
"Lisa apa itu kau??" tanya lagi seorang wanita yang tak kalah cantik dari lisa.
"Kakakkk" ucap lisa menghampiri kakaknya dan memeluknya.
"Dan siapa ini???" tanya alenna kakak lisa yang melihat kearah roni.
"Perkenalkan saya roni kekasih lisa" ucap roni sambil mengulurkan tangan pada alenna.
"Tampan sekali pria ini, bagaimana mungkin lisa bisa mendapatkan pria setampan ini batin alenna menerima uluran tangan roni.
"Alenna, kakak lisa" ucap alenna sedikit manja.
"Ohh iya kak, kemana ayah ibu??? Apa sudah pergi ke ladang" tanya lisa membuyarkan pandangan alenna pada roni.
"Iya mereka sudah berangkat pagi pagi sekali , mungkin nanti siang pulang" ucap alenna sedikit ketus.
"Masuklah dulu, aku akan membuatkan mu sarapan" ucap lisa mengajak roni masuk kerumah sederhana nya.
Alenna yang mengikuti lisa dan roni dari belakang tak sengaja melihat cincin di jari manis lisa, cincin yang terlihat sangat mahal, membuat alenna iri, kapan ia bisa seberuntung lisa mempunyai kekasih kaya raya dan memiliki mobil seperti roni.
"Bisakah aku mandi terlebih dahulu???" tanya roni pada lisa.
"Tentu saja, tunggu sebentar aku akan mengambilkan mu handuk" ucap lisa kemudian memasuki kamar nya untuk mengambilkan handuk.
"Apakah kalian sudah lama berhubungan ???" tanya alenna pada roni sepeninggal lisa.
"Emm tidak juga, kami baru mau memulai hubungan serius " ucap roni datar , melihat tingkah alenna yang kecentilan membuat roni sedikit tak nyaman.
"Kak ini handuknya " ucap lisa yang tiba tiba sudah menghampirinya .
"Ya, aku mandi dulu , dimana kamar mandinya?" tanya roni pada lisa.
"Kesini kak," ajak lisa yang kemudian diikuti roni.
Terlihat wajah tak suka dari cara pandang alenna.
Setelah roni memasuki kamar mandi, segera lisa membuatkan sarapan nasi goreng untuk roni.
"Lisa"panggil alenna pada lisa.
"Iya kak??" jawab lisa sambil mengaduk nasi gorengnya.
"Bagaimana kamu bisa pacaran sama cowok tampan dan kaya seperti roni, kamu kan hanya pembantu" tanya alenna sinis.
"Kak roni itu orang kepercayaan nya tuan zen kak, aku juga deket baru baru ini kok" ucap lisa sedikit takut.
"Tapi kamu kok udah pakai cincin segala ??" tanya alenna sengit.
"Iya semalem kak roni nglamar aku kak" ucap lisa polos sambil tersenyum.
"Inget ya lisa , disini anak tertua itu aku, jadi jangan pernah berfikir kamu bisa menikah duluan sebelum aku !!!" ucap alenna ketus.
"Kakak tenang aja, aku sabar kok nunggu kakak dulu" ucap lisa.
__ADS_1
"Bagus deh" jawab alenna kemudian meninggalkan lisa.
Terlihat lisa menghela nafas sedih.
"Masak apa sayang??" tanya roni lembut membuyarkan lamunan lisa.
"Lisa bikinin kakak nasi goreng, kakak duduk dulu biar lisa siapin " ucap lisa sedikit canggung karena dipanggil sayang.
"Oke sayang" bisik roni ditelingga lisa membuat lisa merinding.
Roni menikmati sarapan buatan lisa dengan lahap, lisa yang melihat roni makan sedikit lega karena roni menyukai masakan nya.
Selesai sarapan roni bermain main dengan ketiga adik lisa , sedangkan lisa tampak membersihkan rumah yang terlihat berdebu disetiap tempat.
Lisa cukup paham, mungkin ibunya tak sempat membersihkan rumah karena memang waktu ibunya habis untuk bekerja sedangkan sang kakak alenna sama sekali tak bisa diharapkan, dia tak mungkin mau membersihkan rumah, setiap hari alenna hanya sibuk berdandan dan bermain tidak sekalipun mengerti keadaan keluarganya.
"Aku mau ikut kerja dengan mu!!!" ucap alenna yang membuat lisa sedikit terkejut.
Pasalnya alenna selalu menolak jika ditawari kerja karena malu hanya sebagai pembantu, padahal walaupun hanya pembantu gaji lisa cukup besar, sangat cukup untuk membantu ayahnya membiayai adiknya sekolah.
"Kakak serius???!"tanya lisa.
"Iya, siapa tau nanti aku juga dapat pria tampan dan kaya sepertimu" ucap alenna yang langsung mendapatkan gelengan lisa.
Pantas saja mau ikut kerja batin lisa.
"Ya sudah kalau begitu besok kakak langsung ikut kerja saja, sepertinya tuan zen masih membutuhkan seseorang untuk merawat taman mansion" jelas lisa.
"Apakah tuan zen itu tampan??!!"tanya alenna penasaran.
"Lisa"panggil seorang wanita yang selalu lisa rindukan.
"Ibu??? Ayahhhh" ucap lisa kemudian menghampiri keduanya , mencium tangan dan memeluk kedua orangtuanya secara bergantian.
"Ibu kangen kamu nak, apa kamu baik baik saja" tanya ibu lisa .
"Iya lisa kenapa kamu pulang tak memberi kabar??? Ayah bisa menjemputmu nak jika ingin pulang"ucap sang ayah.
"Dia pulang bareng pacarnya yah jadi nggak mungkin minta jemput ayah" ucap alenna terlihat iri.
Terlihat wajah terkejut dari kedua orang tua lisa, membuat lisa sedikit panik.
"Ayah sama ibu mandi dulu saja trus makan siang nanti kalau udah lisa bakalan jelasin semuanya" ucap lisa yang kemudian diangguki oleh orang tuanya.
Kini roni tengah berhadapan dengan ayah dan ibu lisa, roni terlihat tenang sedangkan lisa sedikit takut, lisa hanya takut kedua orang tuanya tak merestuinya.
"Perkenalkan ayah ibu , saya roni teman dekat lisa, saya kesini ingin silaturrahim sekalian mau melamar lisa untuk menjadi istri saya" ucap roni tegas.
"Apa kamu benar benar serius dengan lisa??"tanya ayah pada roni.
"Tentu saja ayah, saya serius dan saya akan selalu membahagiakan lisa"ucap roni.
"Lisa apa kamu mencintai nak roni???"tanya ibu pada lisa.
__ADS_1
"Iya bu, saya mencintai kak roni" ucap lisa tampak malu malu.
"Baiklah jika kalian saling mencintai ayah dan ibu merestui mu nak" ucap ayah yang membuat lisa langsung sumrinngah.
"Tapiii....." ucapan ayahnya terhenti.
"Tapi kenapa yah???"tanya lisa.
"Kamu harus menunggu kakakmu menikah terlebih dahulu , apa kalian tidak keberatan???" tanya ayah.
Terlihat raut wajah roni berubah kecewa mendengar permintaan calon ayah mertuanya itu.
Lisa yang mengetahui itu hanya menunduk tak berani menjawab.
"Baiklah ayah, kita akan menuruti permintaan ayah, yang penting niat saya pada lisa serius bukan untuk main main" ucap roni yang membuat lisa merasa lega.
Perbincangan telah usai tapi roni masih belum puas dengan keputusan yang terjadi, tapi apalah daya mungkin dia harus sedikit bersabar.
Didalam kamar tampak alenna tersenyum kemenangan, ya setidaknya masih ada waktu untuk merebut roni dari lisa.
🌺🌺🌺🌺🌺🌺
Anna sudah usai jam kuliahnya , dilirik jam tanganya masih pukul 2siang, sedangkan kedua sahabatnya hari ini membolos tak berangkat kuliah.
Sepertinya anna harus pulang awal dan istirahat saja hingga sebuah tangan menhentikan langkah nya.
Dilihatnya ternyata rio yang mencekal tangan nya.
"Jam kuliahmu udah selesai belumm??!" tanya rio pada anna.
"Emm iyaa nihh" jawab anna.
"Mau hangout dulu atau jalan jalan gitu???" tanya rio.
"Maaf , aku nggak bisa, aku buru buru" ucap anna langsung meninggalkan rio.
Rio sedikit binggung dengan sikap anna yang sepertinya sedang berusaha menjauhinya.
Anna berjalan cepat kemudian memasuki mobilnya , dia sedikit lega karena rio tak mengikuti nya.
Sebenarnya anna tak ingin menjauhi rio tapi dia juga tak ingin zen marah jika mengetahui dirinya pergi dengan rio lagi.
🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾
Bersambung.. . .
yeyyy update lagii...
padahal kemaren mikirnya bkalan update lama tapi ternyata bisa up lagi hehe...
semua berkat koment semangat dari para readers..
jangan lupa like vote dan komenya..
__ADS_1
thankyouhhhhh