Pendekar Serigala Emas Sakti Season 2.

Pendekar Serigala Emas Sakti Season 2.
Menara Terbengkalai.


__ADS_3

Pada tengah malam hari sesudah menghabiskan waktu bersama dengan anak -anak mereka di Istana khusus anak -anak mereka.He Shu Huan dan Alina pergi ke menara yang akan di selidiki oleh mereka berdua bersama dengan Bi Guan dan Ming Ming.


"Segitiga berarti lubang kunci pintu masuknya."


Kata Bi Guan mengintip lubang kunci pintu masuk menara dengan teliti.


Ming Ming membuka peta dan melihat kembali gambar segitiga untuk di sesuaikan dengan hasil penemuan mata tajam dan endusan peka Bi Guan sebagai ahli memecahkan kasus langka.


"Benar kata mu ,Kak Guan."Kata Ming Ming di sisi Alina.


"Tapi,bagaimana kisah bisa menemukan kuncinya jika tak memiliki kuncinya?"Tanya Alina mengintip di balik lengan Bi Guan.


"Mmm..Kita harus temukan kunci segitiganya dulu barulah kita masuk ke menara jelek ini."Jawab He Shu Huan merasa kesal dan menendang pintu 3 kali.


Dan..


Plang..!!


"Ei ,Huan tendangan tiga kali mu ke pintu sialan ini telah membuatnya harus membukakan mu masuk dan melihat perutnya."Puji Bi Guan terkekeh geli.


"Ahh ,sudahlah ,marilah kita masuk ke dalam dan kita lihat adakah senjata yang kita cari di dalam menara bau busuk ini."Kata He Shu Huan dengan nada tak sabar untuk melihat ruangan di menara itu.


"Mmm..Puhhh berdebu sekali dan pengap."Kata Alina menutup wajahnya dengan cadar warna putih.


"Ya ,ei ada peti bentuk pipih di tembok kanan di lantai dasar."Kata Ming Ming menggunakan pelita lampion untuk menerangi jalan mereka di dalam menara itu.


"Yuk..Kita buka dan lihat isi peti kotak bentuk pipih itu."Kata Bi Guan berjalan di depan He Shu Huan dan Alina serta Ming Ming.


Bi Guan menjulurkan tangannya ke peti kotak pipih itu lalu dia menggunakan kawat untuk membuka gembok yang merantai peti kotak pipih itu dan ia berhasil membuka peti kotak pipih.


Brakk..!!


Mereka ber empat menemukan rakitan bom dan senjata api yang berasal dari perdagangan ilegal di pasar gelap kaum penjahat di negeri Beruang Putih.


"Wahhhh..Sungguh senjata perang yang luar biasa hebat."Kata Bi Guan mengambil rakitan bom dan ia bisa melihat lilitan kabel serta waktu di tengah bom itu.


"Mm..Kita beri tanda X putih sebagai hasil temuan pertama kita."Kata Ming Ming mengeluarkan kuas dan botol tinta warna putih dari saku bajunya dan ia tulis tanda X di kotak pipih itu.


"Mari kita lihat lantai dua dari menara usang dan bau namun hebat juga sih."Kata He Shu Huan di belakang Alina untuk melindungi istrinya dari marabahaya di tempat gelap itu.


Mereka menaiki tanga melingkar ke lantai dua dan Ming Ming membuka pintu ruangan di lantai dua dari menara itu.Mereka menemukan meriam dan berbagai perlengkapan perang yang sangat hebat dan luar biasa.


"Wahhh..Kita berhasil menemukan benda -benda hebat ini yang semuanya rata -rata bernilai yang sangat tinggi sekali,"Kata Bi Guan mengeluarkan sempoa untuk menghitung harga semua barang itu.

__ADS_1


"Hmm..Semua barang ini menjadi milik kita untuk meningkatkan keamanan ,keselamatan dan juga kesejahteraan negeri Ming kita."Kata He Shu Huan yang merangkul Alina sambil mengambil senapan api yang ia bidikkan ke arah jendela kanan menara itu.


Dor..!!


Prang...!!


Bruakkk..!!


"Aughh..Shu Huan..!!"Pekik Bi Guan kaget.


Ming Ming melompat di tempat menutup kedua daun telinganya dan Alina mencubit sikut lengan He Shu Huan.


"Hus,aku mencoba senjata api ini untuk orang di luar menara ini yang mengintai kita."Jawab He Shu Huan yang meluncur keluar menara melalui pintu jendela yang sudah hancur oleh tembakannya.


Brrr..!!


He Shu Huan dengan kedua kaki menemel di atas dinding menara dan kepalanya tertunduk ke arah bawah untuk melihat korbannya adalah wanita muda yang memakai topeng warna coklat.


Brrr..!!


Alina melayang turun dengan ginkang walet sakti dan ia tiba di mayat wanita itu lalu ia membuka topeng di wajah jasad wanita itu dan melihatnya dengan jelas.


"Huan Gege,dia orang Sekte Elang Hitam..!"Kata Alina pelan.


Wer,prang..!!


"Guan..!Ming Ming jaga barang..!!"Teriak He Shu Huan kepada Bi Guan dan Ming Ming di menara itu sebelum He Shu Huan meluncur ke bawah dan tiba di depan Alina dengan sikap gagah perkasa.


Brrr...!!


"Bunuh mereka !!"Perintah pimpinan dari 35 orang Sekte Elang Hitam yang kemudian serempak dan menyerang He Shu Huan dan Alina.


Serrrr,cring..!!


Trang,trang,trang,trang..!!


Alina memutar pedang naga biru dengan lincah ke sekitarnya.Ia menangkis serangan pedang yang di arahkan kepadanya dari pihak musuhnya.


Wutt,syuttt,duk..!!


He Shu Huan melesat begitu cepat dan menyikut rahang pimpinan dari 35 orang Sekte Elang Hitam yang menyerang dirinya hingga rahang orang itu remuk.


"Aughh..!"Pekik orang itu yang terhuyung -huyung dan limbung karena serangan He Shu Huan amat dashyat luar biasa sekali.

__ADS_1


"Bajingan laknat ku bunuh kau..!!"Teriaknya dan ia melesat dengan pedang yang bergerak miring di lantai dan memercikan api di sepanjang jalannya ke arah He Shu Huan.


Wutt..!!


He Shu Huan meliukkan tubuhnya dan berhasil dengan tepat menghindari tebasan pedang musuh yang terarah ke pinggangnya.Ia berjungkir balik di udara dan menendang pelipis orang itu hingga ia berhasil membunuh orang itu dengan pelipis kiri orang itu pecah.


Duk,prakk..!!


Wer,wer,wer..!!


He Shu Huan mengetahui serangan rahasia yang meluncur ke arahnya di saat dirinya masih di atas udara.Ia pun menggunakan ilmu ginkang lumba -lumba yang membuatnya menghindari serangan maut dengan lihai bukan main.


Syutt..!!


Wushh..!!


He Shu Huan mengerahkan ilmu 18 tapak naga di udara dan menghantam hancur senjata rahasia milik musuh yang menyerangnya.


Wutt..!!


Blaarr..!!


Wutt..!!


Crang..!!


He Shu Huan turun dengan tepat sambil ia juga menendang pedang musuh yang terarah ke arah kepalanya sehingga pedang musuh patah menjadi dua olehnya.


Ia tak menyia -yiakan kesempatan emas untuk ia menebas orang itu dengan potongan pedang dari musuh itu sendiri yang tengah meluncur di udara ke arah dirinya.


Wutt..!!


Crakk..!!


He Shu Huan lalu menyerang sekelompok orang dari Sekte Elang Hitam yang mengeroyok Alina di pintu masuk ke menara usang.Ia menggunakan telapak naga es dan telapak naga api secara silih berganti.


Wutt..!!


Plak..!!


Plakk..!!


Bersambung..!!

__ADS_1


__ADS_2