
"Jauh sekali jalanan di dalam terowongan ini..Ah
Kapan kita bisa temukan jalan tembusnya?"Tanya Bi Guan yang sudah 3 hari belum temukan tempat nyamannya.
"Nama juga terowongan yang terbengkalai tak terduga oleh setiap orang di desa kecil harimau gurun." Jawab Bi Jin Xiao yang juga menahan rasa haus di tenggorokannya karena sudah 3 hari ini ia belum minum air seteguk pun jua.
"Shi Lin ,apakah kamu masih punya buah atau hal lain semacamnya untuk aku bisa minum bersama dengan bayi ku di perutku ini?" Tanya Ming Ming yang menunjukkan perutnya yang sudah tampak buncit karena usia kandungannya sudah masuk 4 atau 5 bulan.
"Aku juga mau minum air putih karena bibirku kering." Sahut Wang Yi Tou begitu sabar dan bisa mengalah terhadap Yi Lin yang begitu dekat sekali dengan Bi Guan.
"Maaf ,Putri dan Nona saya tak punya buah dan air putih untuk minum." Jawab Shi Lin yang juga telah merasa kehausan.
"Hmmm sabarlah kalian semua karena aku pasti akan segera mencari dan menemukan air untuk kalian bisa minum." Kata He Shu Huan yang satu -satunya yang berada di terowongan panas dan sesak itu yang tak merasa menderita kekeringan.
"Iya sana..Cepatlah kau cari minum untuk kami."
Jawab Bi Guan membantu para wanitanya untuk duduk di sudut dalam terowongan dan ada batu -batu besar yang menumpuk di sana.
"..." Gumam Wang Yi Tou menahan rasa di kalbu terdalamnya.
"Kenapa ? " Tanya Shi Lin ikut bergabung dengan Bi Guan dan para wanitanya serta Bi Jin Xiao.
"Tidak apa -apa ,Shi Lin terimakasih." Jawab Wang Yi Tou tersenyum simpul kepada Shi Lin.
"Ei..Ei apa -apaan kalian saling senyum -senyum seperti itu di depanku?" Tegur Bi Guan merasakan emosi karena cemburu melihat istri keduanya dan Shi Lin saling bertukar senyum.
"Tidak apa -apa kami hanya teman saja." Jawab Wang Yi Tou dengan suara yang sangat merdu sekali di telinga Bi Guan.
Bi Guan mengecup lembut bibir ketiga gadisnya silih berganti sambil menanti kembalinya He Shu Huan kepada mereka sambil membawa banyak air bersih untuk mereka minum.
__ADS_1
"Ah semoga He Shu Huan juga datang kembali kepada kita dengan tidak hanya membawa air putih tapi juga makanan untuk kita di tempat yang sangat menyebalkan ini." Kata Bi Guan dengan emosi memukul dinding terowongan.
Bugh,bugh,brukk!!
Terowongan jebol di pukul oleh Bi Guan yang di tatap dengan sinar mata seakan dirinya telah buat kesalahan fatal yakni merusakan lingkungan hidup oleh yang lainnya.
"Hmm ,Guan ada tempat apa itu yang berada di atas dinding terowongan yang tak sengaja kamu hancurkan dengan tinju jahil mu? "Tanya Bi Jin Xiao yang tertarik dengan tempat yang telah di lihat olehnya.
Bi Guan cepat melompat untuk melihat tempat itu dari lubang yang telah di buat olehnya.
"Hmm ,sebuah tempat yang mirip sejenis kapal laut tapi juga bukan karena sama sekali tak ada mirip kapal laut sama sekali." Jawab Bi Guan asal namun ia telah merasa penasaran dengan tempat yang sesungguhnya adalah tempat penyimpanan barang dagang ilegal.
"Guan,kau lihat apa di atas sana?" Tanya Bi Jin Xiao ingin tahu juga.
"Kau tunggu di bawah saja dan jaga mereka di dalam sana ,biar aku yang mencari tahu semua hal yang ada di tempat aneh ini." Kata Bi Guan tak memberitahu Bi Jin Xiao tempat yang telah dia temukan secara tak sengaja.
"Tuan..Barang baru sudah datang." Lapor seorang pria memakai penutup di mata kiri kepada pria yang sedang menulis di sebuah kertas yang di duduki oleh seorang gadis bertubuh indah dan erotis.
"Bawa kepada ku ." Perintah pria yang tertutup di balik lemari tempat Bi Guan mengintai.
" Cepat ,cepat kalian bawa barang baru kita ke sini ke hadapan Tuan Besar kita..!!" Perintah pria yang menutup sebelah mata bagian kiri dengan kain warna hitam kepada beberapa orang yang sedang menunggu panggilan di luar ruangan itu.
Lalu muncullah sejumlah orang kasar dan barbar menyeret seorang gadis muda usia 15 tahun yang sangat luar biasa cantik jelita sekali dan seorang pemuda sangat tampan yang tertotok kaku pada jalan darahnya hingga kedua tawanan itu tak bisa melepaskan diri mereka.
"Tuan ,lihatlah mereka berdua dengan cermat dan teliti." Kata pria yang tertutup sebelah matanya itu.
Pria lain mengamati kedua orang tawanan mereka dengan sangat cermat lalu mengangguk sangat puas sekali dengan hasil kerja keras para anak buahnya.
"Bagus sekali..Cepat kalian kemas seperti yang di minta oleh pembeli kita."Kata pria yang terlihat halus oleh Bi Guan namun memuakkan sekali bagi Bi Guan karena Bi Guan segera tahu kalau orang -orang itu adalah orang -orang kriminalitas yang suka perdagangkan organ manusia sebagai suatu produk yang menjijikan Bi Guan.
__ADS_1
Tak perlu banyak berpikir ulang dengan lama lagi Bi Guan segera berkelebat cepat dengan golok naga langit menerjang sekelompok orang itu hingga orang -orang itu menjerit kaget sekali.
Wutt,crang,crang,crang!!
Pria memakai penutup mata kiri telah menangkis serangan golok naga langit Bi Guan dengan palu yang hebat sekali sehingga Bi Guan menukik tajam di sudut ruangan itu dengan ilmu sinkang belut emas sakti.
"Sastrawan Bodoh Bi Guan berada di sini? !Jangan -jangan Pendekar Besar Serigala Emas Sakti telah berada di sini juga! "Teriak gadis erotis itu yang kaget sekali melihat kehadiran Bi Guan di ruangan pribadinya dengan pimpinan dagang ilegal nya.
"Oh ,biarkanlah si laknat cilik itu datang kepadaku karena aku akan menghabisinya untuk aku bisa membalas dendam atas kematian para anggota keluarga dan sahabatku di Kota Tu An beberapa tahun yang lalu dan sekarang aku bisa membunuh laknat itu." Kata pimpinan dagang organ manusia dengan nada bengis dan merendahkan He Shu Huan.
"Uh ,jika He Shu Huan berada di sini ,maka dirimu dan semua orang mu akan masuk ke neraka oleh He Shu Huan..,Jadi kau jangan takabur dulu dirimu bisa menghabisi dirinya." Balas Bi Guan dengan nada mengejek dan ucapan Bi Guan itu telah di buktikan oleh He Shu Huan sendiri yang muncul tanpa di ketahui oleh semua orang itu.
Dan..
Wushh,bress,brushh!!!
He Shu Huan telah menghancurkan sekelompok orang dagang organ manusia dengan ilmu sinkang naga api dan hanya dalam satu serangan yang dilakukannya namun sekelompok orang itu telah terbakar hangus berikut barang dagangan mereka sendiri.
"Huan..!"
"Hmm ,aku mencari mu untuk memberikan mu makan malam khusus bagian mu."Kata He Shu Huan memperlihatkan daging kijang bakar di hadapan Bi Guan.
"Wahhh ,terimakasih teman baikku yang tampan dan gagah perkasa." Kata Bi Guan ceria sekali usai ia lihat He Shu Huan membebaskan tawanan baru sekelompok itu yang merupakan orang -orang yang beruntung sekali karena mereka berdua masih di beri kesempatan hidup.
"Tuan Besar He terimakasih atas pertolongan mu kepada kami berdua murid -murid dari Pendekar Besar Pedang Phoenix Emas."Kata sepasang muda -mudi itu sujud hormat kepada He Shu Huan yang mengajak keduanya bertemu dengan Bi Jin Xiao dan yang lainnya di dalam terowongan itu.
"Iya sama -sama para pendekar muda."Kata He Shu Huan ramah tamah menyambut teman muda -mudi baru yang gagah perkasa.
Bersambung..
__ADS_1