My Vampire Prince

My Vampire Prince
Segel Tatto


__ADS_3

Mara berkeliling mencari keberadaan Zio, tapi dia tidak menemuka di mana Zio berada. Mara mencoba mencari dengan kekuatannya menyatu dengan bumi agar mengetahui di mana Zio melangkah pergi.


Mara meletakkan telapak tangannya pada tanah mencoba mencari tau arah kaki Zio.


"Kenapa tidak terlihat? Apa dia bisa terbang?" Mara mengerutkan dahinya heran.


Dia biasanya bisa melihat para manusia itu melangkah pergi ke mana jika mereka menapakkan


kakinya ke tanah, tapi kenapa dengan Zio ini tidak? Apa Zio tadi terbang atau melompat dari setiap rumah ke rumah?


Mara mencoba mencari di tempat lainnya sekali lagi dengan menempelkan jarinya, tapi tetap saja dia tidak menemukan di mana keberadaan Zio.


"Apa dia pulang ke rumahnya? Tapi kenapa dia tiba-tiba pergi dan tidak memberitahuku lebih dulu?


Zio memang kembali ke rumahnya untuk memeriksa kenapa tatto pada perutnya ini tiba-tiba sering menyala dan membuat perutnya tidak enak seharian ini?


Zio kembali lagi membuka tatto itu dan memang menyala dengan terang, tapi sekarang seolah ada sedikit yang berbeda yaitu bentuknya yang agak membesar. Sepertinya tulisan dengan simbol yang aneh itu bertambah lagi. 'Kemarin tidak ada, tapi sekarang kenapa ada satu bentuk seperti ini." Zio menyentuh pada bagian tulisan bentuk kubus yang ada di perutnya.


Dia bingung sebenarnya dia harus bertanya pada siapa? Karena memang dia tidak memiliki pertunjukan lainnya.


"Apa nenek memilik petunjuk tentang hal ini. Semua barang-barang milik ayah hanya ini saja yang ada.'


Zio akhirnya memutuskan pergi ke kamar neneknya untuk mencari sesuatu, siapa tau dia akan memiliki petunjuk dalam hal ini.

__ADS_1


Saat membuka pintu kamar neneknya, Zio masih bisa merasakan bau dari wanita tua yang sudah membesarkannya dari kecil. Wanita tua yang sangat Zio sayangi dan sudah Zio anggap sebagai orang tuanya.


"Nenek pasti menyimpan sesuatu dikamarnya yang bisa aku buat untuk petunjuk mengetahui tentang tatto ini.'


Zio mulai mengedarkan pandangannya mencari ke segala arah.


Beberapa menit Zio berputar di dalam kamar neneknya, tapi dia sama sekali tidak menemukan apapun.


"Tidak ada apa-apa di sini." Zio duduk dan dia memandangi foto neneknya yang ada di samping kamar tidur neneknya. Bingkai foto berukuran sedang dengan diisi banyak foto dari kamera polaroid. 'Kenapa nenek harus pergi dan meninggalkan aku dengan semua masa lalu kedua orang tuanya yang tidak aku ketahui selama ini? Apa nenek tau jika tatto segel pada perutku ini sangat menyiksaku?"


Saat Zio akan menaruh kembali foto neneknya, dia melihat ada hal aneh pada salah satu foto itu.


Di dalam salah satu foto, di mana nenek sedang berpose dan di belakangnya ada lemari buku milik nenek.


Tanda? Kenapa ada tanda seperti tulisan yang ada di perut Zio pada lemari itu?


Zio segera membuka lemari buku neneknya dan mencari siapa tau ada sesuatu, dahal tadi dia sudah memeriksa di sana tidak ada apa-apa, bahkan pintu rahasia pun tidak ada.


"Zio kembali dibuat bingung. "Tidak ada apa-apa." Zio terlihat frustasi dan kesal.


Sedetik kemudian, Zio teringat sesuatu. Dia dengan cepat mengambil buku tipis yang sering dibaca oleh neneknya. Buku itu tidak terlalu tebal, dan jika neneknya membacanya, pasti sudah selesai dalam sehari, apa lagi neneknya memang suka sekali membaca buku, tapi dalam beberapa hari ini neneknya sering membaca buku itu beberapa kali seolah memang mendiang neneknya ingin memberi petunjuk.


Benar sekali jika di dalam buku itu ada sebuah kunci yang Zio akhirnya ingat jika ada satu kotak di ruang rahasia yang dia temukan dan belum bisa membukanya karena tidak ada kuncinya.

__ADS_1


"Mungkin ini adalah kunci dari kotak itu." Zio segera mengambilnya dan berlari kecil menuju ruang rahasianya.


Zio segera mengambil kotak itu dan membukanya. "Apa ini?" Zio melihat sebuah ponsel yang seperti bukan ponsel pengeluaran terbaru. Zio mengambil dan ternyata ponselnya mati. Zio mengeluarkan memori card dan memasangkan pada ponselnya.


Zio membuka pada galerinya dan di sana hanya ada tiga video.


Zio dengan cepat menekan tombol play dan dia membulatkan kedua matanya melihat apa yang ada di dalam video yang sedang diputar itu.


Zio melihat ada seorang pria yang tengah duduk dengan satu buah kursi dan pria itu dengan gagahnya memakai baju jubah yang juga pernah dia gunakan saat memburu vampire.


"Dia ayahku dan dia sangat tampan," puji Zio saat melihat video ayahnya.


"Hai, Nak! Mungkin saat kamu melihat video ini, kamu pasti sudah dewasa dan tampan seperti ayah. Maafkan ayah jika tidak bisa menjaga dan merawatmu, tapi aku yakin nenekmu akan menjagamu dengan baik.


"Aku merindukan ayah."


"Ayah dan ibumu memiliki tugas penting yang harus kamu jalankan dan harus menyembunyikanmu dari mereka yang pastinya bisa berbuat jahat pada bayi sekecil kamu. Semoga kamu bisa mengerti dan memaafkan ayah dan ibumu."


"Zio memaafkan ayah dan ibu, walaupun ada rasa marah dan membenci kalian, tapi Zio bisa memaafkan kalian."


"Zio, apa kamu tau jika kamu terlahir dan berasal dari keturunan dari sang pemburu terhebat, yaitu Kakek Quil, kakekmu seorang petarung yang hebat yang menjadi salah satu pelindung manusia dari para vampire jahat. Nenekmu pun adalah generasi pertama yang akhirnya memilih berhenti untuk melindungi keluarganya dari para vampire yang semakin memperbanyak kaumnya dan ada ras vampire dari dunia bawah yang sangat kejam dan suka sekali menghisap darah manusia. Tugas ayah ibu adalah membasmi mereka agar tidak menyakiti manusia. Para vampire itu juga bisa membaur dengan banyak manusia dan tidak terdeteksi."


"Apa yang dikatakan ayah memang benar."

__ADS_1


"Namun, Tatto segel yang ada di perutmu bisa merasakan keberadaan mereka, kamu akan merasakan rasa sakit dan tidak enak jika mereka berada di sekitarmu. Setia kali kamu memusnahkan mereka, maka tatto segel itu akan bertambah dan hal itu akan membuat kamu memiliki kekuatan yang lebih besar, tapi ayah juga khawatir jika terus bertambah, ayah khawatir kamu akan tidak mampu menekan kekuatan itu dan akhirnya kamu sendiri bisa musnah karena kekuatan itu. Ayah tidak bermaksud menyakitimu, tapi segel itu memang harus berada pada keturunan terakhir dari sang pemburu dan kamu adalah keturunan terakhir itu."


Zio menjadi keturunan terakhir dari kakeknya. Kenapa bukan kak Hena? Karena nenek ibu Zio lah sebenarnya yang memiliki darah sang pemburu terhebat. Ayah Zio adalah murid didikan kakek Zio waktu itu dan setelah kakeknya mengajari ayah Zio. Maka, tidak ada lagi murid yang diambil oleh kakek Zio. Jadi, ibu Zio itu menikah dan jatuh cinta pada murid ayahnya satu-satunya.


__ADS_2