
"aku lupa tadi mau mengatakan padamu!" ucap Naira berjalan cepat.
"apa?" tanya Siska berjalan disamping Naira.
"tadi saat bersihkan ruangannya, aku sudah bertemu dengan pak presdir." ucap Naira saat sudah didalam lift, Siska dan Denis memandangnya.
"kenapa tidak bilang, kalau gini nanti kena marah pak Johan." saut Siska.
"kenapa?" tanya Naira, Denis melihat kearah Naira.
"tidak ada yang tau seperti apa wujud presdir mereka, hanya pak Johan yang tahu. saat presdir datang, semua karyawan pasti tidak ada yang tahu." saut Denis.
mereka bertiga keluar dari lift dan berlari keruang kerja mereka masing masing, Siska menemui Johan. sedangkan Naira mengumpulkan semua karyawan bersama Denis, terlihat semua orang sudah berbaris rapi.
__ADS_1
"baiklah semuanya mohon perhatian kalian!" ucap Johan, semua karyawan diam mendengarkan Johan.
"untuk pertama kalinya presdir kita akan datang disini, dan untuk pertama kali juga presdir kita akan bekerja disini dan mengurus perusahaan ini. diharapkan semuanya dapat disiplin dan bertanggung jawab, sebagaimana seperti saya yang membimbing kalian!" ucap Johan, semua orang berbisik, Naira dan Siska diam disamping Johan.
"presdir kita sudah ada di ruangannya, pasti kalian tidak tahu siapa presdir itu." saat mengatakan itu, terdengar suara sepatu berbunyi dari langkah seseorang. semua orang terdiam dan menatap kearah pintu, beberapa menit kemudian terlihat seorang pria muncul disana. semua orang menatap terkejut, termasuk Naira dan Siska.
seorang pria berdiri didepan mereka, dengan pakaian yang rapi berjas dan sangat elegan. pria itu berdiri dengan tampan dan sangat tampan menurut mereka, dengan angkuh perlahan pria itu berjalan melewati para karyawan yang berbaris menyambutnya. mereka heran dengan presdir yang berjalan tidak normal, seperti menahan rasa sakit.
"selamat datang Presdir, kenapa dengan kakimu?" tanya Johan bersalaman dengan pria itu.
"aku tidak menyangka presdir pria yang tampan, selama ini aku hanya mendengarnya dari beberapa orang saja." bisik Siska, didengar oleh Naira dan Denis. Naira melihat pria itu sangat terkejut dan tidak percaya apa yang sedang dia lihat.
"dia yang aku temui disupermarket!" ucap Naira, Siska terkejut dengan itu.
__ADS_1
"dan pakaian itu, yang aku tabrak tadi pagi!" ucap Naira lagi.
"aku juga bilang dia pria tua, gendut dan juga mesum." ucap Naira, Siska dan Denis terkejut dengan itu.
"apa!" ucap Siska dan Denis yang terus terkejut, membuat Johan dan presdir itu menoleh.
"Siska Denis, ada apa?" tanya Johan, Siska tersenyum dan menunduk menggelengkan kepala.
"baiklah, ini adalah pak Presdir kita. sebelumnya kalian hanya dengar namanya saja, sekarang beliau berdiri dihadapan kalian. beliau ini masih sangat muda tapi sangat pintar dan berbakat, beliau memiliki beberapa perusahaan termasuk perusahaan tempat kalian bekerja. kebetulan dulu kami satu universitas di London, dan saya dipercaya untuk menjadi wakilnya disini." ucap Johan, semua orang merasa terkagum kagum dengan itu, Naira menatap pria itu dengan perasaan aneh jantungnya terus berdetak tidak karuan.
"karena kalian sudah tahu siapa saya, perkenalkan nama saya Adrian Pratama!"
****
__ADS_1
untuk judul author telah mengubah kejudul DO YOU REMEMBER? karena yang my love story 3 tidak disetujui, untuk review pun sedikit lama.
jangan lupa jika sudah membaca tinggalkan jejak kalian, seperti like, komen dan beri saran jika diperlukan. satu lagi, kasih ranting bintang 5🤩. terima kasih selamat membaca🤗