PENDEKAR NAGA API

PENDEKAR NAGA API
CH 54. Kekuatan Naga Hitam Penjaga Lembah


__ADS_3

Hari ini adalah hari ke sekian Hasea berada di bukit menangis, hampir dua purnama dia berada di sana setelah memiliki tulang naga muda. Berpuluh kali dia mencoba menggunakan kipas merak putih, namun kipas itu tidak bereaksi sama sekali. Kipas itu tak ubahnya seperti sebuah kipas biasa baginya.


" Ini usaha yang sia-sia. Tak ku sangka ada benda pusaka yang sepemilih ini." Gumam Hasea dalam benaknya. Dia duduk di tepi tebing sambil memandangi alam yang begitu indah di hadapannya. " Apa yang mengganggu pikiranmu?" Suara Isumbaon mengagetkan Hasea.


"Entahlah senior, sepertinya kipas ini benar-benar tak tertarik kepadaku." Ucap Hasea sambil menundukkan kipas merak putih di hadapannya. Isumbaon mengangkat tangan kanannya dan membuka telapak tangannya. Yang terjadi kemudian adalah kipas merak putih melesat cepat ke genggamannya. Hal itu sempat membuat Hasea terkejut. Isumbaon melihat-lihat sebentar kipas itu sambil membuka tutup kipas itu dengan cepat.


" Sebenarnya kenapa harus kipas merak putih?" Pertanyaan Isumbaon yang tiba-tiba itu membuat Hasea sedikit kikuk. " Mengenai itu.. hm.. dalam kitab yang saya pelajari disebutkan untuk tahap selanjutnya dikarenakan tenaga dalam yang besar yang terkandung dalam jurus itu maka diperlukan perantara benda pusaka tingkat dewa. Tadinya saya berfikir kalau satu-satunya benda pusaka dewa yang bisa saya miliki adalah kipas merak putih, karena kipas tersebut belum bertuan. Saya sama sekali tidak mengetahui kalau kipas itu telah senior miliki. " Hasea mencoba menjelaskan secara rinci.


" Mungkin itu sebabnya." Isumbaon sejenak berfikir. " Mungkin kipas merak putih belum memiliki ketertarikan pada mu dikarenakan alasan mu itu." Isumbaon kemudian menceritakan awal mula dia memilih kipas merak putih. Inti dari yang dia ceritakan adalah bahwa Isumbaon memilih benda pusaka itu begitu saja. Ketertarikan biasa. Tanpa ada motif, tanpa sebelumnya tau kekuatan benda itu, tanpa bermaksud untuk menjadikannya senjata. Tanpa ambisi untuk balas dendam. Hanya sebagai kipas biasa. Ketertarikannya pada kipas itu murni karena melihat keindahan bentuk kipas berwarna putih itu. Hampir tak ada motivasi lain saat dia ingin memiliki kipas itu .


Isumbaon kemudian membuat kipas itu melayang. Dia melesatkan kipas itu kembali ke tangan Hasea.

__ADS_1


" Aku yakin suatu saat kau akan menaklukkannya." Isumbaon memotivasi Hasea. Mungkin kau hanya perlu merubah motivasimu dengan ikhlas." Ucap Isumbaon penuh makna.


" Bagaimana? Apa kau tidak berminat untuk meningkatkan kualitas tulangmu? Kau sudah merasakan kekuatan tulang naga muda, tidakkah kau penasaran dengan kualitas tulang naga tua?"


"Tentu saja saya tertarik senior. Hanya saja disana kelihatannya sangat berbahaya." Ucap Hasea sambil menatap lembah tempat ginseng naga merah tumbuh. " Apakah kau memang terbiasa menyerah sebelum mencoba? Atau jangan-jangan pendekar naga sekarang ini pengecut?" cibir Isumbaon. Hasea hanya bisa terdiam atas cibiran Isumbaon. Dia hanya menatap ke arah lembah itu namun entah apa yang sedang dipikirkannya.


***


" Rasa-rasanya semua jurus telah ku gunakan tetapi kipas ini sama sekali tidak bereaksi." Saat Hasea merasa sudah kehabisan akal." Hasea berhenti sejenak. Tiba-tiba muncul pemikiran dalam otaknya untuk memetik ginseng naga merah di lembah. Rasa penasaran akan kekuatan tulang naga tua mendorong Hasea untuk menuju lembah itu.


Hasea melompati perbukitan dan berlari mendekat menuju lembah tempat tumbuhnya ginseng naga merah. Dia berhenti di sebuah tebing diatas lembah itu. Sambil berjongkok , Hasea mengamati pergerakan di dalam lembah. " Sepertinya Naga itu sedang tertidur." Batin Hasea, baginya satu-satunya ancaman di lembah ini hanya Naga Hitam.

__ADS_1


Hasea mencoba turun dengan perlahan. Kaki Hasea mendarat dengan lembut di salah satu batu besar di dasar lembah. Hasea melangkahkan kakinya dengan perlahan memasuki lembah semakin dalam. Tempat itu terlalu sunyi. Hal tersebut membuat Hasea semakin waspada. Belum sempat Hasea menurunkan kewaspadaannya tiba-tiba dia merasakan pergerakan di tanah. Seperti ada sesuatu dengan gerakan yang sangat cepat mengarah kepadanya. Hasea melompat. Sebuah sulur semak berdiri seolah ingin menangkapnya.


" Itu..apa sulur semak itu berupaya menyerangku?" Gumam Hasea. Dari arah belakang, Hasea bisa merasakan ada sesuatu di atas kepalanya hendak menyerang. Hasea berbalik dan cepat melompat. Dia menghindari bunga besar yang bergigi.Bunga itu lebih seperti mulut binatang buas yang menganga daripada sebuah tumbuhan. Hasea mengumpat dalam hati. Dia tak menyangka tumbuhan bisa menjadi ancaman baginya. Hasea memancarkan tenaga dalam di lengan kanannya. Dia menarik air telaga di lembah itu dengan jurus naga terbang menggulung lautan . Hasea membuat gerakan memutar dengan kedua telapak tangannya. Terbentuk bola-bola air seukuran kepala orang dewasa. Hasea menembakkan bola air itu ke arah sulur tumbuhan pemakan daging itu. Sekilas, serangan itu tampak berhasil. Tumbuhan terpukul mundur.


Hasea melakukan hal yang sama kepada bunga semak bergigi itu. Puluhan bola-bola air dibuat oleh Hasea, puluhan tembakan dia lesakkan.Entah sudah berapa banyak sulur dan bunga tanaman itu dihancurkannya. Tapi sulur-sulur berduri dan bunga itu seolah tidak habis-habis namun demikian Hasea dengan gesit mengelak dan menghindari sulur dan mulut bunga yang menyerangnya. Hasea tampak masih bisa menguasai keadaaan sampai punggungnya seperti tersabet sesuatu. Cakar naga hitam penjaga lembah yang melayang ke punggung Hasea berhasil membuat Hasea terbanting jauh.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


*Seperti Author sampaikan sebelumnya, bahwa memang ada masalah dengan update CH 53 ( padahal udh dicoba naekkan tgl 30/05/20) yg lalu. Namun ternyata baru bisa lolos review hari ini. Entahlah kenapa, tidak ada yg aneh sebenarnya dlm isi CH itu. Apalagi konten berbau sex atau apalah itu. Tetapi setelah Author coba mengganti kata Put** beliung dengan Tornado, kemudian baru lolos Review. Entah itu ada kaitan ato nggak. Cuman kalo mmg ia jadi sesuatu yg lucu sih, itukan bukan sesuatu yg porno..Hahaha..


Btw thanks buat support teman2 semua. Jadi agak terharu mengetahui ternyata ada jg yg menunggu update an chapternya ya**..

__ADS_1


__ADS_2