
Like dulu sebelum lanjut...
**********
Cantik keluar dari kamarnya dan Tanta Mar setelah mandi dan berganti pakaian. Dia memakai terusan selutut berwarna cokelat muda dengan Slingbag yang dia gantung di bahu kirinya, dan sepatu flat shoes satu-satunya yang masih bagus dan hanya dipakai Cantik jika akan pergi seperti sekarang.
Dodo sempat terkesima melihat penampilan Cantik yang menurutnya sangat feminim hari ini, tidak seperti biasanya wanita itu selalu memakai celana yang menampilkan kesan tomboynya.
Dodo senang karena Cantik memakai warna baju yang sama dengannya, entah sengaja atau tidak tapi membuat hati lelaki itu membuncah bahagia hanya karena perihal warna baju.
"Udah selesai makannya?", tanya Cantik membuyarkan tatapan mata Dodo sejak tadi padanya.
Wanita itu sedikit salah tingkah saat ditatap oleh lelaki yang ingin mengajaknya jalan-jalan.
"Udah.. Kamu nggak makan dulu Ca?."
"Nggak, aku udah makan tadi. Oh iya, kita mau kemana hari ini?", tanya Cantik yang sejak tadi ingin tahu kemana tepatnya Dodo akan membawanya.
"Mau ke Tomohon, ada tempat bagus disana."
Cantik mengangguk dan berjalan lebih dulu ke teras depan rumah mereka, meninggalkan Dodo yang masih duduk manis di depan meja makan bersama Tampan adiknya.
"Sana cepet pergi Ka Sam, sebelum kakak aku berubah pikiran nggak jadi pergi!", tegur Tampan pada Dodo yang belum tahu dengan sikap Cantik.
"Pergi? Emang kakak kamu udah selesai?", tanya Dodo bingung.
"Ya ampun Ka Sam, kamu tuh harus belajar memahami kakak aku deh kayaknya. Dia itu kalo udah nanya kamu udah selesai kayak tadi trus udah keluar duluan, itu tandanya kalian udah bisa pergi sekarang," jelas Tampan.
"Ha? Kok kamu gak bilang sih Tu, yaudah aku pergi dulu yah.."
Dodo buru-buru berdiri dan berjalan keteras depan dan mendapati kalau Cantik sudah menunggunya ternyata.
Dodo benar-benar harus belajar memahami wanita incarannya ini seperti kata Tampan tadi, agar bisa merebut hati Cantik nanti.
Mereka pun pergi menaiki mobil Dodo menuju Kota Tomohon, yang masih termasuk dalam kepulauan Provinsi Sulawesi Utara.
Sebelum tahun 2003, Tomohon merupakan salah satu kecamatan di kabupaten Minahasa, namun karena perkembangannya sehingga ada aspirasi dari warga untuk meningkatkan status Tomohon menjadi Kota.
Hingga akhirnya pada tanggal 4 Agustus 2003 Tomohon resmi menjadi Kota Tomohon, salah satu Kota di Provinsi Sulawesi Utara.
Untuk bisa sampai ke Kota Tomohon Dodo dan Cantik harus menempuh jarak sejauh 24,8 km atau hampir sejam lamanya jika jalan raya tidak sedang macet seperti ini.
Selama perjalanan keduanya disuguhkan pemandangan menyejukkan dengan banyaknya pohon di pinggir jalan, dan jalan yang berlikuk.
Semakin memasuki kawasan Kota Tomohon, udara terasa sangat berbeda dari saat mereka masih berada di Kota Manado.
"Kita buka jendela aja yah Ca, biar udara segernya bisa masuk."
"Boleh.." Jawab Cantik yang memang sedari tadi ingin membuka jendela kaca mobil Dodo namun masih malu untuk melakukannya tanpa seizin lelaki itu.
Dodo pun membuka semua kaca mobilnya setengah agar udara segar dan sejuk Kota Tomohon bisa terasa oleh keduanya.
__ADS_1
"Kita mau kemana di Tomohon Sam?", tanya Cantik yang mulai belajar terbiasa dengan kehadiran seorang Dodo di hidupnya dengan mencoba berbasa basi dengannya.
"Ada sebuah tempat namanya Taman Wisata Pelangi. Coba kamu buka Maps dong Ca, aku juga gak tahu jalan menuju kesana. Katanya udah ada di Maps tempatnya."
Cantik mengangguk dan membuka aplikasi Maps di ponselnya yang masih tersisa tiga kali pembayaran lagi untuk lunas.
"Tempatnya ada di Kakaskasen Tiga Do, kita tinggal lurus aja nanti sekitaran seratus meter baru kita belok kanan", terang Cantik panjang lebar sesuai dengan lokasi petunjuk yang dia lihat di aplikasi Maps di ponselnya.
"Ok.."
Keduanya terdengar kompak saat mencari tempat wisata yang akan mereka kunjungi siang ini.
Cuaca yang mendung namun masih sedikit cerah, membuat Cantik dan Dodo betah berlama-lama berada disana.
Taman Wisata Pelangi ini terletak di kaki gunung Lokon yang disulap menjadi taman bunga, dengan beraneka ragam warna warni.
Begitu Cantik dan Dodo menjejakkan kakinya disana, bau semerbak wangi bunga dan aroma tanaman melengkapi sensasi sejuk pegunungan. Dari arah timur terlihat landscape Kota Tomohon sedangkan di sisi baratnya berdiri gunung Lokon yang tak kalah megah dan indah.
Dodo memperhatikan bagaimana Cantik selalu tersenyum saat dia berpindah-pindah dari satu bunga ke bunga yang lain.
Iya, Cantik memang penyuka segala jenis bunga. Apalagi yang beraneka jenis warna warni seperti di taman ini, ingin rasanya wanita itu memetik setiap bunga yang ada disana dan menaruhnya kedalam vas bunga untuk dia letakkan diatas meja ruang tamu kecil mereka.
Dodo lebih senang melihat wajah Cantik dibanding dengan suasana asri dan sejuk di taman ini. Rasanya dia bisa seharian penuh menghabiskan waktunya hanya untuk memandangi keindahan karya Tuhan di diri seorang Cantika Hidayat.
Suara lembut Cantik mengambil alih pikiran Dodo yang melayang memikirkan wanita di depannya.
"Eh.. Iya Ca, kamu suka?."
"Suka banget.. Nggak kebayang kalo bunga-bunga ini nanti ada dihalaman rumah kami. Pasti aku langsung jualan bunga nanti disana", ucap Cantik sambil tertawa geli membayangkan dirinya yang beralih profesi menjadi penjual bunga di kompleks rumah mereka.
"Kamu mau bunga kayak ditaman ini Ca? Aku beliin mau nggak?", tanya Dodo serius.
"Ha? Yang bener aja kamu Sam, udara di Manado tuh gak cocok ditanam bunga-bunga disini yang biasanya tumbuh di udara sejuk kayak Tomohon ini. Yang ada bunganya udah mati duluan sehari setelah dibawa disana."
Dodo diam dan berpikir kalau apa yang dikatakan Cantik ada benarnya juga. Udara disini dan di tempat mereka tinggal berbeda jauh, tidak mungkin bunga-bunga disini akan tumbuh subur disana.
"Tolong fotoin aku dong Sam, aku belum sempat foto-foto daritadi", pinta Cantik sambil menyodorkan ponselnya ke hadapan Dodo.
"Yaudah sini."
Dodo menerima ponsel Cantik dan bersiap mengambil gambar wanita itu, yang sudah berdiri di dekat hamparan warna warni bunga di taman wisata pelangi ini.
Beberapa macam gaya dilakukannya untuk mendapatkan gambar serta angle (sudut) yang bagus.
Dodo berkali-kali terkesima melihat Cantik yang bahkan hampir tidak memoles wajahnya, terlihat begitu cantik dan menawan setiap kali wanita itu berpose di depannya.
Ada sekitaran sepuluh foto Cantik yang berhasil Dodo abadikan tadi, bahkan tanpa sepengetahuan dia Dodo sempat mengambil gambar Cantik menggunakan ponsel miliknya yang sengaja dia pegang di tangan kirinya sejak tadi.
__ADS_1
"Kau tidak berfoto Sam? Mana ponselmu, biar aku yang gantian mengambil gambarmu", ujar Cantik setelah puas berfoto ria.
"Nggak perlu Ca, aku nggak suka foto sendirian. Kalo kamu mau foto bareng aku, aku sih mau mau aja.." Modus Dodo.
Cantik tersenyum malu mendengar ucapan Dodo padanya, dia tidak masalah jika memang lelaki itu mau berfoto dengannya. Namun Cantik terlalu malu untuk mengatakannya pada Dodo.
"Yuk kita foto bareng Ca, biar nanti kita punya kenang-kenangan pernah kesini sama-sama.." Ajak Dodo yang berjalan mendekat kearah Cantik
Dodo berdiri di sebelah kanan Cantik yang seketika langsung gugup saat berdekatan sedekat ini dengan lelaki itu, bahkan terlalu dekat sepertinya hingga dia bisa mencium aroma maskulin Dodo yang menyeruak masuk ke indera penciumannya, wangi sekali pria ini pikirnya.
Dodo sengaja mendekatkan wajahnya agar bisa membaui aroma tubuh dan rambut Cantik yang sama-sama memakai produk murah, namun tercium sangat wangi untuknya.
"Senyum Ca.. Wajahnya jangan flat (datar) gitu dong. Tadi aja kamu senyum-senyum terus pas aku foto, masa mau ambil gambar bareng aku kitanya malah keliatan lagi marahan sih.." Protes Dodo yang gemas melihat Cantik tidak mau tersenyum karena terlalu gugup berada didekatnya.
"Iya maaf, ayo foto lagi.." Ucap Cantik tidak enak.
Merekapun berfoto sambil tersenyum menampilkan deretan gigi putih dan rapinya, keduanya sedang berusaha menahan debaran aneh di hati masing-masing yang tiba-tiba menelusup saat mereka sedang berdekatan seperti ini.
.
.
.
.
.
.
.
.
...∆∆∆∆∆∆∆∆...
Yang penasaran sama tempat wisata yang didatangi sama kedua pasangan ini,, bisa langsung cap cus kesana yahh..
Kalian bisa nikmatin taman bunga di kaki gunung Lokon serta udaranya yang sejuk..
********
Dukung terus karya author yuk..
Coment yang banyak
Rate yang banyak
Vote yang banyak
Terima kasih 🌹🌹🌹🌹
__ADS_1