Pakpol Itu Cinta Pertamaku

Pakpol Itu Cinta Pertamaku
Menjenguk baby boy


__ADS_3

Erland membawa Airin dan Zherin untuk jalan-jalan di pinggiran danau. Mereka menikmati waktu sore dengan senyum bahagia.


"Mas, kamu benaran udah selesai tugas disana?" tanya Airin mengapit lengan suaminya.


"Benar, Sayang, aku dapat cuti tiga hari. Bagaimana jika kita ke kota Bukittinggi?" ucap Erland mengajak istrinya.


"Ngapain kita kesana, Mas?" tanya Airin tidak paham.


"Kita jenguk baby boy, kan Intan sudah melahirkan," ucap Erland mengingatkan.


"Masya Allah, aku benar-benar lupa, Mas, baiklah, kalau begitu besok kita berkunjung kesana ya." Airin mengiyakan ajakan suaminya untuk menjenguk anak adiknya.


"Baiklah, sekarang kita mau kemana?" tanya Hanan masih membawa anak dan istrinya berjalan di pinggir danau.


"Nggak tahu mau kemana, sebentar lagi juga sudah mau magrib. Kita pulang saja ya," ajak Airin.


"Nanti dulu, Ma, aku masih ingin main-main disini," jawab gadis kecil itu didalam gendongan Daddynya.


"Baiklah, tapi sebentar lagi kita harus pulang ya, Sayang, karena beberapa menit lagi adzan magrib," ucap Airin pada putrinya.


"Baik, Mama..."


Setelah cukup menemani bocah itu, mereka segera pulang karena hari sudah hampir magrib. Setibanya dirumah, Erland segera bersiap untuk ke masjid bersama ayah.


***

__ADS_1


Pagi ini pasangan suami istri itu sudah bersiap untuk bertolak ke kota Bukittinggi. Seperti rencana mereka semalam, yaitu mengunjungi pasangan Dokter untuk menjenguk baby-nya yang baru lahir.


Setelah berpamitan dengan keluarga, Erland segera meninggalkan kediaman orangtua sang istri. Airin dan Erland memang sudah berpamitan untuk sekalian pulang ke kediaman mereka, karena Erland sudah kembali bertugas di tempat biasanya. Dan Zherin juga harus sekolah.


"Sayang, mau mampir di bawah jam gadang lagi nggak?" tanya Erland saat kendaraan yang ia kemudi sudah memasuki kota Bukittinggi.


"Mau ngapain lagi kesana, Mas? Kan kita sudah pernah kesana," jawab Airin.


"Tapi waktu itu kita belum sempat foto keluarga disana," jelasnya kembali sembari fokus mengemudi.


"Oh iya, waktu itu cuma kita berdua saja yang berfoto. Yaudah, ayo kita mampir dulu," ucap Airin mengiyakan.


"Iya dong, kita harus mampir lagi, biar bisa buat foto mesra. Kalau dulu fotonya kurang asyik, habisnya kamu begitu kaku dan malu. Saat di dekati wajahnya udah merah merona. Bikin aku jadi gemas, mana wanginya bikin aku nggak tahan. Ah, untung saja masih waras, karena belum halal," ucap Erland yang membuat wajah Airin bersemu.


"Ish, apaan sih kamu, Mas, ketahuan banget kamu itu nafsuan sama aku," ledek Airin pada suaminya.


"Mas! Ngomong apa sih, nggak tahu apa ada anaknya," cicit Airin mencubit perut suaminya.


"Hahaha... Nggak denger, Dek, kan Zhe lagi tidur," jawabnya dengan kekehan.


Erland menepikan kendaraannya di parkiran yang ada di area jam gadang. Sesaat Pria itu belum membuka pintu mobil, tetapi menatap wajah cantik istrinya penuh dengan kerinduan.


Cup!


Erland mengecup bibir Airin dengan mesra, lalu melum atnya sebentar. "Dek, aku sudah boleh mengunjunginya 'kan?" tanya Erland dengan nafas berat.

__ADS_1


"Iya, tapi kamu tidak mintanya di sini 'kan?" tanya Airin memastikan.


"Ya nggaklah, Sayang, tapi nanti," ucap Erland sembari mengerlingkan mata.


"Ish, mesum banget sih kamu," ucap Airin tersenyum malu.


"Ini bukan mesum, Dek, tapi sudah karatan. Bayangin aja sudah hampir dua bulan nganggur."


"Yaudah, nanti ya. Ayo kita turun sekarang. Oya, kita kulineran dulu ya, habis itu baru kerumah Intan," pintanya pada sang suami.


"Oke, Sayang, sekalian kita check in daerah sini aja ya."


"Jadi, kita nginap di hotel, Mas?" tanya Airin bingung.


"Iya Dek, lebih nyaman di hotel. Lagian kalau di sana kita nggak bisa bebas," bisik Erland membuat Airin tersenyum malu.


Pasangan itu segera menuju tempat kuliner, Erland mengikuti kemauan istri dan anaknya. Setelah puas berkuliner ria, Airin dan Zherin tak lupa belanja di plaza jam gadang Bukittinggi untuk oleh-oleh. Tak lupa wanita itu membelikan untuk para pekerja di rumah mereka.


Puas belanja, segera mencari hotel tempat mereka menginap. Setelah mendapatkan. Mereka segera menuju kediaman Intan.


Pasangan itu disambut bahagia oleh Intan. Zherin tampak begitu antusias melihat bayi mungil yang belum genap berumur satu bulan.


"Selamat ya, Intan, semoga dedek bayinya kelak menjadi anak yang Sholeh," ucap Airin memberi Do'a terbaik untuk baby boy.


"Aamiin, terimakasih Do'anya Kak, semoga nanti Kak Airin diberi kemudahan saat lahiran . Dan semoga dapet cowok ya," balas Intan membalas Do'a yang baik.

__ADS_1


Bersambung...


Happy reading 🥰


__ADS_2