Not A Paid Lover

Not A Paid Lover
pesta pernikahan


__ADS_3

Dua hari, selama dua hari Kevin dan keluarganya di sibukkan dengan urusan pesta pernikahan. dan dua hari pula mereka begitu semangat dan antusias merayakan pernikahan. Mengundang kerabat, seluruh karyawan dan juga tetangga Mawar untuk ikut serta merayakannya di gedung hotel milik Bima selama satu hari selama dua puluh empat jam tanpa menyawa dan membayarnya. Lantaran Bima, yang menyumbang dan memberikan semua fasilitas hotel satu hari untuk membalas kebaikan keluarga Kevin yang sudah menganggapnya putra ke duanya. Dan Kevin yang sudah mau membantunya dalam penyuntikan perusahaannya dari nol hingga berjaya seperti saat ini.


Tak akan pernah ia lupakan kebaikan Kevin dan Keluarganya. Hanya seorang yang jauh, bukan kerabat dan bukan keluarganya, tapi keluarga Kevin dan Kevin begitu baik dan menganggapnya sebagai keluarga sendiri, memberikan semangat, dukungan dan juga mau meminjamkan uang untuk usahanya yang baru di rintisnya. Semua itu berkat keluarga Kevin dan juga Kevin.


Kini Kevin mengakui, Bima lebih unggul darinya dan berjaya dengan usahanya sendiri. Dan itu membuat Kevin bangga dan juga senang akan kerja keras Bima yang membuahkan hasil tanpa persaingan yang kotor.


Kevin sudah kaya sejak lahir dari keluarga yang berada dan Bima kaya dengan usahanya sendiri tanpa bantuan dari siapapun. dan itulah sebabnya Kevin tak meragukan otak Bima dan percaya dengan kemampuannya, serta percaya dengan Bima yang tidak menghianatinya.


Dalam gedung pernikahan, begitu banyak para tamu yang hadir dalam perayaan tersebut dan banyak yang kagum dengan dekor dan pengantin yang begitu cantik dengan gaun yang sangat mewah, menawan dan pas di tubuhnya.


Berjalan di atas karpet dengan taburan bunga dan tepuk tangan dari pada undangan yang sangat menantikan kehadiran mempelai pengantin berjalan ke singgah sana dan duduk sebagai raja dan ratu dalam semalam.


Mawar begitu cantik, seperti bukan dirinya. Memakai gaun putih cinderella pilihan mama mertua yang sangat pas di tubuhnya. Dan Kevin yang memakai jas silver sangat bagus di tubuh kekarnya tanpa longgar sedikit pun.


Berdiri di atas panggung, dekor bunga putih sangat indah dan luas semua kaum wanita sangat iri melihatnya.


Angga hadir dalam pesta pernikahan kakaknya, Kala kakaknya dan kakak iparnya memintanya untuk datang dan memberikan setelan jas yang sama dengan keluarga Kevin. Seulas senyum melihat kakaknya begitu cantik dan bahagia di atas panggung pernikahan dengan pria yang sangat mencintai dan bertanggung jawab padanya. Tidak ada lagi Mawar yang kesepian kala keluaga kakak iparnya sangat menerima baik dan memperlakukan kakaknya seperti anaknya sendiri. Dirinya sangat bersyukur itu dan akan selalu berdoa kebaikan dan kebahagiaan kakaknya.


Lisa bersama keluarga, juga turut hadir dan menyaksikan pesta pernikahan raja dan ratu dalam beberapa jam membuatnya sangat turut bahagia. Masa menderitanya Mawar sudah berlalu dan berganti dengan rasa bahagia mendapatkan pria yang memberinya kebahagian dan hidup berkecukupan lebih.


Fahmi, juga datang dan menyaksikan Mawar yang mamancarkan senyuman manis di bibirnya tanpa henti, tidak ada rasa cemburu dan iri. Tapi justru sangat senang Mawar mendapatkan pria yang baik dan bertanggung jawab padanya, serta menerimanya apa adanya.


Bukan hanya teman dekat Mawar saja, tapi juga para tetangga yang turut hadir dalam perayaan pesta pernikahan Mawar dan Kevin. Tidak di ragukan lagi, jika Kevin memang keluarga terpandang dan kaya raya karena setiap ada iuran kampung atau acara kampung Kevin memberikan sumbangan begitu banyak, serta Kevin tidak malu menikahi gadis kampungnya yang membuat gempar satu kampung hingga iri mempunyai pasangan sangat tampan, kaya raya dan juga baik hati.


para mertua yang sangat iri dan akan membandingkan menantunya dengan Kevin. sungguh menjengkelkan bagi kaum menantu pria.

__ADS_1


Kehadiran Angga, Fahmi, Lisa bersama keluarganya sangat membuat dirinya senang karena dirinya tidk sendiri dalam merayakan pesta pernikahan yang di adakan keluarga Kevin.


Ada rasa malu, gugup dan tak percaya diri duduk di panggung pengantin seperti raja dan ratu di lihat semua orang yang sedang kagum dengannya.


" Kamu cantik." Puji Kevin, untuk kesekian kalinya di telinganya.


" Enggak bosan sedari tadi memujiku." Kata Mawar menatap semua orang tanpa melihat suaminya, tidak ada rasa jenuh mendengarnya justru selalu malu mendapatkan pujian dari suaminya.


" Enggak, karena istriku memang cantik." Bangganya mempunyai istri yang secantik bunga Mawar seperti namanya, Harum dan sangat di sukai semua orang.


" Mas!!" Lirih Mawar, membuat Kevin tertawa menunduk.


" Jangan tertawa, Ih." Ujarnya lagi, merasa sebal jika Kevin sudah menggodanya begini.


" Maaf sayang?" Ucap Kevin, memandang istrinya yang masih saja bersemu merah.


" Kamu cantik sekali sih! Ah! jadi pengen nikah." Kata Lisa.


" Pak, Buk nich anak mau minta nikah." Adu Mawar, membuat Lisa membulatkan mata dan memukul lengan Mawar hingga Mawar tertawa.


" Nak Kevin cariin jodoh ya buat putri Tante." Pinta Ibu Lisa.


" Apaan sih buk!" Seru Lisa. " Jangan di dengerin ibuk Kak." Ujarnya lagi.


" Nanti Kevin carikan ya buk."

__ADS_1


" Enggak! Aku ingin kuliah dulu enggak mau nikah." Kata Lisa, membuat semua yang ada di panggung tertawa. Hingga mendapat teguran dari fotografer karena masih belum berpose rapi untuk foto bersama.


Melakukan foto bersama dengan keluarga Lisa dan Angga. Bergantian foto dengan Lisa dan Fahmi saat Fahmi mengajak Lisa untuk foto berasama di panggung pengantin.


Kini bergantian keluarga Kevin naik ke atas panggung yang membuat semua orang menjadi tau keluarga besar Kevin. Dan ada sebagian tetangga berbisik mengingatkan masa akad nikah Mawar dan Kevin tanpa kehadiran kedua orang tua atau keluarga Kevin yang datang ke rumah Mawar.


Ada yang bilang jika waktu itu keluarga Kevin tak merestuinya dan tidak mau menantu seperti Mawar. Tapi lihatlah sekarang, meskipun Mawar tidak mengandung dimana semua tetangga tau jika Mawar kecelakan dan membuatnya keguguran, tetap orang tua Kevin memberikannya restu dan mau menerima Mawar sebagai menantunya dengan sayang sebagai anaknya sendiri. Karena mereka sudah melihatnya secara langsung dan asumsi para ibu-ibu tidaklah benar sama sekali.


" Sayang? Bisa enggak kita ulang lagi nikahnya, aku ingin resepsinya seperti ini." Kata Intan pada suaminya, membuat Mamanya memukul lengan Intan.


" Bagus Ma?" Kata Intan. " Gratis pula!" Imbuhnya, yang memang mendengar gedung pernikahan kakaknya gratis, dari dekor sampai ke catering makanan. dan itu sangat membuat diri Intan iri.


" Aku dulu bayar! habis banyak lagi." Keluh Intan, mengerucutkan bibirnya.


" Yang bayarkan papa dan suami kamu. Bukan kamu Intan." Ucap Mamanya.


" Seharusnya pakek uang papa saja gak perlu pakek uang suami intan, kan lumayan buat honymoon ke dua." Gerutunya dan dapat pukulan dari Kevin.


" Masih kurang dapat liburan gratis selama satu minggu dari aku dek." Kata Kevin, membuat adiknya hanya meringis. Pasalnya Intan meminta jatah honymoon yang tiga hari menjadi lebih, selama satu minggu pada Kakaknya dan meminta Kevin membayari semuanya dan Kevin pun menurutinya karena memang itu adalah adik kesayangannya.


.


.


.

__ADS_1


.


.🍃🍃🍃🍃


__ADS_2