MENJADI ISTRI TUAN ZEN

MENJADI ISTRI TUAN ZEN
BONCHAPPP...


__ADS_3

Riana tampak menunduk kala hendra suaminya menjenguknya dipenjara.


"Bukankah aku sudah mengatakan kepadamu untuk mengakhirinya???" tanya hendra sedikit emosi.


"Maafkan aku, aku sangat menyesal!! seharusnya aku mengikuti kamu dan rian waktu itu" ucap riana lirih.


"Sudahlah !! tak ada gunanya menyesal sekarang kamu hanya perlu menyadari kesalahanmu dan menikmati hari harimu disini" ucap hendra pasrah.


"Apa tak ada cara lain agar aku bisa bebas,??? bahkan kamu saja bisa tak dipenjara padahal kamu juga bersalah!!!" protes riana pada suaminya .


"Hanya anna yang bisa membebaskanmu tapi kamu tau itu tak akan pernah terjadi karena apa yang kamu lakukan kemarin sudah keterlaluan!!" ucap hendra kembali emosi setelah tau apa yang hendak riana lakukan.


"Apa aku salah jika aku hanya ingin mengembalikan kehidupanku yang dulu lagi?? bahkan kamu tak bisa memberikanku kehidupan yang layak!!" ucap riana tak kalah emosi.


"Caramu salah riana!!! cara kita salah !! maka dari itu tuhan menegur kita dan mengambil segala yang bukan hak kita..sadarlah riana!!! sadarlah!!! kamu hanya menuruti hawa nafsumu saja !!!" ucap hendra tampak frustasi.


"Ya kamu benar!! cara kita memang salah... jika saja aku tak menikah denganmu aku mungkin tak akan mengalami penderitaan seperti ini" ucap riana tampak menunduk.


"Apa kamu menyesal riana??" tanya hendra tampak shock dengan ungkapan riana.


"Tentu saja, aku menyesal sangat menyesal!!" ucap riana menatap tajam hendra.


"Bukankah dulu kita saling mencintai ??? itu alasan kita menikah , bukan karena harta tetapi karena kita saling mencintai dan tak ingin kehilangan ?? mengapa sekarang kamu merubah itu semua riana ??? ?mengapa ??" ungkap hendra terlihat lemas.


"Karena aku sadar harta lebih berarti dari pada sebuah perasaan.!! pergilah !!! jika kau datang hanya ingin membuang waktu dengan mengatakan itu semua , aku tak butuh!!" ucap riana tampak berdiri.

__ADS_1


"Lalu apa artinya aku selama ini dimatamu riana?? apa kau juga tak menyanyanggi rian?? mengapa kau bisa berubah seperti ini !!" ungkap hendra.


Riana tak mengubris ucapan hendra malah berjalan mendekati petugas agar kembali mengembalikanya di sel tahanan.


Hendra terlihat sangat terpukul dengan ucapan istrinya, meskipun ia memang sudah memceraikan riana karena riana menolak ikut dengannya tapi hendra masih berharap istrinya bisa menyadari kesalahanya.


Tapi bukan nya memperbaiki tapi malah semakin menjadi, itulah yang membuat hendra tampak kecewa dan frustasi.


Hendra berjalan keluar dari ruang tahanan dan terhenti karena ada yang menahan celananya.


"Papah kok lama??" suara anak kecil yang tak lain adalah rian putra nya dengan riana.


"Maaf ya papah lama, kamu nggak apa apa kan ??" tanya hendra tampak memeriksa keadaan putranya yang tadi ia titipkan dipos penjagaan kantor polisi karena jika rian bertemu dengan mama nya riana , hendra takut rian akan sulit melepaskan riana.


"Emm kita balik kekampung yang kemarin lagi ya sayang!! nggak apa apa kan kalau kita sekarang tinggal disana??" tanya hendra.


"Horeeee.... rian seneng pa tinggal disana, banyak temen nya !!! nggak kayak pas dirumah yang bagus, rian selalu kesepian nggak punya temen!!" ucap rian sedih.


"Iya sayang, papah seneng kalau rian juga seneng" ucap hendra nampak teriris mendengar ucapan putranya yang jarang sekali mendapatkan kasih sayang karena ia dan riana terlalu sibuk mengejar urusan duniawi.


"Kok rian diem??"tanya hendra pada rian yang tiba tiba diam menunduk.


"Rian kangen sama mama sama kak anna, apa mereka udah nggak sayang lagi ya pa sama rian kok nggak pernah nemui rian lagi" ucap rian tampak sedih.


"Mereka sayang sama rian kok, mama kan masih sibuk sama kerjaan, kak anna juga..besok kalau mereka udah nggak sibuk lagi pasti bakalan nemui rian lagi!!" ucap hendra memeluk putranya haru.

__ADS_1


"Beneran pa???" tanya rian mulai sumringah.


"beneran donk jagoan papah yang pinter banget .!!" puji hendra membuat rian tertawa lebar.


"Ya udah yukkk kita berangkat sekarang, nanti nggak dapet tiket kereta lagi" ucap papa tampak mengendong rian.


"Pa kita beli es krim dulu ya" ucap rian digendongan hendra dan nampak berjalan meninggalkan kantor polisi.


"Beliin nggak yaa????" goda hendra pada rian.


"Papapahhhh!!!!!" ucap rian manja.


Hendra pun terkekeh gemas melihat tingkah putranya.


Saat ini fokus hendra adalah membesarkan putranya dengan baik agar kelak tidak seperti riana mamahnya yang hanya mengejar urusan duniawi saja.


Dan untuk riana ia benar benar sudah mengikhlaskan wanita itu.


Selama ini hendra juga sudah berkorban banyak untuk riana tapi kenyataanya riana bahkan tak melihat itu semua.


BYE....


Hayooo nihh... siapa lagi yang belum keliatan bahagia...


komen yukkkk besok dibonusi lagiihhh 😁

__ADS_1


__ADS_2