My Princess (Bukan Cinta Di Atas Kertas)

My Princess (Bukan Cinta Di Atas Kertas)
Jailnya Arya


__ADS_3

Sigit lelaki dewasa dengan pesonanya tidak dipungkiri dia bisa dengan mudah memikat lawan jenisnya tapi tidak bagi Sigit dia ingin Lea nyaman terlebih dahulu bersamanya.


Seperti sore ini dikediaman keluarga besar Deandra mereka sudah kembali dari hotel setelah tamu-tamu undangan pernikahan Lea dan Sigit berpamitan untuk kembali ke daerahnya masing-masing.


"Cie..cie yang pengantin baru mah betah banget di kamar "


Goda Arya yang berpapasan dengan Lea di lorong dapur.


"Ih..apaan sih mas "


Balas Lea dengan muka masam karena tidak mau digoda Arya.


Mereka berkumpul diruang keluarga seperti biasanya menikmati cemilan dengan menonton TV bersama.


"Pi,kok omnya bobo bareng aunty sih..memang boleh ya ?"


Tanya gadis kecil putri Arya dengan suara khas anak-anak bertanya pada Arya dengan bergelayut ditangan Arya manja.


"Om Sigit sudah suami aunty jadi boleh bobo di kamar aunty sayang "


Arya menjelaskan dengan bahasa yang dimengerti oleh putrinya.


"Oh..iya tadi Ade lihat omnya cium aunty"


Lea yang mendengar langsung merona pipinya karena malu karena hal ini bukan hal yang biasa dia lakukan.


"Oh..ya,ga apa-apa sudah boleh omnya cium aunty sayang"


Arya berbicara dengan melirik pada Lea yang saat ini duduk bersebelahan dengan Deandra.


"Kapan aunty punya Ade bayi Pi ?"


Lea makin merah mukanya dengan pertanyaan yang Alleia ucapkan pada Arya dengan polosnya.


"Coba Ade tanya sama aunty kapan aunty punya Ade bayi "


Abimana yang mendengar hanya bisa menggelengkan kepalanya karena dia cukup paham Arya hanya ingin menggoda Lea.


Putri polos Arya langsung duduk di pangkuan Deandra dan bertanya pada Lea perihal Ade bayi.


"Aunty..kapan aunty punya Ade bayi ?"


Lea hanya bisa menarik napas dan menatap kearah Arya dengan membesar bola matanya tanda dirinya kesal pada Arya.


Berbeda dengan Arya yang hanya menaik turunkan bahunya tanda lepas tanggungjawabnya.


"Ehm..Ade harus banyak berdoa dulu minta sama Allah supaya aunty cepat di berikan Ade bayi ya..cantik "


Deandra yang memberikan jawaban dari pertanyaan putri Arya yang semakin kritis.


"Kakek.. auntynya Nanda sudah di kasih Ade bayi setelah jalan-jalan,kenapa aunty ga jalan-jalan aja biar cepat di kasih Ade bayi "


Deandra ingi tertawa tapi dalam kondisi seperti ini rasanya tidak mungkin karena akan membuat Alleia makin bingung.


"Aunty tidak bisa jalan-jalan dulu karena om Sigit banyak kerjaan sayang "


Muka kecewa yang diperlihatkan oleh Alleia begitu mendengar Lea tidak bisa jalan-jalan.

__ADS_1


"Berarti Ade bayinya masih lama ya.. datangnya ?"


"Bagaimana kalau ade bayinya dari mami Alleia saja ?"


Balas Lea yang membuat Arya terkejut sekaligus memberikan kode dengan jari telunjuknya di letakkan di bibirnya.


"Aku ga mau punya Ade aunty..aku mau Ade bayinya dari aunty aja "


Lea menepuk jidatnya,ternyata putri dari Arya punya jawaban lain untuk dirinya.


"Pintar putri papi "


Ujar Arya dengan memberikan jari jempolnya pada putrinya yang terlihat bingung.


"Kalau mau Ade bayi dari aunty sabar ya.. sayang "


Deandra mengusap lembut kepala Alleia yang menengahi karena Deandra cukup paham bagaimana keadaan Lea saat ini sebagai pasangan baru.


"Ok..aku akan doa sama Allah semoga aunty cepat dikasih ade bayi, kalau bisa aunty bilang sama Allah Ade bayinya yang perempuan aja biar aku ada temannya "


Semua tertawa begitu mendengar ucapan polos Alleia yang sudah meminta jenis kelamin bayi dari Lea.


"Ade ga ada temennya ya.."


Tanya Deandra dengan tersenyum yang membuat Alleia mengangguk tanda dia menginginkan sesuatu sesuai permintaannya.


"Kapan tuh..biar Alleia ada temennya"


Goda Arya lagi yang membuat Lea ingin melemparkan bantal pada Arya.


"Apaan sih mas "


Ucapan polos itu membuat semua yang ada ditempat itu hanya bisa menarik napas bersamaan.


"Aunty kok diam aja ?"


"Ya..nanti bilang sama Ade kalau Ade bayinya sudah ada "


"Kok bilang kalau sudah ada,aku mau aunty bilang kalau mau bikin Ade bayinya "


'Dari mana anak ini mendapatkan pertanyaan konyol seperti ini '


Umpat Lea dengan menggaruk tengkuknya yang sebenarnya tidak gatal tapi memikirkan jawaban apa yang akan di berikan pada gadis kecil ini.


"Ehm..ya nanti om bilang sama Ade,kita doa dulu dan minta sama Allah sesuai permintaan Ade ok.. cantik "


Sigit mengusap tangan kecil Alleia dan mendapatkan persetujuan dari gadis kecil itu dengan berlari kegirangan.


"Ye.. aunty mau punya Ade bayi perempuan untuk jadi teman aku "


"Mas Arya..jangan cari gara-gara ya..!"


"Cari gara-gara apa sih dek "


Ujar Arya dengan tersenyum jail yang Lea dapat menyimpulkan arti dari senyuman Arya.


"Tau anaknya kritis,tapi bapak ga paham malah yang cari gara-gara aja "

__ADS_1


"Aku ga ngomong apa-apa loh dek "


"Ga ngomong tapi kasih kode, emang aku ga tahu apa "


"Kode apa sih,kamu yang ga jelas dek "


"Jangan putar balikkan fakta dek mas "


"Anak mu itu cukup bisa mengerti tanpa harus mas ngomong "


"Masa ?"


"Ih..makin nyebelin deh"


"Tapi bikin kangen loh "


"Ih..sok kepedean,mba Kinan kok mau ya..sama orang yang super nyebelin kayak gini "


"Itu menurut kamu dek,tapi menurut istriku paket spesial "


"Martabak kali spesial "


"Ga percaya coba tanya..iya kan sayang "


Teriak Arya pada Kinan yang kebetulan merapikan meja makan bersama Titi.


"Ga,kan mba ?"


"Bilang iya gitu yang.."


Pinta Arya pada Kinan yang hanya bisa menggelengkan kepalanya mendengar perdebatan antara Lea dan Arya yang sudah bisa terjadi tidak aneh lagi.


"Sudah,sudah kasihan adik mu..tidak aneh ya bila tidak membuat adik mu kesal "


Tegur Deandra pada Arya yang hanya tersenyum melihat Lea cemberut.


"Emang bener tuh Pi.."


"Ye.. bukannya kamu juga senang di goda mas "


"Siapa juga yang mau, pokoknya mas Arya nyebelin "


Lea seperti anak kecil bersembunyi di balik tubuh Deandra setelah membalas dengan menjulurkan lidahnya.


"Ga malu tuh sama suami kamu "


"Pi..tuh mas Arya ih.."


"Arya !!"


Tegur Deandra pada Arya yang hanya tersenyum bukan marah malah terlihat senang melihat Lea kesal.


Ini salah satu cara Arya menunjukkan kedekatan dengan Lea yang sebenarnya dia gadis yang tegas tapi terlihat berbeda bila bersama keluarganya.


Hanya Sigit dan Abimana yang hanya menjadi penonton tanpa ikut terlibat dalam keisengan Arya yang menggoda Lea saat ini.


Sebenarnya Lea juga senang dekat dengan keluarganya tapi hanya Arya yang lebih sering berbuat iseng padanya berbeda dengan Abimana yang lebih cemberut irit bicara dan lebih to the poin bila bicara itupun hanya waktu-waktu tertentu.

__ADS_1


Sebenarnya Lea juga akan merindukan momen-momen dekat dengan keluarganya karena sekian lama bersama dengan Romo,mau bagaimana lagi dirinya harus ikut serta kemanapun suaminya berada.


__ADS_2