
Kalau dilihat dari mimik wajah, Cathleen bisa menilai jika Selena sedang mengobrol serius dengan seorang pria yang sangat dia kenal. Karena penasaran, anak ketiga Tuan Pattinson itu berjongkok, sembunyi di balik kursi yang sebisa mungkin tak dapat dilihat oleh saudara tirinya.
Cathleen memasang telinga setajam mungkin. Menguping pembicaraan. Walaupun dia tahu hal tersebut tidak baik, tapi tetap saja dilakukan karena Selena seperti sedang menyembunyikan sesuatu.
“Ha?” Cathleen berucap lirih, bibirnya menganga lebar, tapi segera ditutupi menggunakan tangan. Dia sangat terkejut dengan apa yang baru saja didengar. “Telingaku tak salah, ‘kan? Selena sungguh hamil?” gumamnya sangat lirih.
Cathleen sampai tak bisa berkata apa-apa lagi, terlalu syok saat mengetahui Selena sudah mengandung. “Pandai sekali dia menutupi dari keluarga.”
Telinga Cathleen kembali fokus pada suara Selena dan lawan bicara saudara tirinya. Mata bulat itu melebar seketika tat kala menangkap jelas jika nama Alceena baru saja disebut.
Cathleen pun berinisiatif untuk merekam suara tersebut. Dia mengeluarkan ponsel dan mencoba berpindah posisi untuk semakin mendekati meja Selena, agar suara bisa terekam dengan jelas. Cathleen tak berdiri, melainkan berjalan dalam posisi berjongkok.
“What?” pekik Cathleen dengan suara lirih. Sungguh kali ini dirinya tak habis pikir, dan pastinya tak terima dengan apa yang sudah dilakukan Selena jika ditangkap dari informasi yang baru didengar.
__ADS_1
Tangan Cathleen sampai mengepal kuat, dia merasakan emosi. “Tak tahu diri! Apa keluarga Eisten seperti itu semua? Picik!”
Karena sudah tak tahan dengan pembicaraan Selena, Cathleen pun berdiri. Keluar dari persembunyiannya. Sorot mata langsung nyalang menatap saudara tirinya.
Selena yang melihat Cathleen tiba-tiba muncul di meja dekat dirinya duduk pun langsung terkejut. “Cath?” panggilnya dengan halus.
Namun Cathleen yang kesal tak memperdulikan panggilan tersebut. Dia mengayunkan kaki untuk mendekati Selena. Langsung saja telapak mulus mendarat di pipi sang kakak tiri.
Plak!
“Cath, kenapa kau menamparnya?!” tegur Aldrich, orang yang sedari tadi diajak mengobrol oleh Selena. Dia segera menjauhkan tangan Cathleen dari kakaknya.
Cathleen menarik tangan dengan kasar. “Kenapa?” Dia mengulangi kalimat tanya itu dengan penuh penekanan. “Aku sudah mendengar semua pembicaraan kalian.” Kepala menggeleng pelan. “Benar-benar tak menyangka jika kau tega bermain api dengan Brandon Brooks disaat dia masih menjadi kekasih Alceena.”
__ADS_1
Selena mencoba meraih tangan Cathleen. Sepertinya ada yang harus diluruskan. Tapi, saudaranya sudah menepis, tak mau dipegang olehnya. Dia hanya bisa menghela napas sembari berdiri.
“Aku tidak bermain api dengan Brandon Brooks, Cath. Kau salah mengartikan pembicaraan yang tadi sudah didengar. Cerita awalnya tak seperti itu.” Selena ingin menjelaskan kronologi awal.
Tapi, Cathleen sudah mengibaskan tangan di depan wajah. “Halah! Berkilah saja kau. Sudah jelas telingaku mendengar jika kau sekarang sedang hamil anak Brandon Brooks!”
Cathleen lalu bertepuk tangan seperti orang mengejek. “Hebat, kau pandai menyembunyikan fakta mengejutkan itu dari seluruh keluarga kita. Dan orang tuaku serta Alceena pasti akan kecewa denganmu jika mengetahui ini.”
“Cath, dengarkan dulu penjelasanku,” pinta Selena dengan wajahnya yang sangat memohon.
Cathleen menyunggingkan senyum sinis. “Apa? Kau ingin memberikan alasan apa? Sudah jelas telingaku mendengar jika kau juga dalang dibalik rumor Alceena mandul, ‘kan?”
...*****...
__ADS_1
...Cath, akhirnya kamu akan terbebas dari segela tuduhan para readers wkwkwk...
...Jangan lupa dukung karya ini dengan like, komen, vote, dan hadiahnya bestie...