
Suasana ramai di bandara tidak menyurutkan Lea untuk tetap santai menunggu kedatangan kedua temannya yang berniat mengunjunginya.
"Incess..!!"
Teriak Juna dari kejauhan dengan menarik koper ditangannya bersama Mawar yang berjalan disebelahnya.
"Hai..gimana perjalanannya ?"
"Capek..ingin tidur di kasur secepatnya"
Ujar Mawar yang langsung merentangkan tangannya selebar mungkin seperti perenggangan karena lelahnya perjalanan yang mereka tempuh.
"Ayo..kalian bisa tidur sepuasnya setelah mandi dan makan"
Ucap Lea seperti mengingatkan keduanya supaya membersihkan diri terlebih dahulu sebelum beristirahat.
"Siap suhu.."
"Jangan mulai.."
Balas Lea yang tahu kedua temannya sangat lelah butuh istirahat dan makan yang cukup terlebih dahulu sebelum menikmati keindahan kota.
Karena lamanya perjalanan membuat kedua teman Lea lelah dan memilih tidur setelah mandi tanpa makan.
"Malah tidur.., mungkin terlalu lelah "
Pikir Lea yang merapikan kembali makanan yang ada di meja makan untuk dipanaskan lagi bila akan dimakan.
Keduanya tidur kurang lebih empat jam lamanya membuat Lea khawatir karena perut keduanya belum terisi.
"Apa kalian tidak lapar ?"
"Jangan kan menjawab..hanya terdengar dengkuran halus "
Ucap Lea seorang diri yang melihat Mawar tertidur pulas di atas kasur miliknya sedangkan Juna tidur di salah satu kamar yang lain.
🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂
Setelah rasa lelah dan kantuk keduanya berkurang ditambah perut keduanya merasa lapar karena lebih memilih tidur dari pada makan padahal Lea sudah menyiapkannya.
"Gue baru merasakan tidur pulas ini "
Ujar Juna yang masih sesekali menguap membuat Lea hanya menggelengkan kepalanya berbeda dengan Mawar yang langsung menyambar dengan kata-katanya.
"Bukan pulas,emang loe kalau udah ketemu batal langsung molor.. kalau molor persis kebo susah di bangunin "
"Ih..mulut loe ya,kak Rose perlu di jahit sampai yang denger pedas kayak bon cabe level 100"
"Jontor tuh mulut.."
Balas Mawar dengan tertawa begitu juga dengan Lea yang terbayang mulut Juna bisa dower karena kepedasan.
"Ayo cepat makan,kasihan cacing dalam perut kalian sudah pada demo"
Pinta Lea yang sudah menyiapkan makanan di atas meja, kedua temannya merasa tidak enak sebab tahu siapa Lea anak sultan tapi menghormati tamu layaknya raja.
__ADS_1
"Lea biar kita ambil sendiri.."
Pinta Mawar yang mengambil alih piring dari tangan Lea yang berniat menyendok nasi untuk Mawar dan Juna.
"Santai aja..gue senang kok,kalian berdua kan tamu gue wajar gue lakukan dengan baik"
"Ya,gue tahu tapi ga enak..sudah kita bareng makan aja "
Mereka makan bersama disertai berbagi cerita tentang apa yang terjadi di Indonesia dan berbagi kabar seputar kawan satu angkatan yang sudah mulai bekerja bahkan ada yang sudah nikah.
"Rencana mau jalan kemana nih besok ?"
"Mana kita tahu loe yang jadi pemandunya"
"Mau wisata alam atau yang kekinian aja ?"
"Kalau wisata alam kenapa harus jauh-jauh Indonesia punya destinasi wisatanya..yang happy fun aja lah.."
Saut Mawar yang enggan untuk terlalu jalan-jalan yang melelahkan apalagi menguras keringat,mending fitness ujarnya.
🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻
Sesuai rencana Lea mengajak kedua temannya untuk berkeliling kota Texas, sebenarnya tidak ke semua tempat hanya ketempat-tempat tertentu saja yang Lea pilih sebab tidak mungkin juga kedua temannya berkeliling Texas dengan waktu yang terbatas hanya sekedar tahu dan pernah menginjak kaki disini bila ada yang bertanya pernahkan mengunjungi Texas yang sudah pasti pernah dan bisa menjelaskan daerah yang pernah di kunjunginya.
"Serius Lea,di tempat ini kita seperti dalam film-film Hollywood yang Koboi itu"
"Iya.. kalau tidak percaya,loe lihat saja didalam nanti"
Mereka saat ini berada di The fort wort stock yard (sebuah destinasi seperti kota kecil seperti film-film koboi didalamnya terdapat rumah-rumah,peternakan kuda semacam itu).
"Gila kita kaya hidup di jaman koboi,yang ada banditnya mencuri di bank dan para lelaki berada di bar,aneh ya.. rasanya kalau kita hidup di jaman itu"
"Bener sih yang loe bilang Lea,semua yang kita lihat kalau memang pas berada di jamannya akan berkesan biasa aja tidak ada yang aneh"
Hampir setengah hari mereka menghabiskan waktu untuk melihat-lihat sekeliling pemukiman yang ada seperti di jaman koboi.
Berhubung kedua temannya belum merasa puas masih ingin mengetahui banyak Texas Lea mengajak kedua ke River walk San Antonio,berwisata ditempat ini kita disuguhi pemandangan sungai kecil yang mengelilingi pusat kota San Antonio terdapat beragam restoran,bar,toko cenderamata.
Di sini kita bisa mengelilingi sungai sepanjang River work dengan perahu kecil,terlihat keindahan sepanjang sungai.
"Kalian berdua lapar ?"
"Restoran mana yang makanannya paling enak ?"
"Semua enak,sebab soal rasa itu relatif tidak semua lidah orang sama..tapi di sana biasanya gue makan "
Lea menunjukkan salah satu restoran yang biasanya dia kunjungi bersama Keiora dan Arjun bila ada kesempatan jalan.
"Ok..kita ikut kamu"
Mereka menunggu pesan datang dengan berbincang dan sesekali biang ghibah mulai menilai penampilan orang yang dilihatnya untuk sekedar mengangumi atau sedikit mencela penampilan mereka.
"Kak Rose,loe liat ga dua orang lelaki yang duduk arah jam tiga..dari tadi gue perhatiin memperhatikan meja kita deh"
"Serius loe Jun..naksir gue kali Jun,atau berniat culik diantara kita di sini terkenal sarangnya mafia "
__ADS_1
"Udah..apa kebiasaan suka berhalu deh kalian,cuekin aja sih nanti juga bosan sendiri,apa kalian yang kelewat kegeeran karena di perhatikan mereka"
"Tapi Lea, keduanya cakep bener ih..mau"
"Sebegitu loe bilang cakep..,mata loe rabun"
Ucap Lea yang tahu siapa kedua orang yang memperhatikan mereka siapa lagi kalau bukan bos besar bersama bestienya.
"Ga..asyik kalinya kalau ga menguntit "
"Siapa yang menguntit Lea..?"
"Ga,gue hanya ngomong sendiri aja"
"Ayo dimakan keburu dingin ga enak loh.."
Pinta Lea pada kedua temannya yang langsung menuruti perintah Lea, dengan lahap keduanya menghabiskan makanan yang Lea pesan yang disesuaikan dengan lidah Asia.
"Good afternoon late evening,this song war ordered for the pretty lady from someone at the table overthere"
(Selamat sore menjelang malam,lagu ini di pesan untuk nona cantik dari seseorang di meja sana).
Lea sudah bisa menebak setelah pemain musik itu menunjukkan jarinya kearah meja yang Lea sudah sangat faham siapa yang memesan lagu itu.
"Lea serius lagu itu dari dia..bukankah dia yang dari tadi memperhatikan meja kita "
"Sudahlah cuekin aja,baru dikasih lagu aja udah kepedean.."
"Ga, gitu Lea..loe kenal ga maksud gue "
"Ya,gue kenal memang kenapa..puas loe"
"He..he,boleh dong kenalin ke gue "
"Ga,ga gue ga mau lagi berurusan sama dia..calon bininya galak bener kayak singa mau makan mangsa,masih mau kenal"
Bohong Lea sebab Lea tidak mau lagi dekat dengan yang namanya Nathan sebab selera Lea tidak ada di Nathan.
"Kalau dia sudah punya calon bini kenapa ngejar loe Lea ?"
Kini Juna yang ikut nimbrung padahal kalau lagi enak makan biasanya dia paling diem karena dia memang doyan makan, apalagi makanan yang Lea pesan selera Juna banget.
"Ga,cukup satu gitu"
"Casanova gitu.. maksud loe,ih ogah gue takut ketularan penyakit"
Mawar langsung bergidik geli begitu mendengar perkataan Lea padahal kena tipu Lea yang memang jaga jarak dengan Nathan.
"Sayang banget ganteng-ganteng Casanova "
"lah..yang ganteng itu biasanya gitu "
"Sudah,sudah bisa ga sih bahas yang lain aja..males gue"
Tidak begitu jauh jarak meja Lea dan Nathan jadi dapat terlihat jelas kalau Lea terlihat moodnya rusak lantaran melihat Nathan yang sesekali tersenyum kearah Lea yang pura-pura tidak melihatnya.
__ADS_1
Sebenarnya kedua teman Lea masih ingin berada di Texas tapi sayang maminya Juna meminta Juna pulang karena kakeknya masuk rumah sakit dan menanyakan Juna terus,ya..mau tidak mau mereka harus pulang lebih cepat.
sepenggal cerita Lea yang mendapatkan kunjungan dari temannya..see you..