My Princess (Bukan Cinta Di Atas Kertas)

My Princess (Bukan Cinta Di Atas Kertas)
Bidadari dalam pesta


__ADS_3

Sulit untuk menolak,inilah yang dirasakan oleh Lea saat ini yang berada dalam mobil milik keluarganya.


"Cie..cie,cantik bener"


Goda Arya yang melihat penampilan Lea yang tidak seperti biasanya,saat ini Lea memakai kebaya modern untuk menghadiri acara pernikahan salah satu ank sepupu Deandra.


"Bisa ga sih mas diam.."


Tegur Kinan yang tahu Lea tidak nyaman saat ini dengan baju kebaya yang di pakainya.



"Mbak,ganti aja ya mumpung belum jauh "


Pinta Lea pada Titi yang kebetulan duduk disebelahnya, dengan tatapan memohon.


"Sudah cantik kok..sudah bikin nyaman aja "


Buk Titi yang menjawab Kinan yang mewakili,Titi hanya mengangguk menyetujui ucapan Kinan.


Keluarga cukup mengerti dengan ketiak nyamanan Lea karena dalam keseharian penampilan yang melekat pada tubuhnya pakai sporty atau casual, untuk semi resmi jarang juga Lea gunakan.


"Cantik kok aunty "


Puji Ganendra ikut memberikan penilaian pada penampilan Lea.


"Udahlah dek..biasanya juga pede aja "


Goda Arya lagi dengan tersenyum melihat Lea yang sesekali melihat penampilannya.


Tidak. lama tibalah mereka di tempat tujuan,ketiga jagoan penerus keluarga Deandra turun lebih dulu dan tanpa menunggu perintah mengandeng tangan Lea seakan menyakinkan pada Lea semua baik-baik dan mereka ada untuknya.


"Ayo, aunty bareng aku"


Ajak Erlangga yang selalu menunjukkan muka tegas dan berani walaupun masih anak-anak.


"Iya.. aunty ada aku"


Ganendra tidak mau kalah ingin meyakinkan Lea semua akan baik-baik saja bersama mereka.


"Iya.. aunty tahu, kalian sayang aunty"


Lea mengusap pipi keduanya bergantian, sebagai ucapan terimakasih karena keponakannya menyayanginya.


"Mi..aku mau bareng aunty"


Pinta Biantara yang tidak mau kalah ingin bersama kedua kakak sepupu lelaki melindungi Lea.


"Ya..boleh hati-hati jangan lari nak"


Teriak Kinan yang melihat Biantara langsung melepaskan tangan maminya dan berlari menuju Lea dan kedua kakak sepupu lelakinya yang lebih dulu berjalan didepan.


Banyak pasang mata memandang Lea penuh kekaguman dan tanya siapa dirinya.


"Ssssttt.. bidadari bro"


Bisik beberapa lelaki muda pada kawan-kawannya dengan menunjukkan Lea secara sembunyi-sembunyi.

__ADS_1


"Bener bro, perfek bener ini mah"


Lelaki lain menambah dengan suara pelan dari masih bisa terdengar suara oleh kawan-kawannya.


"Boleh kenal dong?"


Sapa salah satu dari mereka yang tidak sabar ingin menyapa tanpa basa-basi pada Lea.


"Ga boleh,ini aunty aku !!"


Dengan suara tegas Erlangga membalas lelaki itu disertai tatapan tajam dan mendorong lelaki itu.


"Mas..ga boleh seperti itu,ga sopan..maaf ya mas"


Ucap Lea dengan menundukkan kepalanya sebab kedua tangannya di pegang kuat oleh kedua keponakannya.


"Ups..lembut bener,ga apa-apa mbak santai aja"


Balas lelaki itu dengan tersenyum manis dan mendapatkan dukungan dari kawan-kawan untuk terus mendekati Lea.


"Jangan kasih kendor bro,pepet terus "


Teriak salah satu lelaki membuat Erlangga menatap lelaki itu seperti marah tidak terima dengan perlakuan mereka yang berniat mengganggu Lea pikirnya.


"Hu..berisik !"


Kini giliran Garendra yang tidak terima dengan perlakuan beberapa lelaki yang menurut dirinya tidak sopan.


"Aunty jangan dengerin mereka"


Biantara pun tidak mau kalah ikut tersulut emosinya mendengar beberapa lelaki itu mengganggu Lea.


Bisik Lea yang mensejajarkan posisinya dengan ketiga jagoan yang terlihat emosi.


Karena beberapa lelaki itu masih saja menggoda Lea Biantara berlari mendekati Arya sepertinya mengadukan perlakuan mereka yang menurutnya tidak sopan.


"Pi,Pi..,Pi, mereka itu tidak sopan sama aunty aku !"


Tutur Biantara dengan napas berlarian tidak teratur dan membuat Arya langsung menghampiri.


"Ada masalah apa ya, dengan adik saya ?!"


Masih dengan sopan Arya bertanya tapi sorot matanya tajam siap menghunus siapa saja yang berniat tidak baik padanya.


"Ga..pak,eh..om hanya ingin berkenalan saja dengan bidadari..eh mbaknya "


Lelaki itupun langsung gugup setelah melihat sosok Arya dibalik kecantikan wanita yang baru saja mereka goda.


Siapa yang tidak kenal Arya bukan saja pesona tapi kepopulerannya sebagai pengusaha sukses seantero negeri yang cukup disegani.


"Adiknya ya..om ?"


Tanya lelaki yang terlihat memberanikan diri bertanya pada Arya dengan menggaruk tengkuknya malu-malu.


"Ya,dia adik salah ada masalah dengan adik saya ?"


Belum sempat beberapa lelaki itu menjawab,Lea lebih dulu berbisik pada Arya berharap Arya paham dan menyudahi perdebatan yang tidak ada untungnya.

__ADS_1


"Sudahlah mas,ga penting juga..ayo"


Lea langsung menarik tangan Arya yang langsung mengikuti Lea meninggalkan tempat itu bersama ketiga jagoan.


keluarga besar Deandra menikmati menu makanan yang telah disediakan sebelum bersalaman dengan pengantin dan keluarganya.


"Mau kemana?"


Tanya Lea pada Biantara yang terlihat bangkit dari duduknya, sepertinya ada yang dia inginkan.


"Aku mau minum aunty"


"Biar aunty ambilkan,Ade disini ya tunggu "


Pinta Lea seperti biasanya dia akan melakukan apapun untuk keponakannya.


Beberapa saat lalu beberapa lelaki yang terpesona dengan penampilan Lea kini para wanita yang terpesona bahkan sampai di buat terperangah.


"Siapa sih.. cantik bener?"


Tanya wanita yang seumuran dengan Lea yang tidak jauh dari Lea berada diantara barusan meja minuman yang disediakan.


"Perfek..bikin ngiri"


Ujar yang lain tidak berkedip memandang Lea dari atas sampai bawah seperti menilai.


"Yang mau tanya perawatan dimana..kulit mulus gitu ih..bikin ngiri"


Ucapnya sampai mengigit kukunya karena menginginkan seperti yang saat ini di miliki Lea.


"Kalau gue itu body bikin..gue pengen ngilang jauh sempurna bener"


Perempuan itu memperhatikan postur tubuh Lea yang proporsional yang banyak diidamkan semua wanita.


"Mbak boleh tanya..mbak perawatan di salon mana dan ikut club senam dimana..bagi info dong ?"


Salah satu perempuan itu memberanikan diri langsung bertanya tanpa terlebih dahulu basa-basi.


"Salon,senam ga ada saya melakukan itu yang ada saya setiap hari di bengkel mbak"


Jawaban Lea membuat perempuan itu hanya bisa bengong tanpa bisa berkata-kata sebab tidak mungkin menurutnya.


"Kalau mbak ga percaya temui saya di bengkel xx di jalan xxx,setiap hari saya ada di sana"


Dengan tersenyum Lea menjelaskan, seakan tidak percaya Lea mendengar pertanyaan perempuan yang terlihat lesu meninggalkan Lea.


"Ada apa dek,kok kamu senyum-senyum sendiri?"


Tanya Kinan pada Lea yang masih tersenyum mengingat pertanyaan perempuan yang terlihat masih memandang dari jauh.


"Lucu aja mbak, mereka mengira aku melakukan perawatan dan senam, padahal mbak tahu akan aku ada waktu itu "


Kinan paham pasti mereka memperhatikan penampilan Lea yang memang terbilang cukup mempesona dirinya saja sebagai saudara ipar dibuat iri karena Lea tidak pernah melakukan perawatan semuanya natural dan alami bahkan terbilang Lea cuek untuk soal penampilan.


"Ajar lah dek.. mereka bertanya seperti itu sebab menurut mereka saat ini melihat bidadari didalam pesta"


Goda Kinan yang membuat Lea menutup mukanya malu sekaligus tidak percaya dengan ucapan Kinan selaku kakak iparnya.

__ADS_1


"Untung saja gedung ini masih memiliki atap kalau tidak aku bis terbang tinggi karena terlalu gede rasa mbak"


Kinan tertawa kecil ingin sebenarnya tertawa lepas tapi bukan tempatnya.


__ADS_2