
He Shu Huan berkelebat cepat untuk mencari tahu tentang seseorang yang minta pertolongan di suatu tempat yang yang sangat jauh sekali dari gunung pasir di perkampungan suku Ugyur. Dari jarak sekitar 10 km sekalipun He Shu Huan bisa tiba di lokasi tersebut dalam waktu singkat sekali hanya 1 menit saja.
" Lubang apakah yang ada di tengah gurun pasir ini ?" Tanya He Shu Huan nada ingin tahu.
Lubang yang di amati secara cermat dan teliti oleh He Shu Huan adalah lubang yang bernama sumur maut. Karena Lubang itu sangat gelap sekali sampai tak ada cahaya sedikit pun yang dapat menembus dalam lubang tersebut sehingga He Shu Huan semakin penasaran sekali.
" Halo apakah ada orang di dalam sana ?" Tanya He Shu Huan yang gunakan ilmu Khikang untuk mengetahui orang yang minta pertolongan kepada.
Namun tidak ada jawaban sama sekali sehingga He Shu Huan menatap putus asa lubang gelap itu.
" Yang Mulia. ." Panggil Shi Lin meraih punggung He Shu Huan untuk membantu He Shu Huan sadar akan tempat itu hanyalah sebuah khayalan He Shu Huan saja yang mengharapkan kehadiran Alina di sisinya.
" Alina. ." Kata He Shu Huan menengok ke arah Shi Lin yang di anggap olehnya sebagai Alina.
Lalu tak sadar sebuah anak panah meluncur ke arah He Shu Huan dan Shi Lin di tepi lubang gelap itu dengan kecepatan tinggi sehingga mereka berdua terjatuh ke dalam lubang gelap yang sangat gelap sekali sampai tak terlihat mereka telah jatuh ke dasar lembah yang tak terjangkau dalamnya.
Werrrrrrr, bruk !!
" Aghhhhhh !!" Teriak Shi Lin kaget sekali karena ia terjungkal ke lubang gelap tak berdasar bersama dengan He Shu Huan.
" Shu Huan. ..!!Shi Lin. ..!!" Teriak Bi Guan yang segera melemparkan golok naga langit menebas leher musuh yang menyerang He Shu Huan dan Shi Lin secara gelap sehingga kedua orang itu terjatuh ke dasar lubang gelap tidak berdasar.
Wuttttt, crak !!
" Bi Guan. ..Kau sungguh tega sekali menebas ku .." Kata Bi Jin Xiao yang terkena golok Bi Guan.
Bi Guan kaget sekali karena ia telah menebas leher saudaranya sendiri yang ia kira adalah musuh yang menyerang sahabatnya.
" Koko Jin Xiao. ..Oh ,Tuhan. .Tolong maafkanlah aku...Aku tidak sengaja telah menebas mu " Kata Bi Guan menyambar tubuh Bi Jin Xiao yang telentang di atas pasir di dekat lubang gelap itu.
" Bi Guan, kau lebih memilih untuk persahabatan daripada untuk ku kakak mu yang sudah kehilangan seseorang yang aku cintai karena kesalahan He Shu Huan dan Alina sialan itu. " Kata Bi Jin Xiao yang tersenyum kejam seketika itu juga dan mencekik leher Bi Guan yang tubuhnya di taruh di pinggir lubang gelap tak berdasar.
" Bi Jin Xiao apakah kamu sudah gila ?!" Hardik Bi Guan marah mencengkeram Bi Jin Xiao hingga remuk dan tewas dalam serangan maut dari Bi Guan.
Kress !!
Bi Guan cepat membuka topeng kulit yang di wajah musuhnya yang menyamar sebagai Bi Jin Xiao setelah ia membunuh orang itu yang ia pikir adalah Bi Jin Xiao yang di minta tolong untuk menjaga keamanan dan keselamatan para istrinya di rumah Nyonya Guli Dina .
Bret!!
__ADS_1
" Agh !!Nona Fei rupanya dirimu yang sudah menyamar sebagai Bi Jin Xiao untuk mengadu domba kami. "Kata Bi Guan dengan bengis sekali terhadap jasad gadis kejam itu.
Tapi tak lama kemudian terdengar suara panik dari Bi Jin Xiao yang berada di rumah Nyonya Guli Dina oleh Bi Guan di tempat itu. Bi Guan pun segera kembali ke rumah Nyonya Guli Dina untuk membantu Bi Jin Xiao dan para istrinya yang sedang bertarung melawan para pasukan musuh yang mengeroyok keluarga Guli Dina.
Wushhh !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
Crakkkkkk !!
" Bi Guan. .Cepatlah kau bawa pergi para istri mu dari sini dan biarkan aku yang akan menghabisi mereka semua untuk kita semua. "Kata Bi Jin Xiao dengan nada mendesak kepada Bi Guan yang di suruh pergi dari rumah Guli Dina.
" Jin Xiao Gege, mereka itu siapakah ? Kenapa mereka tega sekali menyerang para anggota keluarga Nyonya Guli Dina ?" Tanya Bi Guan dengan nada tenang sekali namun berkilat keji terhadap sejumlah besar musuh yang menyerang para anggota keluarga teman baru mereka.
" Tuan Besar Bi Guan, mereka semua adalah pasukan khusus dari Sekte Harimau Gurun cabang Kota Xin Jiang yang di pimpin oleh Pangeran Muda Dong Fung."
Jawab Nona Puspita yang berusaha keras untuk menyelamatkan keluarganya.
" Oh ,bedebah sekali mereka. !! Nona ,kau mundurlah dari pertempuran ini..Dan biarkan aku yang akan mengirimkan mereka semua ke neraka. "Kata Bi Guan yang segera menggunakan ilmu sinkang ular piton menyerang musuh yang ingin membunuh gadis teman baru itu dengan telapak tangan kirinya.
Wuttttt !!
Dessssssss !!
" Tuan Besar Bi Guan terimakasih atas pertolongan mu kepada ku. "Kata Nona Guli Puspita kepada Bi Guan.
" Ayo kita pergi dari sini. " Kata Ming Ming yang dengan cekatan membantu para saudari madunya untuk meninggalkan tempat berbahaya itu.
" Ya, Kakak Ming Ming. ." Jawab para saudari madunya segera mengikutinya.
Bi Guan membuka jalan bagi para wanita ini untuk menyelamatkan diri mereka dari kepungan pihak musuh yang jumlahnya sangat besar sekali.
Wuttttt !!
Trangggggg !!
Trangggggg !!
__ADS_1
Trangggggg !!
Trangggggg !!
Bi Guan menggunakan goloknya menangkis serangan senjata tajam para musuh dengan ilmu pedang golok naga langit yang sangat hebat sekali sehingga para musuh terdesak hebat oleh ilmu silat nya yang luar biasa saktinya.
"Cepatlah kalian semua pergi dari sini dan tunggulah aku di sana." Kata Bi Guan yang memutar golok membabat habis sejumlah besar musuh dengan ilmu golok naga langit yang bergerak bagaikan seekor naga di atas langit.
Wuttttt, wutt, wutt ,crak, crak! !
Bi Jin Xiao menggerakkan pedangnya secara cepat dan ganas sekali sehingga para musuh tewas dalam serangan maut dari ilmu pedang bunga cinta.
Wuttttt, crak, crak !!
Bi Guan cepat mengeluarkan pistol es menembakkan sejumlah musuh dengan ilmu ginkang elang saktinya.
Wushhh, dor, dor, dor!!
Bi Jin Xiao membuat sebuah gerakan menyepak menghantam hancur sejumlah besar pasukan musuh dengan ilmu silat tendangan angin cinta.
Wushhh, dukk,bruk !!
Bi Guan membidikkan pistol di tangan kiri dan golok naga langit di tangan kanan menghabisi para musuh yang mengeroyok dirinya dan Bi Jin Xiao di halaman depan rumah Nyonya Besar Guli Dina yang sudah hancur oleh serangan dari pihak musuh.
Wushhh, dor, dor, wush, crak !!!
" Bi Guan, sana cepat pergi dari rumah ini dan lindungi saja para istri mu ."Kata Bi Jin Xiao yang ternyata sudah terluka parah di dadanya yang tertusuk tombak dari pihak musuh hingga dada Bi Jin Xiao berlubang.
" Kakak Jin Xiao. ...!!" Teriak Bi Guan histeris melihat saudaranya terluka parah.
" Pergiiiii...!! " Pekik Bi Jin Xiao menggunakan ilmu terakhirnya untuk menolong Bi Guan untuk adiknya bisa selamat dari penyerangan pihak musuh.
Wushhh!!
Dessssssss !!
Bi Guan terlempar jauh sekali dari rumah itu dan terbelalak kaget sekali karena Bi Jin Xiao meledakkan diri sendiri sekaligus membunuh semua musuh dari pihak Sekte Harimau Gurun.
Blarrrrrrrrr !!
__ADS_1
" Kakak Jin Xiao. ...!!!Tidakkkkk ....!!" Teriak Bi Guan melengking di seluruh gurun pasir itu.
Bersambung. ..