Pendekar Serigala Emas Sakti Season 2.

Pendekar Serigala Emas Sakti Season 2.
Di Istana Kekaisaran Gi.


__ADS_3

Bi Guan ,Ming Ming dan Raja Pengemis Timur Laut Wang Yi Tuo tersesat ke sebuah kuil yang ada di dalam Istana Kekaisaran Gi ,di sanalah Bi Guan ,Ming Ming dan Wang Yi Tuo tak sengaja bertemu dengan seorang wanita usia 40 tahun nan cantik jelita yang sedang bersimpuh di depan Patung Sang Buddha.


"Kami adalah orang -orang yang akan menghabisi setiap orang di Istana Kekaisaran Gi yang masih ada hubungan keluarga dengan si biadap Gi Hong Zi."Jawab Raja Pengemis Timur Laut Wang Yi Tou menerkam wanita itu dengan kegesitan tubuhnya bergerak bagaikan hembusan angin di tengah hari larut.


Wush!!


"Jangan membunuh aku, Wang Yi Tou..Aku ini istri mu yang telah di culik oleh Gi Hong Zi dari rumah kita ..Apakah kau sudah melupakan masa lalu kita yang bahagia?! "


"Kekuatan kepercayaan ku yang tanpa batas telah kau pupus dengan pengkhianatan mu terhadap ku dan keluarga ku..Chen Bian Chi..!!"Hardik Wang Yi Tou melemparkan wanita itu keluar kuil dan pria tua ini menginjak tubuh wanita sangat hancur.


Ngek!!


"Locianpwe kau sangat luar biasa mengejutkan kami dalam misi balas dendam mu terhadap tiap orang yang pernah menyakitimu."Kata Bi Guan di pintu kuil sambil menggunakan gagang pintu kuil ke arah sejumlah pengawal yang menjaga kuil itu.


Bugh,bugh,ngekk!!


Sejumlah pengawal itu tewas di pukuli oleh Bi Guan memakai gagang pintu yang sudah di copot oleh pria muda superganas itu.


Ming Ming menendang sejumlah pengawal lain di sisi kiri Bi Guan dengan sesuka hatinya namun ia telah menewaskan sekitar 50 orang pengawal di sekitar kuil.


Duk,duk,brukk!!


"Tuan Bi ,Nyonya Bi marilah kita tumpaskan saja mereka sekarang saja dan jangan menunggu esok hari di hari ulang tahun putri calon selirnya itu."


Kata Wang Yi Tou yang memang ingin selamatkan Putri Gi Hong Zi untuk dirinya sendiri.


"Dengan senang hati sekali aku juga tak sabar lagi untuk menggelindingkan rongga kepala mereka yang sangat tak pantas menjadi manusia."Kata Bi Guan meraih jemari Ming Ming dengan cepat dan melesat bagaikan sepasang burung elang yang amat mengagumkan.


Brrr!!!


Wushh!!


Bi Jin Xiao semakin resah saat ia ingin tidur pada malam hari itu.Ia memikirkan istrinya yang tak ia jumpai di taman Istana Kasim sesuai perjanjian mereka.


"Aku harus segera kembali ke Taman Istana Kasim Utara."Kata Bi Jin Xiao berkelebat super cepat .

__ADS_1


Brrr!!


Setibanya Bi Jin Xiao di taman itu ,ia menemukan mayat dua orang sedang bermesraan di bangku taman ,dan ia bisa menduga pembunuh keduanya itu adalah He Shu Huan dan Alina.


Maka ia segera berkelebat melalui atap genteng ke seluruh wilayah Istana Kekaisaran Gi ,dan ia bisa menemukan He Shu Huan menyate seorang pria tua di sebuah baja tembaga panas dengan tatapan mata dan senyuman bengisnya.


"Shu Huan..!!"


Brrr!!


"Xiao Gege..!!"


Suara halus Wen Hui Ling membuat hatinya lega dan ia melihat istrinya di peluk Alina di sebuah tepi kolam mandi penuh bunga dan mayat gadis -gadis yang tak beraturan lagi.


"Ada apa ini ?Siapa mereka dan siapa orang yang di satay oleh He Shu Huan?" Tanya Bi Jin Xiao di dekat istrinya yang langsung masuk ke dalam pelukannya.


"Mereka calon penghimpun ilmu hitam si Adipati Gi Yuen dan kami berhasil menyelamatkan Hui Ling tepat waktu saat kakek gila itu ingin sedot organ vital di otak Wen Hui Ling melalui ilmu keji dan sadisnya itu ,lalu kekek itu berhasil di bunuh oleh Huan Gege dengan sangat hebat sekali dan akhirnya di satay Huan Gege."Jawab Alina berdiri dan menghampiri He Shu Huan yang tersenyum lembut luar biasa dengan tatapan lembutnya pada Alina.


"Shu Huan terimakasih atas pertolongan mu pada isteriku ,Hui Ling."Kata Bi Jin Xiao yang memeluk istrinya begitu erat sekali.


"Tak perlu sungkan kepada ku ,Xiao Gege.Aku ini adik ipar mu ,maka wajar dan wajib untuk aku bisa menolong kakak ipar Hui Ling istri mu itu."Jawab He Shu Huan seraya memukul hancur sebuah sisi tiang terdekat dari dirinya yang memeluk Alina.


Brukk!!


"Kau ingin tahu ?Ayo kita masuk dan selidiki." He Shu Huan menjawabnya dengan ciuman di bibir manisnya.


"Kami ikut kalian." Kata Bi Jin Xiao segera.


Mereka ber empat menyelusuri ruangan dalam dan suram bukan main serta amat panjang sekali sampai berjam -jam lamanya mereka berada di dalam lorong superpanjang itu.


"Ada pintu." Kata Alina.


"Aku buka dulu pintunya ," Kata He Shu Huan yang menggunakan ilmu sinkang 18 tapak naga ke arah pintu besi kuat itu.


Brukk!!

__ADS_1


Mereka berada di atas puncak menara yang amat tinggi sekali dan menemukan sejumlah pria dan wanita bermacam -macam usia yang mengelilingi seorang wanita paruh baya yang tunanetra.


"Siapakah kalian semua ?Kenapa kalian bisa di ada di tempat ini?" Tanya He Shu Huan ramah.


"Kami keluarga besar Kaisar Gi Min Ji yang telah di sekap di dalam ruangan menara rahasia milik Adipati Gi Yuen oleh Gi Hong Zi untuk menghadapi Kaisar Gi Min Ji ayah kami."Jawab pria usia 30 tahun yang mukanya hitam karena racun.


"Lalu siapakah wanita tunanetra itu ?" Tanya Alina iba.


"Ibu kami yakni Permaisuri Agung Quo ,ia telah di buat tunanetra oleh Selir Rui pengkhianat kami dengan air raksa."Jawab wanita usia 35 tahun yang kedua tangannya telah bertulang tanpa kulit dan daging.


"Astaga apakah kalian semua telah mengalami penyiksaan keji oleh keluarga Gi Hong Zi?" Tanya Wen Hui Ling meremang melihat keluarga besar Gi Min Ji semuanya telah cacat dan tak ada satu pun yang normal.


"Iya ." Jawab anak perempuan usia 13 tahun yang separuh wajahnya penuh bopeng darah bekas.


"Mereka terkena racun lebah rahasia milik Gi Hong Zi yang berasal dari ribuan getah racun kadal di lembah neraka."Kata He Shu Huan yang merasa iba itu mengeluarkan botol keramik dari saku baju dan ia memberikan ramuan penawar racun getah kadal kepada seluruh keluarga Gi Min Ji.


"Oleskan saja ke seluruh luka kalian dengan obat ku ini ,maka kalian akan kembali sehat seperti sediakala."Kata Alina lembut membantu gadis kecil di dekatnya dengan cara mengoleskan obat itu ke wajah gadis kecil yang awalnya menjerit kesakitan namun lambat laun wajahnya kembali nornal dan sangat manis sekali.


"Nyonya Besar,apakah kedua mataku juga bisa di sembuhkan oleh obat mujarab dari suami mu itu?


"Tanya wanita tunanetra itu penuh harap.


"Tunggu bagaimana kau bisa tahu kalau istriku sedang memegang botol obat rahasia ku dari ku ?


Bukankah kau seorang tunanetra akut?" Tanya He Shu Huan curiga.


"Aku bisa mencium aroma rempah -rempah yang berasal dari botol obat mu ."Jawab wanita itu.


"Warna apakah botol obat ku itu?" Tanya He Shu Huan yang mempersiapkan jarum racun bening di rambut panjangnya apabila wanita itu menyerang semua orang yang ada di tempat itu.


"Warna...Akhhh!! " Teriakan kematian wanita itu yang tewas oleh jarum racun bening melalui ujung rambut panjang hitam dan indah He Shu Huan.


Jleb!!


"Dia bukan Permaisuri Agung Quo yang asli.Dia adalah Selir Rui kalian karena Permaisuri Quo ada tanda lahir di daun telinga kirinya menurut yang aku ketahui dari narasumbernya sendiri."Kata He Shu Huan menjelaskan kenapa ia membunuh ibu dari anak -anak Kaisar Gi Min Ji.

__ADS_1


"Kaisar Gi Min Ji mempunyai 70 Selir ,50 putra dan 45 putri,35 menantu pria dan 34 menantu wanita serta cucu luar pria ada 20 ,cucu luar wanita ada 14 dan cucu dalam pria ada 12 dan cucu dalam wanita ada 10 orang ,mmm Permaisuri Beliau ada 5 orang." Kata Alina mengetahui jumlah anggota keluarga besar Gi Min Ji.


Bersambung..


__ADS_2