
Sejak hari itu mulai ada keganjalan pada diri He Shu Huan yang di mulai salah menyebut nama istri sahnya ,Alina dengan nama Jiu Jiu dan kini He Shu Huan selalu terbayang pada wajah cantik Jiu Jiu yang membingungkan dirinya.
Seperti saat ini He Shu Huan sedang bekerja di ruang kerjanya,ia mengerjakan jurnal pembukuan keuangan untuk pembelian peralatan militer untuk meningkatkan keamanan negeri Ming.
Alina datang ke ruang kerja He Shu Huan untuk membawakan semangkuk sup buah segar di hari terik musim panas yang sangat panas sekali yang membuat udara pun nyaris tak ada.
"Suami ku ,istirahatlah dahulu untuk sejenak ,ini ku bawakan semangkuk sup buah segar untukmu."
Kata Alina menyodorkan mangkuk buah segar kepada He Shu Huan yang cepat menghadapi istri tercinta dan mengambil mangkuk buah segar dari genggaman tangan Alina.
"Terimakasih sayang ku Jiu Jiu."Kata He Shu Huan tersenyum lembut namun Alina tampak kaku.
"Kau memanggil diriku dengan nama Jiu Jiu lagi?
Huan Gege ,apa yang telah terjadi kepadamu?"
Tanya Alina sedikit emosi juga.
He Shu Huan kaget juga dan ia cepat berdiri untuk memeluk Alina."Sayang ,aku minta maaf lagi -lagi aku salah memanggil nama.Ah tolong aku juga tak mengerti diriku akhir-akhir ini."
Alina menatap suaminya yang tampak bingung dan merasa bersalah terhadap dirinya,maka ia pun bertanya."Kau menerima makanan apa dari Jiu Jiu belakangan ini sehingga kau bingung sendiri ?"
"Aku juga tidak ingat pernah menerima sesuatu apa darinya tapi aku selalu ingat dirinya padahal hati ku menolaknya karena aku tahu ada yang salah pada diriku."Jawab He Shu Huan menaruh Alina di meja kerjanya posisi duduk santai.
"Hmm apakah dia menggunakan ramuan sesat untuk menjerat mu?" Tanya Alina menerima sup buah segar dari suapan sendok keramik di tangan He Shu Huan.
"Entahlah ,ramuan sesat itu juga pernah aku lihat saat Subo Phang Yan mencoba menjerat paman Ji dari Kota Ji An karena subo tertarik kepadanya."
Jawab He Shu Huan gantian menerima sup buah segar dari Alina berikan kepadanya.
"Hmmm ,jangan -jangan kali ini Jiu Jiu pakai untuk menjerat mu karena gadis itu tergila-gila kepada mu di tambah lagi ia dapat dukungan dari ibu mu yang dari dulu tak pernah suka aku sebagai anak mantu nya."Kata Alina yang kali ini menerima dua kali ciuman lembut He Shu Huan di bibirnya.
"Emm ,jika kau memiliki dugaan seperti itu..Hmm aku janji tidak kan pernah terjerat oleh nya karena aku bisa menggunakan ilmu anti cinta ku terhadap gadis lain selain dirimu sayang."Kata He Shu Huan yang mulai menyentuh area tertutup Alina melalui jemarinya masuk ke dalam pakaian Alina.
"Huan Gege..Hati -hati jangan sampai kau buat aku kecewa oleh mu !Aku akan pasti akan sakit hati kepadamu."Kata Alina meringis saat He Shu Huan memasuki area terlarangnya.
"Iya,aku janji akan membunuhnya jika ia buat aku kehilangan cinta mu sayang."Jawab He Shu Huan memindahkan Alina di kursi kerjanya dan ia fokus pada keindahan istrinya yang tiada dua nya.
__ADS_1
Bi Guan memikirkan perjamuan para pendekar di kota Guo An yang akan di gelar pada tanggal 9 desember akan datang ,ia ingin pergi tapi ia lihat kesehatan Mi Xuan Ji menurun drastis usai sakit keras yang aneh baginya.
"Xuan Ji ,aku sudah mencarikan mu beberapa tabib hebat tetapi kenapa kau semakin lemah saja sayang,ayolah bertahan untuk anak -anak kita yang masih memerlukan kasih sayang ,cinta dan bimbingan mu."Kata Bi Guan memeluk istri kedua yang wajahnya makin pucat dan tubuhnya makin kurus.
"Guan Gege ,aku juga ingin hidup lebih lama lagi namun apa dayaku jika sudah waktu ku tiba untuk aku pergi ke Surga..,Aku cuma kecewa kenapa aku harus pergi di usia ku masih muda dan anak -anak masih memerlukanku?!" Ucap Mi Xuan Ji lemah.
"Racun apakah yang melukai sel darah mu ?" Tanya Ming Ming menangis melihat madunya akan meninggal dunia.
"Aku tidak tahu.."Jawab Mi Xuan Ji di pelukan Bi Guan.
"Aku akan cari tahu racun yang melukai mu dan aku pasti akan membunuh pembunuh mu itu."Kata Bi Guan memejamkan kedua matanya karena ia tak sanggup melihat Mi Xuan Ji menghembuskan napas terakhir di pelukannya.
Bi Guan mencium Mi Xuan Ji untuk terakhir kali di akhir hidup wanita muda usia 21 tahun itu ,lalu Bi Guan mengumumkan berita meninggalnya istri keduanya ke seluruh Istana Kekaisaran Ming dan juga keseluruh negeri Ming.
"Apa ?Xuan Ji meninggal dunia?" Tanya He Shu Huan dan Alina kaget mendapatkan laporan dari Kasim Yun.
"Iya,Yang Mulia..Hamba menerima laporan dari Perdana Menteri Bi Guan sendiri yang membuat pengumuman di Balairung Utama Kekaisaran Ming pada siang hari ini jam 1 siang."Jawab Kasim Yun.
He Shu Huan dan Alina cepat menemui Bi Guan dan Ming Ming di rumah besar milik Bi Guan untuk melihat jenazah Mi Xuan Ji yang di baringkan di dalam peti jenazah di ruang utama rumah besar Bi Guan.
"Iya,terimakasih Alina."Jawab Bi Guan kaku.
"Semua karena diri mu Alina !" Tuduh Ming Ming di sisi Bi Guan.
"Eh kenapa kau mengatakan karena Alina?"Tanya He Shu Huan heran.
"Iya,Xuan Ji sakit keras karena ia menggantikan Alina pergi ke desa bunga champa kuning pada tanggal 4 juli kemarin lalu dan setelah Xuan Ji pulang dari sana ia jatuh sakit yang aneh tanpa sebab lalu sekarang ia meninggal dunia tanpa kami tahu karena apa ia sakit keras ?!"Jawab Ming Ming ketus.
Alina terperangah mendengar tuduhan penyebab meninggalnya Mi Xuan Ji adalah kesalahannya.
"Aku .."
"Kau memang mantu pembawa sial !!Dulu kau menyebabkan suami ku meninggal dunia dan kini kau menyebabkan Bi Guan kehilangan Mi Xuan Ji istri keduanya !! "Bentak Han Ji Yun datang -datang menghardik Alina dengan tuduhan kasar di hadapan para pelayat Mi Xuan Ji.
"Ibu !Tolong jangan sembarangan menuduh Alina.
Tolong jangan bicara seperti itu di sini."Kata He Shu Huan halus.
__ADS_1
Namun sekonyong -konyong salah seorang dari tabib urusan otopsi datang membawa laporan mengenai penyebab meninggalnya Mi Xuan Ji adalah sup buah segar yang di kirimkan oleh Alina untuk keluarga Bi Guan pada kemarin malam.
"Eh aku tidak mengirimkan sup buah segar kepada keluarga Bi Guan pada kemarin malam."Kata Alina kaget mendengar laporan otopsi jenazah Mi Xuan Ji.
Han Ji Yun yang kaget itu menambah suasana di rumah Bi Guan dengan berkata."Kau memang licik sekali berani meracuni saudari ipar mu sendiri tapi tak tahu malu mengatakan dirimu tak pernah tahu menahu tentang sup buah segar yang kau kirim ke Mi Xuan Ji adalah karya mu sendiri."
"Ibu ,aku makan sup buah segar karya Alina pada siang hari tadi tapi aku baik -baik saja dan Alina juga memakannya dalam keadaan dirinya sedang hamil tapi ia baik -baik saja ."Kata He Shu Huan yang langsung memberikan keterangan sup buah segar karya Alina tak ada masalah.
"Agh,dia tak mungkin membunuh mu Huan Gege karena ia mencintaimu tapi dia bisa saja bunuh Mi Xuan Ji karena dia tak pernah menyukai Mi Xuan Ji yang masih ada hubungan kerabat dengan Selir Mi musuhnya dahulu."Kata Ming Ming berdiri dan wanita kembaran He Shu Huan ini memandang ke arah Alina dengan kebencian.
"Ming Ming..!!"
"Shu Huan kau tak boleh membentak Ming Ming ku!!" Balas Bi Guan berdiri dan menentang He Shu Huan.
He Shu Huan menahan emosi karena Alina telah menyentuh lengannya.Ia menghela napas berat lalu berkata."Baiklah ,biar aku yang mengotopsi ulang jenazah Mi Xuan Ji."
He Shu Huan melakukan apa yang di ucapkannya dan ia benar -benar melakukan otopsi ulang jasad Mi Xuan Ji untuk menyelamatkan istrinya dari tuduhan pembunuh Mi Xuan Ji dari keluarga Bi Guan dan keluarganya juga.
He Shu Huan di kejutkan oleh hasil penemuannya sendiri.Ia menemukan empedu ular hijau yang pernah ia lihat di kantung wangi milik Alina saat pertama kali ia bertemu Alina di usia remaja istri nya itu ,yakni di dekat jalur sutra.
"Alina ."
"Shu Huan apa yang telah kau temukan dari hasil otopsi mu kepada janazah Mi Xuan Ji?" Tanya Bi Guan ingin tahu.
"Tak ada yang ku temukan."Jawab He Shu Huan cepat sembunyikan empedu ular hijau yang ia dapatkan dari tenggorokan Mi Xuan Ji di dalam saku bajunya.
"Kalau kau tak menemukan apa-apa dari hasil otopsi mu kepada jenazah Mi Xuan Ji..?Aku akan menyatakan bahwa Mi Xuan Ji meninggal dunia karena sakit keras bukan karena hal lainnya."Kata Bi Guan memiliki nalar yang kuat juga dan Bi Guan juga tak mau merusak hubungan persahabatan dan persaudaraannya dengan He Shu Huan dan Alina.
"Perdana Menteri Bi ,apakah anda sudah siap untuk mengantarkan Nyonya Muda Mi menuju ke tempat peristirahatan Beliau yang terakhir di pusat pemakaman keluarga besar Kekaisaran Ming?"
Tanya pihak khusus bagian proses pemakaman Mi Xuan Ji kepada Bi Guan.
"Iya,aku siap."Jawab Bi Guan tenang.
Mereka pun berbondong -bondong mengiringi peti jenazah Mi Xuan Ji di angkat untuk di bawa ke arah pemakaman keluarga besar Kekaisaran Ming dengan teratur.
Bersambung..
__ADS_1