
Di perjalanan menuju ke gunung Qi yang saat ini di lakukan oleh rombongan He Shu Huan menjadi sebuah perjalanan yang menyita waktu dan juga batin He Shu Huan.
Pasalnya,Alina terus menerus mengolok dirinya untuk menjalin keakraban dengan Shi Lin setelah Shi Lin mengubah penampilannya yang selama ini di lakukan oleh gadis itu di dunia Kangouw untuk keamanan dan keselamatan gadis itu sendiri.
"Huan Gege..Kau berikanlah Shi Lin minum air teh dari cawan di dekat mu."Kata Alina untuk sekian kalinya kepada He Shu Huan.
"Dia bukan orang cacat ,Alina.Dia bisa ambil minum sendiri."Sahut He Shu Huan nada ketus.
"Yang Mulia Permaisuri Alina tolong Anda jangan membuat hati Yang Mulia Kaisar kesal terhadap hamba."Kata Shi Lin yang merasa gugup dan ngeri melihat sinar mata ganas He Shu Huan.
Alina memegang tangan Shi Lin dan berkata."Shi Lin kau jangan takut kepada Huan Gege,dia tak kesal kepada mu tetapi dia kesal kepada dirinya sendiri yang enggan menolak pesona mu yang sudah membius dirinya."Kata Alina melirik He Shu Huan dengan sudut mata yang menghujam lurus jantung He Shu Huan.
"Alina,kau jangan bicara sembarang ya?Aku tidak tertarik kepadanya."Ujar He Shu Huan dengan nada sinis kepada Alina yang dengan lembut sekali memeluk perut buncit Alina.
"Ahh,sayang lihatlah Ayahanda mu bicara kepada Ibunda dengan nada tajam..Auh sedihnya hati Ibundamu ,nak."Kata Alina mengelus perut hamil yang sudah masuk usia 4 atau 5 bulan lebih.
He Shu Huan tersentak melihat mimik wajah Alina yang memelas dan meminta perlindungan dari bayi di rahim Alina.
"Ahmm..Ayahanda minta maaf karena suara nada Ayahanda sedikit keras kepada Ibunda mu."Kata He Shu Huan menghela napas menahan sabar hati menghadapi kelicikan Alina.
"Ayahanda akan mendapatkan maaf dari Ananda dengan syarat yang harus anda penuhi."Kata Alina dengan suara lucu yang menggemaskan hati He Shu Huan apalagi Alina memasang mimik wajah yang membangkitkan gairah pria He Shu Huan.
"Syaratnya apa,Nak?"Tanya He Shu Huan dengan nada jahil pula dengan lirikan mata ke arah tubuh indah Alina.
Alina menutup kedua mata He Shu Huan dengan sikap manjanya.
__ADS_1
"Jangan minta apa -apa kepada Ibunda sebelum Ayahanda penuhi syarat maaf Ayahanda dari bayi mungil Ayahanda di perut Ibunda."Kata Alina nada sebal.
"Tsk..Ya..Apa itu syarat mu ,Nak?"Tanya He Shu Huan yang lengannya memeluk pinggang Alina.
Shi Lin yang menyadari kode dari Alina yang ingin Shi Lin menggantikan Alina untuk melayani hawa naluriah pria He Shu Huan yang mulai tergoda oleh rayuan maut dan licik Alina.
Shi Lin mendekat ke arah He Shu Huan yang di kira Alina bisa terkecoh oleh permainan Alina dan Shi Lin namun nyata dan faktanya adalah He Shu Huan malah mempererat pelukannya pada tubuh indah Alina.
"Auhh..Ish aku yang tergoda oleh sentuhan nakal dan licin pria nakal ini."Kata Alina yang merona di sentuh bagian sensitif oleh jemari hangat He Shu Huan.
"Yang Mulia Permaisuri ,hamba minta maaf karena hamba tidak bisa memenuhi permintaan anda untuk menggantikan anda."Kata Shi Lin yang memutuskan untuk keluar dari dalam kereta kuda dan duduk di dekat Chang Ching Mi.
He Shu Huan tersenyum menang dari siasat licik Alina yang sesungguhnya memberikan tantangan untuk He Shu Huan dapat teguh terhadap prinsip yang di terapkan He Shu Huan untuk kesetiaan cinta He Shu Huan terhadap Alina.
"Kyaaa..!"Pekik Alina yang mulutnya di sumpal oleh ciuman hangat He Shu Huan.
"Huan Gege..Aish,pelan -pelan..Ya,ya,ya,aku tahu."
Kata Alina merasakan gelora naluriah wanitanya yang menginginkan sentuhan kasih dari He Shu Huan.
"Alina...Sejak kau usia tiga tahun sampai sekarang kau berusia akan masuk usia 16 tahun dan untuk usia mu 61 tahun sekalipun..,Aku tetap hanya mau dirimu seorang bukan yang lain."Kata He Shu Huan tak memberikan Alina kesempatan untuk berteriak karena gairah karena He Shu Huan telah menotok urat suara Alina sehingga Alina bisu untuk sementara waktu sampai He Shu Huan bisa memuaskan dahaga Alina dan juga dirinya.
"Aku hanya merasa takut dirimu berubah setelah aku tak sama lagi."Ucap Alina meneteskan air mata tanpa bersuara.
"Ummm..Alina ,bagi ku tetaplah sama tidak ada yang berubah dari mu.Asal kamu tahu saja justru aku yang merasa takut dirimu meninggalkan aku karena aku seorang yang mengerikan di dunia ini."
__ADS_1
Kata He Shu Huan menghirup aroma manis dan segar Alina dengan perasaan nyaman.
"Kata siapa kau seorang yang mengerikan di dunia ini?,Kau ini seorang yang sangat baik hati dan juga penyayang terbaik di dunia ini."Kata Alina dengan kelembutan yang membalas setiap sentuhan He Shu Huan terhadap dirinya.
"Hnmm..Kau akhirnya dapat mengatakan aku ini seorang yang sangat baik hati dan penyayang di dunia ini..,Hal ini terbukti kuat kalau kau selalu berharap aku selalu nyaman bersama dengan mu selama hidup ku adalah selamanya milik mu."Kata He Shu Huan dengan keindahan kasih yang selalu ia berikan hanya untuk Alina.
"Huan Gege,apakah kau sudah mengetahui jenis kelamin bayi di rahim ku untuk kehamilan ku kali ini?"Tanya Alina setelah berapa jam yang lalu.
"Hmm..Aku bukan Dewa yang dapat menebak jenis kelamin bayi kita untuk kehamilan mu yang kali ini namun aku hanya dapat berdoa agar untuk kali ini kita bisa anugerahi seorang putri cantik dan lihai sepertimu,sayang."Jawab He Shu Huan yang bersandar pada pundak Alina.
"Hmm ,kalau aku melahirkan putra lagi ,apa yang akan kamu lakukan?"Tanya Alina menaruh wajah di rambut tebal hitam pekat dan wangi bunga mint dan rempah -rempah khas pulau abadi dari kepala He Shu Huan yang bersandar di pundaknya.
"Iya,baguslah aku punya banyak pangeran kecil di rumah dari mu."Jawab He Shu Huan yang minta di suapi makan kue bunga lotus dari jemari hangat Alina.
"Emm..Apakah itu berarti aku harus memiliki ilmu menjaga tubuhku tetap selalu kuat dan bersih dan juga sehat untuk kita bisa memperoleh seorang putri secantik diriku seperti impian mu?"Tanya Alina merasakan napas segar He Shu Huan yang lembut dan hangat telah menjadi lebih halus sekali karena He Shu Huan sudah tertidur nyenyak tanpa beban di wajah amat tampan dan manis serta gagah perkasa itu.
"Ahh..Tidurlah ,suamiku tercinta..Kau pasti amat lelah karena memikirkan rakyat kita bisa sejahtera dan tentram tanpa ada gangguan orang -orang yang ingin menghancurkan kedamaian negeri Ming kita tercinta."Kata Alina mencium kening He Shu Huan dengan sentuhan yang sangat hangat.
Shi Lin meneteskan air mata di batinnya karena ia harus melupakan cintanya yang besar terhadap He Shu Huan yang ia tahu hanya mencintai Alina seorang.
"Aku harus berusaha keras untuk melupakan cinta di hatiku terhadap Yang Mulia Kaisar Ming Huan untuk kebahagiaan hati ku sendiri dan juga rasa bahagia di hati Permaisuri Alina serta Kaisar Ming Huan yang sudah banyak sekali beban di dalam hidupnya,karena itulah aku tak boleh menambah beban lain di hidup Yang Mulia Ming Huan ku yang tercinta."Kata Shi Lin di benaknya di bagian kusir di samping Chang Ching Mi dan Zhang Xiao Wen.
"Emmm..Aku harus mencari cara untuk meraih hati dan cinta Kaisar Ming Huan..,Aku berharap ku bisa mendapatkan gelar Nyonya Selir di Istana Kekaisaran Ming di saat aku bertemu dengan Ibu Suri Agung Han Ji Yun di Istana Kekaisaran Ming."
Pikir Lan Xue Ling di bagian belakang kereta kuda bersama Chang Wu Lin yang mengkhayal tentang perasaannya terhadap He Shu Huan.
__ADS_1
"Ehh..Kenapa aku terus memikirkan perasaan ku yang aneh ini terhadap He Shu Huan padahal aku tahu dia dan aku sama -sama seorang pria ?"Pikir Chang Wu Lin yang tak bisa menolak godaan di hatinya yang ternyata memiliki rasa terhadap He Shu Huan.
Bersambung..!!