MENJADI ISTRI TUAN ZEN

MENJADI ISTRI TUAN ZEN
25


__ADS_3

"Kita mau kemana sih kak???" tanya lisa tampak menguap karena memang ia sudah mengantuk.


"Tidurlah , perjalanan masih jauh , nanti kalau sudah sampai aku bangunkan" ucap roni .


"Nggak ahh , aku nemenin kakak nyetir aja" ucap lisa , roni pun hanya mengangguk.


Baru beberapa menit sudah terdengar dengkuran pelan lisa.


Roni yang melihat lisa sudah terpejam pun hanya terkekeh gemas kemudian melajukan mobilnya sedikit lebih cepat.


          🦔🦔🦔🦔🦔🦔🦔🦔🦔


Tania berjalan menyusuri lorong rumah sakit.


Hari ini tania sudah diperbolehkan pulang karena dari awal memang ia tak benar benar sakit.


Sejujurnya tania hanya ingin mengetes kepedulian zen saja.


Dia sampai menyogok para perawat yang bekeja dirumah sakit agar mendapatkan apa yang di inginkanya.


Karena sejak zen menikah , ia merasa zen sudah berubah , kini tania berjalan lesu dan harus menerima kenyataan jika zen yang sekarang bukanlah zen yang dulu.


Zen yang mencintainya dan selalu ada untuknya.


Semua salah nya ... Iya salahnya meninggalkan zen hanya karena harta.


Tapi tania waktu itu tidak punya pilihan lain selain meninggalkan zen demi mempertahankan perusahaan ayahnya yang pailit waktu itu.


Tania berjalan ke area luar dan dia tampak memberhentikan sebuah taksi dan memberikan alamat yang akan dituju pada sopir taksi.


Kemana lagi kalau bukan di mansion kai, dia harus menuruti segala keinginan kai demi mempertahankan semuanya.


Tania tak ingin hidup miskin iya dia tak ingin keluarganya jatuh miskin, jalan inilah satu satunya penyelamat ia dan keluarganya tetap kaya.


Sesampainya dimansion tania berjalan memasuki mansion kai dan disambut oleh kai.


"Wahh jalangku sudah datang rupanya" ucapan kai yang sangat sangat menusuk hati tania saat memasuki mansion.


Tania hanya tersenyum kecut mendengar ucapan kai walaupun sebenarnya hatinya sakit.


"Segera bersiaplah honey, tamu kita akan datang sebentar lagi" ucap kai .


Tanpa menjawab ucapan kai tania segera berjalan menuju kamarnya yang akan dijadikan tempat ia bergumul dengan tamunya kai nanti.


      🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺


Pagi hari anna membantu susi menyiapkan sarapan untun zen.


Dan tiba tiba zen memeluk anna daru belakang membuat iri susi yang juga masih berada disitu.


"Pagii honey" bisik zen ditelingga anna.


"Ahhh zen, maluu" ucap anna yang malu menujukan kemesraan didepan orang apalagi melihat wajah sebal susi, sebenarnya anna sedikit bangga melihat susi yang terlihat sebal itu.

__ADS_1


"Hmm kenapa sihh , sama suaminya kok malu" protes zen melepaskan pelukan dan duduk dikursi.


Segera anna menuangkan susu hangat digelas zen dan langsung diteguk habis oleh zen.


"Tuan malam tadi lisa pergi dan masih belum kembali sampai pagi hari" adu susi pada tuanya.


"Kemana dia pergi????" tanya anna yang langsung terlihat wajah khawatirnya.


"Saya tak tau nona , semalam ia pergi katanya mau beli cemilan tapi tak pulang, sepertinya dia sedikit membangkang akhir akhir ini suka pergi seenaknya" adu susi lagi.


"Biarkan saja dan lanjutkan pekerjaanmu" ucap zen santai sambil mengigit rotinya yang sudah diolesi selai oleh anna.


"Baiklah tuan" ucap susi yang cukup terkejut mendengar jawaban tuan nya itu.


Segera susi meninggalkan ruang makan.


"Zen ini nggak bisa dibiarin, gimana kalau terjadi apa apa dengan lisa???" ucap anna khawatir.


"Nggak akan terjadi apapun, roni yang mengajaknya, semalam roni menghubungi ku untuk meminta izin jika akan mengajak lisa pergi" jelas zen yang mendapatkan helaan nafas lega dari sang istri.


"Syukurlah kalau begitu, emmm zen apa kamu sudah mendengar kabar keberadaan orang tuaku???" tanya anna hati hati takut zen marah


"Maafkan aku sayang, masih belum mendapatkan info apapun" ucap zen terlihat wajah anna sedih.


"Apa kamu begitu merindukanya???" tanya zen lagi.


"Hmm, ya sepertinya " ucap anna .


"Apakah mereka memperlakukan mu dengan baik selama ini???" tanya zen lagi.


"Baiklah, sabarlah sayang, aku akan mencarikan mereka untukmu" ucap zen tenang.


Tampak anna mengangguk puas.


"terimakasih zen" ucap anna kemudian memeluk suaminya.


"Apa kau yakin tak ingin kuantar saja???" tanya zen saat ingin memasuki mobilnya.


"Tidak perlu , aku akan berangakat sendiri mengunakan mobil ku" ucap anna bersungguh sungguh.


"aku hanya tak ingin istriku berkeliaran dengan pria lain lagi ditaman hiburan" sindir zen.


Ana sontak tertawa mendengar ucapan zen.


"Maafkan aku sayang , tak akan kuulangi lagi" ucap anna kemudian memeluk zen.


"Jika hal itu terjadi lagi, aku bisa memastikan kau tak akan bisa berjalan paginya sayang" bisik zen ditelingga anna membuat anna merinding.


"Tuan meeting akan dimulai 25menit lagi" ucap pang pang yang sedari tadi menunggu zen didalam mobil.


"Ahh kau menggangu saja" gerutu zen.


"Ya sudah sana berangkat aku juga akan berangkat" ucap anna .

__ADS_1


"Baiklah" ucap zen tak lupa memberikan kecupan kening pada anna.


Setelah mobil zen melaju , anna berjalan menuju mobilnya dan melajukan mobilnya ke kampusnya.


               🌺🌺🌺🌺🌺🌺


Lisa mengerjapkan matanya yang baru saja ia buka, dilihatnya hari sudah pagi dan dia berada ditempat yang tak asing dan juga ia kaget setengah mati melihat roni sedang memandangi wajah bangun tidurnya.


"Kka kkakak, ngapain???" tanya lisa dengan wajah terkejutnya.


"Ngliatin kamu ," ucap roni kemudian tersenyum manis pada lisa, senyum manis yang mungkin tak roni tunjukan pada siapapun karena jika pertama kali melihat roni orang akan memandangnya takut karna wajah beringgasnya , siapa sangka dibalik iti semua roni memiliki senyuman yang menyejukan, ya menyejukan untuk lisa hanya untuk lisa.


"Kita dimana kak" ucap lisa mencoba mengalihkan roni yang sedari tadi masih memandanginya.


"Hmm tebak dehh dimana??" goda roni sambil mengelus wajah lisa yang nampak tersipu malu.


Dilihatnya secara seksama dan lisa melihat ada beberapa anak kecil sedang berlarian dihalaman pekarangan .


Bukan kan ini tempat tinggalnya?? Bukankah ini kampung halamanya??? Bukankah mereka adik adiknya yang sedang bermain di halaman rumah.


Ahh lisa memang payah, dia melupakan tempat tinggalnya sejak kecil saking groginya dekat dengan roni.


Dengan penuh semangat dan bahagia , lisa segera keluar dari mobil berlari ke pekarangan rumah sambil berteriak memanggil nama ketiga adiknya.


"Sitaaaa, raggaa , sisiillll kakak pulang" teriaknya pada ketiga adiknya yang masih kecil kecil itu, dilihatnya wajah ketiga adiknya yang cukup terkejut dengan kedatangan lisa dengan seorang pria yang ya cukup tampan .


"Kakaakkkkkkk" teriak ketiga adiknya kemudian memeluk lisa.


"Akak puyang cama ciapa, itu ciapa kak??" tanya raga yang masih berumur 5 tahun dan masih cadel.


"hay adek adek, kenalin kakak ini calon suaminya kakak kalian"ucap roni dengan bangga.


"Wahh berarty kakak sebentar lagi akan menikah ???" tanya sita yang masih sekolah sd kelas 6.


"Berarty dirumah kita akan diadakan pesta ya kak, asikkkk" ucap sisil bersorak gembira.


Lisa sangat bahagia melihat ketiga adiknya yang terlihat bahagia.


"Lisa apa itu kau??" ucap suara wanita yang baru saja meluar rumah.


Roni melihat cukup lama dan intens sama cantiknya dengan lisa dan mungkin ia seumuran dengan lisa, batin roni.


🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼


Bersambung...


teng teng teng ....


alhamdulilah bisa update walaupun ngetiknya pake tangan satu...


jangan pelit like vote dan komentnya yaa


ohh yaa readersss... folllow donk akunku ... dan baca juga cerita yang lain...

__ADS_1


judulnya "sania" , udah end lhoo critanya....


thankyuhhh readerss yang setia menunggu up ku... dan trimakasih juga buat doa2 kalian semalam....


__ADS_2