
He Shu Huan memanggil tiga orang sahabat dan juga prajurit pilihannya untuk menghadap dirinya di Istana pribadinya.Ia menunggu laporan tugas yang ia berikan kepada Yu Lan dapat di selesaikan oleh gadis itu sesuai pengamatannya selama ini.
"Yang Mulia,ada apakah anda memanggil kami ke Istana pribadi Anda?"Tanya Chu Kian In bersujud hormat di bawah meja kerjanya.
"Kian In,aku ingin kau selidiki tempat tinggal untuk sementara bagi Sepasang Iblis kembar yang telah melarikan diri dari pengejaran agen rahasiaku di seluruh Negeri Ming untuk membasmi kedua Iblis itu secepatnya dari bumi Negeri Ming."Perintah He Shu Huan memberikan surat maklumat resminya kepada Chu Kian In.
"Siap,Paduka hamba laksanakan perintah Anda."
Jawab Chu Kian In segera pamit dan melakukan perintahnya.
"Ding Yin,pergilah ke Sekte Siaw Lin Pai untuk kau bisa meminta stempel kekuasaan dari Sekte Siaw Lin Pai untuk memusnahkan Sekte Naga Hitam di Kota Lung An."Perintah He Shu Huan kepada pria tampan yang berdiri di sampingnya.
"Siap,Paduka hamba laksanakan perintah Anda."
Jawab Ding Yin mengambil surat perintah dari He Shu Huan lalu segera melaksanakan tugasnya.
"Ayahanda,saya sudah menyelesaikan tugas yang Anda berikan kepada saya."Kata Yu Lan datang ke ruang kerja pribadi He Shu Huan.
Gadis ini membawakan peta desa bunga phoeny ungu kepada He Shu Huan yang segera melihat dan mengamatinya dengan cermat lalu He Shu Huan memberikan peta desa itu kepada Ling Hu Chong.
"Hancurkan."Perintahnya kepada Ling Hu Chong.
"Siap,Paduka hamba laksanakan perintah Anda."
Jawab Ling Hu Chong segera pergi ke desa bunga phoeny ungu untuk menjalankan tugasnya dengan sangat baik sekali.
"Yu Lan ,sekarang kamu sudah bisa istirahat di kamar mu dan aku ucapkan terimakasih atas kau yang sudah memberikan bantuan mu untuk ku dan Kekaisaran Ming Sejati."Perintah He Shu Huan di balik dokumen kerja lainnya kepada Yu Lan.
"Iya,Ayahanda saya akan melaksanakan perintah Anda."Jawab Yu Lan segera mematuhinya.
Sesudah ruangan kerja itu sepi dan ia yakin takkan ada orang yang akan mengunjungi dirinya.He Shu Huan menanggalkan pakaian kebesarannya dan ia berpenampilan sederhana sekali.
Lalu He Shu Huan berkelebat cepat mengelilingi seluruh Istana Kekaisaran Ming untuk mengamati pergerakan Shi Lin yang sangat di curigai olehnya dan ia menemukan seorang gadis yang sangat lihai sedang berlatih ilmu pedang yang persis ilmu pedang Liu Ze Bun.
"Ummm..Ada mata -mata di dalam rumahku."Kata He Shu Huan menyentilkan kancing baju ke arah Mu Thing Thing yang sedang berlatih ilmu pedang di taman Graha Bunga Matahari itu menjadi kaget.
Wutt,cring..!!
__ADS_1
Mu Thing Thing dengan sigap menggerakkan ilmu pedang bangau merah untuk menangkis serangan maut dari seseorang yang memiliki ilmu silat yang amat tinggi sekali.
"Akhh..!!" Pekik Mu Thing Thing karena ia telah di tipu oleh serangan palsu oleh seseorang itu yang tiba-tiba telah mendatangkan semilir angin yang amat dingin sekali ke arah tengkuknya.
Wush..Dess..!!
"Aughhh..!!"
Mu Thing Thing terjerembab karena tengkuknya tak dapat di lindungi olehnya.
"Ka..Kaisar Ming Huan...!!"Pekiknya saat ia dapat melihat orang yang sudah berdiri di dekatnya dan ia menjerit kesakitan karena lehernya telah patah oleh cengkeraman tangan Kaisar Ming Huan.
Kretakk...!!
"Shi Lin keluar kau..!"Perintah He Shu Huan nada marah.
Shi Lin meluncur keluar dari kamarnya dengan ilmu ginkang yang di sertai ilmu pukulan yang amat mematikan ke arah He Shu Huan yang tak mengelak sedikitpun.
Wutt..Plakk..Dess..!!
"Shu Huan kau sungguh tega membunuhku..!"Kata Shi Lin terpelanting ke lantai batu dengan keras dan kencang sampai gadis itu langsung tewas saat itu juga.
"Siapa suruh kau bermain -main dengan ku ,maka kau harus mati." Desis He Shu Huan bengis dan sangat kejam sekali.
He Shu Huan menerjang Graha Bunga Matahari untuk memberikan hukuman mati untuk seluruh orang -orang pilihan Sekte Elang Hitam yang telah menyamar sebagai pengawal ,kasim dan dayang pribadi Shi Lin atas perintah Liu Ze Bun.
Wushh..!!
Sejumlah orang itu gemetaran ketakutan saat He Shu Huan telah datang kehadapan mereka dengan wajah haus darah di balik ketampanannya yang sangat luar biasa memikat kaum hawa manapun jua di dunia ini.
"I..Iblis kau ini...!"Maki para anggota Sekte Elang Hitam yang mulai membulatkan tekad mereka untuk melawan Kaisar Ming Huan sampai tetes darah penghabisan untuk menyatakan kesetiaan mereka terhadap Kaisar Liu Ze Bun mereka.
Wutt..Cring,cring,trang..!!
He Shu Huan menggerakkan tusuk konde milik pribadinya sebagai senjata nya yang ia gunakan di sekitar dirinya.He Shu Huan mengejutkan seluruh orang Sekte Elang Hitam yang jumlahnya 34 orang itu.
"Manusia -manusia maling jahanam..!!Sekarang sudah saatnya bagi kalian untuk menerima resiko dari perbuatan biadab kalian terhadap Kekaisaran Ming Sejati..!!Lihatlah Aku akan menghukum mati kalian semua..!!" Hardik He Shu Huan.
__ADS_1
Wushh...Cring,trang..!!
34 orang anggota Sekte Elang Hitam menyerang He Shu Huan dengan formasi yang sangat mirip dengan 34 ekor burung elang yang sangat cepat dalam niat untuk menerkam mangsanya.
Tetapi ,He Shu Huan dengan tusuk kondenya telah bergerak laksana angin topan saja menerjang dan menghantam hancur formasi mereka sampai 34 orang itu roboh dalam keadaan wajah dan tubuh telah terkena tusukan tusuk konde He Shu Huan.
"Matilah kalian semua..!!"Hardik He Shu Huan kini meremas hancur tusuk kondenya lalu ia sebarkan ke seluruh organ tubuh 34 orang dari Sekte Elang Hitam yang tak dapat memberikan perlawanan kembali terhadap dirinya.
Wutt..!!
Wer..!
Crak..!!
He Shu Huan tidak menghiraukan puing -puing dan jasad seluruh anggota Graha Bunga Matahari karena He Shu Huan telah menyelusuri ruangan yang di tuju olehnya untuk mendapatkan stempel kekuasaan Klan Han dan Klan Feng yang telah di sembunyikan oleh Liu Ze Bun di ruangan rahasia di dalam Graha Bunga Matahari sesuai dari hasil pengamatan tajam He Shu Huan terhadap Shi Lin.
"Guci keramik nomor 5 di rak buku obat di dalam kamar tidur bagian kiri."Kata He Shu Huan melalui kepekaannya dan bakatnya sebagai seorang yang pernah di besarkan oleh para datuk kaum hitam di Pulau Buangan.Ia segera mendapatkan segala yang di inginkannya untuk melindungi sistem di pemerintahannya di Kekaisaran Ming.
"Emmm..Mulai hari ini tak ada lagi Klan Han dan Klan Feng karena aku telah mendirikan Klan Ming Sejati untuk seluruh Negeri Ming Sejati ku."Kata He Shu Huan tersenyum menang dari kedua Klan yang ingin dijadikan pion untuk perang dengannya oleh Liu Ze Bun.
Seseorang berpakaian serba hitam muncul di sisi He Shu Huan yang segera menoleh dan tersenyum begitu ramah sekali kepada seseorang itu yang juga membalasnya dengan senyuman yang amat menawan hati setiap orang laki -laki manapun jua kecuali dirinya sendiri.
"Ming Ming terimakasih atas kerjasama mu yang sangat cerdas luar biasa dengan bantuan Sekte Gobi dan Bu Tong Pai serta seluruh Sekte Dunia Persilatan Tionggoan yang berada di bawah dari kekuasaan ku sebagai Pemimpin Tunggal Negeri Ming Sejati."Kata He Shu Huan meraih jemari adik kembar beda jenis kelaminnya itu yang tersenyum bagaikan sekuntum bunga mawar yang sangat manis namun mematikan.
"Sama -sama Kakak Huan..Inilah gunanya punya saudari kembar seperti ku.."Kata Ming Ming nada ceria sekali.
"Baiklah..Aku serahkan Istana kepadamu untuk sementara waktu sampai aku dapat pulang ke Istana ini bersama dengan Alina dan Bi Guan serta kemenangan kita dari Liu Ze Bun dan Sepasang Iblis kembar jahanam..!"Kata He Shu Huan usai memberikan pesan dan amanat kepada Ming Ming.
"Iya,Kakak Huan..Kau tak perlu khawatirkan Ibu kita dan anak -anak mu serta seluruh orang yang berada di Istana Kekaisaran Ming karena aku dan Seluruh Sekte Dunia Persilatan Tionggoan akan menjamin keselamatan mereka dengan nyawa kami."Kata Ming Ming memeluk He Shu Huan.
"Terimakasih,Adikku sayang."Jawab He Shu Huan membalas pelukan hangat adiknya.
Lalu He Shu Huan berkelebat meninggalkan Istana Kekaisaran Ming menuju ke utara sebagai tujuan utamanya kembali ke dunia persilatan sebagai He Shu Huan Pendekar Serigala Emas Sakti.
Brrr...!!
Bersambung..!!
__ADS_1