai sekarang manggilnya jangan kakak lagi ahh" protes Aidan.


"Trus Apa dong kak ??" tanya Aqilla bingung.


"Emm terserah Aqilla yang penting bukan kakak" ucap Aidan.


"Iyaa bee." ucap Aqilla terkekeh.


"Kok bee ??" tanya Aidan.


"Bee itu panggilan sayang juga kak, " ucap Aqilla.


"Ya udah terserah aja yang penting kamu seneng" ucap Aidan memeluk lagi istrinya.


Setelah berpelukan lama, keduanya nampak memandang satu sama lagi dan dari mata keduanya memancarkan kebahagiaan kedua sejoli ini.


Dan wajah Aidan mendekat dan sangat dekat diwajah Aqilla hingga bibir keduanya menempel.


Aqilla yang gugup dan tak siap akhirnya diam saja kala bibir kenyal milik Aidan menyatu dengan bibirnya.


First kiss Aqilla telah ia berikan pada Aidan.


Lama keduanya saling ******* bibir satu sama lain hingga keduanya melepasakan bibir mereka dan menghirup oksigen yang sempat tertutup.


"Sayang ... apa boleh???" tanya Aidan memberikan kode pada Aqilla.


Aqilla yang malu malu akhirnya hanya mengangguk saja.


Dengan hati hati dan penuh kasih sayang Aidan mulai mengajak Aqilla berbaring disampingnya.


Memberikan sentuhan sentuhan yang membuat Aqilla merasakan sesuatu yang belum pernah ia rasakan sebelumnya.


Keduanya menikamati malam pertama mereka yang sempat tertunda sebelumya .


Hingga subuh pun suara desahan desahan kenikmatan masih terdengar di kamar Aidan.....


Bersambung...

__ADS_1


Jangan lupa like vote dan komen.


__ADS_2