
Bi Guan begitu merana sekali karena dirinya baru saja kehilangan saudaranya yang meninggal dunia karena menyelamatkan dirinya dari kepungan pihak musuh yang mengeroyok mereka di rumah Nyonya Guli Dina teman baru mereka yang mereka menerima mereka dengan ramah tamah di wilayah kota Xin Jiang.
" Guan Gege. .Tolong kami. ." Panggil Ming Ming yang menyadarkan Bi Guan yang awalnya lupa akan para istrinya karena dirinya sedang di landa kesedihan yang mendalam.
" Ming Ming. .!! Yi Tou. ..!! Yi Lin. ..!! Nona Guli Puspita. ..!! " Teriak Bi Guan cepat mencari tahu keberadaan para istrinya yang sudah lebih dahulu pergi dari rumah Nyonya Guli Dina sebelum dirinya.
Tetapi Bi Guan hanya bisa menemukan Nona Du Ling yang tergeletak pingsan di sebuah gubuk kecil di tengah gurun pasir.
" Nona Du .." Panggil Bi Guan cepat memeriksa kondisi gadis temannya itu. Bi Guan merasa iba terhadap gadis yang sudah ia tahu telah mengalami pelecehan seksual oleh pihak musuh secara kejam sekali.
" Tuan Besar Bi Guan, bunuh saja aku daripada aku harus hidup dalam keadaan tubuh yang sudah kotor ." Kata Du Ling memohon kepada Bi Guan untuk di bunuh agar dirinya bebas dari penderitaan.
"Di manakah Yan Fei saudara seperguruan mu ,Nona Du ?" Tanya Bi Guan nada sopan.
" Di ...Dia sudah meninggal dunia karena di bunuh oleh pihak musuh." Jawab Du Ling menangis pilu menunjuk ke arah jasad saudara seperguruan nya kepada Bi Guan.
" Apakah kau tahu di mana para istri ku dan Nona Guli Puspita berada ?" Tanya Bi Guan menatap tajam sekali kepada gadis cantik jelita yang berada di depannya.
" Mereka di culik oleh Pangeran Muda Dong Fung setelah anda memerintahkan mereka untuk melarikan diri dari rumah Nyonya Guli Dina ke gubuk kecil ini,dan aku. .Aku di ..Ahhhh. ..Lalu Yan Fei terbunuh demi menyelamatkan ku ."Jawab Du Ling menceritakan pengalamannya terhadap Bi Guan.
" Bedebah laknat! !" Teriak Bi Guan geram sekali.
" Tuan Besar Bi Guan. .Kamu jangan khawatir karena aku akan membantu mu untuk menyelamatkan para istri mu dan Nona Guli Puspita dari Pangeran Muda Dong Fung. " Kata Du Ling merasa dirinya harus membalas kebaikan Bi Guan.
" Baiklah..Tunjukkan kepada ku dimana markas besar Sekte Harimau Gurun cabang Kota Xin Jiang. " Kata Bi Guan cepat menyambar gadis itu untuk segera menyelamatkan para istrinya dan Nona Guli Puspita.
Brrrrrrrrrrrrr !!
Sementara itu He Shu Huan dan Shi Lin terbangun dari pingsan di sebuah tempat yang mirip dengan penjara bawah tanah.
" Di manakah kita berdua sekarang ini ?" Tanya He Shu Huan yang segera duduk bersila untuk membersihkan tubuhnya dari hawa racun dari lubang gelap yang ternyata adalah mulut goa laba -laba berracun ganas sekali.
" Akhhhhh. .!!"
Shi Lin tidak bisa menjawab pertanyaannya karena gadis ini terluka oleh racun panah milik musuh yang menyerang mereka berdua secara gelap.
" Shi Lin. .Kau terluka ?" Tanya He Shu Huan cepat mencabut anak panah yang menancap di punggung Shi Lin dan membersihkan luka dengan obat bubuk anti racun ciptaannya setelah He Shu Huan menggunakan ilmu sinkang naga api untuk membuyarkan racun pada dalam tubuh gadis itu.
" Yang Mulia, terimakasih atas pertolongan mu kepada ku. " Kata Shi Lin setelah gadis itu di sembuhkan oleh He Shu Huan.
" Iya, sama - sama Shi Lin...Hmm, aku minta maaf karena aku, kau mengalami kesulitan seperti ini. " Kata He Shu Huan yang sangat penting sekali menyadari dirinya sudah menyusahkan orang lain.
__ADS_1
" Tidak apa-apa, Yang Mulia Kaisar Ming Huan ,karena hamba juga ingin sekali bisa membantu anda. " Kata Shi Lin halus.
He Shu Huan tersenyum ramah sekali kepada Shi Lin untuk mengucapkan rasa terimakasih nya. Lalu, He Shu Huan mencari cara untuk keluar dari penjara bawah tanah dengan cara menarik pintu jeruji hingga jebol, kemudian ia segera mengajak Shi Lin untuk pergi dari penjara itu.
Brrrrrrrrrrrrr !!
Di setiap jalan yang di lewati oleh mereka berdua terdapat banyak sekali orang yang menjaga, namun mereka berdua dengan mudahnya membunuh orang -orang itu.
Wuttttt, plakkk, plakkk, dess !!
Cranggg, crak, crak, crak !!
Brrrrrrrrrrrrr !!
Di koridor menuju ruangan yang terang benderang ,mereka berdua di hadang oleh para pasukan musuh yang segera menyerang mereka dengan gerakan yang amat teratur sekali sehingga mereka berdua harus waspada terhadap pihak musuh mereka.
Wushhh..!!
Dessssssss !!
He Shu Huan menerjang hebat sekali dengan ilmu sinkang naga api menghantam hancur para pasukan musuh.
Wushhh !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Brrrrrrrrrrrrr !!
" Berhenti kalian berdua atau ku habisi mereka !!" Perintah seorang pria tua yang menggunakan golok panjang kepada He Shu Huan dan Shi Lin di ruangan utama Sekte Harimau Gurun cabang Kota Xin Jiang.
He Shu Huan dan Shi Lin melihat tawanan pria itu adalah Ming Ming, Wang Yi Tou ,Yi Lin dan Nona Guli Puspita yang di rantai besi dan tergantung di atas langit -langit ruangan yang sangat suram itu.
" Manusia laknat cepat kau lepaskan mereka atau aku tidak pernah segan untuk menghabisi mu ..!!" Perintah He Shu Huan yang lebih menakutkan daripada pria tua itu.
" Pangeran Muda Dong Fung. .Orang itu adalah Pendekar Serigala Emas Sakti bernama He Shu Huan. " Kata wakil ketua cabang Sekte Harimau Gurun cabang Kota Xin Jiang yang berdiri di samping pria tua yang menjadi Pangeran Muda Dong Fung.
Pangeran Muda Dong Fung melihat He Shu Huan dengan senyum merendahkan sekali.
" Oh jadi orang ini adalah Pendekar Serigala Emas Sakti bernama He Shu Huan yang amat terkenal itu. .Bagus sekali aku bisa membunuhnya di sini tanpa perlu aku mencarinya di seluruh wilayah Tionggoan. " Kata Pangeran Muda Dong Fung dengan sikap sombong sekali kepada He Shu Huan.
__ADS_1
" Hmm. ..Mau mencoba untuk membunuh ku? Huh terlalu banyak bermimpi kau orangtua bau.." Kata He Shu Huan tersenyum dingin sekali terhadap orang tua yang mendelik tajam kepadanya dan melesat untuk menghadapi dirinya dengan gerakan persis seperti Harimau menerkam mangsanya.
Wushhh !!
He Shu Huan dengan sangat tenang sekali hanya menggerakkan ujung lengan bajunya saja telah menghantam hancur pelipis orang tua itu saat orangtua itu meluncur ke arah nya.
Bressss !!
Brukkk !!
" Yang Mulia, anda sungguh mengagumkan sekali. " Kata Shi Lin tersenyum pada He Shu Huan.
" Shi Lin, habisi mereka untuk ku ." Perintah He Shu Huan yang segera berkelebat cepat untuk menolong para istri Bi Guan yang di gantung di atas langit -langit di ruangan utama Sekte Harimau Gurun cabang Kota Xin Jiang.
Brrrrrrrrrrrrr !!
Cranggg !!
Brrrr!!
He Shu Huan berhasil menolong para wanita itu dan ia bisa membantu Shi Lin menghadapi para pasukan Sekte Harimau Gurun cabang Kota Xin Jiang yang kini sudah mengurungnya dan Shi Lin.
" Shu Huan. ..!! Shi Lin. ..Aku datang untuk membantu kalian berdua menghabisi para jahanam ini. " Kata Bi Guan yang berhasil menemukan markas cabang sekte Harimau Gurun cabang Kota Xin Jiang atas petunjuk dari Nona Du Ling.
Wushhh !!
Kini Bi Guan mengamuk membabat habis sejumlah besar musuh yang mendekati para wanitanya yang di letakkan di sudut kiri ruangan utama Sekte Harimau Gurun cabang Kota Xin Jiang oleh He Shu Huan.
Syuutttttttt !!
Werrrrrrr, wer, wer, crak, crak! !
He Shu Huan menggunakan tapak delapan belas naga menghantam hancur para musuh tanpa ada tersisa.
Wuttttt, bress, blaar !!
" Bi Guan. .Ayo kita pergi dari tempat jahanam ini ." Kata He Shu Huan membantu Bi Guan untuk menggendong para wanita Bi Guan untuk segera keluar dari ruang markas cabang sekte Harimau Gurun cabang Kota Xin Jiang yang akan segera di hancurkan oleh ilmu sinkang bola api suci milik Lu Lu yang di sempurnakan oleh He Shu Huan melalui desiran angin rambutnya saja.
Wushhh, brush !!
Brrrrrrrrrrrrr !!
__ADS_1
Bersambung. .