My Princess (Bukan Cinta Di Atas Kertas)

My Princess (Bukan Cinta Di Atas Kertas)
Sopir baru


__ADS_3

Terdengar suara bahagia dari beberapa teman kerja yang sudah tidak sabar untuk meninggalkan ruangan karena penat seharian berkutik didepan layar komputer dan setumpuk dokumen yang harus diperiksa.


"Akhirnya.. selamat weekend"


Ucapan dengan suara lantang terdengar dan aura bahagia karena akan libur untuk merenggang otot-ototnya untuk beberapa hari.


"Lea,gue cabut duluan "


"Ya.. selamat weekend"


"Ya..loe juga mau jalan kemana ?"


"Sepertinya di rumah saja sudah cukup "


"Loe ga asyik"


"Lah..udah sana, katanya mau pulang "


Usir Lea yang masih menyelesaikan pekerjaannya,dia tidak ingin menyisakan pekerjaan sebelum pulang karena tidak akan tenang.


"Lea..loe ga pulang ?"


"Pulang bang tapi tanggung "


Lea menunjukkan beberapa dokumen yang belum dia simpan kedalam lektop yang berada di atas meja kerjanya.


"Itu bisa nanti Lea.."


"Kalau Abang mau pulang..duluan aja,masih siang ini bang di rumah juga mau ngapain paling becanda dengan keponakan "


"Gue temenin deh.."


"Udah bang pulang aja,gue ga apa-apa ga usah khawatir"


"Ga, apa-apa gue ga tenang aja lihat loe sendirian"


"Terserah abang aja deh..tapi "


Lea meminta bang Dik untuk tutup mulut dengan menunjukkan tangannya seperti mengunci mulutnya.


Balasan bang Dik mengunci mulutnya dan melempar kuncinya ke sembarang arah yang membuat Lea tersenyum.


Hanya terdengar suara detak jarum jam dan langkah kaki OB yang membersihkan ruangan, karena peraturan perusahaan meminta ruang harus bersih sebelum karyawan datang dan setelah jam pulang karyawan.


"Akhirnya..beres,ayo bang kita cabut"


Ajak Lea yang sudah bersiap pulang dengan mematikan lektop dan merapikan meja kerjanya juga tidak lupa mengambil tas gendong miliknya.


Keduanya harus berpisah begitu sampai di lobby utama perusahaan, karena bang Dik tahu Lea pasti akan di jemput sopir keluarganya.


"Pas betul.."


Begitu keluar dari pintu lobby mobil milik keluarga Lea sudah menghampiri dan dengan sopan seorang sopir turun membukakan pintu untuk Lea.


"Sopir baru ?"


Tanya bang Dik yang tahu Lea tidak pernah mau dibukakan pintu mobilnya oleh sopir dia lebih suka dirinya yang membuka mobil sendiri.


"Ga,tahu bang..gue juga baru tahu..ehm mungkin pak Komar atau yang lain ada keperluan"


Lea menjelaskan pada bang Dik yang masih memperhatikan perawakan sopir Lea yang terlihat bukan body seorang sopir, walaupun wajah sedikit tertutupi oleh topi tapi terlihat jelas dia tampan rupawan dengan kulit putih dan postur tubuh tinggi serta jam tangan yang di gunakan bermerk berkualitas tinggi yang biasa digunakan oleh CEO.


"Keluarga loe ga salah kirim sopir ?"


Tanya bang Dik yang masih berdiri berdampingan dengan Lea yang belum masuk kedalam mobilnya.


"Besok lagi bang kita sambung kasihan masnya pasti sudah lama menunggu"


"Ya,sudah hati-hati selamat weekend"


"Ya,bang terimakasih.. selamat weekend juga untuk keluarga Abang "

__ADS_1


Ucap Lea yang sudah duduk didalam mobil dan melambaikan tangannya kepada bang Dik.


Begitu juga dengan lelaki yang disebut sopir menundukkan kepalanya kepada bang Dik sebagai tanda berpamitan dan dibalas senyuman oleh bang Dik ramah.


"Maaf,mba langsung pulang atau ada keperluan lain ?"


Tanya sopir yang melihat Lea dari kaca spion tengah tanpa menengok ke belakang.


"Kita mampir ke toko kue dulu ya mas,nanti saya tunjukkan tempat pokoknya sebelum lampu merah kedua,tolong ingatkan saya "


Ucap Lea dengan sopan pada lelaki yang mengendarai mobil milik keluarganya tanpa memperhatikan lelaki yang mengendarai mobil.


Sepertinya biasanya Lea akan bicara seperlunya saja selebihnya dia lebih memilih membuka ponsel miliknya sepertinya membalas chat yang di kirim oleh teman-temannya atau keluarganya.


"Ibu..sudah sampai rumah,baru saja aku berniat menjemputnya"


Ucap Lea seorang diri dengan terlihat senang tanpa memperdulikan kalau saat ini bukan seorang diri ada sopir yang bersamanya.


"Maaf mba, beberapa meter lagi lampu merah kedua.."


"Oh..ya, terimakasih sudah diingatkan ehm..tolong berhenti di toko kue itu "


Lea meminta pada sopirnya untuk menghentikan mobilnya tepat di depan toko kue langganan keluarganya.


"Terimakasih mas,biar saya saja yang turun.. mas bisa tunggu sebentar saya hanya memesan kue untuk besok"


"Ya..mba "


Jawab lelaki itu patuh hanya memperhatikan Lea yang sudah turun dari mobil dan memasuki tokoh kue.


Tidak lama Lea sudah kembali dengan membawa dua gelas minuman dingin dan beberapa bungkus kue dan dua kotak kue.


Lelaki selaku sopir begitu cekatan langsung sigap membantu Lea untuk membawakan apa yang Lea bawah.


"Terimakasih mas,ehm..mas minuman satu untuk mas dan ada kue ambil yang mas mau "


Ucap Lea yang tidak memperhatikan sosok sopirnya karena dia kembali fokus pada ponsel miliknya, sepertinya ada pesan masuk.


"Assalamualaikum Ris, untuk acara besok sudah siapkan ?"


"......"


"Untuk soal kurang tenaga,ga jadi masalah nanti aku minta bantuan Juna sama Mawar "


"......"


"Masih kurang,waduh..aku mesti nyari kemana Ris,disini aku ga punya tim "


"......."


"Tapi aku usahain deh,mungkin anak motor akan aku minta tolong "


"Ok.. untuk yang lain,aku pastikan beres "


"......"


"Kenapa harus terimakasih,ini acara bersama Ris,aku senang bisa membantu "


"........"


"Ya, sampai jumpa besok, assalamualaikum,by.. Ris "


Terlihat muka bahagia yang dapat dilihat oleh sopir Lea,seulas senyuman manis milik Lea tanpa pemiliknya sadari.


"Angkat..ayo Jun "


Ucap Lea seorang diri sepertinya menghubungi seseorang melalui ponselnya.


"Halo,lama sih..gue butuh loe besok "


"Kenapa harus besok sih say.."

__ADS_1


Ujar Juna yang terdengar jelas karena Lea mengaktifkan mode speaker pada ponselnya untuk bicara dengan Juna.


"Lah, suka-suka gue lah,memang eventnya besok dan kalau loe mau berbagi sesama ini kesempatan loe "


"Serius say..ok,gue hubungi sekretaris gue deh apa yang loe butuh say...?"


"Terserah loe,bebas aja..sebab bukan hanya untuk anak-anak aja tapi juga untuk kebutuhan keluarga"


"Sembako loe butuh ga say.."


"Boleh,tapi gue ga maksa loe ya..nanti di ujung-ujungnya loe bila gue malak loe "


Lea tertawa begitu juga dengan Juna ikut serta,yang sebenarnya Lea hanya bergurau saja.


"Memang loe ga malak cuma memeras "


Tawa kembali pecah karena Juna tahu Lea yang suka berbagi, dirinya pun ingin ikut serta tahu kalau harta kita bukan sepenuhnya milik kita itu penuturan Lea pada Juna yang membuat Juna merasa sadar apalagi dirinya yang hidup semata wayang dengan kehidupan yang berkecukupan kini waktunya dirinya berbagi.


"Kak Rose ikut "


"Pastinya mana mau dia ditinggal apalagi ada ehm..loe tahu lah "


"Ih..loe paling top deh,bener kak Bimo ikutan "


"Ya..udah gue hubungi lewat grup motor"


"Ih..makin ramai dong "


"Pastinya.."


"Loe,lembur Jun.. sepertinya loe masih di kantor "


"Ya,tapi sebentar lagi gue balik kok"


"Kirain mau gantiin pak Joni "


"Ga..lah,loe paling bisa Lea "


"Udah dulu ya..gue tunggu soal lokasi gue kirim nanti malam, thanks ya Jun.."


"Iya,say..apa sih yang ga buat loe "


"Gila loe ya,Jun gue bukan pacar loe "


"Ga,usah sewot juga kali..ya,loe cuma pacar bayangan gue "


"Gue ga mau juga..udah ah"


Lea langsung mematikan ponselnya tanpa menunggu Juna membalas ucapan perpisahan.


"Ih..geli gue dengernya Juna.."


Ucap Lea yang mengangkat kedua bahunya seperti mengingat siapa Juna yang kemayu.


Berbeda dengan sopir Lea yang sesekali tersenyum melihat tingkah laku Lea yang terkadang lucu mengemaskan tapi tidak lama marah dengan diiringi tersenyum manis.


Dirinya semakin tahu banyak siapa Lea walaupun hanya sedikit-sedikit tidak full.


Berbeda dengan Lea yang sama sekali tidak mengetahui kalau sopir yang saat ini bersamanya ada sosok yang selalu membuatnya penasaran.


Siapakah..see you..


**Note


Salam hangat untuk keluarga dari saya untuk yang masih setia,semoga tetap dalam keadaan sehat tak kurang suatu apapun.


Mohon kasih saran apakah isi cerita membosankan atau makin seru,atau biasa saja.


Saya sangat menunggu masukkan sebab saya ingin ada tanggapan dari pembaca biar saya tahu apa yang diinginkan pembacaan.


Terimakasih untuk yang tetap setia membaca karya saya, karena tanpa support pembaca apalah saya..see you.😍🥰**

__ADS_1


__ADS_2