My Vampire Prince

My Vampire Prince
Mempengaruhi


__ADS_3

Coral mengatakan jika dia akan berhati-hati dengan Leonil. Belum selesai dia bicara masalah Leonil, Coral teringat akan kejadian dengan Dre yang memasang kamera di kamarnya waktu itu. Coral mencari di setiap sudut ruangan di sana, siapa tau Leonil memasang kamera untuk mencari bukti kesalahan Coral. Jika hal itu ada, maka Rize akan mendapat masalah nantinya.


"Tidak ada, itu berarti dia tidak memasang apapun di sini. Aku akan memeriksa setiap hari di kamarku, dan kalau perlu aku akan mengunci kamarku agar Leonil atau siapapun tidak dapat masuk ke dalam.


"Iya, kita tidak boleh meremehkan saudara tirimu itu."


Coral menyuruh Rize pergi dari kamarnya karena dia mau bersiap-siap berganti baju seragam sekolahnya.


Selesai mandi, Coral keluar dari kamar mandi dan mengambil seragam sekolahnya. Coral mengedarkan pandangannya ke segala arah mencari di mana Rize berada.


"Dia benar-benar tidak ada di sini. Aku bisa berganti baju dengan aman."


Rize sedang berada di atas rumah Coral. Dia tau jika Coral sedang berganti baju di kamarnya. Jika Rize memiliki detak jantung, mungkin saat ini detak jantung Rize akan berdetak sangat keras.

__ADS_1


Bagaimanapun juga dia pernah melihat Coral secara tidak sengaja waktu itu dan setiap jam di mana Coral akan mandi dan berganti baju dengan cepat Rize pergi dari sana.


Coral turun ke lantai bawah, di mana keluarganya sudah menunggu untuk makan pagi.


"Coral, makan dulu sebelum berangkat ke sekolah."


Coral melihat ke arah ibu dan kedua saudara tirinya. "Aku tidak terbiasa makan pagi, Yah."


Rose dan kedua anaknya langsung merasa takut, mereka takut jika Coral akan membuka mulutnya dan mengatakan jika dia tidak pernah diajak bahkan disuruh makan pagi. Jatah makan Coral hanya saat siang saja, dan itupun hanya sedikit.


Coral menatapnya dengan wajah datar. "Tidak usa, Bu."


"Ambil saja. Aku harap kamu tidak bicara apapun, atau akan aku buat kamu benar-benar tidak akan bertemu dengan Rize," ucap lirih ibu tiri Coral.

__ADS_1


"Jangan membiasakan seperti itu, Coral. Sini, dan duduk untuk makan bersama."


"Aku makan di sekolah saja, Yah. Lagi pula tidak ada jatah makan pagiku di sini." Coral berjalan menuju arah pintu keluar.


"Apa maksud anak itu?" Ayah Coral tampak bingung.


"Dia sejak mengenal Rize jadi lebih sering bersikap ketus padaku dan kedua saudaranya. Apa karena aku tidak suka dan tidak merestui dia berpacaran dengan Rize dia jadi tidak suka padaku sekarang?"


"Rize memang membawa pengaruh yang buruk bagi Coral. Di sekolah Rize itu seorang pria yang suka berganti kekasih, dia pernah berpacaran denganku, tapi Coral merebutnya, aku tidak masalah jika Rize benar-benar bisa setia dengan Coral, aku kasihan jika Coral akan dicampakkan juga sepertiku, apa lagi Coral masih baru mengenal cinta pada seseorang," ucap Deona yang malah mengatakan hal tentang kebohongan.


"Apa setiap hari Rize datang ke sini?"


"Iya, dia juga akan mengantar jemput Coral sekolah, bahkan mereka kadang pulang terlambat."

__ADS_1


"Coral tidak mau pergi ke sekolah denganku, Sayang," timpal Rose yang ingin membuat ayah Coral semakin membenci Rize dan putrinya sendiri.


__ADS_2