Ojek Cantik

Ojek Cantik
Bertemu Keluarga Dodo 2


__ADS_3

Tinggalkan jejak Like kalian disini biar author kenal dan sayang 🤭😁


************


Syukuran hari ulang tahun eyang berlangsung selama sejam, mereka sengaja tidak mengundang terlalu banyak orang karena keadaan saat ini yang tidak memungkinkan.


Sebelum masuk kerumah eyang dan opa Dodo pun, mereka harus di tes suhu tubuh dulu dengan tetap memakai masker dan menjaga jarak begitu berada di dalam.


Setelah beberapa teman dan kenalan keduanya pulang, tinggallah keluarga besar Dodo disana.


Meski Dodo tidak pernah sedetikpun meninggalkan Cantik, namun wanita itu masih terlihat sedikit tidak nyaman berlama-lama disana.


Apalagi kini dia sudah menjadi pusat perhatian semua keluarga Dodo karena hanya tertinggal dia sendiri disana yang bukan anggota keluarga mereka.


"Pacar baru kamu Sam?."


"Cantik yah Sam, siapa namanya?."


"Tinggal dimana Ca? Katanya kamu orang sini juga yah.."


"Eh.. Kapan kalian jadian?."


Dan masih banyak lagi pertanyaan-pertanyaan yang bahkan tidak bisa dijawab oleh Cantik, keluarga Dodo berpikir kalau mereka adalah sepasang kekasih.


"Maaf yah Ca, keluarga aku memang begitu mereka paling heboh kalau baru ketemu orang baru", ujar Dodo pada akhirnya setelah mereka berdua diserbu keluarga besarnya.


"Nggak apa-apa Sam, aku cuma nggak nyangka aja keluarga kamu semuanya ternyata sangat baik. Malah aku yang merasa gak enak karenanya", jujur Cantik.


Dodo tersenyum, "Mereka emang kayak gitu Ca. Aku kan udah bilang kalau keluarga aku gak pernah mandang orang dari statusnya. Jadi kamu gak perlu merasa gak enak atau malu, kamu temen aku dan semua temen aku diterima disini."


Cantik mengangguk dan sedikit terkejut saat dia melihat seseorang yang dia kenal, dan sedang berjalan menuju ke arah dirinya dan Dodo.


"Hai.." suara berat namun lembut yang masih Cantik ingat mengalihkan pandangan Dodo dari wanita di sampingnya.


"Apa kabar Cantik..?", sambung suara itu lagi.


"Kamu.."


Dodo yang merasa terganggu dengan kehadiran sepupunya yang ternyata datang malam ini, berdecak tidak suka.


"Kamu kenal sama dia Ca?", tanya Dodo pada Cantik karena wanita itu mendadak diam dan terlihat bersitatap lama dengan sepupu laki-lakinya.


"Eh.. Iya Sam", jawab Cantik tersentak dan mengalihkan pandangannya dari sepupu Dodo itu.


"Dia.."


"Kamu sama siapa kesini Ca?", potong sepupu Dodo.


Dia adalah Devan, sepupu seumuran Dodo yang terakhir bertemu dengannya sempat bertengkar karena sesuatu.


"Dia datang sama aku, kamu gak liat ada aku disini!", jawab Dodo ketus.

__ADS_1


Devan melirik malas sepupunya dan kembali menatap Cantik yang sedang salah tingkah bertemu dengannya.


Devan adalah salah seorang pelanggan yang kebetulan sempat berkenalan dengan Cantik, karena waktu itu motornya tiba-tiba mogok saat tengah membawanya ke tempat tujuan.


Dari situ juga Cantik jadi tahu kalau Devan adalah kakak sahabat adiknya, Debora. Mereka pun cukup dekat hingga lelaki itu jadi sering menggunakan jasa Cantik kalau dia sedang berada di kota ini.


Devan mempunyai bisnis usaha Catering makanan sehat dimana dia sendiri yang menjadi kokinya.


Iya, Devan sama seperti ayahnya yang seorang Chef. Setelah sempat bekerja di beberapa restoran mewah di dalam maupun luar negeri untuk mencari pengalaman, Devan memutuskan untuk memulai usahanya sendiri dengan membuat makanan sehat yang jangkauannya adalah publik figur dan pejabat.


Usahanya terbilang cukup lancar dan sukses


hingga akhirnya membuat Devan jadi sibuk dan kadang pulang ke daerah Opanya, dimana ibu dan ayahnya tinggal.


"Aku sempet hubungin kamu Ca, tapi nomor kamu selalu gak bisa tersambung.." ujar Devan tidak menggubris ucapan Dodo tadi.


Cantik terdiam tidak tahu harus menjawab apa, dia memang sengaja memblokir kontak Devan karena kejadian waktu lalu yang membuat wanita itu tidak nyaman dengan sikap yang ditunjukkan Devan padanya.


Dodo yang mengerti kalau ada yang salah dengan wanitanya dan sepupunya ini pun kembali menjawab pertanyaan Devan yang dia tujukan untuk Cantik.


"Aku yang minta Cantik untuk memblokir nomor kamu! Aku nggak suka pacar aku terima panggilan telepon dari laki-laki lain selain aku!."


Jawaban Dodo sontak membuat Cantik tercekat tidak percaya, bukannya membantu lelaki itu malah membuat keadaan makin runyam untuknya.


"Oh.. Jadi kamu nolak aku karena mau cari yang lebih kaya dan usaha yang lebih maju yah Ca!", sarkas Devan.


Devan sempat mengutarakan perasaannya pada Cantik sebelum dia kembali ke Jakarta untuk mengurus usahanya disana.


Untuk Cantik, kedekatan mereka selama ini tidak berarti apa-apa. Cantik hanya menganggap lelaki itu kakak dari sahabat adiknya yang kebetulan kenal dengannya dan tidak lebih.


Makanya saat melihat Devan tadi Cantik langsung merasa semakin tidak nyaman dan juga takut.


Takut kalau lelaki itu berbicara yang tidak-tidak pada keluarga Dodo yang ternyata adalah sepupunya.


Devan memang memiliki tempramen yang emosian, dan tidak suka menerima penolakan. Makanya saat Cantik menolak pernyataan cintanya, membuat Devan malah marah-marah dan menghina profesi Cantik sebagai tukang ojek.


Dia mengganggap Cantik terlalu jual mahal untuk ukuran orang yang berstatus rendah dibanding dirinya yang berasal dari kaum 'berada'.


Dodo yang mendengar ucapan sepupunya sontak langsung naik pitam, dia tidak terima jika ada orang yang berani menghina calon wanitanya. Wanita yang selama ini sedang dia perjuangkan untuk bisa merebut hatinya itu.


"Apa maksud kamu ngomong begitu Dev! Jangan macam-macam sama pacar aku!."


"Pacar? Hahaha asal kamu tahu Do, dia ini cewek matre sama kayak pacar-pacar kamu sebelumnya. Dia nolak aku karena ingin mencari orang-orang 'berada' kayak kita ini Do.."


Perdebatan keduanya langsung menjadi pusat perhatian keluarga Dodo, Cantik yang tidak suka dengan keadaan yang semakin memojokkan dirinya berdiri dari tempat duduk dan berjalan keluar dari rumah eyang dan opa Dodo.


"Mau kemana Ca..?", tahan eyang sebelum Cantik sempat menginjakkan kaki jenjangnya keluar dari sana.


"Jangan di dengerin omongan Devan yah Ca, dia memang begitu kalo lagi marah. Suka nggak bisa kontrol mulutnya sendiri, nanti biar Papanya yang negur dia. Kamu ikut eyang aja yah ke belakang, ada yang ingin eyang tunjukan sama kamu.." ajak eyang karena tidak enak pada calon pacar cucu bungsunya ini.


Cantik tidak bisa menolak saat eyang menarik tangannya dan membawa dia menuju halaman belakang rumah yang ternyata cukup luas dan ditanam bunga Euphorbia kesukaannya.

__ADS_1


Eyang juga sempat meminta pekerja rumah tangga mereka membawakan minuman hangat dan beberapa camilan untuk menemani wanita berbeda usia itu.


Merekapun duduk bersisian memandangi halaman belakang rumah eyang yang juga dihiasi lampu taman berwarna warni.


"Kamu kenal sama Devan juga yah Ca..?", tanya eyang memecah keheningan diantara mereka.


Cantik sepertinya masih syok dan sakit hati dengan ucapan Devan tadi, hingga membuat dirinya menjadi pusat perhatian di acara ulang tahun eyang Dodo.


"Kami gak sengaja ketemu eyang, dia kakak dari sahabat adik aku Debora."


"Oh jadi adik kamu sahabatan sama Debo yah, eyang baru tahu.. Kamu gak usah masukin kehati ucapan Devan tadi yah Ca, eyang gak tahu kalian punya masalah apa sebenarnya tapi jangan jauhin Sam hanya karena mereka sepupuan. Cucu eyang yang satu itu benar-benar tulus padamu Ca, dia sering cerita sama eyang tentang kamu. Jadi jangan merasa kecil atau rendah diri, karena semua keluarga kami tidak pernah memandang orang dari statusnya", ujar eyang menenangkan hati Cantik.


Cantik tersenyum, selama mengenal Dodo dia memang berbeda dengan kaum 'berada' yang dia kenal terutama Devan.


Devan memang baik, dia juga selalu bersikap tulus padanya. Tapi semua sikap yang ditunjukkan Devan berbanding terbalik setelah Cantik menolak perasaan lelaki itu.


Dia malah tidak segan menghina profesi dirinya yang selama ini bisa menghidupi keluarga mereka.


Beruntung masalah ini tidak diketahui oleh Tampan, karena jika dia sampai tahu adiknya pasti akan berhenti dari pekerjaannya di restoran. Dan Cantik yakin kalau Tampan juga pasti akan mulai menjaga jarak dengan sahabatnya Debora karena masalah ini.


"Bersikap saja seperti biasa pada Sam dan juga kami Ca, eyang minta maaf karena di hari pertemuan pertama kita kamu malah mendapatkan perlakuan yang tidak baik dari cucu eyang. Eyang pastikan kalau Devan akan meminta maaf padamu secara langsung nanti!."


.


.


.


.


.


.


.


.


...∆∆∆∆∆∆∆∆...


Kaum jantan emang ada model dan bentukan kayak gitu guys,,


Pengalaman dari salah satu temen author pernah ngalamin seperti itu,,


Cemen banget..


Author jadi greget sendiri pengen ngulek orang


Hahaha.. ,😂


**********

__ADS_1


Vote nya jangan lupa yahh guys..


Terima kasih 🌹🌹🌹🌹


__ADS_2