Pendekar Serigala Emas Sakti Season 2.

Pendekar Serigala Emas Sakti Season 2.
Lembah Gunung Kuo.


__ADS_3

Brrrrr...!!


Lembah gunung Kuo sangat curam sekali karena di lapisi berbagai lapisan awan -awan putih yang amat tebal dan tak akan di bisa di jangkau betapa dalamnya lembah itu.


He Shu Huan menembus ribuan lapisan awan -awan putih begitu cepat bagaikan kilasan -kilasan ingatan di setiap orang tentang kehidupan yang bagaikan roda yang berputar silih berganti.


Luncuran yang supercepat telah membuat He Shu Huan tiba di dasar lembah gunung Kuo hanya dalam waktu 5 menit saja.He Shu Huan menginjak tumpukan tulang belulang manusia yang bagaikan tumpukan gunung kecil dari gunung Kuo.


"Aroma busuk bangkai tercium oleh ku.."Kata He Shu Huan menyelusuri jalanan hutan di lembah itu.


Kres!!


Suara daun terinjak seseorang di balik pohon yang sangat lebat itu.


"Jangan bergerak..Ikuti saja kemauan ku bila kau masih ingin hidup..!"


Suara pria yang mengancam seseorang di balik pohon lebat.


"Tidakk..!!Aku lebih baik mati daripada menjadi budak mu..!"


Suara seorang wanita yang sangat marah di hina pria yang mengancamnya itu.


"Baik..Aku akan menyiksa mu lebih dahulu sampai kau meminta kematian kepadaku..!"


Suara keji pria itu memuakkan He Shu Huan yang sedang mencemaskan isterinya yang mendengar ancaman yang membahayakan masa depan gadis asing yang berada di balik pohon lebat oleh pria keji itu.


He Shu Huan menampar daun -daun pohon yang berada di atas kepalanya dengan ilmu tapak ular piton yang dashyat sebagai alat untuk menebas pria keji itu yang sedang berusaha untuk lakukan niat keji kepada gadis itu.


Plak,plak,wushhhh..Brushh..Crakk!!


Pria itu merasakan desir angin bagaikan ular yang melata cepat dan mematuknya hingga lehernya putus dan tubuhnya biru lebam.


"Cepat kau pakai pakaianmu.."Kata He Shu Huan membelakangi Nona yang malang itu.

__ADS_1


"I..Iya,Pendekar..Terimakasih banyak."Kata Nona itu cepat berpakaian lengkap lalu berdiri mendekat ke arah He Shu Huan .


He Shu Huan berbalikan badannya dan melihat gadis yang amat luar biasa cantik sekali dan amat manis di hadapannya dengan di balut pakaian asing di mata He Shu Huan.


"Nona kau siapakah ?Apa yang telah terjadi pada dirimu dan kenapa kau berada di Kekaisaran Ming karena ku lihat kau ini seorang gadis asing?"Tanya He Shu Huan ramah kepads gadis asing di depan.


"Nama ku Chang Ching Mi atau Mi Mi.Aku dan keluarga ku di suku Chang di serang para pasukan Sekte Burung Hitam Lembah Racun karena aku menemukan benda pusaka yang bernama kunci emas dari seorang pemuda yang bernama Liu Ze Bun sehingga seluruh keluarga ku telah musnah di bunuh oleh Sekte Burung Hitam Lembah Racun dan sekarang aku sebatang kara."Jawab Chang Ching Mi atau Putri Suku Chang yang di ceritakan Ibu Suri Jinawari di Kekaisaran Nepal kepada He Shu Huan dan Alina.


"Apakah kau ini yang di kenal sebagai Putri Agung Chang di seluruh kaum hitam di dunia Kangouw Tionggoan?" Tanya He Shu Huan sembari jalan ke arah hutan untuk mencari goa yang mengandung elemen udara.


"Iya,kau benar sekali Pendekar."Jawab Putri Chang Ching Mi mengikuti He Shu Huan.


"Pendekar kau sendiri siapakah ?Dan,anda mau pergi ke mana ??Mencari apa di hutan lembah Kuo san pai ?"Tanya Putri Chang Ching Mi sesudah 1 jam mengikuti He Shu Huan di hutan itu.


"Aku He Shu Huan,aku mencari goa elemen udara untuk menemukan rumput bunga Kuo untuk aku bisa menyelamatkan nyawa istri ku dan janin di rahim isteriku yang baru berusia 4 minggu."Jawab He Shu Huan mencorong tajam memandang ke seluruh hutan tersebut.


"Oh ,anda Kaisar Ming Huan Sang Pendekar Besar Serigala Emas Sakti yang amat terkenal itu?!" Kata Chang Ching Mi begitu bahagia dapat jumpa idola dunia persilatan Tionggoan.


"Iya..Eh Apakah kau bisa membantuku untuk aku bisa temukan goa elemen udara secepatnya?"


"Bisa...Aku bisa..Ayo ikutilah aku."Jawab Chang Ching Mi menarik lengan He Shu Huan untuk ia bisa memandu He Shu Huan menemukan goa yang di maksud oleh He Shu Huan di hutan lembah gunung Kuo.


He Shu Huan memutar lengannya dan ia dengan tegas berkata."Kau bisa menunjukkan goa itu ada di mana kepadaku tanpa kau memegang lengan ku tanpa izinku."


Chang Ching Mi pun mematuhinya segera untuk melepaskan lengan He Shu Huan daripada gadis ini di benci pemuda hebat itu.Chang Ching Mi ajak He Shu Huan ke arah timur hutan lembah gunung Kuo dan akhirnya mereka bisa menjumpai goa elemen udara.


"Udara yang sangat bertentangan dengan udara di tubuhku."Kata He Shu Huan berdiri di pintu goa.


"Selain elemen tanah,air,api,kayu,logam ,dan udara adakah elemen lain yang dapat menjadi unsur 8 penjuru angin bumi dan langit Tionggoan?"Tanya Chang Ching Mi duduk batu karang di depan goa.


"Aku tidak tahu selain 5 elemen yang aku kenal dari para guruku."Jawab He Shu Huan jujur sekali.


"Im dan Yang adalah perbedaan dingin dan panas atau sisi baik dan buruk serta bisa juga putih dan hitam."Kata Chang Ching Mi memandangi He Shu Huan sepuas hatinya dengan perasaan terpesona.

__ADS_1


"Hmmmm....Aku pakai cara sendiriku saja."Kata He Shu Huan menerobos goa itu dengan gerakan seekor kupu -kupu mengepakkan kedua sayapnya lalu menerjang tanpa takut sama sekali.


Di dalam goa itu,He Shu Huan dapat merasakan unsur udara yang terserap oleh energi kehidupan yang di milikinya..Ia memejamkan kedua matanya sambil menjulurkan tangan untuk memetik rumput bunga Kuo.


"Bunga Kuo aku minta 5 helai rumputmu untuk aku bisa menyelamatkan nyawa istri dan anak ku." He Shu Huan berkata dengan ilmu pikiran Serigala Emas Sakti.


Tes,tes,tes,tes,tes!


He Shu Huan berhasil memetik 5 helai rumput bunga Kuo di goa elemen udara lalu seperti ada kekuatan yang besar telah melemparkan He Shu Huan keluar goa tersebut dan menabrak Chang Ching Mi di batu karang depan pintu goa itu.


Werr,bruakk!!


"Kyaaa...!Aduh..!!"Pekik Chang Ching Mi telentang bebas di tanah.


"Ups..Maafkan aku Nona Chang.."Kata He Shu Huan cepat bangun dari tubuh gadis yang telah tertimpa punggungnya yang kekar.


"Uhh..Hidungku remuk.."Ratap Chang Ching Mi di tanah.


He Shu Huan membantu gadis bangun dari tanah dengan menjulurkan tangannya.


"Tidak..Hidung mu masih menempel tegak dan indah di antara kedua matamu yang bercahaya kebiruan batu warna biru langit."Kata He Shu Huan tak bilang kalau darah mengucur deras dari kedua lubang hidung gadis itu.


"Oh syukurlah."Kata gadis itu memegang hidung dan kaget lalu pingsan melihat darah di tangannya usai menyentuh hidungnya.


Bruk..!


"Ei..Jangan pingsan di sini..Ah..Terpaksa aku harus menggendongnya untuk mempercepat dan mempermudah waktu pulang ku ke atas gunung Kuo untuk segera tiba di Sekte Naga Kuo."Kata He Shu Huan memanggul gadis itu di pundak.


Lalu melesat bagaikan naga yang terbang ke atas langit dengan deru yang sangat cepat sekali dan tibalah He Shu Huan di Sekte Naga Kuo.Ia segera meletakkan Nona Chang di lantai ruangan utama Sekte Naga Kuo.


"Ehh....Kenapa ruangan ini kosong ?!"


He Shu Huan baru saja melihat ruangan utama di Sekte Naga Kuo tak ada satu orang pun di sana.

__ADS_1


Bersambung..!!


__ADS_2