
Votenya jangan lupa yahh guys 🤗
******************
"Bapak pingin bikin syukuran sekalian perkenalan calon pemimpin perusahaan kita Minggu depan Mar...," ujar opa saat mereka sedang sarapan di meja makan bersama.
"Apa nggak terlalu cepat Pak?"
"Nggak Mar, Bapak justru ingin secepatnya semua orang tahu kalau keluarga anak Bapak dan Ibu sudah kembali kesini. Sehingga posisi Direktur Utama di perusahaan kita bisa segera terisi, sebelum keluarga yang lain berebut ingin mendapatkan kursi tersebut!"
Tanta Mar menghembuskan nafas panjang dan menatap Tampan anak penerus mereka di keluarga Hidayat. "Kamu gimana Tu?"
"Gimana apanya Ma?" tanya Tampan yang memang tidak terlalu fokus mendengarkan pembicaraan opa dan mamanya tadi.
Lelaki itu masih sibuk dengan pendaftaran dikampus baru dia, yang nanti akan kesana bersama Viola.
"Itu ... opa kamu ngomong mau kenalin kamu ke semua orang sebagai calon Direktur Utama di perusahaan Tu."
Tampan yang sedang minum seketika tersedak sampai terbatuk karenanya.
"Hah? Serius Opa?" tanya Tampan menatap opanya yang tersenyum.
"Iya Tu, kamu maukan mengisi kursi yang kosong itu sejak Opa sakit?"
"Tapi Utu, kan masih kuliah Opa. Lagipula Utu nggak ada pengalaman di bidang itu...," sahut Tampan ragu dengan kemampuan dirinya sendiri.
"Nggak apa-apa Tu, kan masih ada setahun lagi sampai kamu lulus kuliah. Kamu bisa belajar pelan-pelan disana bersama orang kepercayaan Opa, jangan takut ... Opa juga akan ikut bantu kamu nanti."
Tampan terdiam dan menatap seluruh keluarganya yang duduk memutari meja makan dengan perasaan tak menentu.
"Percaya saja dengan dirimu sendiri Tu, memang beban menjadi seorang anak laki-laki dikeluarga kita harus seperti itu. Tapi kamu jangan takut, kami semua disini akan selalu mendukungmu...," timpal oma ikut memberikan dukungan bagi Tampan.
Tanta Mar mengangguk dan tersenyum menatap Tampan yang seperti ingin meminta permisi darinya, sebelum memberikan keputusan dalam hal ini.
"Baiklah, aku ikut maunya Opa dan Oma saja!" sahut Tampan pada akhirnya.
"Terima kasih Tu, terima kasih banyak...," balas opa tersenyum bahagia.
...**************...
Sejak semalam Cantik masih saja lemas dan lesuh hingga membuat Dodo khawatir, beberapa kali dia mengajak Cantik kerumah sakit tapi istrinya itu menolak.
Dan sore harinya, Dodo pun memutuskan menghubungi tanta Mar dan mama Cici untuk memberitahukan keadaan Cantik saat ini.
"Kenapa gak langsung dibawa ke rumah sakit aja sih Do? Istri lagi sakit begitu malah dibiarin!" Bentak mama Cici pada anaknya.
"Tadi aku mau bawa Ma, tapi Cantiknya yang gak mau...."
__ADS_1
"Jadi kalo Cantik gak mau kamu biarin, gitu?"
"Ya bukan gitu juga Ma...."
"Kamu tuh sebagai suami harus peka sama istri Do! Gimana sih, udah dari kemarin loh itu Cantik gak enak badan. Bukannya bawa ke dokter malah ngebiarin dia dirumah!"
Mama Cici masih sibuk memarahi anak laki-lakinya saat mereka tiba dirumah sakit untuk memeriksakan keadaan Cantik yang bahkan untuk bersuara saja rasanya tidak mampu.
Padahal sedaritadi dia ingin sekali membela Dodo dari amukan sang mama mertua, tapi badannya benar-benar tidak bisa diajak bekerja sama saat ini.
"Udah gak apa-apa Ci ... ini kita bawa masuk dulu Cantik kedalem," timpal Tanta Mar yang hanya diam mendengarkan omelan besannya sejak mereka keluar dari rumah Cantik dan Dodo.
"Gimana keadaannya Dok?" tanya Dodo setelah dokter praktek yang bertugas di ruangan UGD memeriksa keadaan Cantik.
"Ibu baik-baik aja Pak, hanya kelelahan dan kekurangan cairan saja. Nanti saya akan berikan surat rujukan ke poli OBYGN yah Pak...," jawab pria muda yang memakai jubah putih ditubuhnya.
"Poli OBYGN dok? Memangnya istri saya kenapa?"
"Pemeriksaan awal saya menunjukkan kalau ibu sedang hamil muda Pak, tapi untuk memastikannya ibu lebih baik diperiksa langsung oleh dokter kandungan nanti Pak."
Dodo sontak terdiam dengan perasaan antara bahagia dan gugup mendengar berita ini.
"Do ... Cantik gimana?" tanya mama Cici yang melihat anaknya keluar dari ruangan UGD.
Dia dan Tanta Mar tidak diizinkan masuk kedalam karena keadaan sekarang yang masih panas-panasnya dengan pandemi Covid-19.
"Hah? Cantik hamil?" ujar dua wanita paruh baya itu berbarengan.
Dodo mengangguk dan tersenyum sumringah. "Kata dokter tadi pemeriksaan awalnya begitu, tapi untuk mastiin lagi ... Cantik harus dibawa kesana!"
"Astaga ... semoga saja memang benar Ci, kita bakalan punya cucu sebentar lagi!" sahut Tanta Mar bahagia menatap besan dan menantunya bergantian.
"Amin...," sahut mereka bersamaan.
Cantik pun didorong oleh seorang perawat keluar dari ruang UGD menuju poli OBYGN setelah menyelesaikan beberapa administrasi yang diurus Dodo sebelumnya.
Dodo mengikuti berjalan disamping Cantik sambil sesekali berbicara dengannya, wanita itu tidak tahu akan dibawa kemana sekarang.
Dokter tidak mengatakan apa-apa padanya, begitupun sebaliknya dengan Dodo. Lelaki yang masih harap-harap cemas itu tampak begitu bersemangat saat mereka mulai masuk keruangan poli OBYGN.
"Kita ngapain disini Sam?" tanya Cantik setelah mereka duduk menunggu sebelum giliran mereka berdua masuk keruangan dokter.
"Mau periksa By, kata dokter kemungkinan kamu lagi hamil muda By...."
"A-apa?" sahut Cantik terbata tidak percaya.
"Dokter anjurin kamu untuk diperiksa langsung sama dokter kandungan, makanya dia rujuk kamu kesini."
__ADS_1
Jantung Cantik seketika berdetak tidak karuan, benarkah itu? Secepat inikah mereka dipercayakan Tuhan untuk memiliki seorang malaikat kecil, buah cinta mereka?
"Silahkan berbaring Ibu," ujar dokter setelah mereka masuk keruangan OBYGN.
Tanta Mar dan mama Cici duduk dengan sabar menunggu diluar.
Dokter wanita bernama Dewi itu mulai memeriksa perut Cantik menggunakan alat USG sambil terus memperhatikan monitor kecil didepannya.
"Ini udah ada kantungnya yah Pak, Bu ... janin diperkirakan berumur sekitar empat Minggu."
Cantik seketika menitikkan airmata mendengar penjelasan dokter Dewi pada mereka. Kini ada seorang jabang bayi yang tumbuh di rahimnya.
"Selamat yah Pak, Bu...," sambung dokter Dewi lagi tersenyum ramah.
Dua pasangan suami istri itupun bertatapan dengan hati bahagia penuh cinta.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
...∆∆∆∆∆∆∆∆∆...
Guys ...
Karya author yang ketiga ini sudah mulai memasuki bab - bab terakhir yahh..
Sesuai janji author,, giveaway kali ini akan author nilai dari Ranking Umum...
Untuk Satu orang teratas akan mendapatkan pulsa 50 ribu rupiah,, dan Dua orang berikutnya akan mendapatkan pulsa 25 ribu rupiah...
Jadi, silahkan tinggalkan jejak yang banyak sampai bab terakhir nanti...
__ADS_1
Terima kasih 🌹🌹🌹🌹