
"Berarti paket itu milik uncle Agus dong?" tanya Rafael menyimpulkan.
"No Kakak El, paket itu bukan milik uncle Agus" Shifa menjawabnya dengan cepat.
"Apa buktinya jika paket itu bukan milik uncle Agus?" tanya salah satu polisi.
"Baru saja uncle Agus kirim pesan WA, bahwa paket uncle Agus masih berada di agen jasa penitipan barang, barusan ada orang suruhan uncle Agus yang mengambil, ini buktinya" Shifa menunjukkan pesan WA kepada polisi yang berada didepannya.
"Kata uncle Agus, paket yang saya bawa nomer registrasinya 2316, sedangkan paket milik uncle Agus bernomor 2136" tambah Shifa memberikan keterangan.
"Baiklah nanti kami selidiki lebih lanjut, terima kasih atas keterangannya nona, selamat siang, kami pamit"
"Sama sama, terima kasih kembali" jawab Shifa tersenyum dan mengangguk sopan.
Selama tiga hari Rafael dan Shifa dirawat di rumah sakit, membuat keduanya semakin dekat, Rafael juga bisa berkomunikasi dengan Aisyah tanpa canggung, sering bercerita bertiga apalagi tambah dua sahabat Rafael Kanno dan Cello.
Diam diam sepertinya Cello juga mulai tertarik dengan Aisyah, pribadi yang periang dan ramah membuat Aisyah mudah bergaul dengan siapa saja, hanya saja terkadang dia merasa berkecil hati karena sering di bully teman tamannya anak haram ataupun anak panti, padahal saat ini Cello masih menjalin hubungan dengan kekasihnya yang satu angkatan di kampus tetapi beda jurusan.
Tetapi Kanno yang paling sering merayu mereka berdua, mereka juga sering lebih nyaman jika bercanda dengan Shifa dan Aisyah karena memang seorang Kanno adalah seorang casanova yang sering gonta-ganti pacar.
Hari ini rencana Shifa dan Rafael diperbolehkan pulang oleh dokter, Rafael di jemput oleh Mami dan Zain asisten pribadinya, sedangkan Shifa dijemput oleh Cello dan ditemani oleh Aisyah.
"Ciek....ciek...roman romannya ada yang sedang terpaut hatinya" goda Shifa setelah mereka didalam apartemen Wika City dan Cello sudah pamit dari sana.
"Apa sih, jangan mimpi disiang hari, siapakah saya berani naksir seorang Cello, bagai pungguk merindukan bulan" Aisyah yang merasa rendah diri karena seorang yatim-piatu sering di bully teman tamannya anak haram.
"Ais, dengar saya nak cakap cinta tuh tidak pernah tahu kepada siapa ndak berlabuh, tak tahu kepada siapa dan apa derajatnya, seperti saya nich, berusaha menutupi getaran hati, tetapi tubuh seolah tak sejalan bukankah kita nich sama?" nasehat Shifa panjang lebar.
"Betul juga ya, tetapi kita kerjakan dulu yang menjadi skala prioritas, bagaimana kita jadi ke Singapura?" tanya Aisyah berusaha berpikir rasional, biarlah jalan takdir yang akan menentukan nanti.
"Jadilah" jawab Shifa singkat.
__ADS_1
Keesokan harinya Shifa diantar oleh Aisyah ke kampus untuk meminta dosen pembimbing tentang pelajaran geografi dan populasi kependudukan suatu negara untuk meminta ijin ingin mengadakan penelitian data kependudukan di Singapura sehubungan tugas yang diberikan oleh dosen tersebut.
Karena Shifa sebagai warga negara Singapura, dengan mudah Shifa mendapat dukungan dari dosen dibuatkan memo dengan stempel dari universitas membuat Shifa dan Aisyah sangat bersyukur.
Keluar dari ruang dosen Shifa dan Aisyah menuju kantin, karena tiga Minggu kedepan tidak akan nongkrong di tempat favorit yaitu kantin kampus yang nyaman, tetapi baru masuk pintu kantin Aisyah melihat sosok Cello sedang makan berdua dengan seorang mahasiswi cantik bernama Norma duduk berdampingan dengan mesra.
"Shifa.... itu ada kak Cello berdua dengan cewek, kita balik aja yok!" berbalik badan berlari dengan mata berkaca-kaca diikuti oleh Shifa dibelakangnya.
Karena tergesa-gesa tanpa sengaja Aisyah menabrak Kanno yang akan masuk ke kantin menyusul Cello.
"Bruuk...." Aisyah menyenggol pundak Kanno, tetapi justru Aisyah lah yang terhuyung hampir terjatuh.
"Maaf kak, aku tidak sengaja" Aisyah berlari meninggalkan Kanno yang terheran-heran karena melihatnya meneteskan air mata.
"Aisyah ada apa dengan mu?" tanya Kanno sedikit berteriak, tetapi Aisyah berlari menjauh tanpa menjawab pertanyaan Kanno.
"Shifa ada apa dengan Aisyah, mengapa dia menangis?" kembali Kanno bertanya kepada Shifa yang mencoba mengejar Aisyah yang sudah menjauh.
Kanno hanya mengerutkan keningnya, berjalan masuk ke kantin mencari Cello yang tadi mengirimi pesan jika sedang berada di kantin.
"Oooo berarti Aisyah berlari keluar sambil menangis apa mungkin karena melihat Cello berdua dengan wanita ular itu" gumam Kanno menggerutu sendiri.
Ya Kanno tahu betul siapa sebenarnya pasangan yang bersama Cello saat ini, karena tanpa sepengetahuan sahabatnya berdua, karena Kanno pernah memergokinya tanpa sengaja gadis itu makan malam di restauran Mama Ara bersama sugar Daddy, tetapi karena kurangnya ada bukti Kanno belum berani mengatakan kepada Cello.
"Hai bro... apakah sudah selesai?" tanya Kanno duduk disamping Cello yang sedang memeluk pinggang Norma kekasih nya.
"Pesan sana tidak usah gangguin gue" cabik Cello menggenggam tangan Norma.
"Dasar gelo siak" kesal Kanno dengan tingkah wanita cantik tetapi tidak memiliki prinsip dalam berhubungan dengan lawan jenis.
Bagi Kanno walaupun sering bergonta-ganti pacar tetapi Daddy sering berpesan hanya sebatas pacaran tidak pernah naik level sampai adegan ranjang, Kanno selama ini hanya berciuman di bibir ataupun paling jauh hanya meremas gunung kembar milik pacarnya.
__ADS_1
Setelah melihat Aisyah menangis berlari menjauhi kantin, Kanno baru menyadari seharusnya sahabatnya itu berhubungan dengan Aisyah gadis sederhana, pintar dan bisa menjaga diri tidak seperti Norma gadis cantik tetapi rela melakukan apa saja demi mendapatkan kenyamanan hidup.
Akhirnya Kanno memutuskan untuk menyelidiki kekasih Cello dan mencari bukti untuk ditunjukkan kepada Cello agar tidak berhubungan dengan Norma, tidak susah bagi seorang Kanno untuk menyelidiki gadis itu, apalagi yang notabene Kanno adalah anggota agen rahasia pemerintah.
Di parkiran Aisyah menangis tersedu-sedu dalam pelukan Shifa.
"Menangis lah, sampai hatimu merasa lega, dari kemarin Aisyah selalu menasehati saya agar berdamai dengan hati, sekarang giliran Aisyah juga berdamailah, nasib kita bukankah sama" nasehat Shifa dan membetulkan hijab Aisyah yang sedikit kusut.
"Terima kasih Shifa, ternyata lebih mudah menasehati tetapi setelah saya merasakan sendiri kenapa sakit sekali?" sambil melepaskan pelukan Shifa dan mengusap air matanya.
"Ayo kita pulang saja, lebih baik kita mempersiapkan keperluan ke Singapura, kita cek lagi apa yang belum kita persiapkan?" ajak Shifa dan masuk kedalam mobil melaju membelah jalanan ibukota menuju panti asuhan Kasih Bunda.
Hanya dalam dua hari Kanno mendapatkan informasi kehidupan pribadi dari Norma, Kanno mempunyai skill meretas suatu data dengan mudah, disinilah Kanno sekarang, setelah mendapatkan nama dari sugar Daddy yang memboking Norma saat ini adalah seorang pengusaha penjualan ikan hias yang cukup terkenal di Jakarta, Kanno mendapatkan surat perjanjian antara pengusaha itu dengan Norma yang isinya, dalam satu bulan Norma harus memuaskan pengusaha itu diatas ranjang empat kali dan sebagai imbalannya setiap bulan Norma akan menerima transferan sebesar sepuluh juta, surat perjanjian itu ada di leptop sang pengusaha dan foto foto fulgar mereka berdua juga ada disana dengan mudah Kanno memindahkan data itu di leptopnya.
Kanno mencetak foto foto dan surat perjanjian itu, dimasukkan kedalam amplop agar sahabatnya itu tidak curiga, Kanno mengirim melalui kantor pos, klise memang tetapi ini jalan terbaik untuk sahabat karibnya tidak terjebak dengan wanita yang tidak tepat untuknya, amplop itu di kirim melalui sekretariat kemahasiswaan yang ada di kampus.
El, Kanno dan Cello sekarang berada di kantor sekretariat kemahasiswaan untuk mempersiapkan pergantian kepemimpinan ketua dan staf lainnya yang sudah di bentuk satu Minggu yang lalu.
Ada amplop coklat yang berada diatas meja milik Cello, bergegas Cello membukanya karena di luar amplop itu ada tulisan untuk Cello, setelah membuka amplop itu mata Cello terbuka dengan sempurna.
"Apa apaan ini, dari siapa amplop ini?" Cello membuka satu persatu lembar foto yang ada di amplop dengan cepat.
__________________
Tidak henti hentinya Author mengingatkan
jangan lupa like vote dan komentar serta
hadiahnya jangan sampai ketinggian
terima kasih dan terima kasih
__ADS_1
sehat selalu