
...Bahagia tak harus dengan kata hidup MEWAH. Cukuplah, bahagia itu dengan seseorang mendampingi kita hingga menua bersama....
.
.
.
.
Dua tahun kemudian.
" Selamat ulang tahun, selamat ulang tahun, selamat ulang tahun Rania, semoga panjang umur!"
" Tiup Lilinnya, tiup lilinnya, tiup lilinnya sekarang juga sekarang juga, sekarang ju ga." Terdengar sorak gembira dan tepuk tangan dari kerabat dan juga para undangan yang menyaksikan tiupan lilin dari orang tua Rania dan juga anak kecil memakai baju cinderella dengan mahkota di kepalanya.
Bukan hanya saja anak kecil yang ulang tahun merasa senang, tapi juga keluarga besarnya pun merasa senang dan bahagia ikut merayakan ulang tahun dari putri Kevin dan Mawar. Yang di rayakan di rumah Mewah milik Kevin, dimana tiga tahun yang lalu mengetahui Mawar hamil kembali, Kevin membeli rumah begitu megah dengan dua lantai dan juga taman depan begitu luas. Untuk dirinya tempati bersama Mawar dan calon anaknya, serta keluarga besar Kevin yang akan menginap di rumahnya.
Rumah Kevin kini terlihat ramai, akan perayaan yang di gelar di rumahnya karena permintaan mamanya untuk merayakan ulang tahun cucu perempuannya yang sangat ia sayangi lebih dari putranya sendiri.
" Selamat ulang tahun cucu nenek yang paling cantik!!" Seru Mama begitu senang mengucapkan ulang tahun cucunya dan menciumya di gendongan papanya.
" Acih oma?" Kata Rania.
" Selamat ulang tahun, Rania!! Ponakan tante yang paling cantik." Ucap Intan, yang juga sangat senang ikut merayakan ulang tahun putri kakaknya yang sangat menggemaskan. Mencium pipi gimbul Rania dan memberikan kado padanya.
" Makasih ante?" Ucap Rania, begitu senang mendapatkan hadiah dari Intan.
" Sama-sama sayang?" Jawab Intan.
__ADS_1
" Kak Asya ana?" Tanya Rania, tidak melihat kakaknya bersama Intan. Intan dan mama Kevin pun mencari-cari keberadaan Arsya dan tersenyum saat melihatnya bersama dengan kakek dan nenek buyut yang membawakan hadiah besar untuk Rania.
Ya Nenek Kevin telah menerima kehadiran Mawar dan meminta maaf atas kesalahan apa yang dirinya buat. Dan keluarga tau jika memang bukan nenek yang menyebabkan Mawar terluka serta kehilangan calon bayinya dulu. Itu semua karena ulah mantan Kevin dan juga otak di dalam dalang kejahatannya. Serta sedikit memfitnah nenek Kevin agar sang mantan tidak terlalu di salahkan dalam hal itu.
Masa lalu sudah sangat berlalu, dan Mawar memaafkan itu serta memberi kesempatan pada Nenek Kevin untuk bertobat dan juga tak ingin keluarga Kevin memusuhinya ataupun menelantarkan wanita yang sudah menua sendirian. Karena dirinya sangat mengingat almarhun Neneknya yang juga menua tapi tak sendirian dalam rumah sederhana, karena masih ada dirinya dan Angga yang membuatnya merasa bahagia.
" Itu sayang kakak Arsyanya." Kata Mama Kevin, membuat Rania yang melihatnya begitu senang melihat Arsya datang bersama kakeknya.
" Ini buat Rania?" Kata Arsya, saat dirinya sudah berada di hadapan adiknya yang sudah di anggap sebagai adiknya sendiri.
" Maacih?" Kata Rania membuat, semua keluarga yang melihatnya tertawa. Gemas dengan Rania yang manja dengan Arsya.
Arsya dan Rania yang umur yang tidak terlalu jauh selisih tiga tahun. Dengan Arsya yang sudah tumbuh tinggi dan bicara yang sudah sangat fasih tanpa belepotan. Bocah gembul yang dulu selalu membuat Mawar gemas dan membuat Kevin cemburu saat Arsya selalu berada di dekat Mawar apa lagi tidur bersamanya.
Bukan hanya keluarga Kevin saja yang memberikan kado untuk Rania, tapi juga dari adiknya Mawar yang turut ikut hadir dalam perayaan pesta ulang tahun ponakannya yang banyak bicara dan cerewet saat bersamanya.
Angga, kini tumbuh menjadi remaja SMA yang tampan dan pintar. Juga siswa yang terpopuler di sekolahnya karena selalu mendapatkan beasiswa serta menang kejuaraan saat lomba sains, serta olahraga basket yang selalu mencetak angka hingga menjadi juara pertama pertandingan melawan antar sekolah.
" Endong!!" Manja Rania pada om kecilnya, yang membuat semua orang menggelengkan kepala pada Rania yang begitu lekat dan manja pada Angga.
Mungkin Karena Angga sudah mau tinggal bersama dengan Mawar dan juga Kevin, saat Mawar memberi kabar bahagia pada adiknya, jika dirinya hamil kembali. Dan Kevin, meminta Angga untuk tinggal bersamanya, karena dirinya begitu sibuk bekerja dan sering ke luar negeri kala perusahaan semakin berkembang.
Angga pun menerima permintaan kakak ipar yang sudah di anggap kakaknya sendiri. Kevin begitu baik dengannya dan dirinya juga tak ingin kakaknya bersedih karena sendiri di rumah besar meskipun banyak Art di dalam rumah Mawar.
Meskipun Kevin sibuk, ia tak pernah sedikit pun menghilangkan waktunya untuk sekedar menanyakan kabar istrinya dan selalu saja vidio call sat jauh.
Ngidamnya Rania selalu membuat Angga repot kala kakak iparnya ada ataupun tidak ada, Mawar selalu meminta Angga untuk meminta ini itu, membelikan ini itu hingga dirinya merasa sebal dengan kakaknya. Dan demi ponakan yang selalu di jadikan alasan Mawar agar ponakannya tidak ngeces, ia pun rela melakun semua meskipun ngidam di tengah malam hari.
Sangat Merepotkan!
__ADS_1
Dan rasanya lega. saat ponakannya telah lahir di dunia ini, lega akan penderitaan yang di alaminya hanya gegara ngidamnya kakak dan lega saat perjuangan kakak untuk melahirkan ponakannya sangatlah menderita.
Mempunyai ponakan perempuan yang sangat cantik, manis serta cerewet saat ia sudah mulai bisa berbicara membuatnya tidak sepi lagi dengan kesehariannya, meskipun lelah dengan sekolah dan juga extra kulikulernya Angga tetap menemani ponakannya yang selalu saja menempel padanya dari pada papa dan mamanya. Kemana-mana selalu berdua, hingga ada yang mengira jika Angga adalah papa dari ponakannya atau kakaknya yang sudah besar tapi mempunyai adek kecil.
Kevin, ada rasa bahagia dan juga takut saat ia mempunyai anak perempuan dan teringat akan apa yang dirinya lakukan pada para wanita saat dirinya di cap play boy.
Senang putrinya begitu cantik dan melengkapi keluarga kecilnya, takut jika ada pria yang akan membuat hati anaknya sakit dan takut jika putrinya akan di permainkan oleh para pria nanti jika sudah dewasa. Hingga itu dirinya memutuskan untuk lebih overprotektive pada putrinya mulai dini hingga dewasa dan akan melindunginya dari cowok play boy.
Mawar, sungguh merasa bahagia dan bersyukur pada Tuhan yang sudah memberinya suami begitu baik padanya dan juga keluarga suami yang mau menerimanya apa adanya. Serta berterima kasih pada Tuhan telah menyudahi kesengsaraannya dan memberinya kebahagian lebih dari apa yang dirinya minta selama ini.
Tak ada kata yang bisa ia ucapkan rasa syukur begitu banyak dan selalu berdoa dalam ibadahnya pada Tuhannya.
Kini, cerita Mawar dan Kevin sudah berakhir dan akan di kenang selamanya untuk mereka yang tau akan perjalan cinta Mawar bersama Kevin.
Pemeran Not A Paid Lover mengucapkan terima kasih sudah memberikan dukungan, like komen dan Votenya.
.
.
.
.
.🍃🍃🍃🍃
Maaf ya, rasanya agak sulit cari cara untuk namatin Not A Paid Lover. Tapi ini memang sudah berakhir dan rasanya sedikit kurang lega menamatinnya. 😟😟 otakku kurang ngeblang soalnya.😢
Dan buat kakak terima kasih sudah mau menemani aku (Cuzie) selama ini. Dan terima kasih dukungan, like, komen dan juga votenya ya.
__ADS_1
Dan Jangan marah jika cerita ini tidak sebagus dengan yang lain, karena aku adalah menulis abal-abal. 😅😅