My Princess (Bukan Cinta Di Atas Kertas)

My Princess (Bukan Cinta Di Atas Kertas)
Ada cerita dalam perjalanan


__ADS_3

Jarak tempuh penerbangan cukup lama mau tidak mau semua penumpang harus senyaman mungkin menikmati perjalanannya,banyak cara untuk mengisi waktu tempuh panjang itu salah satunya tidur.


Seperti yang akan Lea lakukan setelah merapikan barang bawaannya,dia bersiap untuk duduk nyaman di tempat sesuai nomor kursi yang dia pesan.


Rasa kantuk sudah menggelayuti mata Lea padahal belum juga pesawat lepas landas karena semalam Lea sibuk membalas chat dengan kawan kecil,ada juga yang tidak mau ketinggalan Juna dan Mawar yang meramaikan ponsel miliknya dengan bunyi khas yang mengusik tidurnya.


Setengah terpejam suara seseorang terdengar tertuju pada dirinya dengan sopan.


"Excuse me"


(Permisi).


Tangan lelaki itu sedikit menggoyangkan tubuh Lea, berharap gadis yang duduk disebelahnya masih bisa mendengar ucapannya.


"Sorry,i brothered you "


(Maaf,saya mengganggu anda ).


Lea dengan terpaksa membuka matanya perlahan dan menengok ke sumber suara yang kebetulan lelaki yang duduk disebelahnya.


"Sorry,can you change seats ?"


(Maaf,bisa tukar tempat duduk ?"


Dengan sedikit terkejut Lea mendengar permintaan lelaki itu, kenapa harus memintanya untuk bertukar tempat duduk pikir Lea lagi.


"Yes,can i help you ?"


(Ya,ada yang bisa saya bantu?").


Lea membalasnya dengan bertanya pada lelaki itu, karena harus ada alasan yang jelas kenapa lelaki itu meminta bertukar tempat duduk padanya.


"My sister feels nauseous when she sits not near the window"


(Adik saya merasa mual bila duduk tidak dekat jendela).


Penuturan lelaki itu membuat Lea paham atas permintaannya untuk bertukar tempat duduk.


Lea masih memberi kesempatan lelaki itu untuk berbicara sepertinya menjelaskan permasalahan yang di hadapi adiknya.


"It seems that only you can help me to fill my sister wish"


(Sepertinya hanya kamu yang bisa membantu saya untuk memenuhi keinginan adik saya).


"No problem,please where your sister sits ?"


(Tidak masalah,dimana adik anda duduk ?").


Lea bersiap untuk meninggalkan tempat duduknya dengan mengambil beberapa barang miliknya.


"There, you can just sit in my place..let me sit in my sister's place"


(Di sana,anda cukup duduk ditempat saya saja..biar saya yang akan duduk di tempat adik saya).


Ternyata lelaki itu tidak sepenuhnya meminta Lea bertukar tempat duduk sekaligus posisinya tapi hanya bergeser ketempat duduk lelaki itu yang kebetulan bersebelahan dengan Lea.


"Yes,that's fine too"


(Ya,ini lebih baik).


Balas Lea singkat untuk lebih cepat memenuhi permintaan lelaki itu.


"I thank you, sorry for disturbing your comfort"


(Saya ucapkan terimakasih,maaf sudah mengganggu kenyamanan anda).

__ADS_1


"Oh..no problem,i'm happy to help you end your sister"


(Oh..tidak masalah,saya senang bisa membantu anda dan adik anda).


Sebenarnya Lea ingin segera menyudahi berbicara dengan lelaki itu karena rasa kantuknya semakin mendera dirinya.


"Invite your sister to sit in my seat"


(Ajaklah adik anda duduk di tempat duduk saya).


Lelaki itu bergegas meninggalkan Lea untuk menemui adiknya yang terlihat murung di tempat duduknya.


Entah apa yang mereka bicarakan yang jelas tidak lama lelaki itu bersama adiknya sudah berada di depan Lea dengan tersenyum ramah seperti menyapa.


"Once again thanks for the help"


(Sekali lagi terimakasih atas bantuannya)


Lelaki itu kembali mengucapkan terimakasih setelah meminta adiknya duduk ditempat Lea duduk,Lea sendiri sudah berpindah tempat duduk dimana asalnya tempat itu milik lelaki itu.


"I don't find it helpfol just swapping seats,just relax..make you sister comfortable because the trip is long enough you are a good brother"


(Saya tidak membantu hanya bertukar tempat duduk saja, santai saja..bikin adik anda nyaman karena perjalanan cukup lama,anda kakak yang baik).


Lelaki itu terlihat berpikir dan tidak lama tertawa kecil mendengar pujian dari Lea yang tidak pernah dia dengar selama ini.


"Only you give the compliment "


(Hanya anda yang memberikan pujian itu).


Lea hanya memberikan senyuman tipis sebagai jawabannya tidak lebih, dan lelaki itu berlalu meninggalkan adiknya yang sudah terlihat lebih nyaman.


"Thanks for swapping places with me"


(Terimakasih sudah bertukar tempat dengan saya).


"You're welcome,have a nice trip"


(Sama-sama, semoga perjalanan mu menyenangkan).


Gadis belia itu tersenyum seperti senang dengan disandingkan dengan Lea sebagai teman satu perjalanan ini.


"You are not only beautiful but also so kind,may i get to know you?"


(Anda tidak hanya cantik tapi juga begitu baik, bolehkan saya berkenalan dengan anda?").


Gadis belia itu mengulurkan tangannya sebagai tanda memperkenalkan dirinya pada Lea.


"You are very beautiful and cute, also want to know you"


(Kamu juga sangat cantik dan imut,saya juga ingin mengenal mu).


Lea membalasnya dengan mengulurkan tangannya yang disambut dengan hangat oleh gadis belia itu.


"Leandra Ardistia"


Lea menyebutkan namanya sebagai perkenalan begitu juga dengan gadis belia itu menyebutkan namanya.


"Andara Aneesha"


"A beautiful name that fits the person"


(nama yang cantik seperti orannya).


Andara merasa malu mendapatkan pujian dari Lea yang sepertinya tahu benar arti dari namanya.

__ADS_1


"No,you are prettier than me"


(Tidak,anda yang lebih cantik dari saya).


Sepertinya mereka saling berbalas pujian,dan saling mengagumi satu dengan lainnya.


Andara yang sedikit tahu kesopanan merasa tidak nyaman harus memanggil Lea dengan nama atau hanya memanggil dengan sebutan kamu atau anda, akhirnya memberanikan diri bertanya.


"It's impolite to just call your name,what should i call you ?"


(Tidak sopan hanya dengan memanggil mu nama,aku harus memanggil apa ?).


"Mba"


"Mba"


Andara cukup tahu sapaan itu di berikan untuk wanita lebih tua usianya dirinya dan nama sapaan itu dari bahasa Indonesia asal negara mommy nya.


"You are from Indonesian, mommy is also from Indonesian, only Daddy is and American and i can speak like Mba "


(Anda berasal dari Indonesia, mommy juga asli Indonesia hanya Daddy orang Amerika dan saja juga suka berbicara seperti Mba ).


Lea merasa senang ada orang lain yang bisa mengunakan bahasan yang sama dengan dirinya.


"Actually iprefer to use the language of my home country "


(Sebenarnya saya lebih suka menggunakan bahasa asal saya).


"Ok..we speak with the language Mba"


(Baiklah kita berbicara dengan bahasa asal Mba).


Keduanya tertawa bersama seakan-akan telah lama saling mengenal satu dengan yang lainnya.


"Boleh saya tahu Andara, untuk berlibur atau akan menetap di Amerika ?"


Tanya Lea hanya ingin tahu saja tidak lebih karena sudah terlanjur hilang rasa kantuknya.


"Cukup panggil Dara saja,saya dan keluarga akan mengunjungi nenek dan kakek karena aku tidak tinggal di sana"


Lea hanya mengangguk tanpa membalas baginya penjelasan Dara sudah cukup.


"Kalau Mba sendiri pergi ke Amerika untuk perjalanan dinas atau berwisata ?"


Dara yang kini bertanya pada Lea dengan rasa ingin tahunya.


"Aku akan studi di sana selama empat tahun lamanya, mungkin sesekali akan pulang saat liburan "


"Oh..Mba akan kuliah,boleh saya tahu di universitas mana ?"


Pertanyaan Dara membuat Lea sedikit bingung sebab gadis seusia Dara biasanya tidak begitu antusias untuk bertanya tentang perkuliahan.


"University Texas,Austin "


Jawab Lea yang membuat Dara kaget sekaligus senang yang membuat Lea makin bingung.


"Bang Indra salah satu dosen di sana "


Dara menunjuk kearah tempat duduk dimana lelaki yang beberapa waktu lalu yang meminta pada Lea untuk bertukar tempat duduk.


Lea terkejut dengan penuturan Dara, harapan Lea lelaki yang diklaim Abang dari Dara bukan dosen dimana dirinya mengambil jurusan.


"Oh..ya"


Ujar Lea asal saja tidak ingin Dara menaruh curiga karena Lea merasa tidak begitu antusias.

__ADS_1


Setelah lama berbicara banyak hal keduanya tertidur karena merasakan lelah perjalanan yang memakan waktu kurang lebih 22 jam bahkan lebih bila transit ke beberapa negara sebelum ke negara tujuan.


__ADS_2