PENDEKAR NAGA API

PENDEKAR NAGA API
CH 39. Seleksi Pengawal Pribadi Kaisar


__ADS_3

Hasea membuka kedua matanya. Dia dapat melihat bahwa dirinya telah kembali ke ruangan rahasia itu. " Kepalaku masih terasa pusing. Hal-hal ini sungguh membuatku kerepotan." Gumam Hasea. " Sebaiknya aku segera meninggalkan tempat ini. "


Hasea segera bergegas. Dia khawatir seseorang akan datang ke tempat itu dan menemukannya disana. Hasea membawa serta kitab Naga biru yang tergeletak di sampingnya.


Saat tiba di ruangan peristirahatan para prajurit, Hasea merasakan sesuatu yang berbeda. " Gea.. Gea..apa kau masih disini ?" Ucap Hasea dalam pikirannya. Berapa purnama roh Gea bersemayam di tubuhnya membuat dia bisa merasakan ketidak hadiran Gea saat ini . Cukup lama Hasea terdiam. Dia menyadari Gea tidak lagi bersamanya. Hal itu membuatnya sedikit sedih. Bagaimana pun kebersamaan mereka selama ini mampu menutupi kesunyian yang dirasakan Hasea.


***


" Kaisar memasuki lapangan Latihan." Seru prajurit penjaga dari kejauhan menyambut kedatangan Kaisar Tossao ke tempat latihan.


" Ada angin apa Kaisar mendatangi tempat ini. Hal ini tidak seperti biasanya." Gumam Panglima Angkar dalam hati. Sepertinya dia terusik dengan kedatangan Kaisar Partungko Naginjang itu.


" Hormat kepada Kaisar." Ucap Panglima Angkar sambil menundukkan kepala yang diikuti semua anak buahnya. " Adakah titah yang perlu hamba laksanakan kaisar?" Ucap panglima Angkar. Sebenarnya dia sangat terpaksa menghormati kaisar di hadapannya itu. Niatnya sudah sangat lama ingin mengkudeta kaisar Tossao. Dia menganggap Kaisar Tossao sangat lemah dan tak pantas menjadi seorang kaisar.

__ADS_1


" Tidak Panglima. Aku hanya sedikit bosan berada terus di dalam istana. Aku ingin membunuh rasa bosanku di tempat ini." Ucap Kaisar Tossao. Matanya nanar ke sekitar. Dia seperti mencari sesuatu.


" Dimana pemuda itu, aku yakin dia pasti berada diantara para prajurit ini." Gumam Kaisar Tossao. Dia sebenarnya sedang mencari Hasea.


" Kalau demikian, hamba mohon diri untuk kembali mengawasi para prajurit yang latihan ini Kaisar." Panglima Angkar memohon diri. " Baiklah, jangan terlalu sungkan atas kehadiranku Panglima. Kalian lanjutkan lah latihan. Biarkan aku berjalan-jalan sebentar. " Ucap Kaisar Tossao.


Hasea tekun mempelajari jurus-jurus yang dilatihkan oleh pelatih istana. Apabila dia akhirnya memutuskan ikut seleksi menjadi pengawal Kaisar, maka dia harus bertarung dengan jurus-jurus itu saat seleksi nanti.


Dengan latar belakang bela diri yang sebelumnya dia pelajari di sekte Harinuan membuat Hasea tanpa kesulitan mempelajari jurus-jurus untuk para prajurit Istana. Lagipula jurus-jurus itu hanyalah jurus dasar.


" Dugaanku benar, dia merupakan salah satu prajurit." Gumam Kaisar Tossao saat matanya berhasil menangkap keberadaan Hasea. Kaisar Tossao mendekati Hasea.


" Hormat pada Kaisar." Ucap Hasea sambil bersujud setelah menyadari keberadaan Kaisar di depannya . " Bangunlah anak muda, kau tidak perlu sungkan." Ucap Kaisar Tossao ramah. " Matanya sungguh mirip Larasati." Gumam Kaisar Tossao dalam hatinya.

__ADS_1


" Siapa namamu anak muda?" Kaisar Tossao begitu tertarik ingin mengenal Hasea lebih jauh. " Nama hamba Hasea yang mulia. Hamba salah satu prajurit bulan darah." Hasea berupaya menjawab setenang mungkin . Dia tidak ingin menimbulkan kecurigaan.


" Ku perhatikan sedari tadi, kau sangat Giat berlatih. Apakah kau sedang bersiap untuk sesuatu?" Kaisar Tossao sedikit menyelidiki. " Mohon ampun Kaisar. Benar, hamba sedang mempersiapkan diri untuk mengikuti seleksi menjadi pengawal pribadi Baginda Kaisar." Ucap Hasea dengan wajah tertunduk. Dia tidak berani menatap wajah Kaisar Tossao secara langsung.


" Hm.. menarik. Semoga kau bisa lulus seleksi itu . Aku akan sangat senang apabila kau menjadi salah satu pengawal pribadiku." Ucap Kaisar Tossao sambil berlalu. Dia teramat senang mengetahui bahwa Hasea berniat menjadi pengawal pribaidinya. Hal itu akan bisa membuat dia semakin dekat dengan Hasea sehingga dia bisa mengorek informasi tentang Hasea lebih banyak lagi.


***


Hari ini hari dimana seleksi untuk menjaring prajurit pengawal pribadi Kaisar dilaksanakan . Hasea dan prajurit lain telah ada disana. Jumlah peserta yang berpartisipasi totalnya 80 orang . Jumlah itu sebenarnya cukup kecil dibandingkan dengan jumlah seluruh prajurit istana, tetapi memang sebagian besar prajurit tidak tertarik untuk mengikuti seleksi ini .Prajurit yang mengikuti seleksi rata-rata berkemampuan setara pendekar pemula dan pendekar dasar.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Teman2 terimakasih sudah ngeklik Like nya ya..

__ADS_1


__ADS_2