
Sekitar 90 orang anggota Sekte Naga Guo telah berbaris begitu rapi dan rapat sekali bagaikan pintu -pintu manusia untuk menghalangi jalan He Shu Huan dan para anggota Sekte Serigala Emas Sakti yang akan pergi menuju ke Sekte Naga Guo yang berada di puncak gunung Kuo.
"Siapakah di antara mereka yang bernama He Shu Huan si laknat yang pantas untuk mati dengan di cincang halus bagai daging giling oleh ku Macan Kuo?!"Hardik pimpinan 90 orang formasi pintu -pintu manusia di gunung Kuo.
"Tak perlu kau bertanya kepada para anak buah mu yang dungu itu bila kau ingin tahu diriku."Kata He Shu Huan yang mengejutkan mereka telah tiba di dekat pimpinan mereka tanpa mereka ketahui.
Pimpinan 90 orang formasi pintu -pintu manusia di gunung Kuo kaget namun lebih kaget lagi saat He Shu Huan meninjunya hingga tak bernyawa lagi.
Bugh!!
"Aghh..!!"
Teriak 90 orang formasi pintu -pintu manusia di gunung Kuo kaget melihat pimpinan mereka telah tewas hanya dengan satu kali tinju tangan He Shu Huan dengan tubuh melayang di udara.
"Tak perlu terkejut kalian manusia -manusia dungu yang tak tahu tingginya langit dan dalamnya laut."
Kata Chang Wu Lin yang menerjang para musuh dengan pedangnya bergerak miring begitu cepat sampai formasi pintu -pintu manusia itu runtuh.
Wushh.....!!!
Trang ,trang ,trang,trang!!
Lan Xue Ling menerjang pasukan musuh yang di bagian terdepan sampai 90 orang anggota Sekte Naga Kuo mundur teratur untuk menghindari maut yang datang dari gerakan pedang yang amat gesit oleh gadis sakti itu.
Wuttt..!
"Ubah formasi..Cepat..!!" Perintah para pimpinan tertinggi Sekte Naga Kuo yang melihat dari atas menara Sekte Naga Kuo betapa terjangan dari pihak He Shu Huan sungguhlah amat mengerikan.
Formasi pun berubah seperti liukan pohon yang di terpa oleh angin.90 orang itu memajukan tubuh mereka dengan gerakan liukan tersebut sehingga Chang Wu Lin dan Lan Xue Ling serta 700 orang anggota Sekte Serigala Emas Sakti yang sudah di serbu pihak musuh dengan jumlah 1900 orang di empat penjuru Gunung Kuo.
Wer,wer,wer,wer!!
Syuut,syut,syutt!!
Trang,trang,trang!!
He Shu Huan melihat formasi pohon tertiup angin yang di lakukan oleh pihak Sekte Naga Kuo yang membendung sepak terjang Chang Wu Lin dan Lan Xue Ling serta 700 orang anggotanya itu.
"Formasi pohon tertiup angin..Lihatlah formasiku yang akan memotong habis pohon -pohon yang meliukan tak jelas..!"Kata He Shu Huan meluncur bagaikan kilat menyambar ke segala tubuh 1900 orang Sekte Naga Kuo dengan gerakan naga laut yang menghantam ombak sehingga 1900 orang itu tumbang semua di tanah.
Wushhh,crakk...Bruak..!!
__ADS_1
"Astaga..Serigala liar yang harus di kurung dan di satay oleh ku..!!"Hardik seorang kakek tua yang gunakan besi panggang menyerang He Shu Huan yang masih berada di udara dengan tusukan yang mengarah ke punggung He Shu Huan.
Wutt..Crang..!!
Kakek itu terpental ke tanah tempat ia berasal oleh gerakan mendadak He Shu Huan yang cepat bergulingan di udara membalikan tubuhnya dan ia tangkis serangan besi panggang itu dengan ujung seruling bambunya.
Akibatnya adalah besi panggang yang terbang ke udara telah di tendang He Shu Huan dengan tepat mencoblos perut kakek tua tersebut yang tewas dengan darah mengucur deras keluar dari perut kakek itu.
Melihat peristiwa yang menguntungkan bagi Chang Wu Lin dan Lan Xue Ling serta 700 orang anggota Sekte Serigala Emas Sakti yang langsung menyerbua 70 orang pimpinan Sekte Naga Kuo di pintu gerbang Sekte Naga Kuo.
Wushh....!!
Trang,trang,trang,trang..!!
Mereka bertempur dengan dashyat di sekitar pintu gerbang Sekte Naga Kuo.
"Emmm....Aku harus cari Ketua Sekte Naga Kuo di dalam markasnya."Kata He Shu Huan yang sudah membenturkan seruling tepat ke pintu gerbang di depan hingga jebol.
Wuttt,brangg..!!
Wushh....!!!
He Shu Huan sudah masuk ke markas Sekte Naga Kuo di antara orang -orang yang bertarung sengit di pintu gerbang Sekte Naga Kuo.
Terdengarlah suara halus yang membius saat He Shu Huan melangkah ke ruangan dalam Sekte Naga Kuo melalui pintu utama ruangan tersebut.
"Orang tua lihat juga macan raksasa mu kini telah sujud kepadaku..!!" Balas He Shu Huan dengan lebih halus lagi sampai orang tua di dalam ruang itu tersedak oleh ilmu sihir hitamnya sendiri.
"Uhuk..Uhukk..!Bedebah cilik..!! Ku bunuh kau..!!"
Hardik Nenek tua yang menculik Alina itu akhirnya keluar dan menerjang hebat dengan gelang -gelang yang menggelinding teratur ke arah He Shu Huan yang dengan sangat santai menendang gelang -gelang kembali menggelinding ke nenek itu yang melompat dan ingin mengambil gelang -gelang nya lagi telah di kejutkan oleh terkaman macan raksasa yang mencabik -cabiknya hingga tewas.
"Kyaaa.....!"
"Huh padahal tak ada macan raksasa yang telah mencabik mu hingga tewas tetapi aku lah yang mencabik -cabik mu dengan gelang -gelang mu sendiri..!" Kata He Shu Huan yang telah masuk ke ruangan utama Sekte Naga Kuo .
"Aroma Alina ada di ruangan ini tetapi berada di mana..?!"Pikir He Shu Huan yang menemukan ada ruangan yang kosong melompong di tempat itu.
Jawaban dari pikiran He Shu Huan adalah jeruji yang meluncur ke arahnya dengan cepat sekali dan menawannya di jeruji.
Bruakk..!!
__ADS_1
"Orang sombong kau ini..!"Kata Pangeran Muda Dong Fung dari Sekte Harimau Gurun yang hadir di ruangan utama Sekte Naga Kuo."He Shu Huan jika kau ingin hidup sebaiknya kau bebaskan ayahku dari penjara terlarang atau kau pilih istrimu yang menjadi pembunuhmu..!"Imbuhnya.
Ucapan Pangeran itu membuat sekelompok orang berpakaian gambar harimau telah mengurung He Shu Huan dengan di pimpin oleh Alina yang jalan ke arah jeruji tempat He Shu Huan di kurung di tengah ruangan itu dengan tatapan mata kosong dan membawa gergaji untuk memotong He Shu Huan di jeruji itu.
"Alina..Bangun.."Suara batin He Shu Huan yang di sertai ilmu sinkang suara serigala emas sakti ke arah Alina yang seketika itu juga sadar kembali dari kurungan hipnotis.
"Alina..Pura -puralah kau belum sadar agar aku bisa menghabisi kakek gemuk di ujung sana itu yang menggunakan ilmu hipnotis hitam yang keji terhadap para sahabat ku di luar Sekte Naga Kuo."
Kata He Shu Huan melalui matanya yang tajam nan lembut kepada Alina.
"Alina sayang bunuhlah orang jahanam di jeruji itu yang sudah mengkhianati kepercayaanmu yang tulus."Kata Pangeran Dong yang kini berdiri di dekat Alina untuk membantu Alina memotong He Shu Huan di jeruji. Pangeran itu dengan sikapnya yang erotis menggunakan kedua lengannya untuk memeluk Alina di hadapan He Shu Huan di jeruji.
Alina mendadak memutar tubuhnya dengan gesit sekali menggerakkan gergaji menebas leher dan kepala Pangeran Dong.
Crakk...!!
"Yang Mulia...!!" Teriak Wen Bai Zen yang marah melihat majikannya di tebas oleh Alina dengan gergaji.
"Gadis sialan..Yang tak pantas di kasihani..!!"Kata Wen Bai Zen yang meluncur menyerang sadis dan keji ke arah Alina dengan golok yang tajam sekali
Wutt...!!
Crang...!!
Wen Bai Zen tercengang karena goloknya terbang darinya oleh jeruji yang di copot paksa He Shu Huan dengan satu gerakan membetot kasar dan kini tiang -tiang jeruji terbang ke arah anggota dari Sekte Naga Kuo dan Sekte Harimau Gurun dengan kecepatan tinggi.
Wushhhh....!!
Crakkkk....!!!
Crakkk!!
Wen Bai Zen memucat seketika karena seluruh orang baik di dalam maupun di luar ruangan itu telah tertebas tiang -tiang jeruji yang mengurung He Shu Huan pada awalnya namun kini menjadi penolong He shu Huan yang membunuh semua anggota Sekte Naga Kuo dan Sekte Harimau Gurun baik di dalam mapun di luar ruangan utama Sekte Naga Kuo dan Sekte Harimau Gurun.
"He Shu Huan terimakasih kau telah menolong ku dan Lan Xue Ling serta 700 orang sahabat kita dari pasukan Sekte Naga Kuo yang sulit kami kalahkan dengan ilmu silat kami."Kata Chang Wu Lin dan Para sahabatnya yang menerobos masuk ke ruangan utama Sekte Naga Kuo kepada He Shu Huan.
He Shu Huan tak sempat menjawab sahabatnya karena ia fokus melawan kakek ahli sihir hitam yang duduk bersila di ujung kanan ruangan itu.
Alina juga melawan Wen Bai Zen yang di terjang Alina dengan gergaji yang amat ganas sekali itu sehingga Wen Bai Zen menggunakan ginkang dan ilmu sinkangnya menghindari ketajaman gergaji yang di gerakkan oleh Alina.
Wutt,plakk..Trang..!!
__ADS_1
Bersambung..!!