Pendekar Serigala Emas Sakti Season 2.

Pendekar Serigala Emas Sakti Season 2.
Hutan Gunung Gi.


__ADS_3

Setelah mereka sampai di atas jalan menanjak ke arah jalan kecil di kedua sisi sawah dan hutan buah pisang serta buah blueberi.Mereka tiba di hutan lainnya dari wilayah hutan Gunung Gi.


Di depan mereka ada sejumlah burung hutan liar yang beterbangan ke arah mereka dengan kedua kaki panjang dan paruh yang panjang pula serta mengganas sekali.


Wutt,wutt,wutt!!


He Shu Huan menggunakan ilmu silat langkah 7 bintang menghindari serangan burung hutan tanpa melukai atau membunuh burung langka itu dan ia berhasil melakukannya.


Wush,wush,wush!!


Bi Guan menggunakan ilmu ginkang burung elang yang membuatnya bisa bergerak layaknya terbang di udara dan ia juga berhasil melewati rintangan 8 ekor burung hutan di tengah jalan menuju ke arah lainnya.


Wet,brrr!!


Bi Jin Xiao melemparkan Ming Ming dan Wen Hui Ling dengan ilmu daya magnet bumi sehingga dua orang wanita muda itu berhasil di tempat aman di sisi Bi Guan,Gi Min Ji dan He Shu Huan serta Alina di jalan kecil.


Wutt,brrr,tep!!


Lalu Bi Jin Xiao gunakan ilmu ginkang katak nya yang lincah bukan main dengan hanya satu kali ia lompat saja dan ia sudah tiba di dekat istrinya dan Bi Guan.


Bet,hap!!


Shi Lin mengajak Gi Min Sa dengan cara meliuk -liukan tubuh mereka bagaikan tarian yang indah dan mereka bisa juga melewati kawanan burung -burung hutan itu dan tiba di jalan kecil di dekat Alina.


Wingg,wingg,seerr,tep!!


Kini mereka berjalan bersama -sama dengan baris memanjang melewati jalanan yang amat sangat kecil sekali karena jalanan itu di apit aliran air di tepi sawah dan hutan buah pisang serta blueberi.


Sssssssshhhhhh !!


Desisan telah terdengar oleh mereka dan terlihat sangat banyak ber ribu -ribu ular dan lintah yang merayap di berbagai sisi jalanan sempit dan kecil namun panjang itu.


"Ribuan ular dan lintah yang di gunakan sebagai alat para manusia tak tahu malu untuk hadapi kita di tempat sunyi ini."Kata He Shu Huan yang mulai bersiul ringan namun akibatnya ular -ulat dan lintah itu beterbangan ke arah berbagai sisi dari lokasi itu.

__ADS_1


Lalu terdengarlah suara orang -orang berjatuhan di sekitar sawah dan juga hutan buah pisang dan buah blueberi dalam keadaan tak bernyawa lagi karena di gigit ribuan ular dan lintah sadis yang telah menyedot habis darah orang -orang itu.


Bruakk!!


"Mereka adalah anggota sekte kapak kilat sakti tingkat 5 yang di pimpin oleh pimpinan tingkat 4 dan 6."Kata Gi Min Ji memberitahu He Shu Huan dan para sahabat mengenai tanda pengenal pada para musuh yang tewas oleh serangan balasan dari He Shu Huan.


"Ayo kita cepat jalan dan lewati jalanan ini agar kita bisa sampai di tempat luas dan menghadapi mereka semua dengan mudah."Kata Bi Guan yang sudah meluncur lebih dulu bersama Ming Ming daripada yang lainnya.


Wush....!!!


Lalu yang lainnya mengikuti Bi Guan dan Ming Ming namun ..


Wuung,wuung,wuungg!!


Sing,singgg,singggg!!


Serangan demi serangan telah datang bertubi -tubi ke arah mereka di susul luncuran dashyat para pimpinan dari Sekte Kapak Kilat Sakti tingkat 5 dan 6 secara serempak dari atas udara.


Syuttttt,trang ,trang ,trang!!


"Gi Min Ji..Jangan harap kau bisa masuk kembali ke wilayah kami..!!" Teriak pimpinan tingkat 5 dan 6 yang langsung menerjang ke arah Gi Min Ji dan Gi Min Sa yang terpenting sebagai tugas mereka dari Kaisar Gi Hong Zi adalah kedua orang itu harus terbunuh oleh mereka.


Tetapi sebuah seruling bambu telah meluncur lincah dengan menempatkan posisi di antara lima belas golok panjang di tangan lima belas orang dari pimpinan tingkat 5 dan 6 Sekte Kapak Kilat Sakti.


Wutt,trang,trang!!


Seruling itu bahkan sanggup mematahkan lima belas golok panjang itu dengan sangat hebat dan lihai sekali sampai lima belas orang dari pimpinan tingkat 5 dan 6 Sekte Kapak Kilat Sakti terkejut.


"Aghhh!!!...Kurang ajar bocah laknat yang tak tahu adat...!!" Hardik lima belas orang dari pimpinan tingkat 5 dan 6 Sekte Kapak Kilat Sakti yang kini menerjang dengan murka ke arah He Shu Huan.


"Lima belas setan tua yang tak tahu diri berani sekali menentangku Penguasa Negeri Ming Sejati Tunggal..!!" Hardik He Shu Huan yang memutar tubuhnya dengan gesit sekali lalu menghentakkan seruling ke arah lima belas orang tua sakti yang menggunakan senjata golok patahan untuk hadapi dirinya.


Wutt,crakkk,jleb,bugh!!

__ADS_1


Lima belas orang tua pimpinan tingkat 5 dan 6 dari Sekte Kapak Kilat Sakti telah tewas terkena ujung seruling yang bergerak bagaikan sinar hijau saja sekaligus membalikan golok patahan tepat mengenai dada,perut,leher dan lain dari tubuh 15 belas orang itu.


Bi Guan menggerakkan golok naga langit dengan ilmu pedang naga langit menebas habis para anak buah dari Sekte Kapak Kilat Sakti tingkat 5 dan 6 sekaligus secara luar biasa sadisnya.


Wutt,crak,crakk,crakk!!


Bi Jin Xiao menerjang maju menggunakan pedang menebas habis para musuh yang mengurung Wen Hui Ling dan para wanita lainnya yang melindungi Gi Min Ji dan Gi Min Sa bersama Shi Lin yang lihai bukan main menggerakkan pedang kayu hitam di tangan kiri secara hebat berhasil menghabisi sisa musuh itu.


Wutt,crakk,crakk!!


Wussh,jlebb,jlebb!!


"Mereka berhasil kita musnahkan..Ayo kita lanjut ke pintu lengkung besi di jarak 5 kilometer dari kita saat ini."Kata He Shu Huan yang sudah mengintai dengan jelas adanya pintu yang persis dengan ukiran kunci logam pipih yang di curi pihak musuh lainnya secara curang oleh musuh licik dari Gi Min Ji.


"Lihat ada murid Sekte Wu Tang Lu Hun Jiang di ujung jalan di dekat rumput bunga bentuk limas."


Kata Alina berlari lebih cepat dari He Shu Huan dan yang lainnya untuk menolong pemuda murid Ketua Zhang yang telah terluka di pinggangnya.


"Lin Lin..."


Alina menoleh ke arah He Shu Huan yang tiba di depan pemuda yang tergeletak penuh darah di tanah untuk antisipasi adanya racun mematikan yang akan melukai istrinya.


"Huan Gege dia terluka dan aku ingin menolong dia ."Kata Alina berjongkok untuk memeriksa luka di pinggang Lu Hun Jiang.


He Shu Huan ikut jongkok tetapi ia gunakan ujung seruling bambunya untuk lihat luka yang ternyata adalah palsu dan ia bisa melihat Alina kaget sekali saat Lu Hun Jiang ingin melompat dan menyerang mereka berdua.


Wutt,trak,jleb!!


Namun He Shu Huan dengan ujung seruling bambu membuat gerakan menotok cepat ke ulu hati Lu Hun Jiang sebagai tipuan belaka karena ia lihat Lu Hun Jiang mengempiskan perutnya untuk mengeluarkan ilmu sinkang katak busuk melalui lubang hidung ke arah He Shu Huan lebih dulu.


Tetapi He Shu Huan memutar ujung seruling bambu tepat mengenai ujung rongga leher Lu Hun Jiang hingga berlubang dan tewaslah pemuda itu di tangan He Shu Huan.


"Lain kali kau harus waspada terhadap setiap orang dan jangan pergi sendiri untuk berbuat baik tanpa curiga sama sekali serta tanpa adanya aku untuk keamanan mu juga."Tegur He Shu Huan.Ia sangat posesif sekali terhadap Alina.

__ADS_1


"Iya ,Huan Gege aku minta maaf dan lain kali aku akan mendengarkan mu dahulu di dalam segala tindakanku."Jawab Alina menundukkan kepala di dada bidang He Shu Huan yang tertutup pakaian ala pendekar kaum kangouw nan gagah perkasa.


Bersambung..


__ADS_2